Seputar Nagan Raya

Seputar Nagan Raya Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Seputar Nagan Raya, nagan raya, Banda.

INFORMASI TANAH RAMEUNE
(NAGAN RAYA)| (ACEH) |( INDONESIA) |(INTERNASIONAL)

Yuk ikuti kami, informasi yang akurat dan terpercaya ada disini 🙏 📸🎥

Ikutin juga:
IG : .naganraya
Tiktok: .nagan.raya
WA: 0822 43521318

BITHE.co - Sengketa keterbukaan informasi antara Yayasan APEL Green Aceh dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terkait dok...
07/09/2026

BITHE.co - Sengketa keterbukaan informasi antara Yayasan APEL Green Aceh dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terkait dokumen kerja sama rencana investasi Rp200 triliun memasuki tahap pembuktian di Komisi Informasi Aceh (KIA).

Dalam persidangan, Pemkab Nagan Raya menyatakan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersedia, namun dikategorikan sebagai informasi yang dikecualikan. Sementara dokumen Memorandum of Understanding (MoU) yang dimohonkan APEL disebut tidak tersedia di Sekretariat Daerah Nagan Raya.

Direktur Eksekutif Yayasan APEL Green Aceh, Rahmad Syukur, meminta KIA menguji dasar hukum pemerintah dalam mengecualikan dokumen PKS tersebut.

“Pemerintah berbicara tentang investasi Rp200 triliun, tetapi ketika masyarakat meminta melihat dokumen kerja samanya, dokumen itu justru ditutup,” kata Rahmad Syukur, Minggu (6/9/2026).

Menurutnya, pemerintah harus menjelaskan bagian dokumen yang dikecualikan beserta dasar hukumnya, bukan sekadar menyatakan dokumen tersebut rahasia.

“Pemerintah tidak cukup hanya mengatakan dokumen ini rahasia. Mereka harus mampu membuktikan secara hukum mengapa rakyat tidak boleh mengetahui isi kerja sama investasi Rp200 triliun tersebut,” ujarnya.

APEL menilai informasi mengenai investor, bentuk kerja sama, rencana proyek serta potensi dampak sosial dan lingkungan penting diketahui masyarakat, terutama karena investasi tersebut bernilai besar.

Syukur menegaskan pihaknya tidak menolak investasi, tetapi meminta keterbukaan informasi agar rencana tersebut dapat diawasi publik.

“Kami tidak meminta pemerintah menghentikan semua investasi. Kami meminta keterbukaan. Buka informasinya. Jelaskan siapa investornya, apa proyeknya, bagaimana kerja samanya, apa dampaknya,” ungkapnya.

Dalam tahap pembuktian, para pihak akan menyampaikan alat bukti dan argumentasi mengenai status dokumen PKS tersebut.

“Rp200 triliun adalah angka yang terlalu besar untuk dibiarkan menjadi cerita tanpa dokumen yang bisa diperiksa publik. Rakyat Nagan Raya berhak tahu apa yang sedang direncanakan atas nama pembangunan,” tuturnya.

sumber: bithe.co

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh menyebutkan sejumlah korporasi tambang batu bara dan sebuah PLTU yang beroperasi d...
07/09/2026

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh menyebutkan sejumlah korporasi tambang batu bara dan sebuah PLTU yang beroperasi di daerah ini diduga menunggak kewajiban pajak makan minum atau PB1 yang mencapai Rp4,2 miliar.

“Ada tiga perusahaan yang menjadi sorotan utama, yakni PT TB, PT BE, serta PT MP yang mengelola sebuah PLTU di Nagan Raya,” kata Plt Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Nagan Raya Kausar Rozi kepada ANTARA, di Meulaboh, Sabtu.

Ia menjelaskan, sejak Januari sampai awal September saat ini, perusahaan-perusahaan tersebut belum menyampaikan laporan penyediaan bahan makan-minum.

“Padahal, potensi pajak yang belum dibayarkan ini cukup besar," ujar nya.

Berdasarkan kalkulasi dan estimasi BPKD Nagan Raya, potensi pajak makan-minum yang mengendap dari perusahaan-perusahaan tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Diantaranya PT TB dan PT BE sekitar Rp3 miliar per tahun dan PT MP dengan potensi pajak sekitar Rp1,2 miliar per tahun.

