07/12/2025
**mau ikut tak jadi ikut**
Tiga hari lalu dapat kabar kalau hari Minggu akan ada kegiatan jalan santai. Menyampaikan kepada suami kalau Minggu jalan santai, karena dikantor pak suami juga ada kegiatan family day , okehlah obrolan ringan santai . Diputuskan saya ikut jalan santai , suami acara kantor bawa anak² sekalian bawa adek buat bantuin jaga anak anak. Fix pokoknya
Hari Sabtu, kegiatan suami mulai bertambah . Dihubungi pihak kampus untuk jadi penguji skripsi, dan di kantor akan ada tamu yang harus dijemput . Saya masih diam aja , tetap direncana awal ikut jalan santai , kalaupun suami kegiatan yang lain ada adek yang jaga krucil dirumah. Sampe sebelum tidurpun fix , besok pagi ikut jalan santai 😄😄.
Dan paginya datang karena hari Minggu Hagi nggak sholat juga lelap tidur.
"My... Bangun , sudah siang , nanti telat cecolah" si bungsu bangunin. Kaget d**g saya , lihat jam sdh jam 6.30. pagi ini masih tetep sesuai rencana awal mau ikut jalan santai . Sambil siap siap , di sungai sudah bilang mau ikut sekolah , jangan tinggalin ad k .
Dan pak suami tak banyak bicara , dan saya faham KLO sudah keadaan begini, ya siapa lagi yang mau jaga anak KLO bukan ibunya . Diposisi ini saya tidak marah ke suami atau atau siapapun. Hanya berfikir
"Ya Allah , nggak jadi ikut jalan santai 🤭 "
Akhirnya ku putuskan nggak jadi ikut jalan santai biarpun sudah siap siap. Tipikal yang ada dalam diriku itu, ketika rencana sudah oke, pikiran ini lancar sekali menyusun rincian step by step rencana , jadi pikiranku ini penuh sekali akhirnya, jadi ya tersiksa sendiri . Akhirnya kecewa oleh diri sendiri , padahal seringkali yang riuh dan gawat itu hanya di pikiran, setelah dihadapi tak SE gawat apa yang dipikirkan.
Peristiwa seperti ini terjadi bukan hanya sekali 2 kali , sering terjadi , dan jikapun terjadi saya tak menyalahkan siapapun apalagi suami tidak , takut kualat takut dosa . Karena saya sadar , betapa ribetnya hidupku
Sulit adaptasi sama orang baru
KLO nggak cocok sama orang nggak bisa its oke ,
Sering gak jadi ikut ini itu , karena takut dengan ada yang dipikiran
Sebenarnya kalau saya jadi ikut jalan santai, banyak saja teman² yang akan bantuin saya KLO saya kerepotan, apalagi disana ketemu mbakku , pasti di jagain anak anakku. Tapi yang kupikir KLO bawa anak dia , satunya capek satunya mau ini , satunya mau itu , aduuuuh nggak sanggup sudah. Karena kutak secuek ibu ibu lain yang mudah adaptasi, yang mudah ngurus sendiri semuanya. Kalau saya nggak sanggup
Jadi begitulah menjadi ibu seapapun Mejadi sibuk dan rencana indahnya , yang pilih adalah yang akan membuat dirinya waras , tetap di rumah sambil rebahan , sambil jagain anak anak.
Semangat buat diriku
Semangat buat ibu ibu yang paberan sepertiku
Semangat buat ibu ibu yang sering gagal rencana indahnya lebih memilih jagain anak anaknya
Dan sukses sehat selalu untuk para suami