Informasi Lampung Timur

Informasi Lampung Timur 📍 Info & video Lampung Timur
🎥 Terima share video warga
📩 Kirim via inbox. (Rekomendasi tempat wisata, kuliner, kejadian viral,dll)

12/06/2026

Dua pembegal di jalan Sukadana yang sempat viral kemarin , menyerahkan diri ke polres Lampung Timur...

02/06/2026

kurang dari 24 jam pelaku pembunuhan di Lampung Timur ditangkap oleh polisi...

Aksi pencurian sepeda motor di Dusun VIII Desa Labuhan Maringgai gagal total. Pelaku keburu ketahuan warga dan langsung ...
24/05/2026

Aksi pencurian sepeda motor di Dusun VIII Desa Labuhan Maringgai gagal total. Pelaku keburu ketahuan warga dan langsung diamankan, Minggu [24/05/2026] siang.

Pelaku bernama *R warga Kec. Labuhan Maringgai. Ia kedapatan membawa kabur motor Honda Supra X 125 warna merah milik K, warga Kecamatan labuhan Maringgai, yang diparkir di depan pintu dapur rumah korban.

Menurut laporan Polsek Labuhan Maringgai, kejadian terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat pelaku sudah berada di atas motor dan hendak melarikan diri ke arah Jalan Utama Dusun VIII Way Bandar, ia bertemu saksi *Igus Pradini*.

Panik, pelaku langsung loncat dari motor dan kabur. Korban yang melihat kejadian itu langsung berteriak “maling-maling”. Warga yang mendengar langsung mengejar dan berhasil menangkap pelaku sebelum kabur jauh.

Anggota Polsek Labuhan Maringgai yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi, mengamankan pelaku dan membawa barang bukti. Karena sempat dihajar massa, pelaku juga dibawa ke Puskesmas Labuhan Maringgai untuk mendapat perawatan medis.

Kapolsek Labuhan Maringgai *Kompol Rizal Effendi, S.H.* membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Kasus ini akan kami proses sesuai Pasal 477 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” tegasnya.

Polsek Labuhan Maringgai

10/05/2026

Pondok Pesantren Nurul Jadid di Mesuji Timur, Lampung, ludes dilalap api pada Jumat (8/5) malam. Mirisnya, bangunan tersebut diduga kuat sengaja dibakar oleh sekelompok massa.

Kasatreskrim Polres Mesuji telah membenarkan insiden anarkis ini. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki motif di balik pembakaran tersebut.

Satu orang terduga pelaku dilaporkan telah berhasil diamankan, sementara petugas masih terus melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lainnya.

Ref video : liputan 6

09/05/2026

kronologi seorang anggota polisi meninggal ditembak di Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) pukul 05.30 WIB.

Peristiwa penembakan anggota polisi sampai meninggal dunia tersebut terjadi di halaman Toko Yussy Akmal yang terletak di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya peristiwa anggota polisi meninggal ditembak.

Dikatakan Yuni, pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.
Yuni mengungkapkan kronologi peristiwa itu bermula dari pukul 05.30 WIB saat korban Brigadir Arya Supena (32) melintas di Toko Yussy Akmal Labuhan Ratu.
Ketika itu, anggota polisi Polda Lampung tersebut mengendarai sepeda motor Honda Beat Street Warna Hitam Nopol BG 6138 ACY.

Brigadir Arya melihat ada dua orang laki-laki dan salah satu di antaranya terlihat sedang merusak kunci stang sepeda motor Honda beat warna Biru Putih BE 2826 NBM.

Lantas Brigadir Arya menegur dua pria yang diduga sebagai pelaku pencurian motor (curanmor). Namun teguran itu justru membuat salah satu pelaku mengeluarkan senjata api (senpi) dan menembak ke arah korban.

Korban Brigadir Arya kena tembak di kepala bagian samping sebelah kanan tembus ke bagian kiri. Saat pelaku akan melarikan diri, senjata api sempat terjatuh dan pelaku mengambilnya kembali.

Kemudian melarikan diri berboncengan dengan pelaku lainnya sambil menodongkan senjata api ke arah tukang sapu.

Korban Brigadir Arya Supena merupakan warga Jalan Mata Intan 1 Rt. 02 Lk. I Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.

Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna visum et repertum.

Petugas kepolisian langsung turun ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Sementara itu, polisi juga berjaga di Rumah Sakit Bhayangkara.

