Surya Sumatera

Surya Sumatera Berbagi info terkini

02/06/2026

BANDAR LAMPUNG – Memperingati hari jadinya yang ke-18, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kota Bandar Lampung menggelar aksi sosial konsultasi hukum gratis dan donor darah, yang berlangsung di Kantor KAI Lampung, Jalan Gatot Subroto No.70 F, Pahoman, Enggal, Bandar Lampung.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Walikota Bandar Lampung Drs. Hi. Deddy Amarullah, serta pejabat lainnya di Provinsi Lampung
Sejak pagi hari, para advokat beserta warga sekitar tampak antusias meramaikan lokasi acara.

Selamat Kepada Hari & Ezha, Pemenang Tournament Internal Badminton PB Tunas Remaja, yang di sponsori suryasumatera.com  ...
31/05/2026

Selamat Kepada Hari & Ezha, Pemenang Tournament Internal Badminton PB Tunas Remaja, yang di sponsori suryasumatera.com

30/05/2026

GNTI Panen Raya Jagung di Pesawaran

30/05/2026

Kereta Api Babaranjang melintasi Perlintasan sebidang Tegineneng Pesawaran Lampung

30/05/2026

Kemacetan di Perempatan Way Kandis Jatimulyo

30/05/2026

Keberadaan masyarakat suku Jawa di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, merupakan hasil langsung dari program transmigrasi.Kabupaten Pesawaran sendiri memegang peranan yang sangat penting dalam sejarah perpindahan penduduk di Indonesia:

1. Bagian dari Sejarah "Kolonisasi" Hindia BelandaSebelum istilah "transmigrasi" digunakan pada masa kemerdekaan, program ini awalnya bernama Kolonisasi yang dicetuskan oleh pemerintah Hindia Belanda.

Pionir Pertama: Pada bulan November 1905, wilayah Bagelen di Gedong Tataan (sekarang berada di Kabupaten Pesawaran yang sama dengan Tegineneng) resmi menjadi lokasi transmigrasi pertama di Indonesia (bahkan disebut-sebut tertua di dunia).Rombongan awal dipindahkan dari daerah Kedu dan Banyumas, Jawa Tengah, untuk membuka lahan perkebunan dan pertanian di Lampung.

2. Gelombang Transmigrasi ke Tegineneng Setelah keberhasilan di Gedong Tataan, gelombang perpindahan masyarakat dari Pulau Jawa terus meluas ke wilayah sekitarnya pada dekade-dekade berikutnya, termasuk ke wilayah Kecamatan Tegineneng.

Para transmigran babat alas (membuka hutan) untuk dijadikan area pemukiman dan lahan pertanian pangan.Karena mayoritas berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta, mereka menamai pemukiman baru mereka dengan nama-nama desa asal mereka sebagai obat rindu kampung halaman, salah satunya adalah Trimulyo.

3. Sukses Berpindah GenerasiHingga saat ini, warga suku Jawa yang Anda temui di Desa Trimulyo umumnya merupakan generasi ketiga atau keempat dari para pahlawan transmigran terdahulu. Meskipun mereka lahir dan besar di Lampung, ikatan budaya, adat istiadat, dan bahasa Jawa tetap terjaga dengan sangat kokoh di desa tersebut.

29/05/2026

Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung melaksanakan kegiatan makan bersama, momen Idul Adha 1447 Hijriah

24/05/2026
Lampung Selatan — Semangat menghadirkan penegakan hukum yang humanis terus ditunjukkan oleh Kejaksaan Negeri Lampung Sel...
23/05/2026

Lampung Selatan — Semangat menghadirkan penegakan hukum yang humanis terus ditunjukkan oleh Kejaksaan Negeri Lampung Selatan. Di tengah proses hukum yang berjalan, upaya penyelesaian perkara melalui pendekatan keadilan restoratif bagi M (71), seorang kakek yang tersandung perkara dugaan penggelapan getah karet, kembali diupayakan.

Perkara yang juga melibatkan keponakannya, NW (33), kini memasuki babak baru. Meski sebelumnya kasi tindak pidana umum kejari Lamsel Ferdy Andrian menyampaikan. dua kali upaya penyelesaian melalui keadilan restoratif oleh kejaksaan belum berhasil di tahap penelitian berkas perkara dan tahap penerimaan tersangka dan barang bukti dikarenakan belum tercapainya perdamaian antara para pihak, peluang untuk mewujudkan penyelesaian yang mengedepankan kemanusiaan tersebut masih terus Kajari Lampung Selatan Suci Wijayanti.

Hal itu terlihat saat Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Agung trisa bersama Bupati Lampung Selatan Radityo Egi dan jajaran , kembali mengunjungi kediaman terdakwa II. Dalam konferensi persnya, Sabtu 23 Mei 2026,  Kajari Lampung Selatan Suci Wijayanti didampingi bupati Lampung Selatan menegaskan bahwa Kejaksaan tetap berkomitmen mengupayakan keadilan restoratif di setiap tahapan perkara, selama syarat-syarat yang ditentukan dapat terpenuhi.

23/05/2026

Lampung Selatan — Semangat menghadirkan penegakan hukum yang humanis terus ditunjukkan oleh Kejaksaan Negeri Lampung Selatan. Di tengah proses hukum yang berjalan, upaya penyelesaian perkara melalui pendekatan keadilan restoratif bagi M (71), seorang kakek yang tersandung perkara dugaan penggelapan getah karet, kembali diupayakan.

Perkara yang juga melibatkan keponakannya, NW (33), kini memasuki babak baru. Meski sebelumnya kasi tindak pidana umum kejari Lamsel Ferdy Andrian menyampaikan. dua kali upaya penyelesaian melalui keadilan restoratif oleh kejaksaan belum berhasil di tahap penelitian berkas perkara dan tahap penerimaan tersangka dan barang bukti dikarenakan belum tercapainya perdamaian antara para pihak, peluang untuk mewujudkan penyelesaian yang mengedepankan kemanusiaan tersebut masih terus Kajari Lampung Selatan Suci Wijayanti.

Hal itu terlihat saat Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Agung trisa bersama Bupati Lampung Selatan Radityo Egi dan jajaran , kembali mengunjungi kediaman terdakwa II. Dalam konferensi persnya, Sabtu 23 Mei 2026, Kajari Lampung Selatan Suci Wijayanti didampingi bupati Lampung Selatan menegaskan bahwa Kejaksaan tetap berkomitmen mengupayakan keadilan restoratif di setiap tahapan perkara, selama syarat-syarat yang ditentukan dapat terpenuhi.

Address

Kenanga, Tanjung Seneng
Bandar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Surya Sumatera posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Surya Sumatera:

Share