Putri Bali

Putri Bali Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas dan Kerja Tuntas, niscaya mimpi pun jadi Kenyataan.

06/08/2026
06/08/2026
25/07/2026

“Nak Bali nongos di Bali, sing menjamin hidupne sejahtera.” Kalimat ini mungkin terdengar pahit, bahkan bisa dianggap berlebihan. Namun, semakin sering kita mendengar kisah anak muda Bali yang memilih merantau ke luar negeri, semakin sulit untuk mengabaikan kenyataan tersebut. Mereka bukan pergi karena tidak mencintai Bali.

Mereka pergi karena ingin mencari kesempatan yang lebih besar untuk memperbaiki masa depan.

Setiap tahun, ribuan anak muda Bali mengikuti pelatihan bahasa asing, sekolah perhotelan, hingga pendidikan kapal pesiar. Tujuannya bukan sekadar ingin melihat dunia, melainkan memperoleh penghasilan yang lebih layak dibandingkan peluang yang mereka rasakan di kampung halaman. Mereka rela meninggalkan keluarga, desa adat, dan rutinitas budaya yang telah menjadi bagian dari hidup mereka sejak kecil.

Pilihan itu sering kali lahir dari kebutuhan, bukan keinginan.

Di balik foto-foto indah bekerja di kapal pesiar atau di hotel luar negeri, ada cerita yang jarang terlihat. Ada orang tua yang menua tanpa ditemani anaknya. Ada upacara adat yang dilewatkan karena kontrak kerja. Ada momen kelahiran, pernikahan, hingga kematian anggota keluarga yang hanya bisa disaksikan melalui layar telepon.

Harga yang dibayar untuk memperbaiki ekonomi ternyata tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga waktu bersama orang-orang tercinta.

09/07/2026

Seorang warga negara (WN) Rusia berinisial AI (41) melaporkan dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialaminya di wilayah Badung, Bali. Korban mengaku disekap selama sekitar 30 jam dan dipaksa menyerahkan akses akun aset kripto miliknya. Saat ini, Polda Bali masih melakukan penyelidikan atas laporan tersebut.

Korban diketahui bernama Artem Ivanov (41), seorang wiraswasta asal Rusia yang tinggal di Villa Ukulele, Jalan Belimbing Sari III, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, peristiwa bermula pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 21.35 WITA saat korban pulang bekerja dari Restoran Hedonist. Ketika melintas di kawasan Jalan Uluwatu/Jalan Belimbing, Pecatu, korban mengaku dihadang sebuah mobil Nissan Serena berwarna hitam.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengatakan dua orang pelaku yang mengenakan penutup wajah atau sebo kemudian memborgol tangan korban menggunakan borgol plastik serta menutup kepalanya sebelum membawanya ke lokasi yang belum diketahui.

“Korban mengaku diborgol menggunakan borgol plastik dan kepalanya ditutup oleh dua pelaku bermasker,” ujar Ariasandy, Kamis (9/7/2026).

09/07/2026

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut tuntas dugaan korupsi pemenuhan pasokan batu bara yang diduga memicu terjadinya pemadaman listrik (blackout) di Sumatera dan sejumlah wilayah Indonesia. Ia menegaskan, penyidikan tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan, tetapi harus mampu membongkar seluruh jaringan yang terlibat, termasuk pihak regulator apabila terbukti memiliki peran.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdullah menyusul langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri yang telah meningkatkan penanganan perkara dugaan korupsi pasokan batu bara ke tahap penyidikan.

“Investigasi kasus dugaan korupsi batu bara harus menjadi titik awal reformasi penanganan kejahatan korupsi sektor strategis,” kata Abdullah, Rabu (8/7/2026).

Address

Jalan Ngurah Rai Amlapura
Amlapura
80552

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Putri Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share