Gallery Touna Tv

Gallery Touna Tv ๐—š๐—ฎ๐—น๐—น๐—ฒ๐—ฟ๐˜† ๐—ง๐—ผ๐—ท๐—ผ ๐—จ๐—ป๐—ฎ-๐—จ๐—ป๐—ฎ ๐—ง๐˜ƒ
(๐— ๐—ฒ๐—ฑ๐—ถ๐—ฎ ๐—ž๐—ผ๐—บ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐—ป๐—ณ๐—ผ๐—ฟ๐—บ๐—ฎ๐˜€๐—ถ)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Salam saudaraku dari Sabang sampai Merauke dari Nias sampai Pulau Rote di seluruh Nusantara Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Bantu kami menekan Follow, Like bila anda menyukai video dari kami dan masukan Comment bila anda mempunyai kritik dan saran yang sifatnya membangun ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Terima kasih telah ikut bergabung di ๐—š๐—ฎ๐—น๐—น๐—ฒ๐—ฟ๐˜† ๐—ง๐—ผ๐˜‚๐—ป๐—ฎ ๐—ง๐˜ƒ, Karena dukungan anda merupakan Support t

erpenting bagi kami untuk lebih memajukan media ini kedepannya ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

๐—š๐—ฎ๐—น๐—น๐—ฒ๐—ฟ๐˜† ๐—ง๐—ผ๐˜‚๐—ป๐—ฎ ๐—ง๐˜ƒ Berpedoman Pada Peraturan Bupati Tojo Una-Una Nomor : 10 Tahun 2024 Tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi dan Keputusan Bupati Tojo Una-Una Nomor : 100.3.3.2/22c/DISKOMINFO/2024 Tentang Penetapan Admin Pengelola Data Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Serta Satu Data Indonesia Pada lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Tahun Anggaran 2024 ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Walaupun berbeda Suku, Agama dan Adat Istiadat, kita tetap adalah Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa ( Indonesia ) ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Tojo Una-Una Sivia Patuju ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
Torang Samua Basudara ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
Bhinneka Tunggal Ika ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
Damai Indonesiaku ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
NKRI Harga Mati ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

๐—š๐—”๐—Ÿ๐—Ÿ๐—˜๐—ฅ๐—ฌ ๐—ง๐—ข๐—๐—ข ๐—จ๐—ก๐—”-๐—จ๐—ก๐—” ๐—ง๐˜ƒ
(๐— ๐—ฒ๐—ฑ๐—ถ๐—ฎ ๐—ž๐—ผ๐—บ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—œ๐—ป๐—ณ๐—ผ๐—ฟ๐—บ๐—ฎ๐˜€๐—ถ)

05/01/2026

Penampilan Fashion Show Baju Adat Daerah - Dalam Rangka Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tojo Una-Una Ke-22 Tahun (18 Desember 2025) Sivia Patuju, Dengan Mengusung Tema "Semangat Bersama Membangun Tojo Una-Una Yang Berbudaya, Sejahtera dan Peduli Dengan Ikhlas". Bertempat di Lapangan STQ Bumi Mas Kelurahan Uemalingku Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah, 11/12/2025.

FASHION SHOW BAJU ADAT

Peragaan busana atau fashion show baju adat merupakan ajang untuk menampilkan kekayaan budaya nusantara sekaligus kreativitas desainer dalam memadukan tradisi dengan tren modern.

Fashion show tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan tren terbaru, tetapi juga menjadi wadah untuk merayakan kekayaan budaya dan warisan leluhur melalui busana tradisional. Salah satu cara untuk menonjolkan keberagaman budaya Daerah adalah dengan memperkenalkan baju adat dalam panggung mode, yang memberikan kesan elegan sekaligus bermakna mendalam.

Setiap baju adat yang dikenakan dalam sebuah fashion show memiliki makna dan filosofi tersendiri. Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas pakaian tradisional yang sarat dengan nilai sejarah, filosofi, dan kepercayaan yang turun-temurun dijaga dan dipertahankan. Pakaian adat bukan hanya sekadar busana, tetapi juga simbol identitas budaya dan karakter masyarakat yang mengenakannya.

