13/06/2026
Nasib Uang Pengusaha yang Terlanjur Bangun Dapur M-B-G Kini Masih Menggantung, Istana Belum Bisa Janji Soal Pengembalian Dana
Duh, kabar kurang sedap nih buat para pengusaha yang sempat "nombokin" dana buat pembangunan dapur Program M-B-G. Kabarnya, pemerintah lewat Kepala KSP, Pak Dudung Abdurachman, belum bisa kasih janji manis soal apakah uang yang sudah keluar itu bakal diganti atau nggak.
Jadi ceritanya, pemerintah saat ini lagi sibuk nata ulang alias evaluasi besar-besaran program M-B-G ini. Karena ada proses penataan ulang, proyek dapur-dapur (SPPG) yang kemarin sempat direncanakan jadi ikut kena dampaknya.
Pak Dudung bilang, pemerintah belum bisa bilang "iya" soal penggantian uang tersebut. Semua langkah selanjutnya bakal nunggu hasil evaluasi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Apalagi, masalah ini bukan cuma terjadi di satu atau dua tempat aja, tapi katanya cukup banyak, terutama di wilayah 3T.
Banyak pengusaha yang dulu berani ambil langkah pinjam dana ke bank karena merasa sudah ada pegangan surat keputusan resmi dari pejabat BGN yang lama. Tapi, karena sekarang lagi ada masalah hukum dan penyidikan oleh Kejaksaan Agung terkait tata kelola M-B-G, semuanya jadi di-rem total.
Bahkan, ada pengusaha asal Sukabumi, Pak H. Mujazin, yang sampai menuntut pengembalian dana pribadinya sebesar Rp218,25 miliar karena merasa sudah keluar duit duluan buat bangun dapur M-B-G.
Sebagai pengingat, kasus ini memang lagi panas karena mantan petinggi BGN, yaitu Dadan Hindayana, serta dua mantan wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus k0r*ps1 tata kelola program ini.