kelampung_geh

kelampung_geh Media informasi wisata,budaya,event dan info" menarik lainnya di lampung

Waktunya bangun pagi, lari bareng, dan seru-seruan! HS RUN 5K siap bikin akhir pekan kamu beda dari biasanya ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ—“ Sabtu, 1...
12/01/2026

Waktunya bangun pagi, lari bareng, dan seru-seruan! HS RUN 5K siap bikin akhir pekan kamu beda dari biasanya ๐Ÿ’ฅ
๐Ÿ—“ Sabtu, 17 Januari 2026
โฐ Flag Off 06.00 WIB
๐Ÿ“ PKOR Way Halim, Bandar Lampung
๐ŸŽ Doorprize ratusan juta rupiah
๐Ÿ๏ธ 10 Honda Beat siap dibawa pulang!
๐ŸŽถ Live Music & Special Performance
๐Ÿ’ธ Registrasi cuma Rp50K
๐Ÿ“ฒ Scan QR & daftar sekarang
๐Ÿ”ฅ Lari bareng, seru bareng, menang bareng!


.beranikitabeda dan *

Final Lineup Lampung ya prend... mimin habis ini mau siap-siap dulu nih ke PKOR nyiapin tempat buat pertemuan kita. Suda...
11/01/2026

Final Lineup Lampung ya prend... mimin habis ini mau siap-siap dulu nih ke PKOR nyiapin tempat buat pertemuan kita. Sudah siap dengan pertemuan seru nanti? siapin semua prend, cepat beli HS sebelum ludes.
Hey Slank Lampung
๐Ÿ“PKOR WAY HALIM
โŒš๏ธ17 JANUARI 2026


Seorang pria di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, berinisial CS (35) ditangkap polisi karena menyetubuhi putri tiri...
09/01/2026

Seorang pria di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, berinisial CS (35) ditangkap polisi karena menyetubuhi putri tirinya sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
CS diamankan di kediamannya pada Jumat (2/1/2026) pukul 14.30 WIB tanpa perlawanan.

Kapolres Pringsewu, AKBP Yunnus Saputra mengatakan kasus terbongkar setelah ibu kandung korban melaporkan perbuatan suaminya ke polisi.

"Berdasarkan hasil penyelidikan terkait laporan tersebut, pada akhir Desember 2025 korban mengeluhkan sakit pada kemaluannya. Kemudian dibawa ke dokter dan diketahui adanya infeksi," katanya, Jumat (9/1/2026).

"Atas hal tersebut, ibu korban kemudian bertanya dan akhirnya diketemukan bahwa korban sering ditiduri oleh suaminya sekaligus ayah tiri korban," lanjutnya.

Berdasarkan hal tersebut, ibu korban akhirnya membuat laporan hingga akhirnya pelaku CS ditangkap.

Dari hasil penyelidikan, peristiwa tindak pidana tersebut telah berlangsung bertahun-tahun lamanya sejak korban masih duduk di bangku kelas 5 SD.

"Jadi sejak kelas 5 SD hingga kini korban kini duduk di kelas 2 SMA," ungkapnya.

Atas perbuatannya, CS kini ditahan di Mapolres Pringsewu dan dijerat dengan pasal 473 ayat (2) KUHP tentang persetubuhan terhadap anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun 3 bulan. Karena perbuatan dilakukan oleh orang tua tiri terhadap anak, maka ancaman pidana dapat diperberat dengan penambahan hukuman sepertiga,.

"Selain KUHP, pelaku juga dijerat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara " tegas Yunnus.

Artikel. Detik.sumbagsel

Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan tunggal mobil innova yang tabrak tiang listrik di depan Gaharu Car Wash, Jalan ...
09/01/2026

Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan tunggal mobil innova yang tabrak tiang listrik di depan Gaharu Car Wash, Jalan Pagar Alam, Langkapura, Bandar Lampung, bertambah menjadi tiga orang.
Setelah Sebelumnya, ada dua korban lain yang lebih dulu meninggal dunia, yakni Bripda Helmi Apriansyah yang wafat pada Minggu (4/1) dan Lia Febriyani, mahasiswi univ. Malahayati yang wafat pada hari selasa (9/1)

Korban meninggal ke 3 Bripda Wayan Dewa Pramudia, anggota Polresta Bandar Lampung, meninggal setelah menjalani perawatan di ICU RSUDAM, Jumat (9/1) pukul 05.30 WIB, dikonfirmasi Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati.

Halo, Prend!Lelang Vespa  dan Bass  Slank untuk donasi bencana alam di Sumatra akan kita tutup pada tanggal 16 Januari 2...
08/01/2026

Halo, Prend!
Lelang Vespa dan Bass Slank untuk donasi bencana alam di Sumatra akan kita tutup pada tanggal 16 Januari 2026 dan pengumuman pemenangnya 17 Januari 2026.

