Itinéraire Site Web

LAKSAMANA Kanal portal media terkini dan terupdate berupa foto, teks dan video serta menyajikan berita-berita kejadian seputar Indonesia dan dunia internasional
(1)

Up⚖️Pergoki Polisi Pesta Miras , Jurnalis tvOne Dianiaya dan sekap Polisi ⁉️🫣😯😯Pergoki Polisi Pesta Miras Bareng 2 Wanit...
11/10/2026

Up⚖️
Pergoki Polisi Pesta Miras , Jurnalis tvOne Dianiaya dan sekap Polisi ⁉️🫣😯😯
Pergoki Polisi Pesta Miras Bareng 2 Wanita di Polres, Jurnalis tvOne Dianiaya dan Disekap Polisi?

Tahukah Kamu?, BAUBAU - Nasib malang menimpa seorang jurnalis tvOne, Jamil Azali mengaku dianiaya dan disekap setelah memergoki tiga anggota Satresnarkoba Polres Baubau sedang pesta minuman keras (miras) bersama dua wanita di dalam lingkungan Polres Baubau, Sultra, Rabu (7/10/2026) malam.

Akibatnya ia mengalami luka-luka dan hpnya dirusak.
Bagaimana kronologinya?

Kronologi Versi Jurnalis:

- Berawal Mau Konfirmasi Narkoba.
Jamil mengaku awalnya hendak mengklarifikasi informasi dugaan penyebaran narkoba di Polres Baubau. Ia menghubungi Kasat Resnarkoba tapi tidak diangkat, sehingga ia mendatangi langsung ruang kerjanya.

"Saya kemudian mencari kasat narkoba di ruangan, saya kemudian melihat tiga polisi dan 2 wanita diduga sedang berpesta miras karena ada botol di atas meja," beber Jamil, Kamis (8/10/2026).



11/10/2026

MENGAPA ADA ORANG KECIL MEMBELA PEJABAT MATI-MATIAN? TAN MALAKA MENYEBUTNYA LOGIKA MISTIKA

PENGANTAR

Orang miskin yang mati-matian membela pejabat belum tentu bodoh. Namun, ketika kesetiaan kepada seorang tokoh mengalahkan fakta dan akal sehat, ada persoalan cara berpikir yang patut dipertanyakan.

Tan Malaka telah membahas persoalan mendasar tentang cara manusia memahami kenyataan dalam Madilog. Pemikirannya ditulis pada masa pendudukan Jepang, ketika Indonesia belum merdeka.

1. MADILOG LAHIR DI TENGAH ANCAMAN KEKUASAAN

Pada 1942, Tan Malaka tinggal di Rawajati, dekat pabrik sepatu Kalibata, Jakarta. Dalam bagian Sejarah Madilog, ia mencatat bahwa penulisan karyanya berlangsung dari 15 Juli 1942 hingga 30 Maret 1943.

Ia juga menceritakan pemeriksaan dan penggeledahan oleh polisi Jepang. Naskahnya ditulis dengan huruf kecil dan ditempatkan sedemikian rupa sehingga tidak menarik perhatian.

Pada masa pendudukan Jepang, ia menggunakan nama Iljas Hussein.

Fakta ini memberi konteks penting: Madilog bukan sekadar buku filsafat, melainkan usaha seorang pemikir untuk membangun cara memahami kenyataan secara lebih kritis.

Referensi primer: Tan Malaka, Madilog, bagian “Sejarah Madilog”.

2. LOGIKA MISTIKA: KETIKA KEYAKINAN MENGALAHKAN PEMBUKTIAN

Dalam Madilog, Tan Malaka mengkritik pola berpikir yang menerima penjelasan berdasarkan kepercayaan mistis tanpa pengujian yang memadai.

Persoalannya bukan sekadar percaya atau tidak percaya pada sesuatu. Persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana seseorang sampai pada suatu kesimp**an.

Apakah kesimp**an itu dibangun melalui pengamatan dan pemeriksaan? Ataukah diterima begitu saja karena dianggap tidak boleh dipertanyakan?

