10/08/2026
Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf, menilai pelaksanaan Kongres II PNA terlalu terburu-buru dan belum berada pada momentum yang tepat. Menurutnya, masih terdapat persoalan mendasar di internal partai yang perlu diselesaikan sebelum kongres digelar.
Salah satu persoalan yang disorot adalah masih adanya struktur DPW PNA kabupaten/kota yang belum terisi, yang menunjukkan konsolidasi organisasi belum sepenuhnya tuntas. Irwandi menilai kongres dalam kondisi tersebut berisiko menghasilkan keputusan yang tergesa-gesa dan menguntungkan pihak tertentu.
Selain struktur organisasi, Irwandi juga menyoroti dugaan penyelewengan atau penggunaan anggaran partai. Ia mendorong dilakukan audit internal untuk memastikan pengelolaan keuangan partai transparan, dapat dipertanggungjawabkan, dan sesuai aturan organisasi.
Irwandi menegaskan sikapnya bukan berarti menolak kongres sebagai mekanisme demokrasi partai. Menurutnya, kongres tetap penting sebagai forum tertinggi untuk menentukan arah, kepemimpinan, dan masa depan PNA, tetapi harus dilaksanakan setelah organisasi benar-benar siap dan persoalan internal terselesaikan.
Kongres II PNA sendiri berlangsung di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, pada 8–9 Agustus 2026. Irwandi berharap seluruh proses kongres berjalan matang, transparan, dan demokratis demi menjaga soliditas serta masa depan partai. (Serambinews)
Terima Kasih tidak berkata kasar dan menghujat dikolom komentar akun Tercyduck Aceh