Merak Khayangan LS

Merak Khayangan LS Video Random, Keseharian, Do'a do'a, kata-kata, Puisi, pecinta aksara, hiburan dll

17/12/2019

"APAKAH ORANG MENINGGAL ITU SADAR BAHWA DIRINYA SUDAH MATI ?.................:

1.Orang yang mati
awalnya tidak
menyadari bahwa
dirinya mati. Dia
merasa dirinya
sedang bermimpi
mati. Dia melihat
dirinya ditangisi,
dimandikan,
dikafani, disholati
hingga diturunkan
ke dalam kubur.
Dia merasa dirinya
sedang bermimpi
saat dirinya
ditimbun tanah.
Dia berteriak-
teriak tapi tidak
ada yang
mendengar
teriakannya.

2.Beberapa waktu
kemudian :

3.Saat semua
sudah p**ang
meninggalkannya
sendirian di
bawah tanah.
Allah kembalikan
ruhnya. Dia
membuka mata,
dan terbangun dari
"mimpi” buruknya.

4.Dia senang dan
bersyukur, bahwa
ternyata apa yang
dia alami
hanyalah sebuah
mimpi buruk, dan
kini dia sudah
bangun dari
tidurnya.

5.Kemudian dia
meraba badannya
yang hanya
diselimuti kain
sambil bertanya
kaget,

6.“Dimana bajuku ?
Kmana celanaku?”
Lalu dia meraba
sekelilingnya yang
berupa tanah
“Dimanakh aku ?”
“Tempat apa ini ?
Kenapa bau tanah
dan lumpur ?”
Kemudian dia
mulai menyadari
bahwa dia ada di
bawah tanah, dan
sebenarnya apa
yang dialaminya
bukanlah mimpi!
Ya, dia sadar
bahwa dirinya
benar-benar telah
mati.

7.Berteriak lah dia
sekeras-kerasnya,
mmanggil orang2
terdekatnya yang
dianggap bisa
menyelamatkan
nya :

7.“Ibuuuuu….!!!!
“Ayaaaaaah…!!!!”
“Kakeeeeek!!!”
“Neneeeek!!”
“Kakaaaaak!!!”
“Sahabaaaat!!!”

8.Tidak ada seorang
pun yg menjawab.
Dia yang selama
ini lupa pada
Allah-pun ingat
bahwa ALLAH
adalah satu2nya
harapan.

9.Menangis-lah dia
sambil meminta
ampun,

10.“Ya, Allaaaaah….
Ya Allaaaaaah….
Ampuni aku ya
Allaaaaah….!!!”

11.Dia berteriak
dalam ketakutan
yang luar biasa
yang belum
pernah dirasakan
sebelumnya
sepanjang
hidupnya.

12.Jika dia orang
baik, maka
muncullah 2
malaikat dengan
wajah tersenyum
akan mndudukkn
nya & menenang
kannya,
menghiburnya
dan melayaninya
dg pelayanan
yang terbaik.

13.Jika dia orang
buruk, maka 2
malaikat akan
menambah
ketakutannya
dan akan
menyiksanya
sesuai keburukan
nya.

14.Pertolongan Al-
Quran di Alam
Kubur.

15.Dari Sa’id bin
Sulaim ra,
Rasulullah
Shallallahu Alaihi
wa Sallam
bersabda :

(1)."Tiada penolong
yang lebih utama
derajatnya di sisi
Allah pada hari
Kiamat daripada
Al-Qur’an. Bukan
Nabi, bukan
Malaikat dan
bukan p**a yang
lainnya.” (Abdul
Malik bin Habib-
Syarah Ihya)."

(2).Al-Bazzar
meriwayatkan
dalam kitab
La’aali
Masnunah
bahwa jika
seseorang mati/
meninggal dunia,
ketika orang2
sibuk dengan
kain kafan dan
persiapan
pengebumian di
rumahnya, tiba2
seseorang yang
sangat tampan
berdiri di kepala
mayat. Ketika
kain kafan mulai
dipakaikan, dia
berada di antara
dada dan kain
kafan.

16.Setelah
dikuburkan dan
orang-orang
mulai
meninggalkan
nya, datanglah 2
Malaikat. Yaitu
Malaikat Munkar
dan Nakir yang
berusaha
memisahkan
orang tampan itu
dari mayat agar
memudahkan
tanya jawab.

17.Tetapi si tampan
itu berkata : ”Ia
adalah sahabat
karibku. Dalam
keadaan bgmn-
pun aku tidak
akan meninggal
kannya. Jika
kalian ditugaskn
untuk bertanya
kepadanya,
lakukanlah
pekerjaan kalian.
Aku tidak akan
berpisah dari
orang ini
sehingga ia
dimasukkan ke
dalam syurga.”

18.Lalu ia berpaling
kepada sahabat
nya dan berkata,
“Aku adalah Al-
qur'an yang
terkadang kamu
baca dengan
suara keras dan
terkadang
dengan suara
perlahan.

19.Jangan khawatir
setelah
menghadapi
pertanyaan
Munkar dn Nakir
ini, engkau tidak
akan mengalami
kesulitan.”

20.Setelah para
Malaikat itu
selesai memberi
pertanyaan, ia
menghamparkn
tempat tidur dan
permadani sutera
yang penuh
dengan kasturi
dari Mala’il A’la
(Himpunan
Fadhilah Amal :
609)

21.Allahu Akbar,
selalu saja ada
getaran haru
selepas
membaca hadits
ini. Getaran
penuh
pengharapan
sekaligus
kekhawatiran.
Getaran harap
karena tentu saja
mengharapkan
Al-Quran yang
kita baca dapat
menjadi pembela
kita di hari yang
tidak ada
pembela.
Sekaligus
getaran takut,
kalau2 Al-Qur'an
akan menuntut
kita.

22.Banyak riwayat
yang
menerangkan
bahwa Al-Qur'an
adalah pemberi
syafa’at yang
pasti dikabulkan
Allah Subhanahu
wa Ta’ala.

23.Ya Allah,
ampunilah
dosaku, dosa Ibu
Bapakku,
keluargaku,
saudaraku dan
seluruh kaum
Muslimin, Ya
Allah, jangan
Engkau cabut
nyawa kami saat
tubuh kami tak
pantas berada di
SurgaMu
Aamiin.

24.Sobat sekarang
anda memiliki
dua pilihan :

(1).Membiarkan
sedikit
pengetahuan ini
hanya dibaca
disini.
(2).Membagikan
pengetahuan ini
kesemua teman
mu , insyallah
bermanfaat dan
akan menjadi
pahala bagimu.
Aamiin.

