Srondol46

Page ini sebagai media informasi bagi para fans Valentino Rossi. Page ini lahir dari sebuah forum diskusi tentang Valentino Rossi di DetikForum bernama FansNewbie_JB_Rossi_Return yang di-TS oleh b**g Srondol168

Rekan-rekan di Srondol46 ada juga yang membuat group Facebook yaitu FansNewbie JB Rossi Return yang mana para rekan-rekan di situ bisa menyampaikan postingan, unek2, dan kegilaan seputar dunia motogp khususnya tentang Valentino Rossi

yess..
06/11/2016

yess..

5 secret of MARQUEZ------------------------------------------------------------------------------------Info tentang 5 Ra...
01/10/2016

5 secret of MARQUEZ

------------------------------------------------------------------------------------
Info tentang 5 Rahasia Kecepatan Marquez Yang Susah Di Kejar. Marc Marquez adalah rider potensial asal Spanyol yang kini mewarnai deretan rider papan atas di kelas premier MotoGP.Sejak datang pada tahun 2013 yang lalu,Marquez sudah menjadi sorotan banyak orang karena di kelas Moto2 bakatnya terlihat jelas saat mengalahkan lawan demi lawan di lintasan.

Waktu itu publik menanti-nanti bagaimana serunya jika Marquez berduel dengan Valentino Rossi,sang maestro balap.Ternyata ketika itu terjadi,Marquez mampu menunjukkan kehebatannya.Dia tidak kalah dengan Rossi,bahkan mampu mengimbangi performa The Doctor.Tahun pertamanya di MotoGP berjalan lancar.Berstatus sebagai rider muda pendatang baru,tak membuat Marquez merasa rendah diri.

Dia cukup cepat beradaptasi dengan motor karena menurutnya,motor di MotoGP tidak jauh berbeda cara mengendalikannya dengan motor di Moto2.Memang di Moto2,mesinnya sudah di upgrade menjadi 600cc,jadi itu bisa membantu Marc lebih cepat menyesuaikan diri dengan Honda Repsol miliknya.Baru 1 tahun di MotoGP,Marquez langsung merengkuh gelar juara dunia pertamanya.Waktu itu sebenarnya bukanlah momen yang tepat untuk membandingkan duel Rossi Vs Marquez.

Kenapa? Karena Rossi baru saja kembali ke Yamaha,sehingga butuh adaptasi kembali dengan motornya.Selain itu,Honda di untungkan dengan penerapan SSG (Seamless Shift Gearbox) yang meningkatkan kecepatan perpindahan gigi dan bisa memangkas laptime lebih cepat.Teknologi itu belum di pakai oleh Yamaha.Secara teknologi,Honda memang lebih unggul di bandingkan Yamaha karena mereka punya dana yang lebih besar untuk pengembangan motor.

Bahkan di 2014 Marquez makin berjaya dengan mendominasi hampir di semua balapan.Meski akibatnya membuat persaingan agak membosankan,karena selalu Marquez yang menang.Barulah tahun 2015 Yamaha bisa mengaplikasikan SSG di motornya.Penampilan duo ridernya pun menanjak,tapi dari segi raihan podium utama,Honda masih lebih baik.Marquez lah yang paling berkontribusi pada Honda.Di race,Marquez selalu membalap dengan ambisi yang tinggi ala anak muda.

Dia mampu melakukan banyak overtake dan jika sudah memimpin,biasanya Marc akan susah di kejar.Tapi apa ya kira-kira yang membuat Marquez seperti itu? Apakah karena teknologi dan perangkat elektronik saja? Ternyata tidak,karena skills Marquez sudah teruji.Ingin tau alasan Marquez membalap super kencang dan sulit di kejar? Yuk,kita simak bersama info berikut ini.

Rahasia Kecepatan Marc Marquez adalah:

1. Elbow Down dan Knee Down Bersamaan

Elbow Down dan Knee Down ini adalah teknik balap yang membantu rider untuk mendapatkan sudut yang bagus ketika menikung dan berakselerasi saat keluar tikungan.Elbow Down berarti mendekatkan siku dengan jarak sangat dekat ke aspal,sementara Knee Down di lakukan dengan mendekatkan lutut sedekat mungkin ke aspal.Rider lain seperti Rossi dan Lorenzo juga mampu melakukan ini.Perbedaannya dengan Marquez adalah intensitasnya.

Marquez bisa melakukan Elbow Down dan Knee Down bersamaan dan berkali-kali di tikungan.Sedangkan Rossi hanya di tikungan tertentu saja atau kadang hanya menggunakan salah satu,antara Elbow Down saja atau Knee Down saja.Faktor postur menentukan pemakaian teknik ini.Marquez yang bertubuh pendek di untungkan karena bobotnya yang relatif ringan ketimbang Rossi.Itu memungkinkannya untuk sesering mungkin menunjukkan Elbow Down/Knee Down.

