Pustaka Andalusia

Pustaka Andalusia Pustaka Andalusia adalah Toko Buku terpercaya yang menjual buku-buku berkualitas dan mencerdaskan. Peradaban Maju karena Cinta Buku dan Ilmu. Ayo Membaca!

Kenapa banyak negara ikut campur di Perang Suriah?
07/06/2020

Kenapa banyak negara ikut campur di Perang Suriah?

Basyar Al Assad Aku baru saja menuntaskan buku Salju di Aleppo, karya terbaru Dina Y. Sulaeman. Buku tersebut kuperoleh setelah mengikut...

13/01/2020

Usai Orasi Guru Besar IPB Hari ini keluarga besar HMI Cabang Bogor bersuka cita. Salah satu alumni kebanggaanya, Arif Satria dikukuhka...

Kenapa teknologi negara kita selalu tertinggal?
04/01/2020

Kenapa teknologi negara kita selalu tertinggal?

Sumber ilustrasi: Kompasiana.com Di sebuah hunian salah satu perumahan di Bogor, aku dan Andre fokus merapikan pekarangan rumah. Aku tin...

"JAGO NGOMONG" ALA LARRY KINGMata Najwa dan Kick Andy adalah beberapa program televisi yang sangat dinanti pemirsa tanah...
02/01/2020

"JAGO NGOMONG" ALA LARRY KING

Mata Najwa dan Kick Andy adalah beberapa program televisi yang sangat dinanti pemirsa tanah air. Kemasan acaranya selalu menghadirkan sosok inspiratif dan juga tokoh nasional. Tik-tok antara pembawa acara dan narasumber sukses menyingkap informasi yang ingin diketahui publik.

Namun jika membicarakan talkshow, kita harus merujuk Larry King sebagai host kawakan dunia. Ia adalah salah satu pelopor program bincang-bincang pertelevisian.

Program “Larry King Live” yang dibawakannya, disiarkan secara langsung oleh CNN, salah satu stasiun TV internasional Amerika, dan dinanti oleh penonton dari seluruh penjuru dunia. Episode perdana ditayangkan sejak tahun 1985 hingga tahun 2010. Durasi waktu yang cukup panjang bukan? 25 tahun. Wow!

Selama perjalanan karirnya, tak kurang dari 50 ribu publik figure yang berhasil diwawancara. Mulai dari Presiden, Selebriti dan Tokoh-Tokoh papan atas. Sebut saja Bill Gates, Stephen Hawking, Mike Tyson, Michael Jackson, Donald Trump, Vladimir Putin, Muammar Qadafi dll.

Ada beberapa tips komunikasi khusus yang dia gunakan, sehingga membuatnya eksis dalam waktu yang cukup panjang. Kepiawaiannya dalam bertanya membuat narasumber tidak sungkan-sungkan bercerita. Ia pandai menghadirkan dialog interaktif dengan bahasan yang renyah.

Dia mampu mengulik sisi-sisi tersembuyi dari bintang tamu yang jarang diketahui publik. Cerita tersebut tentu tidak mengalir dengan sendirinya tanpa dipantik lewat pendekatan komunikasi yang pas. Selengkapnya...

Larry King & Donald Trump Mata Najwa dan Kick Andy adalah beberapa program televisi yang sangat dinanti pemirsa tanah air. Kemasan ac...

Setelah Bumiputera dan Jiwasraya,terus BUMN mana lagi yang bakal bermasalah?
27/12/2019

Setelah Bumiputera dan Jiwasraya,terus BUMN mana lagi yang bakal bermasalah?

Erick Thohir, Menteri BUMN Indonesia Rasanya belum lama, ketika publik membanjiri Erick Thohir dengan pujian atas aksi heroiknya memecat...