25.Siapakah
sahabatku
selama di alam
kubur dialah AL-
QUR'ANNUL
KARIM.

Mari kita kaji bersama Kitabulloh Al-Qur'an dengan sabar dan ikhlas krn Allah SWT.

Semoga bermanfaat bagi kita yang masih hidup.

Simpan Rahasiamu Berdua saja 1. Dirimu 2. Allah SWTJagalah di Dunia ini dua Keridhoan 1. Ibumu 2. BapamuMohonlah Bantuan...
16/12/2019

Simpan Rahasiamu Berdua saja
1. Dirimu
2. Allah SWT

Jagalah di Dunia ini dua Keridhoan
1. Ibumu
2. Bapamu

Mohonlah Bantuan ketika Susah dengan Dua hal
1. Sabar
2. Sholat

Jangan Risau dua Hal ini
1. Rezeki
2. Ajal
Karena keduanya berada dibawa Kekuasaan Allah SWT.

Dua Hal yg tak perlu diingat Selamanya
1. Kebaikanmu Terhadap Orang Lain
2. kesalahan Orang Lain Terhadapmu

Dua hal yg Jangan diLupakan Selamanya
1. Allah SWT
2. Alam Akhirat

Selalu Dekat dengan Enam Orang ini:
1. Ibumu
2. Ayahmu
3. Gurumu
4. Saudara Lelakimu
5. Saudara Perempuanmu
6. Sahabat dan Tetanggamu

Empat Orang ini janganlah kamu Kasar kepada Mereka
1. Yatim
2. Miskin
3. Fakir
4. Orang Sakit

Empat Hal yg Memperindah Dirimu
1. Sabar
2. Tabah
3. Tinggi Ilmu
4. Dermawan

Empat Orang yg Hendaknya Kamu dekati
1. Orang yg Ikhlas
2. Orang yg Setia
3. Orang yg Dermawan
4. Orang yg Jujur

Empat Orang yg Hendaknya kamu jangan Jadikan teman
1. Tukang Bohong
2. Tukang Curi/Rasuah
3. Tukang Hasut
4. Tukang Adu Domba

Tujuh Orang ini jangan Sampai Kamu tahan Kedermawananmu Terhadap Mereka
1. Orang Tuamu
2. Mertuamu
3. Istrimu
4. Anak Anakmu
5. Keluargamu
6. Gurumu
7. Sahabatmu

Empat hal yg Hendaknya kamu Kurangi
1. Makan
2. Tidur
3. Malas
4. Bergunjing

Empat hal yg jangan kamu Putus
1. Sholat
2. Qur'an
3. Dzikir
4. Shodaqoh

💕 Semoga kita termasuk Orang yg terpilih Menjadi Ahlu Jannah kelak...

20/11/2017

TRAUMA MASA KECIL, AKIBAT ORANGTUA YANG MANIPULATIF.

Ada banyak cara di mana orang tua dapat memanip**asi anak-anak mereka, termasuk:
- Pemerasan emosional (emotional blackmail)
- Ancaman (eksplisit atau implisit)
- Menipu, tidak menepati janji.
- Kontrol melalui uang/barang-barang material
- Membiarkan perilaku yang merusak anak
- Pemaksaan

Karena manip**asi orangtua dapat sangat tersamar, ketika kita masih muda, kita mungkin belum menyadari bahwa kita sedang dimanip**asi; kita hanya bisa menyadari itu ketika melakukan retrospeksi sesudah dewasa dengan pengetahuan khusus.

EFEK YANG MUNGKIN TERJADI AKIBAT MANIPULASI PARENTAL:
Jika kita telah dimanip**asi secara signifikan, dapat menimbulkan berbagai perasaan negatif seperti:
- Peragu.
- Kebencian / kemarahan terpendam.
- Malu / bersalah.
- Rasa sakit yang mendalam kaena merasa telah dikhianati.

CONTOH MANIPULASI PARENTAL:
- Menyebabkan anak percaya bahwa ia hanya akan dicintai jika setiap saat selalu menuruti dan mengikuti keinginan orang tua; dengan kata lain, TIADANYA cinta tanpa syarat.
- Menyebabkan anak merasa bersalah berlebihan jika gagal memenuhi harapan / tuntutan orangtua.
- Menggunakan cinta sebagai bentuk hukuman untuk menyebabkan tekanan emosional.
- Ancaman langsung maupun tersirat dari hukuman fisik.
- Hukuman fisik.
- Membuat anak merasa buruk jika tidak mengikuti keinginan orangtua.
- Memanjakan anak dan kemudian menuduhnya tidak tahu berterima kasih.
- Membuat anak percaya bahwa dia tidak akan dipedulikan jika tidak sepenuhnya memenuhi keinginan orang tua.

MENGAPA BEBERAPA ORANG TUA BERSIKAP MANIPULATIF?
Alasan orangtua memanip**asi anaknya sering tersamar, halus dan kompleks. Namun kemungkinan sebabnya adalah:

- Orang tua narsis.
- Orangtua merasa hebat, jagoan.
- Orang tua memiliki harga diri yang rendah/perasaan tidak mampu dan penyalahgunaan kekuasaan yang mereka miliki sebagai bentuk kompensasi yang berlebihan dari kekurangan diri sendiri.
- Kegagalan orangtua untuk melihat anak sebagai individu yang tersendiri, berbeda dan unik , tetapi lebih tepatnya melihat anak sebagai 'perpanjangan dari diri mereka sendiri' sehingga anak merasa bertanggung jawab diluar kemampuannya kepada orang tua dan menjadi 'terperangkap' dalam keadaan ini (ini juga terkait dengan kepribadian narsistik) .

SOLUSI :

Efek dari dimanip**asi secara signifikan oleh orang tua pada awal kehidupan dapat memiliki konsekuensi negatif yang serius dalam hal pengembangan emosional kita; konsekuensi ini mungkin berlangsung sangat lama.

Sebagai orang dewasa, jika kita masih berhubungan dengan orang tua, ada kemungkinan bahwa hubungan akan tetap bermasalah. Kita mungkin telah mengetahui kecenderungan mereka untuk memanip**asi, tetapi itu tidak akan ada gunanya, bahkan mungkin hanya membuat hal-hal bertambah buruk.

Jadi, apa cara terbaik untuk mengatasi hubungan?