09/05/2026

Anggota polisi Polda Lampung , Brigpol Arya Supena terkena tembakan oleh yang diduga pelaku curanmor di jalan ZA. Pagaralam Alam, Kedaton, Lampung 9/5 Pagi hari.

07/05/2026

PERISTIWA WAY BUNGUR, 5/5/2026.
Seorang pria berinisial E (41), warga Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, ditemukan meninggal dunia di pinggir tanggul Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Selasa (5/5/2026) pagi.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh, mengatakan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dan sudah kaku oleh warga yang sedang memancing di sekitar lokasi.

"Korban ditemukan di pinggir kali di bawah tanggul. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya saat dikonfirmasi

Kasat menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 10.30 WIB.

Sebelumnya, kata dia, saksi berinisial S yang sedang memancing melihat seseorang dalam posisi meringkuk di pinggir tanggul Desa Tanjung Tirto.

Mendapat laporan tersebut, petugas piket bersama Unit Reskrim Polsek setempat langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat ditemukan oleh saksi, korban mengenakan kaos lengan panjang berwarna hitam merah, celana pendek abu-abu, serta topi cokelat,"

"Di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah barang milik korban, diantaranya satu unit sepeda motor Suzuki Smash berwarna biru, dua bilah joran pancing yang terpasang di area persawahan, serta tas berisi perlengkapan memancing dan air minum," bebernya.

Selain itu, lanjut Kasat Reskrim, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam dan dompet berwarna hitam yang berisi identitas diri seperti KTP, SIM, STNK, serta uang tunai sekitar Rp30.000.

Kasat Reskrim menjelaskan, petugas bersama warga dan personel TNI kemudian mengevakuasi korban ke atas tanggul sebelum dibawa menggunakan perahu ke dermaga TPI Tanjung Tirto.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Puskesmas Way Bungur untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Boyoh mengatakan, dari hasil pemeriksaan fisik luar oleh tenaga kesehatan, tidak ditemukan adanya luka akibat kekerasan maupun benturan benda tumpul.

"Dugaan sementara korban meninggal dunia karena kelelahan atau penyakit bawaan. Namun, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim.

Dia menambahkan, pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban.
"Setelah tiba di puskesmas, keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah," tutupnya.

Mantan gubernur Lampung jadi tersangka korupsi.Tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejati Lampung resmi melakukan penaha...
29/04/2026

Mantan gubernur Lampung jadi tersangka korupsi.
Tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejati Lampung resmi melakukan penahanan mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi di Rutan Way Hui, Selasa (28/4) malam.
Arinal ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi komisi migas senilai USD 17,2 juta atau Rp271 miliar.

Uang tersebut merupakan komisi atau dana parcipating interest (PI) sebesar 10 persen di PT Lampung Energi Berjaya (LEB) dari Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES) tahun 2019-2022.

04/04/2026

Sedang viral Barusan terjadi di seluruh langit Lampung Timur pukul 20;45 apakah ini meteor atau apa?...

02/04/2026

Polisi akhirnya menangkap dua pemalak yang beraksi di area wisata danau atau bendungan Way Jepara, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.

Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati melalui Kapolsek Way Jepara, AKP A.E. Siregar menjelaskan, bahwa pelaku RS (29) dan PR (18) ditangkap setelah melakukan aksi pemalakan terhadap korban, Aditya Pratama, pada Kamis (26/3/2026) lalu. Kejadian tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian sebesar Rp 200 ribu.

“Kami mendapatkan informasi tentang aksi pemalakan ini dari media sosial dan langsung melakukan penyelidikan. Alhamdulillah, kami berhasil menangkap kedua pelaku tanpa perlawanan,” kata AKP Siregar dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Menurut Kapolsek, pelaku melakukan pemalakan dengan cara meminta uang kepada korban. Ketika korban menolak, pelaku langsung mengambil uang dari tas korban dan mengacungkan pisau badik sambil mengancam korban.

“Barang bukti yang disita antara lain 1 bilah senjata tajam jenis pisau, 1 buah tas selempang warna abu-abu, dan uang tunai sebesar Rp. 200.000,” ujar Kapolsek.

Kedua pelaku dikenakan Pasal 479 UU RI No. 1 Th 2023 tentang KUHPidana dan saat ini sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Sebelumnya viral di medias sosial, dua pemuda mengalami aksi pemalakan saat hendak berwisata di Danau Way Jepara. Saat korban sedang bersantai kedua pelaku mendatanginya, pelaku meminta sejumlah uang dan mengancam menggunakan sebilah badik.

Address

Bandar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Informasi Lampung Timur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share