Acehinfo

Penyidik Polsek Mesjid Raya Polresta Banda Aceh menyerahkan NZ (26), tersangka dugaan pengancaman dan pemerasan di kawas...
13/08/2026

Penyidik Polsek Mesjid Raya Polresta Banda Aceh menyerahkan NZ (26), tersangka dugaan pengancaman dan pemerasan di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar, Kamis (13/8/2026).

Penyerahan tahap II tersebut dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh pihak kejaksaan. NZ selanjutnya menjadi tanggung jawab jaksa penuntut umum untuk menjalani proses hukum hingga persidangan. Ia dijerat Pasal 482 atau Pasal 483 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Dalam pelimpahan tersebut, polisi turut menyerahkan sejumlah barang bukti, di antaranya sepasang anting-anting emas, satu unit iPhone warna hitam, serta sepeda motor Honda 150 CC warna hitam dengan nomor polisi BL 4607 LJB yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Kapolsek Mesjid Raya AKP Mahdi Ashadi mengatakan, pelimpahan tersangka dan barang bukti merupakan tahapan akhir penyidikan sebelum perkara dilanjutkan ke pengadilan. Kepolisian berharap proses hukum tersebut memberikan efek jera sekaligus menjamin keamanan masyarakat dan wisatawan di kawasan Bukit Lamreh.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian setelah NZ ditangkap pada 14 Juni 2026. Polisi menerima laporan terkait aksi pemerasan terhadap seorang mahasiswi yang tengah berada di kawasan wisata tersebut.

Dalam kejadian itu, korban diduga diminta menyerahkan uang sebesar Rp3 juta. Karena tidak memiliki uang, korban menyerahkan anting-anting sebagai jaminan. Saat korban hendak menebus kembali barang tersebut, polisi melakukan penyamaran atau undercover dan berhasil mengamankan NZ bersama sejumlah barang bukti.

Dua terduga pelaku lainnya disebut berhasil melarikan diri. Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengalami atau mengetahui tindakan serupa agar segera melapor untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.

Negara Dinilai Gagal Penuhi Hak Korban Banjir Aceh, Semen Langka di Tengah Kapasitas Produksi    Aceh korban banjir Peme...
13/08/2026

Negara Dinilai Gagal Penuhi Hak Korban Banjir Aceh, Semen Langka di Tengah Kapasitas Produksi Aceh korban banjir Pemerintah Aceh semen langka The Aceh Institute

BANDA ACEH | ACEHINFO - Delapan bulan setelah banjir besar melanda Aceh pada November 2025, pemenuhan hak dasar para korban masih menghadapi persoalan serius. The Aceh Institute menilai negara belum mampu memastikan kebutuhan material utama untuk pembangunan kembali rumah warga, salah satunya semen yang kini langka dan dijual jauh di atas harga normal.

Dalam siaran pers yang diterbitkan pada 13 Agustus 2026, The Aceh Institute menyebut kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena Aceh sebenarnya memiliki pabrik semen dengan kapasitas produksi yang dinilai mencukupi kebutuhan daerah.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 7 Desember 2025 mencatat kerugian akibat bencana di Aceh mencapai Rp25,41 triliun. Sebanyak 37.546 rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Jika digabungkan dengan kerugian di dua provinsi lainnya yang terdampak, total kerugian mencapai Rp51,82 triliun.

Sejak rapat terbatas di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) pada 7 Desember 2025, pemerintah pusat disebut telah mengetahui besarnya kerusakan serta kebutuhan penanganan pascabanjir. Namun, pemerintah memilih tidak menetapkan bencana tersebut sebagai Bencana Nasional dan menolak bantuan dari luar negeri.

Memasuki Agustus 2026, ribuan rumah korban banjir disebut belum dibangun kembali. Salah satu kendala yang paling terlihat adalah keterbatasan pasokan semen yang berdampak langsung terhadap harga di tingkat masyarakat.