12/02/2018
5 ALASAN KENAPA HARUS MEMBACA BUKUSama halnya seperti otot tubuh, otak manusia juga perlu untuk dilatih agar memiliki ke...
26/01/2018

5 ALASAN KENAPA HARUS MEMBACA BUKU

Sama halnya seperti otot tubuh, otak manusia juga perlu untuk dilatih agar memiliki kemampuan yang baik. Salah satu cara untuk melatih otak, adalah dengan membaca buku. Simak lima manfaat lain dari membaca buku berikut ini:

1. Menambah Stok Ilmu Pengetahuan
Setiap paragraf yang Anda baca dari sebuah buku akan menambah stok informasi dan pengetahuan yang baru. Bekal inilah yang akan membantu jika kelak Anda menghadapi tantangan, baik di lingkungan keluarga maupun pekerjaan.

2. Memiliki Tingkat Konsentrasi yang Baik
Orang yang membaca buku biasanya memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Membaca buku membuat otak kita fokus dan konsentrasi. Hal ini membantu kita dalam mengembangkan keterampilan objektivitas.

3. Menumbuhkan Kemampuan Menulis
Jika pekerjaan Anda menuntut Anda untuk banyak menulis, seperti seorang jurnalis, public relation, atau bahkan musisi, membaca buku sangat disarankan. Buku yang ditulis dengan baik bisa menjadi inspirasi bagi Anda dalam menyusun kata-kata yang indah dan menarik.

4. Memberikan Ketenangan
Sangat mungkin jika tubuh menjadi rileks saat membaca buku. Penelitian sudah membuktikan bahwa membaca buku spiritual bisa menurunkan tekanan darah sekaligus menenangkan hati.

5. Memiliki Kosa Kata yang Luas
Semakin banyak Anda baca, semakin banyak juga kosa kata yang dimiliki. Percaya atau tidak, orang yang memiliki kosa kata yang beragam akan lebih percaya diri untuk berbicara di depan umum. Hal ini sangat baik untuk karier Anda di pekerjaan bukan? Tidak hanya itu, Anda juga bisa menambah kosa kata dari bahasa asing.

So, ikhwah! Sudah tidak ada alasan lagi ya untuk malas membaca buku. Ternyata, selain baik untuk kesehatan, membaca buku juga bisa meningkatkan karier kita lho.

