Lampung info

Lampung info Lampung info adalah media informasi yang merangkum semua tentang Lampung mulai dari berita, tempat wisata, kuliner, event, budaya, serta lowongan kerja.

Kode Plat Kendaraan ada 15 Se-Provinsi Lampung, sesuai ada 15 Kabupaten atau Kota di Provinsi Lampung.Kalian pake kode k...
27/12/2025

Kode Plat Kendaraan ada 15 Se-Provinsi Lampung, sesuai ada 15 Kabupaten atau Kota di Provinsi Lampung.

Kalian pake kode kendaraan apa ?


Lapas dan Rutan yang Ada di Provinsi Lampung
26/12/2025

Lapas dan Rutan yang Ada di Provinsi Lampung

Tuju Sungai Terpanjang yang Ada di Provinsi Lampung.• Sungai Tulangbawang: adalah Salah satu yang paling besar dan penti...
21/12/2025

Tuju Sungai Terpanjang yang Ada di Provinsi Lampung.

• Sungai Tulangbawang: adalah Salah satu yang paling besar dan penting, melintasi wilayah Kabupaten Tulangbawang, dengan lebar yang mencolok di beberapa bagian.

• Sungai Mesuji: yang terkenal karena airnya yang biru seperti laut dan rasanya asin di hilir, merupakan sungai penting kedua terpanjang di Lampung.

•Sungai Sekampung: Sungai utama lainnya yang menjadi sumber air dan irigasi penting di Lampung, dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang luas.

•Sungai Seputih: Sungai yang terpanjang ketiga di Lampung, juga penting untuk irigasi dan transportasi air.


Way kambas Lampung  Konservasi gajah terbesar ada di Lampung
17/12/2025

Way kambas Lampung
Konservasi gajah terbesar ada di Lampung

Simpang terkenal yg ada di Lampung 😎
16/12/2025

Simpang terkenal yg ada di Lampung 😎

Museum Nasional Ketransmigrasian adalah salah satu museum Nasional yang mendokumentasikan catatan sejarah tentang keberh...
16/12/2025

Museum Nasional Ketransmigrasian adalah salah satu museum Nasional yang mendokumentasikan catatan sejarah tentang keberhasilan proses transmigrasi di Indonesia yang terletak di Provinsi Lampung.

Museum ini merupakan museum transmigrasi pertama dan satu-satunya yang ada di dunia.

Museum Nasional Ketransmigrasian tepatnya terletak di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung

Berita terbaruKPK Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan di Lampung Tengah, ASN Mulai ResahKasus korupsi di Pemerintah Kabupat...
15/12/2025

Berita terbaru

KPK Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan di Lampung Tengah, ASN Mulai Resah

Kasus korupsi di Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah ternyata belum selesai. Usai menahan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya bersama empat tersangka lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memperluas penyidikan ke dugaan praktik jual beli jabatan yang disebut terjadi selama sembilan bulan masa kepemimpinan Ardito.

Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, menegaskan KPK masih terus bergerak dan belum menutup perkara ini.

“Fokus kami saat ini adalah dugaan jual beli jabatan. Tim KPK masih terus menuntaskan seluruh kasus tipikor di Pemkab Lampung Tengah,” ujar Mungki dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/12/2025).

ASN Mulai Gelisah, Pejabat Waswas

Kabar pengembangan penyidikan ini langsung memicu keresahan di internal birokrasi. Sejumlah ASN disebut mulai cemas, khawatir akan ada gelombang penetapan tersangka baru.

“Kalau banyak pejabat kena jual beli jabatan, bisa-bisa Pemkab Lampung Tengah kosong,” ujar seorang ASN di Dinas Pendidikan dengan nada khawatir.

Seorang kepala OPD bahkan mengakui indikasi praktik tersebut sudah lama menjadi bisik-bisik internal.
“Kalau Bupati ‘nyanyi’ di KPK, banyak yang bisa ikut terseret,” katanya singkat.

Fee Proyek Fantastis Rp5,75 Miliar

KPK mengungkap, sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Ardito diduga langsung memainkan skema pengaturan proyek dengan mematok fee 15–20 persen dari nilai pengadaan barang dan jasa.