Ia juga mengakui sejak Januari 2026 lalu, beberapa perusahaan tersebut juga belum menyampaikan laporan retribusi maupun penyediaan bahan makanan.

Kausar Rozi mengatakan pihaknya juga mengeluhkan kurangnya sikap kooperatif dari sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di wilayah tersebut terkait kewajiban pajak makan dan minum (PB1).

Meski Pemkab Nagan Raya telah menyurati perusahaan-perusahaan tersebut, baik melalui Surat Bupati Nagan Raya maupun surat kepala dinas, hingga kini belum ada iktikad baik atau respons resmi dari manajemen perusahaan terkait penyampaian data kontrak bahan makanan.

Kami sudah mencoba memanggil dan sekitar tiga bulan lalu sempat duduk bersama untuk menyosialisasikan kewajiban ini. Namun sampai hari ini, belum ada respons terkait permintaan data kontrak bahan makanan yang menjadi objek PB1. Bisa dikatakan mereka belum kooperatif," tegasnya.

Kausar menjelaskan langkah tegas ini diambil Pemkab Nagan Raya dalam rangka menjalankan amanat Bupati Teuku Raja Keumangan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2026.

selanjutnya...

update hargi saawit
01/09/2026

update hargi saawit

01/09/2026

"beutong bukan tanah kosong "
Ryandi, seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, tiba-tiba ditangkap sekitar seminggu sebelum aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026. Ia kemudian ditahan di Polda Metro Jaya.

Yang menjadi pertanyaan, apa sebenarnya keterkaitan Ryandi dengan aksi warga Pati di depan DPR?

Hingga kini, alasan penangkapan dan penahanannya masih menjadi tanda tanya. Selama ini, kritik yang kerap disuarakan Ryandi justru banyak berkaitan dengan kondisi di tanah kelahirannya, Aceh.

Lalu, mengapa seorang mahasiswa hukum dari Aceh justru harus berakhir di balik jeruji besi ibu kota?

Jika memang ada dugaan tindak pidana, publik tentu berhak mengetahui dasar hukum dan bukti yang menjadi alasan penangkapannya.

Jangan sampai hukum hanya terlihat tegas kepada mereka yang bersuara.

sumber:

RRI.CO.ID, S**a Makmue - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melepas 14 putra-putri terbaik daerah yang akan melanjutkan pen...
27/08/2026

RRI.CO.ID, S**a Makmue - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melepas 14 putra-putri terbaik daerah yang akan melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi di Timur Tengah melalui kegiatan tasyakuran di Aula Kantor Kementerian Agama Nagan Raya, Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan yang dirangkai dengan pelepasan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap generasi muda Nagan Raya yang akan menempuh pendidikan di luar negeri.

Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Mahlil, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Nagan Raya yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Dari 14 calon mahasiswa, sebanyak 13 orang akan melanjutkan pendidikan ke Mesir dan satu orang lainnya ke Maroko.

“Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memberikan doa, motivasi, dan pesan kepada putra-putri terbaik Nagan Raya yang akan menempuh pendidikan di negeri Timur Tengah yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat ilmu pengetahuan dan peradaban Islam,” ujar Mahlil.

Mahlil mengatakan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memandang pendidikan sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, integritas, serta akhlak yang mulia.

Ia mengingatkan para calon mahasiswa untuk bersyukur atas kesempatan melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah sekaligus menjalankan kesempatan tersebut dengan penuh tanggung jawab. “Ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” kata Mahlil.

Menurut Mahlil, para mahasiswa nantinya tidak hanya mempelajari ilmu agama, bahasa Arab, dan disiplin ilmu lainnya, tetapi juga akan berinteraksi dengan budaya, tradisi, pemikiran, dan kehidupan masyarakat dari berbagai negara. Ia meminta para calon mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan dan memperdalam ilmu pengetahuan.

selanjutnya...

