05/06/2026
Kalau ada dua pilihan antara nonton konser grup yang udah kalian idolain banget sama harus wawancara beasiswa kalian pilih yang mana?
Ya, kebanyakan orang memilih hal yang sama.
Di 2019 EXO sempat konser di Indonesia, aku udah nabung buat tiket dari uang bulanan dan sisa uang beasiswaku dan sedikit berharap uang transport dibantu orang tua, kalau ada.
Jadwal konsernya beberapa hari sebelum wawancara LPDP, gapapa lah PP Malang-Jakarta pikirku, naik keretapun gapapa. Saat minta izin, mamaku menolak dengan tegas dan saat aku sedih mamaku bilang, “milih konser atau LPDP?” Aku pikir, yasudahlah aku prioritaskan beasiswa yang menurutku ini sangat-sangat aku perlukan dan aku coba percaya bahwa akan ada konser berikutnya.
Sekarang di 2026, EXO konser dengan 5 member aja dan sampai tanggal 5 Juni aku nggak munya tiket. War tiketnya nggak masuk akal dan additional daypun tetap nggak dapat.
Aku udah jadi EXOL bahkan di zaman kita manggil diri kita EXOTIC. Exo sudah menjadi teman aku melewati masa remaja dan bahkan akademikku. Pakai tas kebanggaan EXO Planet buat ke sekolah, acara forum anak, sampai aku pakai di olimpiade astronomi. Pas S2 di UK dengan LPDP, aku topik penelitianku seputar brand lokal yang pakai BA cowok Korea dan Sehun masuk ke salah satu yang aku bahas.
Ada yang jual tiket tapi overpriced parah dan saat ini aku nggak mau ngasih makan penimbun tiket. Aku juga tahu banyak banget eri di luar sana yang belum dapat tiket. Sedih iya, di saat sudah bisa menghasilkan uang sendiripun, ternyata tiketnya yang nggak ada.
1 hari sebelum konser, rasanya ternyata sedih juga. Di saat baca timeline dipenuhi orang yang protes QN tinggi, aku cuma berharap aku dapat tiket dengan harga normal.
Tapi mungkin, lagi-lagi. Ini memang belum rezekiku bertemu EXO. Aku sudah berusaha war pribadi dan pakai jastip juga tapi nggak dapat. Aku sudah usaha semampuku, dan semakin dewasa mungkin aku semakin harus belajar, that’s okay that’s okay.