Berdasarkan data Pemerintah Aceh, kebutuhan semen di Aceh mencapai 4.200 ton per hari. Sementara itu, pasokan dari PT Solusi Bangun Andalas (SBA) di Lhoknga tercatat sekitar 3.700 ton per hari.

Dengan demikian, terdapat kekurangan pasokan sekitar 500 ton atau setara 12.500 sak semen setiap hari. Kondisi tersebut kemudian ikut mendorong kenaikan harga semen di pasaran.

Harga yang sebelumnya berada pada kisaran Rp63.000 hingga Rp65.000 per sak kini meningkat menjadi sekitar Rp80.000 sampai Rp100.000. Di sejumlah wilayah pedalaman, harga bahkan disebut mencapai Rp120.000 per sak.

The Aceh Institute menilai kondisi tersebut ironis karena kapasitas terpasang PT SBA sebenarnya mencapai 5.400 ton per hari. Kapasitas itu dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan semen di Aceh apabila produksi dan distribusi diarahkan secara optimal.

Persoalan lainnya adalah pabrik tidak beroperasi pada kapasitas maksimal, sementara distribusi semen ke luar Aceh tetap berlangsung. Situasi tersebut dinilai menunjukkan adanya persoalan dalam perencanaan dan pengaturan pasokan selama masa pemulihan pascabanjir.

Peringatan mengenai kelangkaan semen juga bukan persoalan yang baru muncul dalam beberapa pekan terakhir. Pada 21 Desember 2025, Anggota DPR RI Nasir Djamil telah menyebut kelangkaan semen di Aceh tidak masuk akal dan meminta Kementerian Perindustrian turun tangan.

Kondisi serupa kembali disoroti pada 18 Juli 2026. Anggota DPRA Nora Idah Nita menyatakan persoalan kelangkaan semen di Aceh sebagai keadaan yang ironis.

"Aceh punya pabrik semen, tapi semen langka. Bagaikan tikus mati di lumbung padi," kata Nora Idah Nita.

Menurut The Aceh Institute, berbagai peringatan tersebut belum diikuti instruksi dari pemerintah pusat untuk memberikan prioritas pasokan semen bagi kebutuhan pemulihan Aceh.

Persoalan distribusi juga semakin berat karena pembangunan Koperasi Desa Merah Putih berlangsung bersamaan dengan proses rehabilitasi rumah dan infrastruktur pascabanjir. Di sisi lain, kelangkaan serta mahalnya solar turut meningkatkan biaya angkutan sehingga beban distribusi semen semakin besar.

Pemerintah Aceh baru memanggil PT Solusi Bangun Andalas pada awal Agustus 2026 untuk membahas persoalan pasokan semen. Dalam pertemuan tersebut, perusahaan kemudian menyampaikan janji untuk mengutamakan kebutuhan semen bagi Aceh.

The Aceh Institute menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hambatan teknis yang membuat kebutuhan semen Aceh tidak dapat diprioritaskan. Lembaga itu justru melihat persoalan yang terjadi selama delapan bulan lebih berkaitan dengan kelalaian dalam perencanaan dan pemenuhan kebutuhan korban banjir.

Direktur Eksekutif The Aceh Institute, Tarmizi, mengatakan kemampuan negara dalam menangani bencana secara mandiri perlu dibuktikan melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

"Jika negara tidak mampu menjamin semen di tanahnya sendiri, maka pernyataan mampu menangani sendiri belum terbukti," ujar Tarmizi.

Menurut dia, kebutuhan korban banjir pada dasarnya sederhana, yakni dapat kembali membangun rumah yang rusak dengan biaya yang masih terjangkau. Karena itu, ketersediaan material bangunan dengan harga wajar menjadi bagian penting dari pemenuhan hak korban bencana.

The Aceh Institute menegaskan, pemulihan pascabanjir tidak cukup hanya dengan mengetahui jumlah kerusakan dan besarnya kerugian. Ketersediaan bahan bangunan, kelancaran distribusi, serta harga yang dapat dijangkau masyarakat juga menjadi bagian penting agar proses pembangunan kembali rumah korban benar-benar berjalan.