Baju adat yang dulunya hanya dikenakan pada acara-acara tertentu kini bisa tampil lebih fleksibel dan relevan dalam berbagai event fashion nasional maupun internasional. Melalui fashion show, baju adat Indonesia bisa menembus pasar global, memperkenalkan keindahan dan keragaman budaya Indonesia, dan sekaligus memperkuat citra positif bangsa.

Baju adat yang diperkenalkan melalui fashion show juga memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya mereka. Selain itu, ini juga menjadi langkah penting dalam melestarikan pakaian adat yang semakin terpinggirkan di tengah arus modernisasi.

Fashion Show ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kreativitas dan keindahan busana adat, tetapi juga menjadi ajang untuk melestarikan budaya, membangun rasa bangga, meningkatkan kepercayaan diri peserta, mempererat kebersamaan, serta mendidik tentang kekayaan warisan daerah.

Selain itu, Fashion Show Baju Adat, membuktikan bahwa Indonesia merupakan negara yang benar-benar kaya budaya yang patut disyukuri dan kita banggakan. keragaman suku dan tradisi yang dimiliki bangsa ini.

Fashion show baju adat menampilkan ciri khas setiap daerah, seperti aksesoris lengkap (blangkon, keris, mahkota), warna dan motif kain yang kaya makna (burung enggang Dayak, tenunan etnik), serta model busana unik (kebaya kutubaru, baju bodo, beskap asimetris) yang merepresentasikan identitas suku, nilai budaya, dan keagungan tradisi, dengan penekanan pada keindahan, keserasian, dan cara membawakan.

Setiap busana baju adat yang dipamerkan dalam Fashion Show tidak hanya mencerminkan keindahan budaya daerah, tetapi juga membawa pesan edukasi. memahami arti dan cerita di balik motif-motif yang digunakan, memperkuat kebanggaan terhadap warisan budaya lokal. Ini menjadi cara efektif untuk menghubungkan generasi muda dengan identitas kulturalnya.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)



04/01/2026

Penampilan Fashion Show Baju Adat Daerah - Dalam Rangka Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tojo Una-Una Ke-22 Tahun (18 Desember 2025) Sivia Patuju, Dengan Mengusung Tema "Semangat Bersama Membangun Tojo Una-Una Yang Berbudaya, Sejahtera dan Peduli Dengan Ikhlas". Bertempat di Lapangan STQ Bumi Mas Kelurahan Uemalingku Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah, 11/12/2025.

FASHION SHOW BAJU ADAT

Peragaan busana atau fashion show baju adat merupakan ajang untuk menampilkan kekayaan budaya nusantara sekaligus kreativitas desainer dalam memadukan tradisi dengan tren modern.

Fashion show tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan tren terbaru, tetapi juga menjadi wadah untuk merayakan kekayaan budaya dan warisan leluhur melalui busana tradisional. Salah satu cara untuk menonjolkan keberagaman budaya Daerah adalah dengan memperkenalkan baju adat dalam panggung mode, yang memberikan kesan elegan sekaligus bermakna mendalam.

Setiap baju adat yang dikenakan dalam sebuah fashion show memiliki makna dan filosofi tersendiri. Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas pakaian tradisional yang sarat dengan nilai sejarah, filosofi, dan kepercayaan yang turun-temurun dijaga dan dipertahankan. Pakaian adat bukan hanya sekadar busana, tetapi juga simbol identitas budaya dan karakter masyarakat yang mengenakannya.

Baju adat yang dulunya hanya dikenakan pada acara-acara tertentu kini bisa tampil lebih fleksibel dan relevan dalam berbagai event fashion nasional maupun internasional. Melalui fashion show, baju adat Indonesia bisa menembus pasar global, memperkenalkan keindahan dan keragaman budaya Indonesia, dan sekaligus memperkuat citra positif bangsa.

Baju adat yang diperkenalkan melalui fashion show juga memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya mereka. Selain itu, ini juga menjadi langkah penting dalam melestarikan pakaian adat yang semakin terpinggirkan di tengah arus modernisasi.

