Paper rilislampung

Paper rilislampung Referensi Bermutu RILIS.ID LAMPUNG "Referensi Bermutu"

03/10/2026

Di Part 2, kita bahas apa aja yang kamu dapat saat menginap di Thematic Kids Room Azana Boutique Lampung!

Mulai dari breakfast untuk 4 orang (2 dewasa + 2 anak), merchandise boneka gajah ikonik Azana Boutique Hotel Lampung, complimentary snack, hingga minibar dengan soft drink.

Tapi masih ada yang menarik lainnya!
Saksikan Part 3, ada sesuatu yang spesial untuk menyambut Tahun Baru!

Saatnya nikmati liburan Oktober yang lebih berkesan bersama orang-orang tercinta! Nikmati pengalaman menginap yang nyama...
02/10/2026

Saatnya nikmati liburan Oktober yang lebih berkesan bersama orang-orang tercinta!

Nikmati pengalaman menginap yang nyaman dengan berbagai keuntungan menarik, mulai dari IDR 710.000 nett/kamar.

🛏️ 1 malam di Deluxe Room Garden View
🍳 Sarapan untuk 2 dewasa & 2 anak di bawah 5 tahun
🏊 Akses kolam renang, fitness centre, sauna, whirlpool & lapangan tenis
☕ Welcome drink
📶 Wi-Fi berkecepatan tinggi
🚗 Gratis parkir
📅 Periode menginap: 1–31 Oktober 2026
✨ Syarat & ketentuan berlaku

Pemesanan melalui Whatsapp 08117277992

Nikmati promo menarik lainnya hanya di Akar Hotels and Resorts Lampung

Pemkot Bandar Lampung Usulkan Tiga Wilayah Jadi Kampung Nelayan Merah PutihPemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengu...
02/10/2026

Pemkot Bandar Lampung Usulkan Tiga Wilayah Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengusulkan tiga kawasan pesisir untuk masuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Tiga wilayah yang diusulkan yakni Kelurahan Bumi Waras, Kangkung, dan Kotakarang Raya.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Pemkot Eka Jaya Saputra mengatakan, ketiga wilayah tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan nelayan sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

“Ketiga wilayah tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan tidak hanya sebagai kawasan aktivitas nelayan, tetapi juga ruang ekonomi dan wisata pesisir,” kata Eka Jumat (2/10/2026).

Menurut dia, KNMP dirancang bukan sebatas pembangunan maupun perbaikan fasilitas fisik. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat perekonomian warga melalui pengelolaan kawasan yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih.

Karena itu, penataan kawasan pesisir diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya dari kawasan tersebut.

“Pengembangan KNMP merupakan bagian dari upaya pemerintah menata kawasan pesisir secara terpadu,” ujarnya.

Lengkapnya baca https://lampung.rilis.id/Pemerintahan/Berita/pemkot-bandar-lampung-usulkan-tiga-wilayah-jadi-5dYY atau klik link di bio profil

02/10/2026

Ngobrol bareng Azana Boutique Lampung tentang Thematic Kids Room yang punya konsep unik dan menarik untuk si kecil!

Azana Boutique Lampung menjadi salah satu hotel yang menghadirkan Thematic Kids Room dengan tema yang seru untuk pengalaman menginap yang berbeda.

Masih ada hal menarik lainnya yang dibahas.
Saksikan selengkapnya di Part 2!

30/09/2026

HP Jurnalis Hilang di DPRD Lampung, CCTV Rekam Pria Ambil Ponsel yang Terjatuh

Telepon seluler (HP) milik seorang jurnalis, Faiza Ukhti Annisa, hilang setelah diduga terjatuh dari saku celananya saat berada di area perkantoran DPRD Provinsi Lampung, Rabu (30/9/2026).

Faiza menyadari HP miliknya tidak lagi berada di saku celana setelah tiba di lingkungan Kantor DPRD Lampung sekitar pukul 11.09 WIB.

"Kejadiannya tadi siang, baru sampai kantor DPRD, baru sadar HP sudah tidak ada di saku celana," ujar Faiza.

Setelah menyadari HP hilang, Faiza sempat mencoba menghubungi nomor tersebut. Namun, HP dalam kondisi mati sehingga tidak dapat dilacak.

Ia kemudian mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengetahui keberadaan perangkat tersebut.

Lengkapnya baca https://lampung.rilis.id/Peristiwa/Berita/hp-jurnalis-hilang-di-dprd-lampung-cctv-rekam-IYsk atau klik link di bio profil

Djohan Lius Resmi Jabat Kadiskes LampungKepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung kini resmi dijabat Djohan Lius. Usai dil...
30/09/2026

Djohan Lius Resmi Jabat Kadiskes Lampung

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung kini resmi dijabat Djohan Lius. Usai dilantik, ia langsung mendapat dua pekerjaan strategis dari Pemerintah Provinsi Lampung, yakni memastikan akses jaminan kesehatan masyarakat berjalan optimal dan mengejar rendahnya capaian deteksi kasus tuberkulosis (TBC).