BANDA ACEH | ACEHINFO - Delapan bulan setelah banjir besar melanda Aceh pada November 2025, pemenuhan hak dasar para korban masih menghadapi persoalan serius.

Pulang bawa lima podium! 🔥🏆Tim Safety Riding Capella Dinamik Nusantara menutup perjalanannya di The 17th Astra Honda Saf...
13/08/2026

Pulang bawa lima podium! 🔥🏆

Tim Safety Riding Capella Dinamik Nusantara menutup perjalanannya di The 17th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition 2026 dengan hasil yang membanggakan.

Dua podium disumbangkan Capella Honda Aceh lewat Reza N. & Gerhat E.T. yang meraih Juara 2 Group MD Class dan Novara Dita yang meraih Juara 3 Instructor AT Class.

Tiga podium lainnya datang dari Capella Honda Riau melalui kategori Instructor Sport, Innovation Safety Riding dan Advisor Community AT.

Tentunya hasil ini bukan didapat secara instan. Ada latihan, persiapan dan kerja sama tim yang akhirnya terbayar dengan lima podium di ajang nasional. 👏

Congrats untuk seluruh tim! Prestasi sudah dibawa pulang, semangat menyebarkan budaya keselamatan berkendara tentu tetap lanjut. 🔥

6 Atlet IODI Aceh Terbang ke Jakarta, Bidik Prestasi di Kejurnas Dancesport 2026    Aceh Dancesport Aceh IODI Aceh Kejur...
13/08/2026

6 Atlet IODI Aceh Terbang ke Jakarta, Bidik Prestasi di Kejurnas Dancesport 2026 Aceh Dancesport Aceh IODI Aceh Kejurnas Dancesport 2026 Olahraga Aceh

BANDA ACEH | ACEHINFO - Enam atlet terbaik Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Aceh bertolak ke Jakarta, Kamis (13/8/2026), untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dancesport 2026. Kontingen Aceh dilepas siang ini melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, dengan membawa target meraih prestasi di tingkat nasional.
Enam atlet yang memperkuat kontingen Aceh terdiri dari tiga atlet laki-laki dan tiga atlet perempuan, yakni Arifin, Aden, Dekdi, Alisa, Alya dan Putroe. Mereka berangkat bersama pelatih serta ofisial dan dijadwalkan terbang menuju Jakarta pada pukul 12.00 WIB.
Keberangkatan tersebut menjadi langkah awal bagi tim IODI Aceh sebelum tampil dalam Kejurnas Dancesport 2026. Ajang nasional itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (15/8/2026) di Ballroom Hotel Aston Grogol, Jakarta.
Menghadapi kompetisi yang mempertemukan atlet dari berbagai provinsi, IODI Aceh menyiapkan komposisi tim yang berimbang. Para atlet akan turun pada empat kategori yang menjadi andalan, yakni B-Boy, B-Girl, Hip Hop Dance dan Traditional Dance.
Ketua Pengprov IODI Aceh, Khairul Riza, mengatakan enam atlet yang diberangkatkan merupakan hasil dari proses seleksi yang dilakukan secara ketat. Persiapan mereka juga telah dilanjutkan melalui pemusatan latihan secara intensif sebelum menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Menurut Khairul, kesiapan atlet tidak hanya dibangun dari sisi teknik, tetapi juga mental bertanding. Ia berharap kemampuan yang dimiliki para atlet dapat dipadukan dengan kreativitas khas Aceh sehingga mampu memberikan penampilan terbaik di hadapan juri.
"Hari ini kita berangkat dengan kekuatan penuh yang setara, 3 putra dan 3 putri terbaik Aceh. Kami membawa satu tekad: mengharumkan nama Aceh di panggung nasional. Fisik dan mental anak-anak sudah sangat siap. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh agar perjuangan tim di Jakarta berjalan lancar dan mampu berprestasi untuk Aceh," ujar Khairul Riza di Bandara Sultan Iskandar Muda, sesaat sebelum boarding.
Ia menegaskan keberangkatan enam atlet tersebut bukan sekadar untuk memenuhi keikutsertaan Aceh dalam ajang nasional. Tim IODI Aceh diharapkan mampu menunjukkan hasil pembinaan yang selama ini dijalankan melalui penampilan kompetitif di tengah persaingan atlet dari berbagai daerah.
Kejurnas Dancesport 2026 juga menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga dancesport di Aceh. Kehadiran enam atlet dalam empat kategori pertandingan menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka sekaligus membuktikan bahwa talenta muda Aceh dapat bersaing di panggung nasional.
Dengan komposisi tiga atlet putra dan tiga atlet putri, IODI Aceh membawa kekuatan yang dinilai cukup seimbang menuju Jakarta. Perjuangan mereka akan dimulai setelah tiba di ibu kota dan berlanjut hingga pertandingan yang dijadwalkan digelar pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Dukungan masyarakat Aceh pun diharapkan menyertai perjalanan kontingen tersebut. IODI Aceh menargetkan para atlet dapat tampil maksimal, menjaga kesiapan fisik dan mental, serta membawa hasil terbaik bagi Aceh dari Kejurnas Dancesport 2026.