SERAMBINEWS.COM, S**A MAKMUE – Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nagan Raya melakukan penangkapan dan pemantauan ve...
27/08/2026

SERAMBINEWS.COM, S**A MAKMUE – Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nagan Raya melakukan penangkapan dan pemantauan vektor atau binatang pembawa penyakit di sejumlah lokasi dalam wilayah kabupaten tersebut.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (21-22/8/2026), dengan sasaran sejumlah vektor seperti nyamuk, lalat, dan tikus.

Pemantauan dilakukan di Gampong Lhok Kuala Pesisir, Gampong Blang Teungoh dan Ujong Patihah, Kecamatan Kuala, serta Gampong Babah Dua, Kecamatan Tadu Raya.

Plt Kepala Dinkes Nagan Raya, Hj Syarifah Burhani SE MSi, didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Safrizal SKM, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengetahui jenis, tingkat kepadatan, serta penyebaran populasi vektor.

Selain itu, kegiatan dilakukan untuk mengukur risiko penularan penyakit sehingga langkah pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan secara tepat.

"Tim menemukan jenis nyamuk dan lalat yang dapat menjadi vektor penular penyakit kepada manusia, seperti malaria, DBD, kaki gajah, chikungunya, diare dan leptospirosis," jelas Syarifah, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan binatang pembawa penyakit antara lain tumpukan sampah, semak belukar, serta genangan air.

Karena itu, Dinkes Nagan Raya mengimbau masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan lingkungan sekitar rumah, serta mengelola sampah plastik dengan baik.

"Kesadaran masyarakat sangat penting untuk mencegah berkembangbiaknya binatang pembawa penyakit," ujarnya.

Syarifah menambahkan, Dinkes Nagan Raya memiliki 24 tenaga terlatih dalam surveilans vektor dan binatang pembawa penyakit. Seluruh tenaga tersebut telah memiliki sertifikasi dari Kementerian Kesehatan.

Para tenaga tersebut bertugas melakukan pemantauan terhadap vektor dan binatang pembawa penyakit di seluruh puskesmas yang berada di Kabupaten Nagan Raya.

selanjutnya...

update harga sawit ...
26/08/2026

update harga sawit ...

gas
26/08/2026

gas

BNN bersama BNN provinsi Aceh dan Polres Nagan Raya memusnahkan sekitar 30.000 batang tanaman g***a siap panen. Tanaman ...
17/08/2026

BNN bersama BNN provinsi Aceh dan Polres Nagan Raya memusnahkan sekitar 30.000 batang tanaman g***a siap panen. Tanaman itu didapatkan dari dua titik lahan seluas kurang lebih 12 hektare di kawasan pegunungan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada Sabtu dan Minggu, 15-16 Agustus 2026.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNN Provinsi Aceh, Dedy Tabrani, dengan melibatkan 35 personel gabungan BNN Provinsi Aceh dan Polres Nagan Raya. Tim harus menempuh medan pegunungan yang berat hingga mencapai lokasi pada ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Penindakan ini menjadi langkah nyata BNN dalam memutus mata rantai produksi dan peredaran gelap narkotika. Sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNN Provinsi Aceh, Dedy Tabrani di lokasi penemuan g***a siap panen di kawasan pegunungan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Minggu (16/8/2026).

Dua titik lahan g***a tersebut ditemukan di Dusun Alue Jring, Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Tanaman g***a yang ditemukan memiliki ketinggian sekitar 1,5 hingga 3,5 meter dengan jarak tanam sekitar 80 sentimeter. Tanaman diperkirakan telah berusia empat bulan dan berada dalam kondisi siap panen.

Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung mencabut seluruh tanaman g***a hingga ke akarnya. Selanjutnya, tanaman tersebut dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar sesuai prosedur yang berlaku. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tanaman g***a tidak kembali dimanfaatkan serta mencegahnya masuk ke dalam mata rantai peredaran gelap narkotika.

Pemusnahan lahan g***a tersebut merupakan bagian dari upaya BNN memberantas narkotika dari hulu dengan menyasar sumber produksinya. Upaya ini penting dilakukan untuk mencegah pasokan narkotika berkembang dan menjangkau masyarakat lebih luas, sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap narkotika.

selanjutnya...

15/08/2026

Address

Nagan Raya
Banda
23662

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Seputar Nagan Raya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Seputar Nagan Raya:

Shortcuts

Share