acehmatadonya

acehmatadonya Media dan Berita

Profil Fadhil Ilyas - Direktur Utama Bank Aceh SyariahFadhil Ilyas resmi dilantik sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank...
08/09/2025

Profil Fadhil Ilyas - Direktur Utama Bank Aceh Syariah

Fadhil Ilyas resmi dilantik sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah pada 8 September 2025 oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Lahir di Bangkinang, 2 Maret 1983, Fadhil adalah lulusan S1 dan S2 Ilmu Hukum dari Universitas Syiah Kuala. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di perbankan, ia memulai karier di Bank Aceh sebagai Kepala Seksi Pembiayaan Cabang Langsa (2010-2011), kemudian memimpin berbagai cabang, termasuk Idi Rayeuk (2013-2016), Lhokseumawe (2016-2017), dan Cabang Utama Banda Aceh (2017-2023). Sebelum menjadi Dirut, ia menjabat sebagai Direktur Bisnis dan Pelaksana Harian Dirut (2024-2025).

Fadhil dikenal sebagai pemimpin yang ramah, komunikatif, tegas, dan peduli terhadap stafnya. Di bawah kepemimpinannya, Bank Aceh mencatat tren positif pada 2024 dengan pertumbuhan aset, dana pihak ketiga, pembiayaan, dan laba. Ia juga mendorong inovasi pelayanan perbankan digital dan program CSR seperti Bank Aceh Peduli untuk mendukung pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

Fadhil berkomitmen membawa Bank Aceh Syariah semakin maju, transparan, dan berdaya saing dalam mendukung ekonomi syariah di Aceh.

07/09/2025
Dirut PT PEMA Mawardi Nur diduga menyalahgunakan wewenang terkait penyaluran dana CSR perusahaan. Sebuah dokumen memperl...
07/09/2025

Dirut PT PEMA Mawardi Nur diduga menyalahgunakan wewenang terkait penyaluran dana CSR perusahaan. Sebuah dokumen memperlihatkan PT PEMA menyalurkan sejumlah dana untuk sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) elit di Jakarta.

Manajemen PT PEMA telah dimintai penjelasan terhadap kebijakan yang diduga menyimpang tersebut tapi belum memberikan respon. Beberapa sumber di internal perusahaan juga enggan berkomentar. Padahal penjelasan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

Penyaluran dana untuk pembiayaan Dies Natalis PTS luar Aceh dinilai menyalahi prinsip utama penggunaan CSR. Sebab, CSR (Corporate Social Responsibility) atau tanggung jawab sosial perusahaan adalah komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan dampak operasionalnya terhadap sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta berinteraksi secara etis dengan seluruh pemangku kepentingan seperti konsumen, karyawan, masyarakat, dan lingkungan.

Penyaluran dana CSR PT PEMA untuk PTS di Jakarta dinilai sama sekali tidak tepat, karena PTS tersebut berada jauh di luar Aceh. Sementara di Aceh begitu banyak PTS yang mendidik putra-putri daerah ini sangat membutuhkan banyak bantuan

Sinyalemen menguatkan dugaan jika bantuan dana itu terkait dengan keberadaan salah satu oknum pejabat PT PEMA asal Tangerang Selatan, Banten, yang merupakan alumni Universitas Trisakti. Posisi Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, sebagai alumni disebut-sebut juga ikut memperlancar penyaluran bantuan yang tidak tepat tersebut.

Direktur Utama PT PEMA Mawardi Nur telah dimintai penjelasannya melalui pesan tertulis WhatsApp, Jumat (5/9/2025) pagi. Salah satu pertanyaan seputar kebijakan penyaluran dana CSR apakah berkaitan dengan posisinya sebagai alumni, belum dijawab hingga artikel ini tayang.[]

Aceh Utara, — Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kabupaten Aceh Utara, menyatakan dukungan penuh terhadap Ketua Dewan Pe...
07/09/2025

Aceh Utara, — Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kabupaten Aceh Utara, menyatakan dukungan penuh terhadap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang baru-baru ini melontarkan wacana pemisahan Aceh dari pemerintah pusat.