Fashion Show ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kreativitas dan keindahan busana adat, tetapi juga menjadi ajang untuk melestarikan budaya, membangun rasa bangga, meningkatkan kepercayaan diri peserta, mempererat kebersamaan, serta mendidik tentang kekayaan warisan daerah.

Selain itu, Fashion Show Baju Adat, membuktikan bahwa Indonesia merupakan negara yang benar-benar kaya budaya yang patut disyukuri dan kita banggakan. keragaman suku dan tradisi yang dimiliki bangsa ini.

Fashion show baju adat menampilkan ciri khas setiap daerah, seperti aksesoris lengkap (blangkon, keris, mahkota), warna dan motif kain yang kaya makna (burung enggang Dayak, tenunan etnik), serta model busana unik (kebaya kutubaru, baju bodo, beskap asimetris) yang merepresentasikan identitas suku, nilai budaya, dan keagungan tradisi, dengan penekanan pada keindahan, keserasian, dan cara membawakan.

Setiap busana baju adat yang dipamerkan dalam Fashion Show tidak hanya mencerminkan keindahan budaya daerah, tetapi juga membawa pesan edukasi. memahami arti dan cerita di balik motif-motif yang digunakan, memperkuat kebanggaan terhadap warisan budaya lokal. Ini menjadi cara efektif untuk menghubungkan generasi muda dengan identitas kulturalnya.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)



04/01/2026

Penampilan Tari Kreasi Tarimo Kasih Dari SMP Negeri 1 Ampana Kota Kelurahan Ampana Kecamatan Ampana Kota - Dalam Rangka Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tojo Una-Una Ke-22 Tahun (18 Desember 2025) Sivia Patuju, Dengan Mengusung Tema "Semangat Bersama Membangun Tojo Una-Una Yang Berbudaya, Sejahtera dan Peduli Dengan Ikhlas". Bertempat di Lapangan STQ Bumi Mas Kelurahan Uemalingku Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah, 16/12/2025.

TARI KREASI

Seni tari menjadi salah satu unsur dalam kebudayaan masyarakat yang terus mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu. Salah satu bentuk pengembangan dari kesenian tari adalah tari kreasi.

Sebagai salah satu wujud dari kekayaan budaya nusantara, tari kreasi menggabungkan unsur-unsur tradisional dengan inovasi modern, menciptakan harmoni yang unik antara warisan budaya dan ekspresi kontemporer.

Rancangan gerakan yang ada di dalam tari kreasi disesuaikan dengan ide sang penata tari. Gerakannya juga tetap menyesuaikan dan memelihara nilai artistik serta karakteristik lincahnya.

Tari kreasi adalah bentuk gerak tarฤฑ baru yang dirangkai dari perpaduan gerak tari tradisional kerakyatan dengan tari tradisional klasik. Gerak ini berasal dari satu daerah. Selain bentuk geraknya, irama, rias, dan busanannya juga merupakan hasil modifikasi tari tradisi.

Sebuah tarian merupakan perpaduan dari beberapa unsur, yaitu wiraga (raga), wirama (irama), dan wirasa (rasa). Ketiga unsur ini melebur menjadi bentuk tarian yang harmonis dan unsur yang paling utama dan membangun sebuah tarian adalah gerak.
1. Unsur Wiraga
Unsur utama yang pertama adalah raga atau wiraga. Unsur wiraga maksudnya penari wajib menampilkan gerakan badan, baik itu pada posisi duduk maupun pada posisi berdiri.

Gerakan badan saat menari terdiri dari gerak murni dan gerak maknawi. Gerakan murni artinya suatu tarian yang tidak memiliki maksud tertentu.

2. Unsur Wirama
Unsur irama artinya adalah setiap gerakan pada tari harus bersifat ritmis sesuai dengan alunan musik yang mengiringinya.

Beberapa tarian menggunakan alunan musik, tapi sebagian lainnya menggunakan iringan irama tepukan tangan, hentakan kaki ataupun hitungan yang dibawakan para penari.