Pertanyaan ini relevan dalam kehidupan politik.

Ketika seorang pejabat dianggap selalu benar, segala keberhasilannya dipuji, sementara kegagalannya selalu dibenarkan atau dibebankan kepada orang lain, kita berhadapan dengan pola pikir yang menyerupai dogmatisme.

Dalam konteks ini, istilah logika mistika dapat digunakan sebagai lensa filosofis untuk membaca fenomena tersebut. Namun, kita tidak boleh menyamakan semua bentuk loyalitas politik dengan logika mistika.

3. PEJABAT BUKAN SOSOK KERAMAT

Mengapa seseorang tetap membela pejabat meskipun muncul kritik atau bukti yang perlu diperiksa?

Jawabannya tidak selalu sama.

Ada yang mendukung karena kebijakannya dianggap bermanfaat. Ada yang memiliki kesamaan pandangan politik. Ada p**a yang begitu terikat pada tokoh pilihannya sehingga sulit menerima informasi yang bertentangan dengan keyakinannya.

Persoalan muncul ketika dukungan berubah menjadi pembenaran tanpa batas.

Pejabat yang dipilih rakyat bukan sosok keramat. Ia manusia biasa yang dapat mengambil keputusan tepat, tetapi juga dapat melakukan kesalahan.

Karena itu, dukungan politik tidak seharusnya menghapus hak untuk mengkritik. Membela kebijakan yang terbukti bermanfaat adalah hal yang wajar. Membenarkan setiap tindakan hanya karena pelakunya adalah tokoh yang disukai merupakan persoalan berbeda.

Kesetiaan kepada tokoh tidak boleh mengalahkan kesetiaan kepada kebenaran.

4. KEMISKINAN BUKAN UKURAN KECERDASAN

Kita perlu berhati-hati agar kritik terhadap pembelaan membabi buta tidak berubah menjadi penghinaan terhadap orang miskin.

Kemiskinan tidak otomatis membuat seseorang kehilangan kemampuan berpikir kritis. Sebaliknya, pendidikan tinggi dan kekayaan juga tidak menjamin seseorang terbebas dari fanatisme.

Yang perlu diperiksa adalah perilakunya.

Apakah ia bersedia memeriksa bukti yang bertentangan dengan keyakinannya? Apakah ia menerapkan standar yang sama kepada tokoh yang didukung dan tokoh yang ditentangnya? Apakah ia mampu mengakui kesalahan pihak sendiri?

Pertanyaan-pertanyaan ini berlaku bagi rakyat kecil, pejabat, akademisi, pengusaha, maupun siapa pun yang terlibat dalam kehidupan politik.

Kritik terhadap kekuasaan justru kehilangan maknanya apabila kita mengganti satu bentuk fanatisme dengan fanatisme lainnya.

5. MADILOG DAN KEBERANIAN MENGUJI KEKUASAAN

Pemikiran Tan Malaka mengajak kita menggunakan tiga perangkat berpikir.

Materialisme: periksa kenyataan yang dapat diamati. Nilai kebijakan berdasarkan hasil, bukan hanya janji dan pencitraan.

Dialektika: pahami perubahan serta pertentangan kepentingan. Tanyakan siapa yang memperoleh manfaat dan siapa yang menanggung akibat dari suatu kebijakan.

Logika: periksa apakah kesimp**an benar-benar mengikuti bukti. Seorang pejabat yang pernah berhasil tidak otomatis benar dalam segala hal.

Ketiganya dapat menjadi pedoman untuk menilai kekuasaan secara lebih rasional.

Rakyat tidak harus selalu menentang pemerintah. Namun, rakyat juga tidak berkewajiban membenarkan pemerintah dalam segala keadaan.

Demokrasi membutuhkan warga yang mampu mendukung ketika kebijakan layak didukung, mengkritik ketika terdapat persoalan, dan mengubah penilaian ketika bukti baru muncul.

KESIMPULAN

Tan Malaka menulis Madilog untuk menawarkan cara berpikir yang tidak berhenti pada kepercayaan, tetapi bergerak menuju pemeriksaan kenyataan dan penalaran kritis.