Djohan Lius dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung definitif oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Rabu (30/9/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/3414/VI.04/2026.

Dalam arahannya, Marindo menegaskan jabatan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat dan transparan sebagai bagian dari penerapan sistem merit di lingkungan Pemprov Lampung.

Menurutnya, penempatan pejabat harus disesuaikan dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi agar mampu menjawab persoalan yang ada.

Namun, Marindo meminta Djohan tidak berhenti pada aspek administratif. Ada sejumlah persoalan kesehatan masyarakat yang dinilai perlu segera ditangani.

"Pertama, pastikan sistem jaminan kesehatan berjalan dengan optimal sehingga seluruh masyarakat Lampung mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara merata," kata Marindo.

Lengkapnya baca https://lampung.rilis.id/Pemerintahan/Berita/dilantik-marindo-djohan-lius-resmi-jabat-Nweu atau klik link di bio profil

30/09/2026

Order Rp300 ribu di LeFo Cafe, dapat free main Mahjong selama 2 jam!

Makan enak, lanjut seru-seruan bareng teman. Plus, sekarang LeFo Cafe juga sudah tersedia di GrabFood!

Semua bisa kamu dapetin di Azana Boutique Hotel Lampung.

29/09/2026

Ustaz Das’ad Latif Ingatkan Pejabat Lampung Barat agar Tak Jadi Penjilat

Ustaz Das'ad Latif melontarkan kritik pedas kepada para pejabat dan pegawai saat mengisi Tabligh Akbar HUT ke-35 Lampung Barat.

Ia mengingatkan pejabat agar tidak hanya pandai mencari muka kepada atasan dan harus berani menerima kritik dari masyarakat.

"Dengar ini Kepala Dinas, dengar ini para pegawai. Ngapain kau sekolah tinggi-tinggi kalau menjilat aja kerjamu," kata Das'ad Latif di hadapan ribuan warga di Islamic Center Sekuting Terpadu, Selasa (29/9/2026).

Tabligh Akbar tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, jajaran Forkopimda, serta ribuan masyarakat.

Das'ad kemudian menyinggung pengorbanan orang tua yang menyekolahkan anaknya dengan harapan memiliki kehidupan dan martabat yang lebih baik.

"Dengar, bapakmu jualkan kau sawah supaya kau terhormat. Tapi kau tunduk, tunduk minta-minta, nggak punya harga diri," ujarnya.

Ia juga menyentil pejabat yang bekerja hanya untuk menyenangkan pimpinan.

Menurutnya, seorang pejabat publik harus tetap memiliki sikap dan prinsip dalam menjalankan tugas.

"Biar bupati senang, kamu kalau istrinya nggak senang, nggak jalan urusanmu," kata Das'ad sambil tertawa.

Tak hanya soal budaya menjilat, Das'ad juga mengingatkan pejabat publik agar tidak alergi terhadap kritik.

Lengkapnya baca https://lampung.rilis.id/Pemerintahan/Berita/ustaz-das-ad-latif-ingatkan-pejabat-lampung-8Br6 atau klik link di bio profil

28/09/2026

Polisi Temukan Pohon G***a di Tengah Semak Gunung Seminung Lampung Barat

Polisi menemukan delapan pohon g***a yang masih hidup tersembunyi di tengah semak belukar kawasan Gunung Seminung, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Lampung, Sabtu (26/9/2026).

Tanaman g***a tersebut ditemukan di lahan yang dipenuhi semak belukar dengan ketinggian mencapai sekitar dua meter dan sulit terlihat dari luar.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Barat AKP Andy Ruswandi mengatakan, lokasi penemuan berada di samping kebun kopi dan merupakan lahan yang sudah lama tidak dikelola.

"Yang hidup itu ada delapan pohon. Kalau yang kering sudah di polybag, sudah mati, mungkin karena kemarau," kata Andy, mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, Senin (28/9/2926).

Selain delapan pohon yang masih hidup, petugas juga menemukan sejumlah tanaman g***a yang telah mengering dan berada di dalam polybag.

Namun, tidak seluruh tanaman yang sudah mati tersebut dibawa sebagai barang bukti.

Andy mengatakan pemilik lahan mengaku tidak mengetahui adanya tanaman g***a di tanah miliknya.

Berdasarkan keterangan pemilik kebun kopi, lahan tersebut sebelumnya digunakan untuk menanam sayuran.

Namun, lahan itu sudah sekitar lima tahun tidak dikelola karena kerap diserang hama babi.

Lengkapnya baca https://lampung.rilis.id/Peristiwa/Berita/polisi-temukan-delapan-pohon-g***a-di-tengah-7Rco atau klik link di bio profil

Address

Sisingamangaraja, Kelapa Permai 3, Tanjungkarang Barat
Bandar
35119

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Paper rilislampung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Paper rilislampung:

Shortcuts

Share