Dalam pernyataan resminya, JASA menilai langkah Ketua DPRA tersebut sebagai sikap yang berani dan merupakan bentuk aspirasi rakyat Aceh yang menginginkan perubahan signifikan demi kemajuan daerah. Jum'at (5/9/2025).

“Pernyataan Ketua DPRA adalah suara keberanian yang selama ini terpendam. Ini bukan sekadar retorika politik, tapi panggilan nurani untuk memperjuangkan hak-hak Aceh yang kerap diabaikan oleh pusat,” ujar Ketua JASA, Muchlis Said Adnan.

Menurut JASA, selama ini otonomi khusus Aceh belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat. Pemerintah pusat dinilai terlalu banyak campur tangan dan tidak menghormati kekhususan Aceh sebagaimana diatur dalam perjanjian Helsinki.

“Kami menilai, sudah saatnya Aceh mempertimbangkan opsi-opsi yang lebih berani untuk memastikan masa depan rakyatnya. Apa yang disuarakan Ketua DPRA adalah bentuk kekecewaan yang sangat wajar,” tambah Muchlis.

JASA juga mengecam keras pernyataan Teuku Sukandi Ketua PETA yang mendesak agar Ketua DPRA segera diganti. Menurut JASA, pernyataan Teuku Sukandi dapat memancing dan memperkeruh suasana, selama ini kami cukup menahan diri untuk menjaga perdamaian dengan ormas ormas lain. Tapi jika teuku sukandi melontarkan kalimat yang menghadang kebebasan berpendapat orang lain. Maka kami tidak segan segan mencari dan memberi pelajaran kepada dia. Tutupnya

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Ridwan Yunus menyebutkan ada beberapa produk hukum baru di Indo...
09/11/2022

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Ridwan Yunus menyebutkan ada beberapa produk hukum baru di Indonesia memutilasi dan melumpuhkan kewenangan serta kekhususan di Aceh.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat pendapat rencana perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang  Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) di gedung utama DPRA, Selasa (8/11/2022).

Menurut Ridwan, pemerintah pusat juga harus memberikan kewenangan kepada Aceh agar semua aturan dan kekhususan yang ada di Aceh tetap dapat dipertahankan.

Jika dilihat dari pengalaman politik, kata Ridwan salah satu contoh yang paling mencolok adalah produk hukum yang memutilasi kekhususan Aceh yaitu Pemilu serentak yang seharusnya di Aceh berlangsung pada tahun 2022 ini malah diundur menjadi tahun 2024.

Untuk itu, jika nantinya DPRA akan melakukan dengan revisi UUPA demi memperkuat kewenangan Aceh, maka pemerintah harus memberikan jalan.

“Kalau memang masyarakat Aceh kompak, bukan tidak mungkin kita revisi, tetapi revisi terbatas, dengan syarat pemerintah Indonesia rela bahwa undang-undang ini dijalankan, kalau nggak diberikan kewenangan untuk ketiga azas ini disatukan menjadi lex specialist terhadap semua kehidupan di luar enam masalah ini, kita siap,” kata Ridwan Yunus.

Ia juga begitu sepakat jika revisi UUPA ini dilaksanakan meskipun perubahan dilakukan hanya terbatas.

“Saya sepakat revisi UUPA secara terbatas, kita kawal secara terbatas. Kalau secara umum (UUPA) yang direvisi secara keseluruhan ini tipis kemungkinan tidak terjadi masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Selama ini lanjutnya, DPRA tidak dapat mengawal secara optimal pembahasan revisi undang-undang itu karena dilaksanakan oleh DPR RI.

Namun, pihak DPRA hanya bisa mengawalnya di kemudian hari melalui aturan turunan UU yaitu Qanun atau Peraturan Gubernur semata.