More Info
+62.877-05705968

Sumber: www.brighterlife.co.id

12/04/2017

Memakmurkan Negeri Mulai Dari Surat-Surat Andalan…
oleh: Muhaimin Iqbal
Di antara surat-surat panjang yang ada di Al-Qur’an yang sudah sangat banyak dihafal di negeri ini antara lain adalah Surat Yaasiin, Surat Al-Waaqiah dan Surat Al-Mulk. Bila saja dua langkah pertama interaksi dengan Al-Qur’an ini (membaca dan menghafalkan) dilanjutkan dengan tiga langkah berikutnya yaitu memahami, mengamalkan dan mengajarkan – maka insyaAllah negeri adil makmur, gemah ripah loh jinawi – Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur itu bisa terwujud mulai dari surat-surat andalan ini.
Betapa tidak, di Surat Yaasiin saja kita sudah diberi manual untuk memakmurkan bumi. Mulai dari kondisi ekstrem bumi yang mati (QS 36 :33), sampai kita bisa mengolah bumi dengan tangan kita di tahap-tahap berikutnya (QS 36 : 34-35). Di surat Yaasiin kita bahkan juga diberi indikasi solusi energi dari pohon-pohon yang hijau (QS 36 :80).
Di surat Al-Waaqi’ah kita bisa menggali pelajaran yang lebih detil mengenai sumber-sumber daya untuk kemakmuran itu. Mulai dari sumber daya manusianya ( QS 56 : 58-62), Sumber daya tanaman (QS 56 : 63-67), sumber daya air (QS 56 : 68-70) dan sumber daya api atau energi ( QS 56 : 71-73).
Tiga hal kebutuhan pokok manusia yang sampai menjadikan manusia rela berperang untuk memperebutkannya sejak jaman dahulu hingga kini yaitu apa yang disebut FEW (Food, Energy and Water), atau Pangan, Energi dan Air secara tuntas kita diberi manualnya di Surat Al-Waaqiah tersebut.
Surat Al-Mulk mengindikasikan bahwa penaklukan atau pemakmuran bumi itu mudah – tidak sesulit yang kita bayangkan. Di Bumi ini juga telah Allah sediakan makanan yang cukup (QS 67:15) sehingga tidak seharusnya di negeri ini sampai mencari kesana kemari – sibuk mendatangkan bahan pangan dari negeri yang lain.
Dari tiga surat panjang andalan (yang paling banyak dihafal) saja, insyaAllah solusi atas berbagai problem pemenuhan kebutuhan pokok kita seharusnya sudah bisa diatasi lebih dari cukup. Tetapi mengapa kenyataannya yang kita hadapi di masyarakat tidak demikian ? mengapa di negeri muslim dengan penghafal surat-surat andalan terbanyak – justru pontang-panting sibuk menghadirkan bahan makanan dari negeri yang penduduknya tidak menghafal Al-Qur’an ?
Banyak yang bisa menjadi penyebabnya, antara lain yang pertama adalah orang-orang yang menghafalkan surat-surat tersebut berhenti pada langkah kedua saja yaitu membaca dan menghafalkan. Belum pada tataran berikutnya yaitu memahami dan mengamalkan apa yang kita sudah hafalkan dan syukur-syukur juga mengajarkannya.
Yang kedua adalah karena para teknokrat dan ilmuwan negeri ini, belum menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber dari segala sumber ilmu. Doktor-Doktor kita lebih mantab belajar dari negeri-negeri kapitalis, padahal mereka tidak mengajarkan ilmu kecuali yang sesuai dengan kepentingan mereka atas negeri ini. Mereka tidak akan mengajarkan ilmu yang sesuai kepentingan kita tetapi bertentangan dengan kepentingan mereka.
Di dalam negeri sendiri, saya belum pernah mendengar ada perguruan tinggi pertanian misalnya, yang mengajarkan Al-Qur’an sebagai dasar atau rujukan ilmu-ilmu pertanian mereka. Demikian juga dengan ilmu-ilmu lainnya seperti engineering, ekonomi, kedokteran, pendidikan dlsb. Perguruan-perguruan tinggi kita masih sekuler, mereka ada mata kuliah agama Islam dan bahkan juga Al-Qur’an , tetapi mata kuliah ini tidak ada hubungannya dengan mata kuliah utama yang mereka ajarkan.
Yang ketiga adalah para birokratnya, belum pernah terdengar di negeri ini bahwa masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat diatasi dengan petunjuk yang ada di Al-Qur’an. Padahal Al-Qur’an adalah jawaban untuk seluruh hal (QS 16:89), apakah mereka tidak yakin tentang hal ini ?. Pengelolaan negeri ini juga masih sangat sekuler, para pengelolanya sangat banyak yang beragama Islam bahkan tidak jarang mereka adalah para ustadz, tetapi ketika mereka mengelola negeri – tidak nampak tanda-tanda bahwa mereka menggunakan Al-Qur’an (dan juga tentunya Hadits) sebagai rujukan mereka.
Negeri ini insyaAllah akan makmur manakala para penghafal surat-surat tersebut di atas antusias untuk memahami dan mengamalkan apa-apa yang sudah dia hafalkan hampir setiap hari. Kemudian para ilmuwannya menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber ilmu utama, dan para birokratnya menggunakan Al-Qur’an untuk rujukan dalam mengambil kebijakan dan menyelesaikan segala masalah yang dihadapi di masyarakat.
Dari mana kita tahu bahwa dengan cara ini kita akan makmur ?, dari mana lagi kalau bukan dari janjiNya sendiri seperti yang Dia janjikan melalui surat Al A’raaf ayat 96.
Lantas dari mana kita akan mulai menggapai kemakmuran yang demikian ini ? yang paling mudah ya insyaAllah mulai dari yang sudah rata-rata ada di diri kita, yang sudah kita hafal bahkan di luar kepala kita. Mulai dari surat-surat andalan yang sudah kita hafal, Surat Yaasiin, Surat Al-Waaqiah, Surat Al-Mulk dst.
Kali ini dua langkah yang telah kita mulai yaitu membaca dan menghafalkannya, kita teruskan dengan tiga langkah berikutnya yaitu memahami, mengamalkan dan mengajarkannya. Maka insyaAllah negeri ini akan makmur dan penuh keberkahan. Amin.