2. Menikung Di Sudut Terdalam

Tidak banyak rider yang bisa melakukan ini.Marquez sering mengambil sudut yang paling dalam ketika berbelok ataupun menyalip rider di depannya.Ini membuatnya terlihat agresif,bahkan kadang membuat rider lain kaget ketika di overtake Marquez.Cara menikung ini merupakan gaya khas Marquez,di tunjang dengan motor Hondanya yang punya akselerasi prima di tikungan.

Saat bermanuver di tikungan,Yamaha sedikit membutuhkan sisi lebar lintasan untuk mempertahankan kecepatannya.Tapi itu berarti akan ada space yang terbuka di sisi dalam.Rossi sering mengambil sisi tengah trek ketika keluar tikungan,sementara Marquez mampu tetap di sisi dalam dan menarik penuh gas motornya.Itu menjadikan Marc bisa membuat gap saat keluar tikungan.

3. Semangat Tinggi Dan Pantang Menyerah

Bukan hal yang aneh jika kita melihat Marquez berapi-api ketika membalap.Siapapun lawan akan dia hadapi tanpa rasa takut.Usia muda membuat semangat itu kian tinggi,apalagi Marquez juga memasang target kemenangan untuk meraih gelar juara dunia lagi.Beberapa kali terlihat Marquez melakukan kesalahan,seperti melebar di tikungan.

Tapi dengan cepat dia maju kedepan dan mendapatkan posisinya lagi.Bahkan saat ada masalah dengan motornya sekalipun,Marc selalu berpikir cepat.Ingat kejadian lucu di kualifikasi GP Assen 2016? Disitu Marquez sampai mencuri skuter fotografer demi agar cepat kembali ke Pit untuk mengejar sisa waktu.Marquez juga pernah berlari hingga ke Pit karena motornya mengalami problem dan tak ada yang menjemputnya.

4. Menikung Dengan Hard Sliding

Salah satu ciri khas dari Marquez adalah caranya melibas tikungan yang berbeda dari rider-rider lainnya.Gaya ini cukup kasar,namun efektif untuk mempercepat melintasi tikungan.Marquez akan memperlambat pengereman hingga berada di ujung titik tikungan,kemudian menekan rem dengan ekstra keras sambil membuat ban belakang sliding.

Sedangkan ban depan posisinya di pertahankan tetap tegak untuk menutup racing lain agar tidak di salip rider di belakangnya.Cara ini hanya bisa di lakukan dari sisi luar tikungan saja.Berkali-kali Marquez mengovertake dengan metode ini dan terbukti sukes.Rider lain butuh jeda sepersekian detik di tikungan hingga merebahkan motornya.Sementara Marc bisa lebih cepat.Kadang karena terlalu keras mengerem,motornya jadi geyal-geyol dan ban belakangnya naik tinggi ke atas.

5. Kendali Ekstrim Untuk Hindari Crash

Ada yang bilang kalau Marquez itu punya setengah second di tangan kanannya.Apa maksudnya? Marquez bisa menutupi kelemahan di motornya dengan skill yang dia punya.Contohnya saja di tahun ini ketika ada aturan penyamaan ECU dan pergantian supplier ban ke Michelin.Honda cukup bermasalah dengan aturan itu,hingga di beberapa race motor Marc mengalami akselerasi yang tidak stabil dan efeknya Marquez kalah adu cepat di trek lurus dengan Lorenzo di Mugello.

Namun uniknya,Marquez ini bisa menghandle motornya untuk bisa tetap kompetitif.Dia melawan Rossi di Catalunya dan melakukan battle seru dengan kondisi motor yang sering bermasalah dengan Front End di ban depannya.Marquez membalap diatas masalah dan dia masih bisa cepat.Yang paling ekstrim adalah kejadian di sesi Free Practice 2 sirkuit Brno.Marquez kehilangan kendali ban depan dan hampir terlempar dari motor.Ajaibnya,dia tidak jadi jatuh dan mampu menstabilkan motornya lagi dan melanjutkan Free Practice.

look at the differents..
30/09/2016

look at the differents..

Honda bisa saja mendapatkan downforce yang baik tanpa winglet, tetapi berisiko------------------------------------------...
18/09/2016

Honda bisa saja mendapatkan downforce yang baik tanpa winglet, tetapi berisiko
-----------------------------------------------------------------------------------
Shuhei Nakamoto selaku Vice President Honda Racing Corporation (HRC) menjelaskan kalau downforce Honda sudah sangat baik sejak 20 tahun lalu. Bahkan, kecepatan motor saat tu masih unggul satu detik daripada RC213V musim ini.

"Kala itu kami melakukan tes di Suzuka (Jepang) dan saya masih ingat kalau catatan waktunya masih lebih cepat satu detik daripada motor yang kami pakai saat ini," ujar Shuhei Nakamoto yang dilansir dari Sportrider.com.