Pada dasarnya, kita cenderung kurang dimanip**asi jika kita:
- Mengembangkan kepercayaan diri yang baik.
- Mengembangkan konsep diri / rasa identitas yang kuat.
- Tegas namun sopan.
- Menjadi cukup percaya diri untuk menolak melakukan apa yang tidak kita ingin lakukan.
- Menjadi cukup percaya diri untuk meminta apa yang kita inginkan.
- Memiliki kepercayaan diri untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai dan keyakinan kita sendiri.

Banyak dari kualitas ini dapat diperkuat melalui bentuk terapi yang disebut terapi perilaku kognitif, hipnoterapi, atau kombinasi keduanya.

Salam hypno-parenting

.

23/10/2017

Salah satu cara tidak mengharmoniskan rumah tangga Anda adalah dengan meninggalkan istri Anda sendiri. Menghabiskan waktu berjam-jam di tempat kerja, apalagi sesudahnya dengan teman-teman Anda. Ketika Anda tiba di rumah, Anda tidak mengajaknya . Anda pergi sendiri dengan hobi Anda atau sekedar nongkrong. Pada akhir pekan, Anda hanya bisa mengeluh tentang rumah yang berantakan, kemudian meninggalkan rumah untuk menjalankan tugas. Tidak kembali selama berjam-jam. Hal yang paling menyedihkan bagi seorang istri adalah ketika Anda mengisolasi dirinya dengan emosional dan meninggalkan hubungan Anda tanpa kehangatan sama sekali.
Ya, istri Anda memang memiliki teman-teman dan juga pekerjaan. Benar, dia juga menghabiskan banyak waktu dengan teman teman di sekitarnya. Tapi ini tidak sama. Keinginannya adalah untuk menghabiskan waktu dengan Anda, pria yang dicintainya. Ditinggalkan sendirian oleh suaminya menyebabkan sakit hati yang mendalam bagi wanita. Bagi sebagian besar wanita, ketakutan terbesar mereka adalah merasa terisolasi dan kehilangan perhatian serta cinta suami. Ketika ia merasa ditinggalkan oleh Anda, dia menyerang dengan perilaku menyakitkan, tidak menghormati suami dan bersikap tidak sopan. Kemampuannya untuk menyakiti Anda secara lisan adalah senjatanya yang terkuat dan dia menggunakannya karena takut, berusaha untuk mendapatkan perhatian Anda. Hal seperti ini tentu menyebabkan masalah rumah tangga yang rumit. Luangkan banyak waktu untuknya, karena istri Anda butuh dimengerti.

18/10/2017

Dear ... Para Suami ,dibaca ini :

Kenapa Istri Saya Jelek?" Jawaban Makjleb Cowok Ini Bikin Semua Cowok Langsung Menunduk Malu! Ternyata Kenyataan Itu "Semiris Ini"!

Wanita, kamu menikah dengan orang yang tepat atau tidak, semuanya akan terlihat jelas dari penampilanmu. Kalau kamu menikahi orang yang tepat, bahkan sampai tua pun kamu pasti bisa mempertahankan kecantikanmu. Tapi kalau kamu salah orang, semuanya malah akan terpuruk.Kedua pria yang sama-sama menikah 10 tahun membawa istri mereka ke sebuah pertemuan. Setelah acara selesai, para wanita duduk di sofa dan mengobrol bersama, sedang para pria juga memiliki obrolannya sendiri. Akhirnya kedua pria ini bertemu dan mulai mengobrol.

Rudi : San, lama gak ketemu, istri lu cantik amat!
Hasan : Thank you thank you…
Rudi : Kalian baru nikah ya?
Hasan : Iya belum lama, baru 10 tahun…Mendengar jawaban Hasan, Rudi langsung kaget, karena dia dan istrinya juga sudah menikah kurang lebih 10 tahun, tapi istrinya tidak seperti istri Hasan yang begitu cantik dan menarik. Bagi Rudi, istrinya seperti wanita tua yang sudah tidak menarik lagi.

Rudi : Gue sama istri juga sama sih kurang lebih, dulu waktu nikah dia cantik banget, tapi sekarang semuanya berubah, udah jadi emak-emak. Mau gimana liat juga nggak enak diliat, kadang mau keluar rumah juga males bawa dia, coba aja kalau istri gua kayak istri lu.Hasan hanya terseyum mendengar perkataan Rudi, Rudi kemudian melanjutkan..
Rudi : Tapi liat istri lu cantik mulus kayak gitu, harusnya dia gak akan bersih-bersih rumah kan yah? Yah kalau dilihat dari sisi ini, mungkin ini kelebihan istri gue sih, setidaknya, dua anak gue bisa dirawat baik-baik sama dia.Hasan : Ah kata siapa? Emang dia cantik jadi keliatannya kayak yang gak s**a bersihin rumah. Tapi dia apa juga bisa, rumah selalu bersih, masak juga enak. Anak perempuan gue juga cantik kayak mamanya..Mendengar jawaban ini, muka Rudi mulai berubah. Dia tidak habis pikir, sama-sama wanita, kenapa bedanya begitu besar? Hasan kemudian tersenyum dan bertanya..

Hasan : Lu tau gak istri lu s**anya makan apa?
Rudi : wah gak tau gue..
Hasan : Lu sering peluk dan cium istri gak?Rudi : Ya ampun udah nikah segini lama ga perlu lagi kali..
Hasan : Lu sering beliin istri lu baju baru dan perawatan kulit gak?
Rudi : Yah umur udah segini, mau buang begitu banyak uang juga sama aja..
Hasan : Kalau gitu, lu tau gak istri lu pake baju ukuran berapa? Sepatunya ukuran berapa?
Rudi : Ini… hmm.. Kayaknya gua juga gak tau..
Hasan : Gue tahu jelas apa yang dis**ai istri, apa hobinya, bahkan apa yang dia pikirkan, gue bisa tebak. gue s**a pijetin kalau dia p**ang kerja, setiap bangun tidur gue juga selalu kecup kening dan peluk dia. Kalau hari hujan, mau sejauh apapun, gue pasti bakal jemput dia p**ang kerja. Gue tahu ukuran baju dan sepatunya, jadi kalau kadang kita jalan-jalan dan dia gak rela keluarin uang buat beli barang yang jelas-jelas dia s**a, gue akan langsung beliin..
Rudi kemudian malu dan mukanya memerah
, Hasan melanjutkan..
Rudi semakin menunduk, dia kemudian teringat akan istrinya, dia sering bertengkar dengan istri di rumah, kalau tidak puas, dia akan langsung membentak dan bersikap cuek pada istrinya, bahkan beberapa hari lalu, mereka baru saja bertengkar cuman karena istrinya beli baju yang harganya gak seberapa dan Rudi selalu mengatakan kalau itu pemborosan.Kemudian,
Hasan melanjutkannya..
Hasan : Kalau istri sendiri kita gak sayang, masa tunggu orang lain sayang dia? Dia tuh demi keluarga ini, demi anak, sudah mengorbankan begitu banyak waktu dan tenaga, kadang malah gak pernah mikirin dirinya, kenapa lu gak bantuin dia? Cewek itu ibarat bunga mawar, yang cuman bisa dilindungi sama suaminya, baru mereka bisa selalu mekar dengan segar dan semangat. Kalau gak ada yang ngerawat, ya udah deh, pasti cepet layu..Lu harus banyak waktu perhatiin istri lu, tadi dia lewat di sebelah gue, gue bahkan bisa cium bau minyak di kepalanya, dia bahkan jadi kayak emak-emak yang lu bilang tadi, masa lu gak mau bikin hidup dia jadi lebih bahagia, jadi lebih cantik gitu?
Rudi hanya bisa terdiam.. Tak lama kemudian, acara pun berakhir, Hasan pamit dan menggandeng istrinya p**ang Rudi melihat istrinya yang kelelahan sudah ketiduran di atas sofa, ia melangkah menuju istrinya kemudian dengan lembut membangunkannya, "Capek ya? Yuk kita p**ang..

