11/09/2026
Hormon-hormon memang memainkan peran besar dalam mengatur metabolisme dan di mana tubuh kita menyimpan cadangan lemak.
Berikut adalah penjelasan medis di balik ketiga hormon tersebut:
-Kortisol (Hormon Stres): Saat seseorang mengalami stres kronis atau kurang tidur, kadar kortisol meningkat. Kortisol memicu penyimpanan lemak visceral (lemak di sekitar organ perut) dan membuat area midsection lebih mudah buncit.
-Estrogen (Hormon Seks Utama pada Wanita): Estrogen secara alami mengarahkan penyimpanan lemak subkutan ke area tubuh bagian bawah seperti pinggul dan paha (sering disebut bentuk tubuh pear-shape atau buah pir). Ketika kadar estrogen mulai berubah (misalnya saat menopause), pola timbunan lemak seringkali berpindah ke area perut.
-Insulin (Hormon Pengatur Gula Darah): Resistensi insulin yang sering kali dipicu oleh pola makan tinggi gula dan karbohidrat olahan menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak insulin. Tingginya kadar insulin ini mendorong penyimpanan energi berlebih menjadi lemak, terutama di sekitar area perut.
Catatan Penting:
Meskipun hormon-hormon ini memengaruhi di mana lemak cenderung menumpuk, bentuk badan dan penyimpanan lemak seseorang tidak ditentukan secara mutlak oleh satu hormon saja. Faktor lain seperti genetika, total konsumsi kalori (energi masuk vs. keluar), usia, dan tingkat aktivitas fisik juga memegang peran yang sangat besar. Selain itu, hormon-hormon di dalam tubuh saling memengaruhi satu sama lain, sehingga ketidakseimbangan pada satu hormon biasanya berdampak ke sistem metabolisme secara keseluruhan.π±