“Mau atau tidaknya (UUPA) direvisi, kembali lagi kepada DPR Aceh atau masyarakat Aceh. Istilahnya bola sudah dilempar ke lapangan, maunya apa dimainkan atau ditendang, terserah kepada bapak-bapak,”ungkapnya.

Lhokseumawe | Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lhokseumawe mengamankan sejumlah agen dan pemain judi Toto Gelap (Togel) dan...
09/11/2022

Lhokseumawe | Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lhokseumawe mengamankan sejumlah agen dan pemain judi Toto Gelap (Togel) dan Chip Higgs Domino di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, S*K dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe mengatakan, kronologis penangkapan, pada Senin (17/10/2022) lalu tim Sat Reskrim Polres Lhokseumawe mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah kedai kopi komplek terminal bus Kota Lhokseumawe terjadi praktik perjudian.

Setelah menerima informasi itu, lanjut Kapolres, tim langsung menuju ke lokasi dan melakukan penangkapan terhadap pelaku togel yang berjumlah empat orang, yakni AYM (48) warga Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe sebagai agen Togel, IM (52) warga Kecamatan Banda Sakti, S alias B (52) warga Kabupaten Bireuen dan H (45) warga Kecamatan Muara Dua.

“Tersangka IM, S alias B dan H merupakan pemain judi Togel. Selain itu, personel juga melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti berupa tiga unit Hp, lima kertas repas berisi tulisan angka Togel dan uang tunai Rp 2,322 juta,” ujarnya.

Selain mengungkap praktik perjudian Togel, kata AKBP Henki Ismanto, tim Sat Reskrim Polres Lhokseumawe pada Kamis (20/10/2022) juga berhasil meringkus agen Chiip Higgs Domino.

Saat itu, personel mendapatkan informasi dari masyarakat di Desa Mane Tunong, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara terjadi praktik perjudian jenis Chip Higgs Domino.

“Dalam pengungkapan ini, tim berhasil menangkap satu orang agen Chip Higgs Domino, yaitu Z (25) warga Kecamatan Muara Batu.m, tersangka dibekuk di sebuah warung kelontong.

Adapun barang bukti yang di sita, satu unit Hp dan uang tunai dari hasil penjualan chip Rp 1,6 juta,” pungkasnya.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti, didapatkan uang tunai yang diduga dari hasil perjudian tersebut dengan total keseluruhan sebesar Rp 3.922,000.

Bireuen- Keuchik Mauliadi sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah merealisasi pembangunan se...
09/11/2022

Bireuen- Keuchik Mauliadi sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah merealisasi pembangunan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Gandapura.

Keuchik Gampong Tanjong Raya yang dikenal vokal disaat Musrenbang kecamatan tersebut, juga sangat berterima kasih kepada rekan-rekan Keuchik di Gandapura yang sama-sama turut memperjuangkan usulan dari gampong, kecamatan hingga ke Musrenbang Kabupaten pada 2021 lalu.

"Alhamdulillah dari kami selaku Keuchik di Kemukiman Buket Antara dan Buket Rata atas terealisasinya pembangunan ruas jalan tahun 2022 ini oleh Pemkab  Bireuen, diantaranya, ruas jalan Gle Kuprai (Keude Geurugok), lanjutan ruas jalan Cot Jabet - Pante Sikumbong, Paloh Me- Pulo Gisa, Cot Teube - Pulo Gisa dan Monjeurejak-Tanjong Raya," jelasnya.

Untuk kedepan dia juga berharap, agar ruas jalan Tanjong Mesjid-Blang Kubu, Paya Kareung- Dama Kawan dan Cot Rambat - Dama Kawan untuk dibangun, karena sudah memprihatinkan.

"Kami berharap, juga dibangun ruas jalan Tanjong Mesjid-Blang Kubu, Paya Kareung- Dama Kawan dan Cot Rambat - Dama Kawan, karena jalan tersebut belum pernah dibangun sama sekali sejak Indonesia Merdeka. Karena kondisi sangat memprihatinkan yang berlubang dan tergenang air di musim hujan seperti saat ini," ungkap Keuchik Mauliadi dengan nada lantang.