Pustaka Andalusia adalah Toko Buku terpercaya yang menjual buku-buku berkualitas dan mencerdaskan. Peradaban Maju karena Cinta Buku dan Ilmu. Ayo Membaca!

PROMO TERBATAS!!!Segera dapatkan Buku Ensiklopedia Peradaban Islam dan Ensiklopedia PRO LM dan dpatkan Bonus Bukunya (Bu...
21/03/2017

PROMO TERBATAS!!!

Segera dapatkan Buku Ensiklopedia Peradaban Islam dan Ensiklopedia PRO LM dan dpatkan Bonus Bukunya (Buku Inspirator dan Buku Haji Umroh) dengan harga y normal.

PROMO ini hanya berlaku hingga Akhir MARET 2017.

info lebih lanjut hubungi:
admin 1: 087886606149
Admin 2: 085377256633

ETNIS TIONGHOA (JUGA) PENYEBAR AGAMA ISLAM DI INDONESIAArtikel ini ditulis berawal dari sebuah pertanyaan yang diajukan ...
08/03/2017

ETNIS TIONGHOA (JUGA) PENYEBAR AGAMA ISLAM DI INDONESIA

Artikel ini ditulis berawal dari sebuah pertanyaan yang diajukan teman penulis yang beretnis Tioghoa. Kurang lebih dialog antara penulis dan teman penulis tersebut sebagai berikut. “Di China ada masjid?” “ Ada, bahkan di China sejak dulu sudah ada masjid. Di China juga ada masjid kuno yang sekarang masih berdiri megah dan masih aktif, Masjid Feng Huan atau Phoenix Mosque” jawab penulis. “Berarti di China ada pemeluk agama Islam?” “Ada, seperti di Indonesia juga ada etnis Tionghoa yang memeluk Islam. Bahkan etnis Tionghoa juga yang menyebarkan agama Islam di Indonesia”. “Lho, kenapa bisa etnis Tionghoa yang menyebarkan agama Islam, apa tidak salah, yang menyebarkan agama Islam di Indonesia bukannya orang-orang Gujarat (India) dan Arab?”.

Ternyata masih ada yang belum mengetahui bahwa etnis Tionghoa yang minoritas di Indonesia memiliki peran besar dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Orang-orang Arab Handramaut, Persia, dan Gujarat memang menyebarkan agama Islam di Indonesia, namun tidak hanya mereka, imigran etnis Tionghoa juga menyebarkan agama Islam di Indonesia. Berikut sejarah singkatnya.

Di masa lalu, China dan Arab telah memiliki hubungan dagang. Pedagang yang berasal dari Arab dan China saling menjajakan hasil negaranya untuk dijual ke negara lain melalui dua jalur perdagangan utama dunia waktu itu jalur sutera dan jalur keramik. Jalur sutera yaitu membawa barang dagangan melalui jalur darat. Disebut jalur sutera karena sebagian besar barang dagangan yang diangkut melalui jalur darat adalah kain sutera. Jalur keramik yaitu membawa barang dagangan melalui laut. Disebut dengan jalur keramik karena memang barang-barang yang diangkut sebagian besar berupa keramik.

Pada masa Rasulullah Nabi Muhammad SAW, hubungan dagang antara China dan Arab telah semakin meningkat. Nabi Muhammad juga menjadi pedagang perantara antara pedagang China dan Arab. Pedagang China yang datang ke Arab di Mekkah, selain berdagang mereka juga mempelajari ajaran agama Islam. Beberapa dari mereka kemudian memeluk Islam dan saat kembali ke China pedagang-pedagang muslim China tersebut menyebarkan ajaran agama Islam tersebut ke China. Nabi Muhammad SAW, juga mengirimkan beberapa Da’i ke China untuk mengajarkan agama Islam. Melalui dua model pengajaran agama Islam ini, maka Islam menyebar ke China terutama di provinsi Guang Dong (Guang Zhou) dan Fujian.