ada pepatah yang mengatakan, wajah perempuan sebelum 30 tahun itu ditentukan oleh keturunan, tapi setelah 30 tahun itu ditentukan dari pernikahan! Kalau kamu memiliki suami yang mengerti kamu, kamu akan menjadi wanita yang cantik dan berbahagia!Wanita yang berbahagia, bisa dilihat dari sinar yang memancar dari wajahnya, ia selalu tersenyum, sorot matanya penuh kehangatan dan bersemangatAda pepatah berkata, "Kalau kamu bercermin dan menemukan kalau dirimu semakin lama semakin cantik, maka kamu menemukan orang yang tepat!"Banyak pria yang berkata ingin menikahi wanita yang cantik, lemah lembut dan baik hati. Padahal sebenarnya, pria yang memiliki kemampuan, justru akan menikahi wanita yang biasa saja, dan akan menyayanginya sampai wanita itu menjadi cantik rupawan.Pria baik itu ibarat pisau operasi plastik, dialah yang menentukan kecantikan seorang wanita. Kalau kamu menikahi lelaki yang benar, setiap hari yang kamu jalani penuh kebahagiaan, kamu dengan sendirinya akan memancarkan kecantikan.Tapi kalau kamu menemukan lelaki yang salah, dia akan membuatmu menjadi semakin jelek dan semakin buruk dalam berbagai aspek. Walaupun awalnya kamu adalah wanita cantik penuh senyum, pada akhirnya kamu akan menjadi wanita suram yang haus akan kebahagiaan.Jadi pria, perlu ingat baik-baik! Bagaimana kamu memperlakukan wanitamu, begitu p**alah wanitamu akan menjadi!

05/09/2017

KHADIJAH AKHIR ZAMAN #

Pesan isteri ‘Auf bin Muslim Ashaibani kepada puterinya yang akan menikah dengan al Haris bin Amr, raja negeri Kandah.

“Wahai anakku! Kalaulah wasiat ini untuk kesempurnaan adabmu, aku percaya kau telah mewarisi segala-galanya, tetapi ia sebagai peringatan untuk yang lalai dan panduan bagi orang yang menggunakan akal.

Andai kata wanita tidak memerlukan suami karena merasa cukup dengan kedua ibu bapanya, tentu ibumu adalah orang yang paling merasa cukup tanpa suami. Tetapi wanita diciptakan untuk lelaki dan lelaki diciptakan untuk wanita.

Wahai puteriku, Sesungguhnya engkau akan meninggalkan rumah tempat kamu dilahirkan dan kehidupan yang telah membesarkanmu untuk berpindah kepada seorang lelaki yang belum kamu kenal dan teman hidup yang baru.

Kerana itu, jadilah 'hamba' wanita baginya, tentu dia juga akan menjadi 'hamba' lelaki bagimu serta menjadi pendampingmu yang setia.

Peliharalah sepuluh (10) sifat ini terhadapnya, tentu ia akan menjadi perbendaharaan yang baik untukmu:

Pertama dan kedua, hendaklah engkau berkhidmat dengan rasa puas serta taat dengan baik kepadanya.

Ketiga dan keempat, hendaklah memperhatikan tempat pandangan matanya dan bau yang diciumnya. Jangan sampai matanya memandang yang tidak cantik daripadamu dan jangan sampai dia mencium bau yang busuk daripadamu.

Kelima dan keenam, hendaklah memperhatikan waktu tidur dan waktu makannya, karena lapar yang berlarutan dan tidur yang terganggu dapat menimbulkan rasa marah.

Ketujuh dan kedelapan, menjaga hartanya dan memelihara kehormatan serta keluarganya. Perkara pokok dalam masalah harta adalah membuat kira-kira dan perkara pokok dalam keluarga adalah pengurusan yang baik.

Kesembilan dan kesepuluh, jangan membangkang perintahnya dan jangan membuka rahasianya. Apabila kamu mengingkari perintahnya, berarti kamu melukai hatinya. Apabila kamu membuka rahasianya kamu tidak akan selamat daripada pengkhianatannya.

Kemudian janganlah kamu bergembira di hadapannya ketika dia bersedih atau bersedih di hadapannya ketika dia berseronok.

Jadilah kamu orang yang sangat menghormatinya, tentu dia akan sangat memuliakanmu.

Jadilah kamu orang yang selalu sekata dengannya, tentu dia akan sangat belas kasihan dan sayang kepadamu.

Ketahuilah, sesungguhnya kamu tidak akan dapat apa yang kamu inginkan sehingga kamu mendahulukan kehendaknya daripada keredaanmu, dan mendahulukan kegembiraannya daripada kesenanganmu, baik dalam hal yang kamu s**ai atau yang tidak kamu senangi dan Allah pasti memberkatimu.”
.::Kitab al-Bayan wa'l-Tabyin oleh al-Jahiz::..

" SELAMAT JALAN SUAMIKU ""Mii, abbi sariawan nih lg g enak makan,," sep**ang kerja, suamiku menolak makan masakanku saat...
11/08/2017

" SELAMAT JALAN SUAMIKU "

"Mii, abbi sariawan nih lg g enak makan,," sep**ang kerja, suamiku menolak makan masakanku saat itu, padahal aku memasak ayam goreng kremes kes**aannya,, "besok2 masak sayur az ya mi " aku hanya mengangguk tanda meng iyakan" ..