"Kepada para Keuchik, khususnya di Kemukiman Buket Rata dan Buket Antara, agar mendukung penuh usulan ruas jalan yang terbangun, pada Musrenbang Kecamatan 2023 yang akan segera digelar penghujung tahun ini," harap Keuchik yang juga petani cabe itu.

Hal tersebut juga dikuatkan oleh Keuchik Desa Tanjong Bungong, Ramzi, S.Pd, menurutnya, ruas jalan yang sudah dan sedang dibangun dalam tahun ini, merupakan perjuangan para keuchik Gandapura khususnya Kemukiman Buket Antara dalam Musrenbang kecamatan hingga kabupaten.

"Saya sudah menjabat dua periode Keuchik, kami sudah lama memperjuangkan jalan tersebut untuk dibangun, Alhamdulillah tahun 2022 ini sudah dibangun, karena jalan tersebut sangat vital untuk memudahkan transportasi anak anak sekolah, mengangkut hasil pertanian dan lainnya, mencakup akses sejumlah desa di dua kemukiman dan tembus ke Kecamatan Makmur," jelas Ramzi.

Aceh Utara - Sejumlah ruas jalan induk di wilayah Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara rusak akibat tak kunjung ada...
09/11/2022

Aceh Utara - Sejumlah ruas jalan induk di wilayah Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara rusak akibat tak kunjung ada perbaikan dan perawatan. Warga pun mengeluh jalan rusak hingga banyak korban. Hal ini disampaikan Ketua DPR Aceh Saiful Bahri saat meninjau langsung kondisi jalan rusak di sejumlah titik usai menerima keluhan masyarakat.

Pantauan Saiful Bahri, sejumlah jalan rusak itu diantaranya mulai dari Simpang Len P**a sampai ke Cot Nibong dan jalan induk Keude Beureungang sampai ke Simpang Tiga pasar minggu yang kondisi jalannya sangat memprihatinkan, Minggu (06/11/2022).

Sapaan akrab Pon Yahya ini mengatakan, peninjauan ini dilakukan oleh politisi Partai Aceh ini guna mendengar langsung keluhan warga. Pasalnya, kondisi jalan rusak tak hanya membuat transportasi macet, namun juga kerap membahayakan pengendara.

“Ini terkait jalan rusak yang sering disuarakan oleh masyarakat setempat karena dampaknya sangatlah besar. Jalan tersebut masuk kategori jalan induk dan kehadiran kita juga dari Partai Aceh juga untuk melihat langsung kondisinya,” ujar Ketua DPR Aceh Saiful Bahri kepada AcehJurnal.com, Senin (7/11/2022).

Menurutnya, peninjauan ini dilakukan untuk menyikapi keluhan masyarakat yang mempertanyakan keberadaan Legislatif dalam menyuarakan kepentingan rakyat. Pon Yahya menjelaskan, selama perjalan itu lebih kurang 40 kilometer saat memantau kondisi jalan yang rusak sehingga kondisinya kian memprihatinkan.

“Selain jalan rusak juga ada satu unit jembatan yang sudah roboh, jembatan tersebut terletak di Alue Bate Beukah, Sido Mulyo Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara,” ujar Pon Yahya.

Pon Yahya merincikan parahnya kondisi jalan tersebut. Mulai dari perbatasan Aceh Utara dengan Lhokseumawe sampai dengan jalan Induk Simpang Tiga Pasar Minggu di Sido Mulyo kecamatan Kutamakmur. Ratusan titik dengan beragam kerusakan seperti amblas sebagian, lubang-lubang yang menganga, retakan-retakan, bahkan gerusan air yang terus menerus menghempang sehingga semakin menghancurkan badan jalan.

