04/09/2020
# Muhammad menjadi Rasul
Dalam rumah tangga Rasulullah ada dua laki-laki yang tinggal bersama beliau, yaitu Zaid bin Haritsah dan Ali bin Abu Thalib. Di bawah asuhan Muhammad, Ali bin Abu Thalib tumbuh menjadi seorang yang berkepribadian luhur. Kemudian menjadi menantu Rasulullah dan mempunyai dua orang putra yang terkenal dalam sejarah Islam, Hasan dan Husain. Rasulullah amat mencintai kedua cucunya itu.
Rasulullah sangat pandai bergaul dengan siapa saja. Beliau menghormati sahabat-sahabatnya. Bahkan, banyak di antara mereka yang beliau beri julukan “kesayangan”. Seperti Abu Dzar memberi julukan “Khalil” kepada Rasulullah. Yang artinya “teman” atau “kekasih”.
Selain penyembah berhala, orang Nasrani, dan orang Yahudi. Masih ada satu kelompok yang lain. Mereka adalah penganut Nabi Ibrahim As. Akan tetapi jumlahnya sangat sedikit. Muhammad juga lebih dekat kepada ajaran Nabi Ibrahim As. Namun, hal itu tidak cukup memuaskan hatinya. Bagaimana cara menyembah Allah ? Muhammad tidaklah mencari kebenaran dalam kisah lama atau tulisan para pendeta. Beliau mencari kebenaran melalui alam. Beliau mengasingkan diri di Gua Hira selama beberapa hari setiap bulan dan sepanjang Ramadhan. Suatu ketika, saat Muhammad usia 40 tahun, datanglah seseorang menemui beliau di Gua Hira.
Malaikat Jibril membangunkan beliau dan berkata , “Iqra’ ( Bacalah)” sampai diulanglah tiga kali. Kemudian Muhammad berkata, “ Apa yang harus saya baca?”. Barulah Malaikat Jibril membacakan surat Al-‘Alaq ayat pertama hingga ayat terakhir. Muhammad tersadar dan sangat ketakutan. Dengan gemetar pulanglah beliau ke rumah. Sampai di rumah, Muhammad meminta Bunda Khadijah untuk menyelimuti beliau. Kemudian, setelah hilang rasa takutnya. Berceritalah beliau kepada Bunda Khadijah dengan apa-apa yang telah terjadi. Bunda Khadijah menenangkan beliau dan berniat untuk tetap mendukung Muhammad.
Muhammad yang kini telah menjadi Rasulullah terbangun karena mendengar Malaikat Jibril datang membawakan wahyu kepada beliau, yaitu surat Al-Mudatsir 74 : 1 – 7. Rasulullah berceritalah kembali kepada Bunda Khadijah. Dengan penuh semangat, Bunda Khadijah menyatakan diri sebagai orang yang mengimani Rasulullah. Bunda Khadijah lah orang yang pertama kali memeluk Islam. Untuk menentramkan Rasulullah, Bunda Khadijah meminta suaminya untuk memberi tahu apabila Malaikat Jibril datang. Kemudian memang Jibril datang, akan tetapi hanya Rasulullah yang bisa melihatnya.
Rasulullah mulai berdakwah setelah turunnya wahyu Al-Mudatsir. Rasulullah harus menjauhi setiap perbuatan mungkar dan membersihkan pakaiannya. Beliau harus mengajak orang untuk mengingat Allah.
Referensi : Muhammad Teladanku Buku 3.
Oleh : Tim Syaamil Books