Setiap hari suami selalu mengeluhkan sariawan di lidah nya yang g sembuh2,, sudah 2 minggu lebih,, tapi aku tak terlalu menghiraukan keluhannya, aku pikir itu hanya sariawan biasa seperti pada umumnya.

"Mii, td di kantor ada medical chekup,, ini hasilnya.. " sambil menyodorkan selembar kertas hasil pemeriksaan,, aku ingat betul saat itu bulan april 2016. "kesehatan abbi g ada masalah mi, cuman kata dokter, abbi kurang nutrisi, abbi kurang gizi nih g diperhatiin ummi, ummi nya sibuk terus sama zuma, hehe" canda suamiku saat itu. memang anakku baru usia 1 tahun, sebagai ibu, aku berasa jd orang yg paling repot karena anakku yang mulai aktif.

Aku memang terlalu sibuk,, sampai tak memperhatikan suami, aku diam saja ketika suami merokok terus2an, aku tak pernah marah ketika suami menolak sarapan pagi yg sudah disiapkan, aku tak pernah marah ketika suami begadang terus2an karena ngobrol di pos ronda dengan bapak2 komplek,, dan akupun tak pernah tau, makanan apa yang dia makan saat di kantor,, makanan sehat kah? Atau bukan... ya.. itulah kesalahan terbesarku...

"Abbi olahraga gih biar sehat,, jalan2 keliling komplek,,"
"Enggak ah mi, abbi lg g enak badan, kepala sakit" saat itu memang weekend, dan suami lebih memilih tiduran seharian sambil nonton tv,,"huh pemalas banget nih suami, disuruh olahraga juga susah"
Ucapku dalam hati.

3 minggu berselang tapi sariawan di lidah belum juga hilang. Malah katanya jadi ada sakit di kepala dan telinga. “abbi..besok periksa ke dokter ya, biar diobatin sariawannya..suamipun mengangguk..

Keesokan harinya, suami memeriksakan ke RS JAKARTA, RS yang tempatnya paling dekat dengan kantornya.
Saat itu dokter bilang suamiku hanya kurang makan sayur dan buah, dokter hanya memberi salep untuk luka sariawan di lidahnya. "Kalo 2 minggu belum sembuh, periksa lagi ya" kata dokternya.
2 minggu kemudian suami periksa lagi, karena sariawan masih menetap, "dokternya hanya menambahkan antibiotik. Tapi sampai obatnya habis belum juga ada tanda-tanda kesembuhan.

Kembalilah lagi ke RS untuk memeriksakan, "mungkin bapak ada masalah di giginya, saya rujuk ke dr bedah mulut ya"
Setelah diperiksa dr bedah mulut, dokter menyarankan di rontgen gigi, saat itu hasilnya memang terlihat ada gigi bungsu yang posisinya miring. "Ohh, sariawan bapak karena ada gigi bungsu yg mau tumbuh, tp posisinya abnormal, mungkin itu penyebab bapak sariawan dan sakit kepala terus menerus, giginya harus di oprasi, harus di ambil ya pak..

Bulan juni 2016, saat awal bulan ramadhan, suami tak puasa karena akan di operasi gigi, di cabutlah gigi yang selama ini mengganggu,, seminggu berlalu, sariawan masih menetap.. sakit di kepala makin menjadi. " mi, abbi sakit nelen, sakit kepala makin sering, kenapa ya padahal giginya udah di cabut, terus lidah abbi jd g bisa digerakin ke kiri" "besok periksa ke dokter lagi ya bii, sekalian kontrol gigi"

"Giginya udah g ada masalah ya pak, kalo keluhan bapak sakit kepala, baiknya bapa periksakan ke dr syaraf ya" kata dr bedah mulut saat itu,, diperiksalah suami ke dr syaraf, hanya diberi obat anti sakit.. dokterpun menyarankan fisioterapi lidah karena lidah yang tak bisa di gerakan ke kiri, 6 kali pertemuan fisioterafi dan tak ada perubahan..
Dokter menyarankan pemeriksaan MRI, perkiraan pemeriksaan MRI saat itu sekitar 5-6 juta dan tak bisa dicover asuransi
"periksa MRI nya nanti saja ya mii, bentar lagi kan kita mau mudik, lumayan uangnya buat bekal mudik ke tasik".

Hari idul fitri... suami lebih memilih tiduran di k**ar dan tak ikut bersilaturahmi ke rumah sanak saudara, sakit di kepala semakin sering,, hari raya hanya dihabiskan dengan beristirahat tiduran di k**ar..

Liburan lebaran pun telah usai, bersiaplah kita kembali ke ibukota..
"Mii sebelum kita ke jakarta, ummi lepas KB nya ya, abbi pengen zuma punya ade",,, " duh bii, baru anak satu az ummi udah repot, gimana kalo nambah" .. "biarin, nambah anak nambah rezeki, abbi pengen punya banyak anak, hehehe"
Kesal memang, tapi aku pun menurut, di lepas lah KB IUD yg setahun tertanam di rahimku..

"Mii, koq di lidah abbi jd ada benjolan, coba liat mii"
Benar,, ada benjolan kecil sebesar biji jagung di lidah yang ada sariawannya, "besok ke dokter lagi ya bi",,
"Sejak kapan benjolannya ada pak" tanya dokter.
"Baru 3 hari dok"
"Sakit gak?" Sambil memencet benjolannya
"Enggak dok enggak sakit, tp kalo sariawannya masih sakit dok, menelan jg jd sakit,kepala juga makin sering sakit"
"Harusnya bapak di periksa MRI biar tau sakitnya dari mana, kalo benjolannya ini kemungkinan tumor jinak, bagaimana kalo di oprasi benjolannya terus nanti kita periksakan hasilnya"
Suamiku hanya mengangguk, tanda setuju..

Awal agustus 2016, aku menemani suami di oprasi di RS JAKARTA,, zuma aku titipkan pada mamahku, ketika tau kabar suami mau di oprasi, mamah langsung berangkat ke jakarta..
Operasi berjalan lancar, 3 jam lamanya,,
"Ini istrinya pak Andrie? Operasinya sudah beres, ini benjolan yg sudah diambil mau diPA-kan dulu ya, hasilnya nanti 10 hari lagi..

Tanggal 13 agustus 2016, kami kembali menemui dokter, dokterpun menyampaikan hasilnya dan juga hasil PA dari laboratorium.