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan puncak gelombang va...
05/11/2022

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan puncak gelombang varian baru COVID-19 diprediksi terjadi dalam satu hingga dua bulan ke depan. Hal ini diungkapkannya dalam postingannya di akun Instagram pribadinya (.pandjaitan) baru-baru ini.

"Berdasarkan berbagai data yang telah kami amati dan berangkat dari trajectory kasus COVID-19 yang lalu, puncak gelombang berbagai varian baru ini diperkirakan akan terjadi pada satu hingga dua bulan ke depan," tulisnya dalam postingan Instagram yang dilihat detikcom, Sabtu (5/11/2022).

"Namun, varian baru ini diprediksi akan tetap lebih rendah dibandingkan dengan awal tahun, yakni puncak Omicron yang lalu," lanjut dia.

Baca artikel detikHealth, "Luhut Sebut Puncak COVID-19 Varian Baru Tiba 2 Bulan Lagi, RI Mulai Waswas?" selengkapnya.

Melihat itu, Luhut menegaskan agar semua pihak tetap waspada dan cermat. Hal itu merujuk pada lonjakan kasus COVID-19 yang kembali terjadi beberapa hari ini. Data terakhkr per Jumat (4/11), kasus baru harian mencapai 5.303.

Dalam postingannya, Luhut mengungkapkan kenaikan kasus untuk wilayah Jawa-Bali. Ia juga menyorot angka kematian di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

"Khusus untuk wilayah Jawa-Bali peningkatan kasus konfirmasi harian terlihat di seluruh Provinsi Jawa dan Bali. Selain itu peningkatan angka kematian utamanya di Jawa Tengah dan DIY juga naik cukup signifikan," sambungnya.

Melihat kondisi itu, Luhut menyebut pemerintah akan terus berkaca pada kasus dan pola COVID-19 yang terjadi di negara lain. Ini merupakan salah satu cara untuk memprediksi segala kemungkinan yang terjadi di ke depannya.

Terkait kasus harian yang kembali menyentuh angka 5.000 kasus, pemerintah menyiapkan berbagai langkah untuk membendung terjadinya keparahan yang lebih dalam yang disebabkan subvarian Omicron XBB. Misalnya seperti meningkatkan capaian vaksinasi booster dan mengingatkan masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan.

"Hari ini saya juga menegaskan kembali bahwa pemerintah akan terus menggunakan PPKM Level sebagai basis pengetatan kegiatan bagi masyarakat yang akan terus dilakukan evaluasinya," kata Luhut.

ACEH UTARA – Dua desa di Kabupaten Aceh Utara terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak be...
05/11/2022

ACEH UTARA – Dua desa di Kabupaten Aceh Utara terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak beberapa hari terakhir, Sabtu (5/11).

Bencana alam tersebut terjadi akibat meningkatnya debit air sungai Arakundo hingga meluap ke pemukiman warga.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Asnawi melalui kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan Mulyadi mengatakan, terdapat dua desa yang tergenang banjir yakni Bukit Linteung dan Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan.

"Ketinggian airnya bervariasi sekitar 30 sentimeter (cm) hingga 1,5 cm, dan masyarakat di Desa Bukit Linteung juga masih bertahan di rumahnya masing-masing," kata Mulyadi kepada AJNN, Sabtu (5/10).

Mulyadi menambahkan, dalam hal tersebut di desa Bukit Linteung Kecamatan Langkahan terdiri dari beberapa dusun yang tergenang banjir yakni Dusun Teungoh ketinggian air mencapai 80 centimeter.

"Di Desa Leubok Pusaka 30 Kartu Keluarga (KK) telah mengungsi," ujarnya.

Dikatakan Mulyadi, mengenai bantuan logistik sudah disalurkan oleh BPBD Aceh Utara untuk warga yang terdampak banjir.

Kemudian pihaknya juga telah menyiapkan speed boat di daerah itu.

Address

Banda
23243

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when acehmatadonya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share