Pecinta Buya Arrazy Hasyim

Pecinta Buya Arrazy Hasyim salam hangat
(1)

Allah menguji Sumatera
05/12/2025

Allah menguji Sumatera

Pray for sumatra
05/12/2025

Pray for sumatra

Tentang banjir dimasa nabi Nuh As & banjir Aceh kini, smg bermanfaat
28/11/2025

Tentang banjir dimasa nabi Nuh As & banjir Aceh kini, smg bermanfaat

Tahukah kamu...!!!!

Berapa lamakah masa banjir Nabi Nuh dan Tingginya gelombang yang terjadi ?

Dalam sebuah kitab tafsir yang ditulis oleh Syeikh Abul Fida Ibnu Katsir, pada surat Hud ayat 42, mengungkap fakta itu sebagai berikut :

{وهي تجري بهم في موج كالجبال} أي السفينة سائرة بهم على وجه الماء الذي قد طبق جميع الأرض حتى طفت على رؤوس الجبال وارتفع عليها بخمسة عشر ذراعاً وقيل بثمانين ميلاً

𝘔𝘢𝘬𝘴𝘶𝘥𝘯𝘺𝘢, 𝘣𝘢𝘩𝘵𝘦𝘳𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘢𝘺𝘢𝘳 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘸𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘥𝘪 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘱𝘦𝘳𝘮𝘶𝘬𝘢𝘢𝘯 𝘢𝘪𝘳 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘶𝘮𝘪, 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘵𝘶𝘱𝘪 𝘱𝘶𝘯𝘤𝘢𝘬-𝘱𝘶𝘯𝘤𝘢𝘬 𝘨𝘶𝘯𝘶𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪, 𝘥𝘢𝘯 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪 𝘭𝘪𝘮𝘢 𝘣𝘦𝘭𝘢𝘴 𝘩𝘢𝘴𝘵𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢 (6,75 𝘔 + 𝘛𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪 𝘎𝘶𝘯𝘶𝘯𝘨). 𝘔𝘦𝘯𝘶𝘳𝘶𝘵 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘭𝘢𝘪𝘯, 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪 𝘣𝘢𝘯𝘫𝘪𝘳 𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘱𝘢𝘪 𝘥𝘦𝘭𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘭𝘶𝘩 𝘮𝘪𝘭 (148.400 𝘔)

Ulama besar Aceh
23/11/2025

Ulama besar Aceh

Ulama besar Aceh Abu Tanoh Mirah ( Alm Abu Syekh Abdullah Bin Hanafi) murid tertua Syaikhul Islam Alm Abuya Syekh Muhammad Muda Waly Al Khalidi.

Rahmat Allah senantiasa tercurahkan kepada Abu 😭😢😭

Ulama kita dari Serambi Mekah Aceh
23/11/2025

Ulama kita dari Serambi Mekah Aceh

Ulama Aceh Alm Abu Ishaq Al Amiry Ayahandanya Ulama besar Aceh Abu Ulee T**i ( Abu Athaillah Bin Abu Ishaq Al Amiry) dari Aceh Besar.

**i

Ulama Kharismatik dari Aceh
23/11/2025

Ulama Kharismatik dari Aceh

Inilah KISAH DAN BIODATA TEUKU CHIK DI TANOH ABEE YANG KARAMAHNYA BISA MEN4NGK4P B0M BELANDA

Beliau adalah seorang ulama besar Aceh abad ke-19 yang berperan penting dalam perjuangan melawan Belanda dan mengoleksi ribuan manuskrip kuno. Ia adalah sosok karismatik yang membaiat para pejuang di bawah komando Teuku Chik di Tiro dan merupakan seorang kolektor naskah yang ulung. Ia wafat pada tahun 1894 dan makamnya di Dayah Tanoh Abee masih diziarahi hingga kini.

Biodata dan Peran Nama: Teungku Chik Abdul Wahab Tanoh Abee Masa Hidup: Sezaman dengan Syekh Nawawi al-Bantani dan wafat pada tahun 1894.Peran dalam Perjuangan:Membaiat para pejuang (teuku dan hulu balang) untuk melawan Belanda bersama Teuku Panglima Polem dan para ulama lainnya.

Dikenal memiliki karisma dan kesaktian, yang membuat Belanda enggan mengusik dayahnya.Peran sebagai Ulama dan Kolektor:Seorang kolektor manuskrip kuno yang sangat terkenal, termasuk karya-karya ulama tasawuf seperti Syekh Hamzah Fansuri dan Syekh Syamsuddin Sumatrani.Koleksinya pernah mencapai sekitar \(10.000\) naskah sebelum banyak yang dibakar saat masa peperangan dengan Belanda, hingga tersisa sekitar \(3.000\) naskah.Koleksi manuskrip ini dijaga oleh keturunannya hingga saat ini dan terbuka untuk umum setelah Tsunami 2006. Warisan dan Ziarah Makam:

Makamnya berada di dalam kompleks Dayah Tanoh Abee dan menjadi tempat ziarah bagi banyak orang, terutama pada hari-hari besar keagamaan.Objek Ziarah: Selain berdoa, peziarah juga berharap mendapat keberkahan dari kealiman beliau. Di dalam bangunan makam, terdapat banyak kitab dan manuskrip kuno yang disusun dalam lemari kaca.Pelestarian:

Pemerintah Aceh dan masyarakat setempat memiliki kewajiban untuk menjaga kelestarian Dayah Tanoh Abee, termasuk makam dan koleksi manuskripnya🥰









17/11/2025

Seorang dosen Universitas Islam Internasional Malaysia (IIUM), Profesor Solehah Yacoob, tengah jadi sorotan setelah pernyataannya soal asal-usul teknologi kapal kuno viral di media sosial.

Ia mengklaim bahwa bangsa Romawi kuno belajar membuat kapal dari masyarakat Kepulauan Melayu. Dia juga mengklaim bahwa Jawa itu adalah Melayu.

Menurutnya, masyarakat Melayu di masa lampau memiliki peradaban maritim yang lebih maju dibanding bangsa Eropa yang lebih terbiasa hidup di daratan.

Pihak IIUM sendiri menyampaikan penyesalan atas pernyataan dosennya itu. Mereka menegaskan bahwa pendapat tersebut disampaikan dalam kapasitas pribadi, namun tetap dianggap mencoreng nama baik universitas.

Kasus Profesor Solehah menambah daftar panjang kontroversi ilmiah di negeri jiran.

Sebelumnya pada 2024, Universiti Putra Malaysia (UPM) juga dikritik karena keliru mengidentifikasi kapal Tiongkok sebagai kapal Melayu.

Bahkan pada 2018 dan 2013, sejarawan Zaharah Sulaiman sempat menuai kecaman atas klaimnya soal asal-usul gen Melayu dan dugaan "invasi selatan" oleh migran Tionghoa.

Peristiwa ini menjadi pengingat, dunia akademik bukan sekadar ruang untuk klaim, tapi untuk kebenaran yang teruji dan terbuka terhadap kritik.

Address

Banda

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pecinta Buya Arrazy Hasyim posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share