“bapak usianya berapa tahun?”
"28 dok"
"Sudah punya anak?"
"Sudah, baru usia setahun dok".
Dokterpun menghela napas panjang...ada perasaan tak enak saat itu.
"Hasil pemeriksaannya kurang bagus, bapak positif terkena KANKER LIDAH,

Dek.. seolah detak jantungku berhenti “KANKER…Dok?”

Tiba-tiba mataku jadi gelap, sebuah beban berat serasa menindih badanku. Aku diam dan tak bisa berkata apa-apa, lama aku terdiam.

“Kanker..?” tanyaku,

tapi kalimat itu tak mampu terucap hanya bersarang di kepalaku. Sebuah penyakit yang selama ini hanya aku kenal lewat informasi dan berita-berita, kini penyakit itupun menghampiri orang terdekatku orang yang paling aku sayangi. Penyakit yang menakutkan itu menyerang suamiku.

Kutatap wajah suamiku, suamiku hanya terdiam, pucat...

bapak saya sarankan berobat ke RS DHARMAIS, karena disana rumah sakit khusus menangani penyakit seperti bapak, harus cepat ya pak, sebelum kankernya menyebar kemana2.

Segera kuambil surat pengantar dokter dan menuju RS DHARMAIS.
Sungguh tak pernah terpikirkan sedikitpun sebelumnya, kini kami berada dalam deretan orang-orang penderita kanker di ruang tunggu pasien. Aroma kecemasan bahkan keputusasaan tergambar di wajah mereka. Sebenarnya ini juga saya rasakan, tapi saya harus menyembunyikan raut ini di hadapan suamiku. Aku harus tetap menyuguhkan energi penyemangat padanya.

Serangkaian pemeriksaan kami lakukan, lab, usg, rontgen, ct scan, bone scan.
"Dari hasil pemeriksaan, 3/4 lidah bapak sudah terkena kanker, bapak harus di oprasi di angkat lidah" kata dokter nya..

Ya Allah… apa lagi ini? Diangkat lidah? Kenapa harus suamiku yang mengalaminya? Kami pun p**ang dengan perasaan yang tak tentu, nanti kita periksa ke RS SILOAM ya bii, kita cari second opinion"

Esoknya kita periksa ke RS SILOAM,, dokter melakukan endoskopi, memas**an kabel kecil yg ada kameranya melewati lubang hidungnya,, terlihat jelas kamera menangkap gambar di monitor.
"Wahh, kanker nya sudah menyebar ke tenggorokan pak"
Memang terlihat banyak benjolan merah di dekat pita suara.

"Kalo boleh tau sudah stadium berapa dok?"
"Kalo ini sih sudah stadium 4"
"Terus gimana dok? Tanyaku lirih,,
“Nanti bapak harus menjalani pengobatan kemoterapi 3 kali, langsung radiasi selama 30 kali.”

Wajah suamiku putih pucat, dia hanya terdiam, terbayang beratnya derita dan kelelahan yang harus dialami suamiku. Belum lagi dengan kombinasi pengobatan kemoterapy yang melemahkan fisik. Keluar dari ruang dokter seolah semuanya jadi gelap, rasanya aku tak kuat menahan segala beban ini. Segera aku beri kabar keluarga dan teman-teman dekatku, aku kabarkan keadaan suamiku dan kumintakan do’a dari mereka. Tak terasa bulir-bulir bening air mata bermunculan disudut mataku.

dengan langkah lemas tak bertenaga seolah aku melayang, tulang-tulang terasa tak mampu menyangga badanku yang kecil ini, aku melihat anakku yang masih berusia 1 tahun, dia tersenyum ceria, ia tak mengerti beban berat yang menimpa orangtuanya, akupun memeluknya erat sambil menangis sejadinya.

Ketika kami di rumah, kami minta pendapat dari pihak keluarga tentang pengobatan yang akan kami lakukan. Dengan berbagai pertimbangan dan alasan pihak keluarga menyarankan agar kami tidak menempuh jalan kemo dan radiasi. Kami disarankan untuk menjalani pengobatan dengan cara alternatif dan pengobatan herbal.

Awal september 2016 kami berencana p**ang kampung ke tasik, dikarenakan kondisi suami yang tak bisa lagi bekerja, untungnya dari pihak kantor memberi cuti izin sakit sampai sembuh.

Akhirnya sejak saat itu kami melakukan ikhtiar pegobatan dengan cara alternatif dan minum obat-obat herbal. Karena saat itu suamiku sudah susah untuk menelan maka obat herbal yang diberikan tidak berupa kapsul, melainkan berupa rebusan dan cairan. Setiap hari suamiku harus minum ramuan dan rebusan obat-obat herbal. Segala macam makanan buah2an dan sayuran dijus dan di saring, Tapi aku lihat ia dengan telaten dan sabar rutin minum semuanya.

"Bii, kayaknya ummi udah lama g haid, " suamiku hanya tersenyum, coba periksain mii, tespek" katanya..
Aku terlalu sibuk mengurus suamiku yang sedang sakit, sampai tak sadar, 2 bulan lamanya aku tak datang bulan"
"Positif bii..."
"Alhamdulillah, zuma punya ade, mudah2an cwe ya miii, mudah2an pas bayinya lahir, abbi udah sehat,"
"Abbi pasti sehat sayang..."
Terlihat senyumnya yang mengembang dan bersemangat.
Semangatnya untuk sembuh begitu besar. Doa pun tiada henti kupanjatkan siang dan malam. Dan malam-malamku selalu ku habiskan dengan bersujud padaNya. Aku mulai rajin mencari semua informasi yang berhubungan dengan kanker lidah, mulai dari makanan, cara pengobatan, bahkan alamat klinik pengobatan alternatif. Semua informasi aku cari melalui internet, koran dan dari rekan-rekan.

5 bulan pengobatan, tapi Allah sepertinya belum memberi jalan kesembuhan dengan cara ini, akhirnya obat herbal aku tinggalkan. Dan akupun mulai ragu, kondisi suami makin memburuk, kamipun mulai putus asa. Aku yakinkan suamiku bahwa ini adalah memang ujian dari Allah,
“Bii.. semuanya atas kehendak Allah, bahkan jauh sebelum kita lahir sudah tertulis takdir ini, usia segini abbi sakit, berobat kesana-sini itu semua sudah ada dalam catatan Allah bii. Yang penting sekarang kita jangan lelah berikhtiar dan abbi tetap harus semangat untuk sembuh.” Ia mengangguk perlahan.
"Utun lahir, abbi pasti udah sembuh kan mii? Tanya nya
"Pasti bii, g ada yg g mungkin kalo Allah sudah berkehendak, utun lahir, abbi udah sehat". Ia pun tersenyum

Berat badan suamiku mulai turun drastis karena tak ada asupan makanan, sebelum sakit beratnya 65 Kg kini tinggal 40 Kg. Kondisinya makin parah dan puncaknya ketika aku lihat setiap hari suami muntah darah terus menerus. Ia pun terlihat lemas dan sangat pucat.