3. Unsur Wirasa
Unsur wirasa atau rasa artinya adalah suatu tarian harus bisa menyampaikan sebuah pesan perasaan dari setiap gerakan yang dibawakan para penari. Unsur wirasa juga bisa menyatu dengan irama yang dibawakan saat menari.

Tari kreasi juga merupakan bentuk pengembangan tari rakyat dan tari klasik, Tari kreasi biasanya dibuat melalui kaidah-kaidah tari tradisi, mulai koreografi, musik atau iringan, tata rias, tata busana maupun tata teknik pentasnya. Meskipun merupakan bentuk dari pengembangan tari rakyat dan tari klasik, jenis tarian ini tentunya memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan tarian lainnya.

Tari kreasi dibedakan menjadi dua golongan, yaitu tari kreasi berpolakan tradisi dan tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (non tradisi) :
1. Tari kreasi berpolakan tradisi Merupakan kreasi yang garapannya dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi, baik dalam koreografi, musik/karawitan, tata busana dan rias, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun ada pengembangan tidak menghilangkan esensi ketradisiannya.
2. Tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (non tradisi) Merupakan tari yang garapanya melepaskan diri dari pola-pola tradisi baik dalam hal koreografi, musik, rias dan busana maupun tata teknik pentasnya.

Tari kreasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Gerakan, tata rias, busana, dan iringan tidak mengikuti gerak asalnya.
2. Tari kreasi bisa dilakukan secara tunggal, berpasangan, maupun berkelompok.
3. Tari kreasi memiliki unsur utama dan unsur pendukung.
4. Tari kreasi berfungsi sebagai pertunjukan dan hiburan.
5. Tari kreasi juga digunakan sebagai media ekspresi diri.

Pada seni tari ini, para seniman mampu mengembangkan atau membuat variasi yang unik dan terkesan baru dari waktu ke waktu. Adanya tari kreasi juga menjadi salah satu metode melestarikan tari tradisional yang sudah ada.

Konsep Karya Tari kreasi

Sebuah karya tari mencerminkan budaya masyarakat, contohnya, tari nelayan dan tari tani. Tari nelayan muncul dan hadir dari masyarakat pelaut, sedangkan tari tani lahir dari masyarakat petani.

Tarian tersebut muncul karena stimulus para seniman dengan lingkungan sekitarnya. Lalu, muncul keinginan untuk meniru gerak-gerak alami. Gerakan tersebut selanjutnya diolah dengan 'digayakan' untuk menjadi sebuah tarian.

Suatu tarian tercipta karena berbagai stimulus berupa penglihatan, pendengaran, perasaan yang diterapkan dalam bentuk tari dengan berbagai konsep.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)



04/01/2026

Penampilan Tari Kerasi Touna Masugi Dari SMP Negeri 3 Tojo Desa Uedele Kecamatan Tojo - Dalam Rangka Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tojo Una-Una Ke-22 Tahun (18 Desember 2025) Sivia Patuju, Dengan Mengusung Tema "Semangat Bersama Membangun Tojo Una-Una Yang Berbudaya, Sejahtera dan Peduli Dengan Ikhlas". Bertempat di Lapangan STQ Bumi Mas Kelurahan Uemalingku Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah, 12/12/2025.

TARI KREASI

Seni tari menjadi salah satu unsur dalam kebudayaan masyarakat yang terus mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu. Salah satu bentuk pengembangan dari kesenian tari adalah tari kreasi.

Sebagai salah satu wujud dari kekayaan budaya nusantara, tari kreasi menggabungkan unsur-unsur tradisional dengan inovasi modern, menciptakan harmoni yang unik antara warisan budaya dan ekspresi kontemporer.

Rancangan gerakan yang ada di dalam tari kreasi disesuaikan dengan ide sang penata tari. Gerakannya juga tetap menyesuaikan dan memelihara nilai artistik serta karakteristik lincahnya.

Tari kreasi adalah bentuk gerak tarฤฑ baru yang dirangkai dari perpaduan gerak tari tradisional kerakyatan dengan tari tradisional klasik. Gerak ini berasal dari satu daerah. Selain bentuk geraknya, irama, rias, dan busanannya juga merupakan hasil modifikasi tari tradisi.