Keberangkatan tersebut menjadi langkah awal bagi tim IODI Aceh sebelum tampil dalam Kejurnas Dancesport 2026. Ajang nasional itu dijadwalkan berlangsung pada

🇮🇩 **PAKET MERDEKA HONDA – PROMO AGUSTUS!** 🔥Bulan kemerdekaan, waktunya bawa pulang Honda impian dengan penawaran spesi...
12/08/2026

🇮🇩 **PAKET MERDEKA HONDA – PROMO AGUSTUS!** 🔥

Bulan kemerdekaan, waktunya bawa pulang Honda impian dengan penawaran spesial! ❤️🤍

Mulai dari **Honda BeAT** yang emang paling bener buat nemenin aktivitas sehari-hari, hingga berbagai pilihan Honda lainnya:

🛵 **Matic** – praktis, stylish, dan nyaman
🏍️ **Sport** – tampil makin gagah dan berkarakter
⚡ **Honda EV** – pilihan berkendara modern dan ramah lingkungan

🎁 Ada juga **hadiah & program spesial** selama periode Agustus 2026 untuk tipe tertentu.

Mau tahu promo Honda yang paling cocok buat kamu?
Langsung hubungi atau kunjungi **Dealer Honda terdekat di Aceh!**

**Merdeka pilih Hondamu, merdeka nikmati perjalanannya! 🇮🇩🔥**

*Syarat & ketentuan berlaku.*

Relawan Bireuen Diminta Hadir Lebih Dekat, Nilai Pancasila Jangan Berhenti di Wacana    Gerakan Kebajikan Pancasila Rela...
12/08/2026

Relawan Bireuen Diminta Hadir Lebih Dekat, Nilai Pancasila Jangan Berhenti di Wacana Gerakan Kebajikan Pancasila Relawan Bireuen Samsul Bahri Tiyong

BIREUEN | ACEHINFO - Gerakan sosial berbasis kerelawanan di Kabupaten Bireuen diarahkan untuk semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Relawan tidak hanya diharapkan hadir ketika bantuan dibagikan, tetapi juga mampu mengenali persoalan warga dan ikut mencari solusi bersama.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan kepada Masyarakat yang berlangsung di Pondok Pesantren Darussalamah Al Aziziyah, Bireuen, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini menempatkan nilai-nilai Pancasila sebagai salah satu landasan dalam membangun gerakan sosial. Kepedulian, kebersamaan, persatuan, musyawarah dan rasa keadilan menjadi nilai yang didorong untuk diwujudkan melalui aktivitas relawan di lingkungan masyarakat.

Sejumlah narasumber turut memberikan penguatan dalam kegiatan tersebut, termasuk Anggota Komisi XIII DPR RI Samsul Bahri Tiyong dan Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP RI Kenny Tawarnate, S.IP., M.Si.. Turut hadir sebagai narasumber Imran Mahfudi, S.H., M.H. dan Tgk. Masykur.

