Ibu yang Bertahan

Ibu yang Bertahan Cerita tentang perempuan, ibu, dan luka yang tak selalu terlihat. �

Kadang,...Ada orang tua yang tega berkata begini kepada anaknya, "kalau nggak ada orang tua seperti kami ini, kamu mau b...
26/04/2026

Kadang,...
Ada orang tua yang tega berkata begini kepada anaknya, "kalau nggak ada orang tua seperti kami ini, kamu mau bagaimana hah! Sekarang kamu bisa makan enak, bisa tidur nyenyak di rumah bagus, bisa tinggal sekolah, nggak usah mikirin duit. Kami semua yang keluar duit!"

Padahal,...
mungkin kalau orang tuanya bukan mereka, anak-anak terbiasa mandiri, percaya diri, dan sukses berdikari.

Untuk itu, aku tidak mau jadi orang tua yang mengatakan hal-hal yang menyakitkan kepada anak-anak, aku ingin anakku tumbuh dengan tenang, damai, dan bahagia, agar kelak mereka dapat dengan percaya diri mengejar impiannya.

Bismillah, hari ini anak-anak TKA SD hari pertama, mohon doanya ya semuanya. 💖✨

26/04/2026

Stop langsung bilang anak kecil itu nakal!

Baby, no no no ya, Baby...

Kamu sependapat atau tidak?

22/04/2026

Jangan iri sama rumah tangga orang lain!

Karena apa yang kamu lihat adalah hal-hal yang memang mereka ijinkan untuk kamu lihat!

Kamu sependapat???

Komunikasi adalah fondasi utama dalam keluarga.Ini yang aku alami dalam rumah tangga maupun keluargaku.Dulu di dalam rum...
21/04/2026

Komunikasi adalah fondasi utama dalam keluarga.

Ini yang aku alami dalam rumah tangga maupun keluargaku.

Dulu di dalam rumah tangga, hubungan suami istri kami retak karena komunikasi. Pernikahan seolah hanya status, dia tak pernah mengajak aku ngobrol, bertanya pendapatku, dan sebagainya.

Lalu, di dalam keluargaku sendiri dimana statusku di sini sebagai seorang anak, aku yang mudah tersinggung ini berhadapan dengan orang tua yang tidak tahu cara berkomunikasi dengan baik kepada anak-anak dan cucu-cucunya.

Baru saja terjadi.

Aku pulang ke rumah seusai mengantar ponakkanku dimana sekolahnya lumayan jauh dari rumah, sekitar 8 kilo jarak tempuh sekali jalannya.

Minuman manis jelly-jelly mangga punya anakku yang dia beli sejak semalam, aku bawa saja, untuk menemaniku minum sepanjang perjalanan karena aku tidak sempat membuat kopi tadi pagi.

Sepulang ke rumah, aku memarkirkan mobilku di seberang rumah dan mencoba menelpon papaku untuk menanyakan apakah anakku dan ponakkan perempuanku sudah diantar ke sekolah?

Karena kalau belum, sekalian aku antarkan saja. Biasa papaku yang antar karena tidak sempat memburu waktu buat antar anak-anak yang sekolahnya berbeda-beda. Kebetulan anakku dan ponakkan perempuanku sekolahnya dekat saja dari rumah.

Seperti biasa, papaku tidak menjawab telepon. Jadi aku masukkanlah mobil ke carport dan masuk ke dalam rumah.

Rambut masih berantakan karena memang tidak sempat sisiran tadi pagi, buru-buru, tidak membawa jilbab karena memang berada di dalam mobil saja, cuma drop ponakkanku saja di sekolahannya.

Dengan situasi seperti itu, sambil menenteng si minuman manis ini turun dari mobil, melihat mamiku duduk di ruang tengah, aku tersenyum sumringah dan langsung menanyakan perihal anak-anak, "sudah berangkat sekolah mereka?"

Tapi fokus mamiku bukan kepada apa yang aku tanyakan. Beliau justru berkata dengan wajah berkerut-kerutnya dan geleng-geleng kepala "ck ck ck, kayak anak kecil saja minum begituan."

Mendengar respon seperti itu, hatiku langsung panas, "apa sih mami ini?! Ini minuman A###xx tadi malam. Apa salahnya dibawa dan diminum?!"

Setelah ituu beliau buru-buru menambahkan, "nanti batuk"

Padahal kalau untuk memberi tahu 'nanti batuk', tidak perlu ada kata-kata 'kayak anak kecil saja' ditambah mimik wajah yang meremehkan.

Aku sudah telanjur tersinggung sehingga aku masih bersikap sinis juga, "heran, minuman sisa anakku, apa salahnya aku minum, habiskan, masa dibuang?!"

Dan endingnya, setelah membuat aku tersinggung, beliau juga tersinggung, masuk kamar langsung banting dan kunci pintu.

Masih pagi loh padahal. 🥀

Komunikasi adalah kunci dari keharmonisan di sebuah rumah dan kepala keluargalah yang memegang kuncinya.

Kalau kepala keluarga saja sudah kehilangan kuncinya, maka rumah itu akan hancur dengan cepat, maupun hancur perlahan-lahan.

Selamat pagi sahabat online-ku. 🤍

21/04/2026

Jangan terlalu baik sama suami sampai kamu kehilangan dirimu sendiri!

Kamu setuju???

20/04/2026

Ngapain sih setia pada orang yang salah?!

Kamu sependapat?

19/04/2026

Akur tapi bercerai ..

Kamu percaya nggak, kalau akur setelah bercerai bukan berarti masih cinta?!

19/04/2026

Awalnya cuma coba-coba, tapi kok lama-lama aku jadi terbiasa.

Terbiasa sendiri...

Aku otw 7 tahun pasca cerai.

Ada yang sama juga nggak, sudah berjalan sejauh ini sendirian?

Sendirian mengerjakan apapun...
Sendirian membuat keputusan...
Sendirian menghadapi tekanan mental oleh orang-orang di sekitarku.

Kadang aku pikir, yang tersisa di aku cuma sisa nyawa yang diberikan oleh Allah, mau kurenggut paksa tapi aku masih harus ada untuk kedua anakku.

Absen d**g di sini kalau kamu sama sepertiku. 🥀

18/04/2026

Siapa yang di sini sedang mencoba bertahan juga???

18/04/2026

Aku pernah jatuh terlalu dalam hingga rasanya susah untuk berdiri lagi.

Kamu bayangkan, pasca perceraian, aku pulang ke rumah orang tua membawa anak dua, dan orangtuaku bukan yang tipikal bermulut manis juga, malah cenderung ke pedas.

Ada yang pernah ngalami?

Address

Balikpapan Selatan
Balikpapan
76114

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ibu yang Bertahan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share