13/11/2021
https://youtu.be/an14CEenQu0
WOW!! Trio SDR + BADRUN DI ACAK ACAK Bocil ASIA PAYUNG BATU.? INI YANG TERJADI TERNYATA baleno
Tidak susah menebak bahwa mereka adalah atlet bola voli. Badannya tinggi. Kemudian berjaket bertuliskan nama daerah, dan menggantung kartu tanda pengenal pada lehernya.
Advertisement
"MAS, atlet dari Lampung ya? Silakan mas, dipilih dan dibeli untuk oleh-oleh," sapa seorang penjual suvenir yang melihat pembeli bertuliskan Jateng di bagian depan kaos yang dikenakannya.
Para atlet yang mayoritas seusia mahasiswa tersebut hanya tersenyum, tetapi ada juga yang menanyakan harga suvenir, seperti tas, topi dan kaos. Ada yang beli, ada juga yang hanya melihat-lihat.
Tidak berselang lama, mereka semua diwajibkan memasuki LAPANGAN dan langsung menuju ruang ganti yang sudah disiapkan setiap tim.
Selepas berganti jersey dan siap untuk bermain, satu per satu masuk lapangan. GOR GUNUNG SARI RIAU PERIANGAN yang sejak pertandingan babak penyisihan selalu dipadati penonton makin riuh.
Masih pemanasan, perhatian penonton sudah tertuju kepada pemain-pemain di lapangan. Setiap umpan dan smes yang menghujam, tak sedikit penonton bereaksi, bahkan bertepuk tangan.
Saat sang pengadil lapangan sudah berdiri di singgasananya tepat di sisi net, dan meniupkan peluit tanda dimulainya pertandingan, sorak-sorai penonton pun semakin riuh.
Apalagi jika yang bermain tim BALENO Sambutan supermeriah dengan yel-yel khas suporter menggema, termasuk penampilan tarian adat tuan rumah.
Tentu ini adalah pemandangan yang sudah sekitar 1,5 tahun tak pernah ditemui di tribun-tribun mana pun akibat pandem. Khususnya dalam cabang olahraga bola voli yang kompetisi Proliga ditiadakan sementara.
Ada yang hanya duduk fokus menyaksikan pertandingan, ada yang berdiri, naik kursi, berjingkrak, dan berteriak-teriak menyemangati para atlet.
Sebagian ada yang membawa drum, kemudian sang koordinator penonton memimpin nyanyian melalui megaphone.
“Lama saya tidak melihat suasana seperti ini