Sekitar abad ke 15 imigran China Muslim yang sebagian besar berasal dari Guang Dong dan Fujian, mendarat di Nusantara (Indonesia). Mereka tinggal di Indonesia dengan mata pencaharian pedagang, pertanian, dan pertukangan. Pada masa inilah para imigran China (Tionghoa) muslim menyebarkan ajaran agama Islam. Beberapa daerah tujuan imigran China (Tionghoa) muslim adalah Sambas, Lasem, Palembang, Banten, Jepara, Tuban, Gresik, dan Surabaya.

Pada tahun 1405 sampai 1433, rombongan muhibah Laksamana Cheng Ho yang beragama Islam beberapa kali singgah di Indonesia. Anak buah laksamana Cheng Ho terdiri atas berbagai pemeluk agama, termasuk agama Islam. Saat singgah di Indonesia terutama di Sumatera dan Jawa mereka juga menyebarkan ajaran agama Islam. Jadi nampak jelas peran etnis Tionghoa sebagai salah satu penyebar agama Islam di Indonesia.

Imigran China (Tionghoa) muslim di Indonesia telah ada sebelum bangsa Portugis dan Belanda datang. Imigran China di abad ke 15 datang untuk tinggal di Indonesia dan sekaligus menyebarkan agama Islam. Portugis dan Belanda datang ke Indonesia untuk mencari daerah koloni dan sekaligus menyebarkan ajaran agama Katolik. Imigran China muslim hidup membaur dengan penduduk pribumi, sedangkan Belanda dan Portugis memperlakukan penduduk pribumi secara diskriminatif dan di bawah mereka. Pada masa penindasan Portugis dan Belanda, imigran China muslim juga mendapatkan penindasan seperti penduduk pribumi. Bahkan saat perang kolonial, penduduk muslim Tionghoa juga bergabung dengan para pejuang di setiap daerah melawan Belanda dan Portugis. Bahkan sejarah mencatat bahwa selain penduduk pribumi yang mengalami pembunuhan massal dari Belanda, penduduk muslim Tionghoa juga mengalami pembunuhan massal.

Penduduk muslim Tionghoa mengalami kondisi yang tidak menyenangkan dari penjajah Belanda karena mereka memiliki kedekatan dengan penduduk pribumi, mereka beragama muslim seperti sebagian besar agama penduduk pribumi. Penduduk muslim Tionghoa juga melakukan perlawanan terhadap penjajah dengan bergabung dengan pejuang Indonesia. Beberapa hal ini menunjukkan bahwa di masa lalu, etnis Tionghoa juga memiliki hubungan yang baik dengan penduduk asli Indonesia, keeratan hubungan sebagai saudara karena mendapatkan tekanan yang sama dari pihak Portugis dan Belanda. Imigran Etnis Tionghoa Muslim dapat diterima penduduk Indonesia peran mereka di pertanian, perdagangan, pertukangan, dan penyebaran agama Islam.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan kerukunan antara etnis Tionghoa dan etnis lain di Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Sejarah kenangan masa lalu yang indah, dapat kita bawa dalam kehidupan yang sekarang sehingga kehidupan yang sekarang dapat menjadi lebih baik. Luka-luka batin yang terjadi setelah kenangan indah dapat menutup kenangan indah, namun dengan membuka kenangan indah itu kembali diharapkan dapat menutup luka-luka tersebut. Begitulah salah satu prinsip positive psychology.

Kontribusi artikel oleh Listyo Yuwanto
Minat tahu lebih jauh, silahkan hubungi admin via WhatsApp di nomor 0853-7725-6633

Address

Babakan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pustaka Andalusia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share