[caption id="attachment_65658" align="alignnone" width="1000"] Narasumber dan peserta berfoto bersama dalam kegiatan penguatan relawan di Bireuen.[/caption]

Dalam konteks kegiatan tersebut, Pancasila dipandang bukan semata sebagai konsep yang dipahami secara teoritis. Nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan dapat terlihat dalam sikap dan tindakan ketika relawan berinteraksi dengan masyarakat.

Pendekatan itu membuat peran relawan tidak sebatas menjadi penyalur bantuan. Relawan diharapkan mampu membangun komunikasi dengan warga, mengetahui kebutuhan di lapangan dan mendorong penyelesaian persoalan secara bersama-sama.

Pola tersebut juga berkaitan dengan semangat gotong royong. Ketika masyarakat dilibatkan dalam melihat persoalan dan menentukan langkah penyelesaian, gerakan sosial diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih berkelanjutan.

Selain kepedulian sosial, penguatan relawan juga diarahkan untuk menjaga hubungan antarmasyarakat di tengah keberagaman. Perbedaan latar belakang dinilai tidak semestinya menghambat kerja sama dalam menghadirkan manfaat bagi lingkungan.

Relawan pun diharapkan dapat mengambil peran dalam membangun suasana yang saling menghormati, menjaga persatuan serta mengedepankan musyawarah ketika menghadapi persoalan bersama.

Melalui kegiatan tersebut, gerakan kebajikan di Bireuen diharapkan berkembang dari sekadar aktivitas bantuan menjadi gerakan sosial yang konsisten hadir di tengah masyarakat.

Dengan demikian, nilai Pancasila tidak berhenti sebagai slogan, tetapi dapat terlihat melalui tindakan sederhana: peduli terhadap sesama, menjaga kebersamaan dan ikut mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

BIREUEN | ACEHINFO - Gerakan sosial berbasis kerelawanan di Kabupaten Bireuen diarahkan untuk semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Relawan tidak hanya

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.Turut berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah Prof. Dr. Warul Walidin AK, MA, R...
12/08/2026

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Turut berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah Prof. Dr. Warul Walidin AK, MA, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh periode 2018–2022, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf Almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan.

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. 🤲

HRD Pimpin Rapat Fraksi PKB di DPRA, Tekankan Kekompakan dan Respons terhadap Aspirasi Rakyat    Fraksi PKB HRD PKB Aceh...
11/08/2026

HRD Pimpin Rapat Fraksi PKB di DPRA, Tekankan Kekompakan dan Respons terhadap Aspirasi Rakyat Fraksi PKB HRD PKB Aceh Ruslan M Daud

BANDA ACEH | ACEHINFO - Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), memimpin langsung rapat Fraksi PKB di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Selasa (11/8/2026). Rapat tersebut membahas sejumlah isu dan persoalan masyarakat yang dinilai membutuhkan perhatian khusus dari anggota DPRA Fraksi PKB.
Dalam rapat itu, HRD meminta seluruh anggota Fraksi PKB tetap aktif menyuarakan kepentingan masyarakat, termasuk ketika menghadapi tekanan maupun kritik. Ia menegaskan, keberadaan anggota dewan harus diarahkan untuk menyahuti berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
“Anggota Dewan Fraksi PKB jangan Cengeng, walau kita dihantam atau dihajar kita tetap harus tampil untuk menyahuti suara rakyat,” tegas HRD.
Menurut HRD, kekompakan menjadi salah satu modal utama bagi PKB Aceh dalam menjalankan tugas politik dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan seluruh kader dan anggota Fraksi PKB agar menjaga soliditas internal.
“Kekompakan kita adalah kunci utama kekuatan PKB Aceh, serahkan rakyat yang akan menilai. Jika kita kompak tentu rakyat akan lebih percaya pada partai yang kompak dari pada partai yang pecah di dalamnya,” ujarnya.
Ia juga menginstruksikan anggota Fraksi PKB untuk memperluas komunikasi dengan masyarakat, khususnya generasi muda. HRD meminta kader turun langsung ke lapangan untuk bertemu dan berdiskusi dengan anak-anak muda, termasuk kalangan santri.
“Sekarang intruksi saya adalah turun kelapangan, temui dan diskusi dengan anak muda cerdik, pandai dan santri. Ajak bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa,” tegas HRD.
HRD menyebut PKB merupakan partai terbuka yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam politik. Menurut dia, pembangunan Aceh membutuhkan banyak anak muda berbakat yang memiliki kemauan untuk berkontribusi melalui jalur politik.
Karena itu, ia mendorong anggota dan kader PKB untuk tidak hanya menjalankan aktivitas politik di lingkungan internal partai. Kehadiran kader di tengah masyarakat dinilai penting untuk membangun komunikasi sekaligus memahami persoalan yang membutuhkan perhatian.
Dalam rapat tersebut, HRD turut menekankan pentingnya komunikasi yang progresif antara Fraksi PKB dengan pihak eksekutif. Ia meminta anggota dewan memberikan dukungan terhadap kebijakan yang dinilai benar, memperkuat kebijakan yang masih lemah, serta menyampaikan kritik apabila terdapat kebijakan eksekutif yang dinilai keliru.