Dalam kurun Februari–November 2025 saja, total fee yang diduga dikantongi mencapai Rp5,75 miliar.

Peran para tersangka pun terungkap jelas: mulai dari pengaturan pemenang proyek, pengondisian lelang, hingga aliran uang ke lingkaran keluarga dan tim sukses.

Lima Tersangka Sudah Ditahan

Saat ini ada lima orang telah mendekam di Rutan KPK:

Ardito Wijaya – Bupati Lampung Tengah

Ranu Hari Prasetyo – Adik kandung Bupati

Anton Wibowo – Plt Kepala Bapenda

Riki Hendra Saputra – Anggota DPRD

Mohamad Lukman Sjamsuri – Pihak swasta

KPK memastikan penyidikan masih akan terus berkembang. Publik pun kini menanti: siapa lagi yang akan menyusul?

Berita terbaruRohimi (54) dan Sekira (50) pasangan suami istri (pasutri) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahn...
14/12/2025

Berita terbaru

Rohimi (54) dan Sekira (50) pasangan suami istri (pasutri) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Sabtu (13/12/2025) malam.

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga setempat karena kondisi korban yang sangat mengenaskan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan kedua pelaku berinisial Aman Atmajaya (34) dan Ari Jupen Anggara (30). Keduanya merupakan warga sekitar yang tinggal tidak jauh dari rumah korban.

“Korban memiliki satu orang anak laki-laki. Kedua pelaku ini merupakan teman dari anak korban dan rumahnya berdekatan,” katanya, Minggu (14/12/2025).

Kedekatan pelaku dengan keluarga korban sangat menjadi perhatian khusus penyidik karena diduga memudahkan pelaku mengetahui situasi dan kondisi rumah korban.

Yuni menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan polisi terhadap salah satu pelaku yang memiliki luka baru di tangan kiri dan betis kanan akibat senjata tajam.

Ia mengungkapkan, luka tersebut ditemukan saat polisi melakukan penelusuran dan pengumpulan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah dimintai keterangan lebih lanjut, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya dan menyebut keterlibatan pelaku lainnya,” jelas Yuni.

Dari pengakuan tersebut, polisi kemudian bergerak sangat cepat menangkap satu pelaku lain yang diduga terlibat langsung dalam pembunuhan.

Dalam proses penangkapan, polisi turut mengamankan dua bilah senjata tajam jenis golok. Senjata tersebut diduga digunakan pelaku untuk membunuh kedua korban.

Kedua pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tanggamus guna mendalami peran masing-masing dalam aksi pembunuhan tersebut.

Meski pelaku telah ditangkap, polisi belum menyimpulkan motif pasti di balik pembunuhan pasutri lansia tersebut. Penyidik masih menggali keterangan para pelaku, memeriksa sejumlah saksi, serta menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Sumber berita dari IDN Times Lampung

Berita terbaruWarga Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, digegerkan dengan penemuan jasad pa...
14/12/2025

Berita terbaru

Warga Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, digegerkan dengan penemuan jasad pasangan suami istri (pasutri) bersimbah darah di dalam rumahnya, Sabtu (13/12/2025) malam.

Peristiwa mengenaskan tersebut sempat viral di media sosial. Diduga kuat berkaitan dengan aksi perampokan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban diketahui berinisial RO (54) dan SI (50). Dalam foto beredar, terlihat kondisi jasad kedua korban tergeletak di dalam rumah mengarah ke area dapur.

Korban perempuan ditemukan dalam posisi terlentang dengan sebagian tubuh tertutup selimut, sementara korban laki-laki berada dalam posisi tengkurap dan Di sekitar lokasi kejadian, lantai rumah tampak dipenuhi bercak darah.

Personel Polres Tanggamus mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti turut dikumpulkan guna untuk mengungkap penyebab pasti kematian kedua korban.

“Iya, kami masih melakukan pendalaman di lapangan. Kasatreskrim sedang melakukan olah TKP. Mohon waktu,” ujar Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko saat dikonfirmasi, Minggu (14/12/2025).

Saat ini, jasad kedua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani proses autopsi dan Polisi belum dapat memastikan motif di balik kejadian tersebut dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

😥
14/12/2025

😥

Address

Bandar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lampung info posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share