Lalu kenapa teknologi itu tidak digunakan untuk motor saat ini? "Karena pembalap itu hanya mampu melakukannya satu lap saja!" sentak Nakamoto.

Pengaruh aerodinamika memang baik untuk motor, namun membebani kondisi fisik dan psikologi pembalapnya. Hal ini lah yang enggan diterapkan pada Marc Marquez dan Dani Pedrosa

"Kami bisa saja menerapkannya jika mau. Mekaniknya siap, dana pun kami tidak mempermasalahkan. Hal yang jadi masalah adalah kondisi kedua pembalap kami. Kami tidak ingin mereka memiliki karir yang singkat karena faktor ambisi semata," kata Nakamoto.

Honda pun lebih memilih mengembangkan motor dengan downforce yang baik seiring berjalannya waktu. "Lagi p**a, wujud motor kala itu sangat jelek!," seloroh Nakamoto.

Dani Pedrosa yang berhasil meraih kemenangan tanpa winglet ketika di Misano pun membuat pabrikan asal Jepang ini percaya diri untuk musim depan ketika pelarangan penggunaan winglet.

The bravest guy in Misano  :D
11/09/2016

The bravest guy in Misano :D

Rossi Tularkan Ilmu Ilkepada 2 Pembalap Indonesia-----------------------------------------------------------------------...
04/09/2016

Rossi Tularkan Ilmu Ilkepada 2 Pembalap Indonesia
---------------------------------------------------------------------------
Imanuel Pratna dan Galang Hendra Pratama merupakan dua pembalap Indonesia yang sangat beruntung bisa mendapat ilmu dari legenda MotoGP, Valentino Rossi . Mereka mendapat ilmu Rossi saat mengikuti VR 46 Riders Academy, Juli lalu.
Pada saat di VR 46 Riders Academy, Galang mengatakan, para instruktur di sana memberikan pendidikan mengenai balap secara rinci. Cara ini menurut Galang sangat berbeda dengan yang didapatnya ketika di Indonesia.
"Kalau di sana, latihan fisiknya sangat sedikit, lebih banyak berada di sirkuit untuk menaklukkan motor. Kalau di Indonesia latihan fisiknya yang dibanyakin," ucap pembalap Yamaha Racing Indonesia tersebut di Jakarta. Lebih banyak bermain di sirkuit membuat, pria asal Yogyakarta itu lebih memahami cara menaklukkan motor dengan akselerasi besar. Selama latihan di VR 46 Riders Academy, semua pembalap muda memakai motor dengan mesin 600 cc. "Sejak saat itu, saya sudah paham bagaimana mengusai motor dengan baik. Ternyata harus tenang dan rileks," ucap Galang.
Sementara itu, Imanuel mengatakan, dia menjadi lebih berani saat menghadapi tikungan. Imanuel mengakui, sebelum mendapat ilmu dari Rossi, dia sering was-was ketika melewati belokan.
"Saya sempat kesulitan membawa motor yang 600 cc. Tapi, itu semakin membuat saya berani mengontrol motor. Itu juga membuat saya semakin mahir mengendarai motor 250 cc saat balapan di Sentul, kemarin," ucap Imanuel, pembalap Satelit Yamaha. Mereka akan berangkat ke Italia pada 12 September untuk mengikuti VR 46 Riders Academy 2nd Master Camp.
"Nanti, saya ingin banyak belajar lebih banyak tentang teori, fisik dan cara menjadi pembalap hebat. Saya ingin lebih baik lagi setelah mendapat kesempatan kedua," ucap Galang.
Dalam kesempatan kedua ini, mereka kembali akan ditempa mental dan fisiknya. Galang dan Imanuel juga bakal berlatih di gym, balapan di area flat track Motor Ranch menggunakan YZ250F dan latihan di Sirkuit MotoGP San Misano menaiki YZF-R3.
Rencananya, Rossi dan para instruktur di VR 46 Riders Academy bakal mendampingi latihan saat di Motor Ranch dan Sirkuit San Misano. Latihan tambahan yang bakal didapat Galang dan Manuel adalah balapan gokart di San Marino pada 17 September 2016.

27-30 AGUSTUS 2015
01/09/2015

27-30 AGUSTUS 2015

14-16 Agustus 2015
19/08/2015

14-16 Agustus 2015

6-9(10) AGUSTUS 2015
11/08/2015

6-9(10) AGUSTUS 2015

14/07/2015

Adresse

Am Sachsenring 2
Oberlungwitz
09353

Webseite

Benachrichtigungen

Lassen Sie sich von uns eine E-Mail senden und seien Sie der erste der Neuigkeiten und Aktionen von Srondol46 erfährt. Ihre E-Mail-Adresse wird nicht für andere Zwecke verwendet und Sie können sich jederzeit abmelden.

Service Kontaktieren

Nachricht an Srondol46 senden:

Teilen