[caption id="attachment_65645" align="alignnone" width="1280"] HRD memimpin rapat Fraksi PKB di Kantor DPRA, Selasa (11/8/2026). Foto: Dok. PKB Aceh[/caption]
Sikap tersebut, kata HRD, menjadi bagian dari tugas Fraksi PKB dalam menjalankan fungsi politik dan pengawasan. Ia meminta komunikasi antara legislatif dan eksekutif tetap diarahkan pada kepentingan masyarakat dan pembangunan Aceh.
HRD kemudian mengingatkan kembali posisi PKB sebagai partai pengusung pasangan Mualem-Dekfad. Menurutnya, perjuangan memenangkan pasangan tersebut harus dilanjutkan dengan pengawalan terhadap jalannya pemerintahan.
“Saya tegaskan sekali lagi, kita adalah partai pengusung pasangan Mualem-Dekfad yang berjuang keras dalam memenangkan pasangan tersebut, mengawal suksesnya pemerintahan mualem adalah tugas kita, abaikan jika ada segelintir politisi yang berusaha menghapus jejak sejarah ini,” pungkasnya.
HRD menyatakan keyakinannya bahwa Mualem merupakan sosok yang memiliki sikap setia kawan. Ia menilai hubungan politik dan koalisi yang telah dibangun bersama PKB perlu tetap dijaga.
HRD juga meyakini Mualem bukanlah tipe orang yang “kacang lupa kulitnya”. Menurut dia, sikap setia kawan tersebut juga berkaitan dengan posisi PKB sebagai bagian dari partai koalisi yang mendukung pasangan Mualem-Dekfad.
Rapat Fraksi PKB tersebut menjadi forum bagi HRD untuk menyampaikan sejumlah arahan kepada anggota fraksi, mulai dari respons terhadap persoalan masyarakat, penguatan kekompakan internal, perluasan komunikasi dengan generasi muda, hingga hubungan dengan pihak eksekutif.
Melalui arahan tersebut, HRD meminta anggota Fraksi PKB tetap hadir di tengah masyarakat dan menjalankan peran politik secara konsisten. Ia menekankan pentingnya kekompakan sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi PKB Aceh di tengah masyarakat.

BANDA ACEH | ACEHINFO - Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), memimpin langsung rapat Fraksi PKB

Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Mawardi Nur menetapkan tiga fokus utama dalam kepemimpinannya, yakni meningkatk...
10/08/2026

Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Mawardi Nur menetapkan tiga fokus utama dalam kepemimpinannya, yakni meningkatkan lifting minyak dan gas bumi, mengoptimalkan potensi sumur tua dan sumur masyarakat, serta memperkuat peran pelaku usaha dan sumber daya manusia (SDM) Aceh dalam industri hulu migas.