Januari 2017, aku bawa ke dokter spesialis Onkologi yang ada di tasik.
Dokter menganjurkan untuk segera dibawa ke rumah sakit karena hasil HB cuma 5, suamiku mengalami anemia berat. Kali ini aku membawanya ke RS Jasa Kartini tempat dokter itu praktek.
4 labu darah yang sudah masuk ke tubuh suamiku, dokter menyarankan kemoterapi"
"Kanker itu pengobatannya 3 rangkaian bu, kemoterapy, radiasi sama oprasi, tanpa itu kanker susah ditangani, apalagi dengan pengobatan alternatif dan herbal yang belum jelas" kata dokternya

"Mii, abbi mau berobat medis az, mau nurut apa kata dokter, mungkin ini jalan kesembuhan abbi" kata suamiku
Aku tak bisa berkata2,, baiklah kalo ini sudah keinginannya, aku hanya bisa mengiyakan, semoga Allah memberikan kesembuhan untuk suamiku dengan pengobatan medis.

Hari2 aku lewati, keluar masuk rumah sakit mengantar suami berobat, zuma aku titipkan ke rumah orangtuaku, karena waktuku habis dengan mengurus suamiku, penat rasanya,, hari2 dihabiskan dengan perjalanan dari rumah ke rumah sakit, rasanya melelahkan, apalagi dengan kondisi perutku yang semakin membesar.

dokter mengatakan, “kita hanya bisa memperlambat pertumbuhan kankernya bukan mengobati.” Seolah hitungan mundur kematian itu dimulai. Aku limbung dan hampir tak sadarkan diri, sekuat tenaga aku mencoba untuk tetap tegar
“Ya Allah… begitu berat cobaan ini Kau timpakan pada kami”
“Ma’afkan ummi, ummi tak mampu menjagamu selama ini…"
Serangkaian pengobatan medis dilakukan 7 kali kemotherapi, sampai kemo ke 3, kondisi suami sempat membaik, kemo ke 4,5,6,7... selama itu kondisi suamiku semakin menurun..

“Aku ingin ketenangan aku butuh pertolonganMu ya Robb. Kutumpahkan segala permohonan ini dihadapanMu yaa Allah. Bisa saja dokter memfonis dengan analisanya, tapi Engkaulah yang maha kuasa atas segala sesuatunya. Engkau maha menggenggam semua takdir, sakit ini dariMu ya Allah dan padaMU juga aku mohon obat dan kesembuhannya.”

Segala ikhtiar dan do’a tiada lelah kulakukan tuk kesembuhan suamiku. Malam-malamku kulalui dengan solat tahajud. Kubenamkan wajahku diatas sajadah lebih dalam lagi, tiba-tiba aku merasa tak mimiliki kekuatan apapun, aku berada dalam kepasrahan dan penghambaan yang lemah.

“Robb…Engkau maha mengetahui, betapa segala ikhtiar telah kami lakukan. Tiada menyerah kami melawan penyakit ini, kini aku serahkan segalanya padaMu, tidak ada kekuatan yang sanggup mengalahkan kekuatannMu yaa…Robb, Tunjukkan pertolonganMu, beri kesembuhan pada suamiku Ya..Allah.”

Rangkaian kemoterapi sudah beres, suamiku disarankan melakukan pengobatan lanjutan, sinar radiasi di RS santosa bandung, saat itupun kehamilanku sudah masuk usia 9 bulan,
"Bii, maaf ummi g bisa antar abbi ke bdg, abbi sama mamah az ya, takut brojol di jalan, nanti malah repot lagi". Akhirnya suami pergi melakukan serangkaian pemeriksaan untuk radioterapi,
6 Juni 2017,, hari ke 11 bulan ramadhan, anak yang kedua ku lahir,, tanpa kehadiran abbi nya,, proses melahirkan yang kedua sangat lah mudah dan cepat, alhamdulillah Allah telah memberikan kemudahan dan kelancaran, segera aku vidio call suamiku, dia pun kaget karena tiba2 aku memperlihatkan bayi kecil padanya,
"Ummi udah lahiran bii"
"Abbi p**ang ke tasik sekarang jg mii, pemeriksaan simulatornya udah beres abbi di jadwalin radiasi nya nanti udah lebaran"
Pulang lah ia ke tasik, datang dengan raut wajah ceria, alhamdulillah perempuan, "mau abbi kasih nama "Zahabiya Assyifa farid"
Emas permata yang menyembuhkan..insya allah dengan lahirnya biya, abbi diberi kesembuhan oleh Allah.

25 juni 2017, saat itu hari raya idul fitri,, tiba2 suami mengeluh sakit kepala,
Dan esoknya mengeluh sulit menelan dan sesak nafas, dilarikanlah suamiku ke RS,, dan bayi ku yg baru 2 minggu aku bawa jg, menemani abbi nya di rawat di RS. Pihak RS sempat menolak krn aku membawa bayi, tp karena aku tak bisa meninggalkan keduanya, akhirnya diizinkan, walaupun dengan membuat surat pernyataan bahwa pihak RS tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada bayiku..

Saat itu suamiku masih bisa bicara meski dengan suara kurang jelas. Karena tenggorokannya pun sudah menyempit tersumbat kanker, ia sangat kesulitan dalam bernafas. Masuk minumanpun kesulitan, Untuk memas**an nutrisi ke tubuhnya, dokter menyarankan oprasi gastrostomi, oprasi pasang selang dari perutnya, dan mengantisipasi agar tidak tersumbat saluran nafasnya, dokter menyarankan oprasi tracheostomy dileher suamiku. Akupun menyetujuinya meskipun aku tak tega, tapi hanya ini cara yang bisa diambil.

Suamiku pasrah, dia minta aku menemaninya terus menerus, dan aku mengerti.. aku selalu mendampinginya. Tak pernah jauh darinya...“Sebenarnya aku tak tega melihatmu seperti ini bii, leher di bolongin,perut juga bolong, tapi inilah yang terbaik untukmu saat ini.”