Membaca pemikirannya hari ini bukan berarti menuduh semua pendukung pejabat terjebak dalam logika mistika. Yang perlu kita waspadai adalah kebiasaan menempatkan seorang tokoh di atas pengujian akal sehat.

Kemiskinan dapat diperjuangkan melalui kebijakan yang tepat. Namun, pengawasan terhadap kekuasaan membutuhkan sesuatu yang tidak kalah penting: keberanian untuk bertanya, memeriksa bukti, dan mengakui ketika pihak yang kita dukung ternyata keliru.

Jangan serahkan akal sehat kepada siapa pun. Pejabat boleh dihormati, kebijakan boleh didukung, tetapi tidak ada manusia yang kebal terhadap kritik.

REFERENSI

1. Tan Malaka, Madilog: Materialisme, Dialektika, dan Logika, khususnya bagian “Sejarah Madilog” dan Bab I, “Logika Mistika”. "Baca naskah digital di Wikisumber" (https://id.wikisource.org/wiki/Madilog).
2. Tempo, Tan Malaka: Bapak Republik yang Dilupakan, bagian “Naskah dari Rawajati”. "Baca dokumen digital" (https://sma.dikdasmen.go.id/data/files/Seri%20Buku%20Tempo_Tan%20Malaka%20Bapak%20Republik%20yang%20Dilupakan.pdf).

11/10/2026
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto membuka saluran untuk menampung aduan masyarakat. Jenderal binta...
11/10/2026

Jakarta - Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto membuka saluran untuk menampung aduan masyarakat. Jenderal bintang tiga itu menyebarkan nomor WhatsApp pribadinya guna memperkuat komitmen 'Polisi Bersama Masyarakat'.
Nomor aduan yang dapat dihubungi secara langsung oleh warga tersebut adalah 08118129494. Langkah ini dihadirkan agar setiap informasi, keluhan, maupun masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya dapat direspons dengan lebih cepat

Baca artikel detiknews, "Kapolda Metro Sebar Nomor WA Aduan, Tekankan Polisi Bersama Masyarakat" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8701402/kapolda-metro-sebar-nomor-wa-aduan-tekankan-polisi-bersama-masyarakat.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Bola pemakzulan Gibran kini ada di tangan DPR. Baca Majalah Tempo pekan depan untuk cerita-cerita menarik lainnya yang e...
10/10/2026

Bola pemakzulan Gibran kini ada di tangan DPR. Baca Majalah Tempo pekan depan untuk cerita-cerita menarik lainnya yang enak dibaca dan perlu.

09/10/2026

Danantara: Badan Negara Pengelola Uang Rakyat, atau Broker Investasi Tertutup?

Rp120 triliun. Itu angka yang dijanjikan masuk kas negara, bahkan disebut sebagai perintah Presiden. Lalu menterinya diganti, dan janji itu ikut menguap.

Kini Danantara bicara enteng: dividen tidak disetor ke negara, tapi "diinvestasikan kembali". Menkeu baru ikut mengamini. APBN 2026 kosong dari dividen Danantara. APBN 2027 juga kosong.
Sebenarnya yg pegang DANANTARA itu siapa ya ?...

KEUANGAN DANANTARA JUGA BELUM PERNAH DIRILIS?

Apa maksudnya berita yang dimuat Tempo ini??
06/10/2026

Apa maksudnya berita yang dimuat Tempo ini??

Potret guru di pedalaman Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, memperlihatkan upacara bendera yang hanya diikuti dua sisw...
05/10/2026

Potret guru di pedalaman Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, memperlihatkan upacara bendera yang hanya diikuti dua siswa berseragam merah putih dan dua guru di lapangan rumput berlatar hutan. Menurut guru pengunggah, SD negeri itu seluruhnya hanya punya tiga siswa, tersebar di kelas 1 dan 2, dengan tiga guru yang mendampingi.