So buat kamu yang masih pengen ikutan nge-bit, masih di tunggu di kolom komentar postingan LELANG VESPA KAKA & BASS IVANKA SLANK di ya pren!




beranikitabeda dan *

Seorang pengemudi ojek daring (ojol) nekat membawa kabur laptop milik pelanggan yang seharusnya diantarkannya. Pelaku be...
08/01/2026

Seorang pengemudi ojek daring (ojol) nekat membawa kabur laptop milik pelanggan yang seharusnya diantarkannya. Pelaku berinisial DPK (35) tersebut mengaku melakukan aksi tersebut demi mendapatkan uang untuk merayakan malam pergantian tahun.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Faria Arista, menjelaskan bahwa pelaku ditangkap pada Minggu (4/1/2026) malam. Selain membawa kabur laptop, pelaku juga menggelapkan mesin fingerprint milik korban berinisial WG.

"Pelaku ditangkap karena menggelapkan laptop dan mesin fingerprint milik korban yang mengordernya mengantarkan barang," kata Faria di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (7/1/2026) malam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, barang-barang milik korban telah dijual oleh pelaku. Uang hasil penjualan tersebut diakuinya telah habis digunakan untuk berfoya-foya saat malam tahun baru kemarin.

"Pengakuan pelaku katanya untuk merayakan malam tahun baru 2026 kemarin, dijual seharga Rp 650.000," ujar Faria.

Peristiwa ini bermula pada 30 Desember 2025 ketika korban memesan jasa antar barang melalui aplikasi Maxim dari Kecamatan Tanjung Senang. Korban bermaksud mengirimkan satu unit laptop dan mesin fingerprint ke sebuah kafe di wilayah Kecamatan Kedaton.

Kecurigaan muncul saat korban memeriksa posisi pelaku melalui aplikasi. Meskipun pelaku mengaku sudah tiba di lokasi tujuan dan menyerahkan barang, titik GPS menunjukkan pelaku berada jauh dari kafe tersebut.

Saat dikonfirmasi, pelaku tetap bersikeras bahwa barang telah diterima seseorang di lokasi tujuan. Ketika korban meminta barang dikembalikan, pelaku justru meminta korban mentransfer uang sebesar Rp 150.000 dengan alasan biaya bensin atau perjalanan kembali.

Korban sempat bernegosiasi dengan menawarkan uang Rp 200.000 jika barang dikembalikan secara langsung, namun pelaku menolak dan tetap meminta uang ditransfer terlebih dahulu.

Faria menambahkan, dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan akun ojol yang tidak sesuai dengan identitas aslinya. "Pelaku menggunakan akun yang berbeda, baik itu foto, jenis kendaraan, maupun nomor plat kendaraannya," pungkas Faria.

Sumber berita: Kompascom

Pegawai salah satu bank BUMN di Lampung, Hendra Winata (24), dianiaya oleh anak purnawirawan Polri. Korban mengalami luk...
06/01/2026

Pegawai salah satu bank BUMN di Lampung, Hendra Winata (24), dianiaya oleh anak purnawirawan Polri. Korban mengalami luka pada bagian kepalanya. Adapun identitas pelaku yang menganiaya korban berinisial DE.

Kepada detikSumbagsel, Hendra mengatakan peristiwa penganiayaan tersebut terjadi ditanggal 4 Januari 2025 di rumah pribadi ayah pelaku saat menanyakan speaker yang hilang.

"Jadi hari itu saya berada di kosan teman saya. Memang teman ini ada yang kehilangan speaker, beberapa teman ini lihat Dendi ini sempat membawa speaker tersebut sebelum hilang," katanya, Selasa (6/1/2026).

"Selanjutnya, kami bertanya kepada Dendi tapi nggak ngaku. Akhirnya datang bapaknya yang juga pemilik kos, kebetulan memang dia purnawirawan polisi," lanjutnya.

Kemudian ayah Dendi membawa korban dan dua temannya ke rumah pribadinya. Di sana, Hendra menjelaskan terjadi perdebatan hingga akhirnya dirinya dianiaya menggunakan gagang sapu.

"Di sana itu berdebat, ayah Dendi ini ngomong kasar dan ngancem kami. 'Ini anak saya kalau dia ambil bunuh saja, tapi kalau nggak ambil kalian yang saya bunuh'. Terus Dendi ini nampar saya sekali lalu setelah berdebat akhirnya Dendi ambil sapu dan pukul kepala saya hingga pecah," jelasnya.

Melihat hal tersebut, kedua rekan Hendra berupaya membuka pagar yang sebelumnya telah dikunci untuk bisa melarikan diri.

Atas hal tersebut, Hendra harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan akibat luka di kepalanya. Ia juga mengaku telah membuat laporan ke Polsek Kedaton.

