27/11/2025
Rinai kenanganmu kembali menepi di sudut hatiku, seperti bayang yang enggan pergi meski waktu terus berlari.
Setiap tetes hujan menghadirkan gema langkahmu, mengaduk rindu yang diam-diam tumbuh menjadi lagu panjang, lagu tentang kita yang pernah terpaut dalam hangat sederhana, dan tentang senyum yang kau tinggalkan di sela gemuruh langit
Kini, saat hujan turun, hatiku kembali luluh oleh ingatan yang tak pernah benar-benar hilang, seolah semesta sengaja membuka lagi pintu yang dulu pernah kita lalui bersama, membiarkanku merayakan rindu ini seorang diri, dengan perasaan yang tak berubah meski dunia terus berganti.