15/08/2026
Prabowo Heran, Banyak Rakyat Masih Miskin dan Tinggal di Gubuk, Tapi Tetap Bisa Tersenyum
Presiden Prabowo Subianto mengakui masih banyak rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Namun, ia mengaku heran karena masyarakat yang hidup dalam keterbatasan tetap mampu menunjukkan senyum dan keramahan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan motor listrik nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).
“Rakyat kita masih banyak yang miskin. Yang luar biasa rakyat kita yang paling miskin pun masih bisa tersenyum. Mungkin bajunya hanya satu, satu setel. Rumahnya hanya gubuk, makanya saya tidak mengerti, masih bisa tersenyum," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, keramahan merupakan sifat asli bangsa Indonesia yang sudah melekat dalam karakter masyarakat. Namun, ia menilai sifat tersebut kerap dianggap bangsa lain sebagai kelemahan.
"We are considered the soft state. Kita kadang-kadang lambat untuk menyadari apa yang terjadi di sekitar kita dan di kita," ujarnya.
Prabowo juga menyoroti sumber daya alam Indonesia yang selama bertahun-tahun diambil dan diselundupkan tanpa dinikmati sepenuhnya oleh rakyat. Ia mengingatkan generasi muda untuk memahami sejarah agar tidak terus menjadi korban dari kepentingan bangsa lain.
"Kaum muda, belajarlah sejarah. Bangsa yang tidak mengerti sejarah akan dihukum oleh sejarah. Kalau kita tidak mengerti bagaimana perilaku bangsa-bangsa lain terhadap kita, kita mungkin selalu akan jadi korban," ungkapnya.
Di sisi lain, Prabowo menegaskan Indonesia merupakan bangsa yang ditakdirkan hidup dalam keberagaman, dengan berbagai suku, agama, dan bahasa daerah. Meski berbeda-beda, masyarakat Indonesia dinilainya mampu hidup rukun dan damai.
"Itu yang banyak bangsa merasa heran dengan kita," tegas Prabowo.