Selesai oprasi, bicaranya sudah tak bersuara lagi. Sejak saat itu praktis komunikasi kami hanya dengan isyarat atau terkadang suamiku menulisnya di hp, mengirimkan lewat WA,, Tentu saja hal ini terasa capek baginya. Namun sekali lagi ia terlihat tegar tak pernah aku mendengar ia mengeluh.

Sepanjang proses pengobatan tak hentinya kupanjatkan do’a dan dzikir dibantu dengan beberapa anggota keluarga.
Saat itu kondisinya sudah sangat menurun, sakit kepala hebat makin sering terjadi,, hasil pemeriksaan ct scan didapatkan, kankernya sudah menyebar ke otak,,
"Ya Allah beri kekuatan pada suamiku…!” Beri kesembuhan melalui ikhtiar selama ini ya Allah.."

Dokter yang menangani nya sudah angkat tangan, ia menyarankan suamiku untuk secepatnya pergi ke bandung untuk melakukan tindakan radiasi, tp karena kondisinya yang semakin menurun, rencana itu kami undur karena menunggu kondisinya membaik dulu..

Namun ternyata seminggu setelah operasi, selang di perutnya mengalami kebocoran, keluar cairan hitam pekat dari lubang di perut bekas oprasi,,
"Kenapa lagi ini?..."
"Mii abbi mau minta dirujuk az ke RSCM jakarta, disini abbi g sembuh2" kata suamiku..
Saat itupun aku meminta dokter untuk membuatkan surat rujukan ke RSCM Jakarta,, dokter mengizinkan... jam 1 tengah malam mobil ambulan mengantar kan kami berdua menuju Jakarta, ya.. hanya aku sendiri yang mengantar suamiku.. hari mulai terang saat kami tiba disana..

Serangkaian pemeriksaan dilakukan.. kondisinya semakin menurun, tapi masih bisa diajak komunikasi,, diapun mengambil hp dan mengetik sesuatu
"Mii, c juve meninggal di rscm kan?"
"Iya"
"Terus c yana zain jg meninggal mii, nanti giliran abbi ya mii"
"Abbi pasti sembuh sayang,"
"Mii, kalo abbi meninggal, abbi pengen dikuburin dekat anak2"
"Apaan sih bi, jangan ngomong yg enggak2" ..
Tak k**a kondisinya semakin menurun, memegang hp pun ia tak mampu..
Dia hanya bisa menahan kesakitan yg dirasa,, sambil melirik sesekali ke arahku, sambil berkata,, "sakit mi..."
"Sabar sayang.. coba abbi dzikir dalam hati" ..lailahailallah...

Kuhampiri suamiku yang tergolek lemah. Perawat memasang semua peralatan pada tubuh suamiku, entah alat apa saja ini. Kuusap perlahan keningnya, dingin sekali. Tangan dan kakinyapun sangat dingin. Hingga menjelang asar, aku tak diperbolehkan beranjak dari sampingnya, tanganku ia genggam erat. Tak hentinya mulut ini memanjatkan doa.

Tekanan darahnya sangat tinggi, nadi nya pun cepat, menunjukan angka 200 di layar monitornya. Berkali-kali dokter menyuntikkan obat anti sakit namun hasilnya tetap sama tak berubah, suamiku masih mengeluh kesakitan. Dokter memanggilku, perasaanku gelisah tak menentu, campur aduk antara cemas, bimbang dan ketakutan yang amat sangat. Dugaanku benar Dokterpun menyerah.

Melihat kondisinya yang terus menurun dokter memberitahu bahwa kondisi suamiku sudah sangat melemah, secara medis kondisi suami sudah tidak dapat ditolong lagi, lebih baik kita do’akan saja.” Aku benar-benar lemas mendengarnya seluruh badanku gemetar merinding. “benarkah tak ada lagi harapan.” Tiba-tiba aku merasakan ketakutan yang luar biasa. Aku tak mau menyerah, aku tetap membisikan ke telinga suamiku, bahwa ia jangan menyerah, ia pasti sembuh.

“Aku tak mau kehilanganmu bii.” Ku pegang kuat jemarinya, “buka matamu bii kubisikan lembut ditelinganya. Ia hanya tersenyum lemah...

Pukul 16.00, aku disodori surat pernyataan,, kata dokter ini adalah Surat persetujuan untuk tidak dilakukan tindakan apapun jika terjadi apa2 sama suamiku. Akupun pasrah “tak sanggup rasanya hati ini kehilanganmu, aku ingin tetap menatap wajahmu, aku ingin tetap mendampingimu meski dalam ketidakberdayaanmu.”

"Abbi…..inilah yang terbaik yang diberikan Allah buat kita, maafkan ummi, tak bisa menjagamu selama ini. Ummi ikhlas abbi pergi, ummi terima semua dengan ihklas..

Jangan khawatir bii, ummi akan menjaga dan merawat anak-anak kita,” kubisikan lirih ditelinga suamiku.

Dalam setiap rangkaian doaku tak pernah aku mengucapkan kata-kata menyerah “kalo memang hendak Engkau ambil maka mudahkan,” tak pernah aku menyebut kata-kata itu. Aku selalu minta kesembuhan, kesembuhan karena aku memang menginginkan suamiku benar-benar sembuh.

Sepertinya kini aku harus menyerah dan pasrah “Ya.. Robb jika memang Engkau menentukan jalan lain aku ikhlas ya Allah…., mudahkan jalan suamiku untuk menghadapmu dengan khusnul khotimah.”

Kubimbing suamiku menyebut kalimat “LAAILAHA ILLALLAH MUHAMMADUR ROSULULLAH.. Kuulang hingga berkali-kali..
Dua bulir bening tersembul dari sudut matanya. Aku merasakan ia sanggup mengikuti kalimat ini..

Pukul 16.40 ia menghembuskan nafasnya yg terakhir..
“bu, bapak sudah tidak ada.” ujar dokternya. aku tau maksudnya tapi aku masih tak percaya. Kutengok layar monitor yang terhubung ketubuh suamiku. Tak ada lagi yang bergerak disana.

kudekap tubuh lemas suamiku.. ku kecup bibirnya, dan ku usap matanya... “INNA LILLAAHI WAINNA ILAIHI ROOJIUUN.”
Aku termenung disampingnya tapi tak ada lagi air mata yang keluar. “ummi ikhlas melepasmu bii, Allah telah memilihkan jalan terbaik buat kita.”

Selamat Jalan suamiku Andrie K Farid …… jemput aku dan anak-anak nanti di pintu SurgaNya......

dari mbak Rezy Selvia Dewi
Boleh di share gak usah izin ya,, semoga cerita ini bermanfaat..

Address

Bandar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Merak Khayangan LS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share