"Saya berharap ada keadilan atas peristiwa yang saya alami. Semoga polisi bisa menangkap pelaku meski yang bersangkutan ini anak dari purnawirawan Polri," tandasnya.

Sumber berita: Detikcom

LAMPUNG!!!! Sampai ketemu tanggal 17 Januari 2026, di PKOR Way Halim. Siapkan Dua bungkus rokok HS varian Mild atau Slim...
05/01/2026

LAMPUNG!!!! Sampai ketemu tanggal 17 Januari 2026, di PKOR Way Halim. Siapkan Dua bungkus rokok HS varian Mild atau Slim dapatkan di , atau warung terdekatmu untuk mendapatkan tiket masuk HEY SLANK LAMPUNG.
.beranikitabeda

Nasib nahas dialami pemudik asal Bekasi saat melintas di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Lampung Selatan. Ia...
05/01/2026

Nasib nahas dialami pemudik asal Bekasi saat melintas di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Lampung Selatan. Ia menjadi korban aksi begal bersenjata tajam yang terjadi pada dini hari, hingga sepeda motor miliknya raib dibawa kabur pelaku.

Korban bernama Maedi Afriwan, warga Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Peristiwa mencekam itu terjadi pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 02.14 WIB, tepatnya di Jalinsum depan gedung Golkar lama, Desa Munjuk Sampurna, Kecamatan Kalianda.

Maedi menuturkan, pemudik tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam bernomor polisi B 5426 KAI, dalam perjalanan pulang menuju Desa Sinar Galih, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Di tengah perjalanan, korban menyadari dirinya diikuti oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max hitam. Setibanya di lokasi kejadian, kedua pelaku langsung memepet motor korban.

Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis golok dan mencoba menyabet korban sebanyak tiga kali. Beruntung, sabetan tersebut tidak mengenai tubuh korban.

โ€œKorban kemudian ditendang hingga terjatuh ke badan jalan. Saat korban terkapar, salah satu pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban ke arah Bandar Lampung,โ€ ungkap Maedi dalam surat laporannya kepada polisi.

Ciri-ciri pelaku diketahui bertubuh kurus dan tinggi, mengenakan celana pendek, jaket hitam, serta topi. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kalianda, Polres Lampung Selatan, untuk ditindaklanjuti.

Kasatreskrim Polres Lampung Selatan, AKP Indik Rusmono, membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.

โ€œIya, laporannya sudah kami terima. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa dugaan pencurian dengan kekerasan yang dialami korban,โ€ kata AKP Indik, Minggu (4/1).

Artikel. Liputan 6

Seorang anggota polisi muda tewas usai mobilnya menabrak tiang listrik hingga terpental masuk ke usaha cuci kendaraan di...
04/01/2026

Seorang anggota polisi muda tewas usai mobilnya menabrak tiang listrik hingga terpental masuk ke usaha cuci kendaraan di Jalan Pagar Alam, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Minggu (subuh).

Korban diketahui bernama Bripda Helmi Apriansyah (22), anggota Polresta Bandar Lampung, warga Segala Mider. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala dan tubuh.

Sementara itu, tiga penumpang lain yang berada di dalam mobil mengalami kondisi kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Minibus hitam bernomor polisi BE 1281 TP tersebut ringsek parah usai menghantam tiang listrik dengan kecepatan tinggi. Benturan keras membuat kendaraan oleng dan terlempar masuk ke area usaha cuci mobil, merusak joglo bangunan hingga nyaris roboh.

Peristiwa nahas itu sontak menggegerkan warga sekitar. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara benturan keras yang memecah keheningan subuh.

โ€œTiba-tiba suara keras sekali, kami kira ledakan. Pas dilihat, mobil sudah ada di dalam tempat cuci,โ€ ujar Wiryawan Saputra, pemilik usaha cuci mobil yang terdampak kecelakaan, Minggu (4/1/2026).

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol GM Angga Satrya Wibawa menuturkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga kecelakaan terjadi karena pengemudi memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi dari arah Kedaton menuju Langkapura.

Minibus tersebut diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak tiang listrik. โ€œKendaraan melaju cukup kencang dan pengemudi diduga kehilangan kendali. Akibatnya menabrak tiang listrik lalu terpental,โ€ katanya.

Tiga penumpang yang turut menjadi korban yakni Bripda BP, serta dua perempuan berinisial LF dan DP. Ketiganya sempat tidak sadarkan diri dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Usai disemayamkan di rumah duka, jenazah Bripda Helmi Apriansyah dimakamkan di TPU tak jauh dari kediamannya. Prosesi pemakaman dihadiri pejabat utama Polresta Bandar Lampung, rekan seangkatan, serta keluarga dan kerabat korban.

Lanjut komentar

Address

Bandar Lampung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when kelampung_geh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to kelampung_geh:

Share

Category