Hal tersebut disampaikan Mawardi dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala BPMA dari Nasri Djalal kepada dirinya di Kantor BPMA, Banda Aceh, Senin (10/8/2026). Menurut Mawardi, ketiga fokus tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja BPMA sekaligus memastikan sektor hulu migas memberikan manfaat lebih besar bagi ketahanan energi, penerimaan negara, dan pembangunan Aceh.

Untuk meningkatkan lifting, BPMA akan mendorong optimalisasi produksi lapangan eksisting, percepatan pengembangan lapangan baru, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sinergi dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Sementara itu, potensi sumur tua dan sumur masyarakat akan dioptimalkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap mengedepankan legalitas, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, produktivitas, dan kepastian hukum.

Mawardi juga menegaskan pentingnya memperluas keterlibatan pengusaha lokal serta meningkatkan kapasitas SDM Aceh agar mampu mengambil peran lebih besar dalam rantai bisnis industri hulu migas.

Selain itu, BPMA akan membuka ruang investasi dan kerja sama yang sehat dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta tata kelola yang baik. Mawardi menegaskan tidak boleh ada sekat kelompok maupun kepentingan pribadi dalam menjalankan tugas kelembagaan.

Pemerintah Aceh berharap kepemimpinan Mawardi dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, SKK Migas, KKKS, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga pengelolaan migas semakin optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Aceh.

Nasri Djalal turut menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran BPMA dan berharap kepemimpinan Mawardi dapat membawa BPMA menjadi lembaga yang semakin kuat dan profesional.

Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi jaringan narkoba yang beroperasi di wi...
10/08/2026

Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi jaringan narkoba yang beroperasi di wilayah hukum Polda Aceh. Pernyataan itu disampaikan Ruddi dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Senin (10/8/2026).

Ia memperingatkan seluruh jaringan narkoba, khususnya bandar dan kurir, agar segera menghentikan aktivitas mereka atau menghadapi tindakan tegas dari kepolisian. “Tidak ada ruang narkoba di Tanah Rencong,” tegas Ruddi.

Ruddi mengatakan dirinya bukan orang baru dalam upaya pemberantasan narkoba di Aceh. Sebelum menjabat sebagai Kapolda Aceh, ia pernah bertugas sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh pada 2022. Karena itu, ia memahami tantangan pemberantasan narkotika di wilayah Aceh yang berada pada jalur strategis dan rawan dimanfaatkan sebagai jalur transit.

Dalam pernyataannya, Ruddi menyampaikan tiga peringatan. Pertama, kepada para bandar narkoba agar segera menghentikan aktivitasnya. Ia menegaskan polisi akan mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap mereka yang masih menjalankan bisnis narkotika.

Kedua, Ruddi meminta para kurir tidak mempertaruhkan kehidupan dan masa depan hanya demi keuntungan sesaat. Menurutnya, keterlibatan dalam jaringan narkoba tidak sebanding dengan risiko hukum dan dampak yang harus ditanggung.

Ketiga, ia mengimbau para pengguna narkoba untuk segera berhenti dan menyadari dampak buruk narkotika terhadap diri sendiri maupun keluarga. Ia berharap pengguna tidak terus terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan.

Ruddi juga menegaskan Aceh memiliki posisi penting dalam menjaga moral dan penegakan hukum. Menurutnya, kondisi geografis Aceh yang menjadi salah satu jalur transit membuat pemberantasan narkoba harus dilakukan secara serius dan tanpa kompromi.

“Aceh benteng terakhir penjaga moral dan hukum, Aceh tempat transit dari para bandar narkoba. Oleh sebab itu tidak ada kompromi untuk para bandar dan kurir narkoba di wilayah Aceh,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan kepolisian akan terus memburu para pelaku dan mengejar keuntungan yang diperoleh dari bisnis narkoba. “Ingat para bandar narkoba dan kurir, saya kejar kamu dan saya akan miskinkan kamu,” tegas Ruddi.

Address

Banda

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Acehinfo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Acehinfo:

Shortcuts

Share

Category