Dari papan nama di sekolah, tempat itu adalah SD Negeri 005 Mentarang Hulu di Dusun Bang Biau, Desa Lung Barang, satu dari delapan SD negeri di Kecamatan Mentarang Hulu, wilayah paling terpencil di Malinau yang sebagian desanya hanya bisa dijangkau lewat sungai. NPSN-nya, 30405596, tercatat resmi di Dapodik Kemendikdasmen. Gedungnya berdinding papan, bangku-bangku biru, dan satu guru mengajar dua anak dalam satu ruangan.

Sekolah dengan murid segelintir seperti ini tetap dipertahankan karena tidak ada sekolah lain yang bisa dijangkau anak-anak kampung itu. Penggabungan sekolah hanya diterapkan kalau ada SD terdekat, dan di hulu Mentarang tidak ada.

Sumber: Dapodik Kemendikdasmen – SD Kec. Mentarang Hulu · IDN Times Kaltim · INOVASI Kaltara Baseline · TikTok @ teghcyon

JEJAK DIGITAL ROCKY GERUNG KEMBALI DISOROT USAI JADI WANTIMPRESSilaen: Jangan Sampai Uang Rakyat Hanya Membiayai Jabatan...
04/10/2026

JEJAK DIGITAL ROCKY GERUNG KEMBALI DISOROT USAI JADI WANTIMPRES
Silaen: Jangan Sampai Uang Rakyat Hanya Membiayai Jabatan yang Dipertanyakan Publik

JAKARTA — Pengangkatan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto langsung memantik perbincangan luas di ruang publik. Rocky resmi dilantik bersama 25 anggota lainnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026.

Nama Rocky bukan sosok baru dalam perdebatan politik nasional. Selama bertahun-tahun, rekam jejak pernyataan dan kritiknya terhadap pemerintah menjadi bagian dari jejak digital yang terus beredar dan kembali diangkat warganet setelah dirinya masuk ke lingkar pemerintahan.

Salah satu episode yang pernah menjadi sorotan adalah pernyataannya terkait pemerintahan Presiden Joko Widodo pada 2023 yang kemudian berujung pada pemeriksaan di Bareskrim Polri. Saat itu Rocky mengatakan kritiknya berkaitan dengan persoalan IKN dan Omnibus Law serta menyebut dirinya menggunakan argumentasi berbasis hasil riset.

Namun, derasnya percakapan digital juga perlu dibaca secara hati-hati. Sejumlah konten yang mengatasnamakan Rocky Gerung pernah dinyatakan sebagai hoaks, termasuk klaim bahwa Rocky ditangkap dan divonis 20 tahun penjara pada 2025. ANTARA menyatakan klaim tersebut tidak berdasar.

Dari pengkritik pemerintah menjadi bagian dari lingkar Istana

Kini posisi Rocky berubah. Ia tidak lagi sekadar berada di luar pemerintahan sebagai pengamat politik yang memberikan kritik, tetapi resmi menjadi anggota Wantimpres.

Menariknya, Rocky sendiri mengatakan bahwa perubahan posisi tersebut tidak berarti perubahan sikap.

“Saya cuma pindah dari luar ke dalam. Sikap saya tetap, pandangan saya tetap.”

Rocky juga menjelaskan bahwa Wantimpres menurutnya memiliki kedudukan etis, bukan teknis, serta bertugas memberikan pertimbangan mengenai arah kebijakan kepada Presiden.

Bahkan, Rocky menegaskan bahwa fungsi Wantimpres

🇮🇩 1 OKTOBER — HARI KESAKTIAN PANCASILAPancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi menjadi pedoman dalam menjaga persat...
01/10/2026

🇮🇩 1 OKTOBER — HARI KESAKTIAN PANCASILA

Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi menjadi pedoman dalam menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan memperkuat semangat kebangsaan.

Mari kita jadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Bersatu dalam keberagaman, teguh dalam Pancasila. 🇮🇩

Adresse

Democratic Republic Of The
10001

Notifications

Soyez le premier à savoir et laissez-nous vous envoyer un courriel lorsque LAKSAMANA publie des nouvelles et des promotions. Votre adresse e-mail ne sera pas utilisée à d'autres fins, et vous pouvez vous désabonner à tout moment.

Raccourcis

Partager