Sebuah tarian merupakan perpaduan dari beberapa unsur, yaitu wiraga (raga), wirama (irama), dan wirasa (rasa). Ketiga unsur ini melebur menjadi bentuk tarian yang harmonis dan unsur yang paling utama dan membangun sebuah tarian adalah gerak.
1. Unsur Wiraga
Unsur utama yang pertama adalah raga atau wiraga. Unsur wiraga maksudnya penari wajib menampilkan gerakan badan, baik itu pada posisi duduk maupun pada posisi berdiri.

Gerakan badan saat menari terdiri dari gerak murni dan gerak maknawi. Gerakan murni artinya suatu tarian yang tidak memiliki maksud tertentu.

2. Unsur Wirama
Unsur irama artinya adalah setiap gerakan pada tari harus bersifat ritmis sesuai dengan alunan musik yang mengiringinya.

Beberapa tarian menggunakan alunan musik, tapi sebagian lainnya menggunakan iringan irama tepukan tangan, hentakan kaki ataupun hitungan yang dibawakan para penari.

3. Unsur Wirasa
Unsur wirasa atau rasa artinya adalah suatu tarian harus bisa menyampaikan sebuah pesan perasaan dari setiap gerakan yang dibawakan para penari. Unsur wirasa juga bisa menyatu dengan irama yang dibawakan saat menari.

Tari kreasi juga merupakan bentuk pengembangan tari rakyat dan tari klasik, Tari kreasi biasanya dibuat melalui kaidah-kaidah tari tradisi, mulai koreografi, musik atau iringan, tata rias, tata busana maupun tata teknik pentasnya. Meskipun merupakan bentuk dari pengembangan tari rakyat dan tari klasik, jenis tarian ini tentunya memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan tarian lainnya.

Tari kreasi dibedakan menjadi dua golongan, yaitu tari kreasi berpolakan tradisi dan tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (non tradisi) :
1. Tari kreasi berpolakan tradisi Merupakan kreasi yang garapannya dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi, baik dalam koreografi, musik/karawitan, tata busana dan rias, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun ada pengembangan tidak menghilangkan esensi ketradisiannya.
2. Tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (non tradisi) Merupakan tari yang garapanya melepaskan diri dari pola-pola tradisi baik dalam hal koreografi, musik, rias dan busana maupun tata teknik pentasnya.

Tari kreasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Gerakan, tata rias, busana, dan iringan tidak mengikuti gerak asalnya.
2. Tari kreasi bisa dilakukan secara tunggal, berpasangan, maupun berkelompok.
3. Tari kreasi memiliki unsur utama dan unsur pendukung.
4. Tari kreasi berfungsi sebagai pertunjukan dan hiburan.
5. Tari kreasi juga digunakan sebagai media ekspresi diri.

Pada seni tari ini, para seniman mampu mengembangkan atau membuat variasi yang unik dan terkesan baru dari waktu ke waktu. Adanya tari kreasi juga menjadi salah satu metode melestarikan tari tradisional yang sudah ada.

Konsep Karya Tari kreasi

Sebuah karya tari mencerminkan budaya masyarakat, contohnya, tari nelayan dan tari tani. Tari nelayan muncul dan hadir dari masyarakat pelaut, sedangkan tari tani lahir dari masyarakat petani.

Tarian tersebut muncul karena stimulus para seniman dengan lingkungan sekitarnya. Lalu, muncul keinginan untuk meniru gerak-gerak alami. Gerakan tersebut selanjutnya diolah dengan 'digayakan' untuk menjadi sebuah tarian.

Suatu tarian tercipta karena berbagai stimulus berupa penglihatan, pendengaran, perasaan yang diterapkan dalam bentuk tari dengan berbagai konsep.

GALLERY TOUNA Tv
(Media Komunikasi dan Informasi)



Address

Jalan Delima Desa Sumoli Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una
Ampana
94683

Telephone

+6282245032121

Website

http://www.lapor.go.id/, https://jdih.tojounauna.go.id/dokumen/view?id=22

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gallery Touna Tv posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Gallery Touna Tv:

Share