Majelis Pangling

Majelis Pangling Majelis Pangling (Pangaosan Keliling)

29/05/2026
15/05/2026

“Bahasa Allah dalam Setiap Kejadian Hidup”
NGAJI HIKAM Imam ibn 'Athoillaah Sakandary
berat Muhammad Khairi Annumawi

08/05/2026

NGAJI HIKAM (Maqolah 17,18,19 & TAUHID)
"Semestinya, hati kita bisa menyaksikan/merasakan keberadaan الله dengan perantara segala sesuatu..
Bukan sebaliknya, الله menjadi terhijab dari hati dengan segala sesuatu"
كيف يتصور أن يحجبه شيء وهو الذي ظهر بكل شيء
berat Pengikut

Di antara *gelap* yang tak selalu kita sadari,ada hati yang *perlahan mengeras*  *bukan karena ia tak ingin lembut* teta...
05/05/2026

Di antara *gelap* yang tak selalu kita sadari,
ada hati yang *perlahan mengeras*
*bukan karena ia tak ingin lembut*
tetapi karena *terlalu lama jauh dari sumber cahaya*

*Qoshidah Burdah* bukan sekadar untaian pujian kepada Nabi ﷺ,
ia adalah jeritan rindu seorang hati hamba yang *mengenal Cahaya*,menenunnya menjadi doa, menghamparkannya di hadapan Kekasih Allah.

Di sana ada *pengakuan bahwa diri ini lemah,*
ada penyesalan *bahwa umur sering habis untuk selain-Nya*
dan *ada harapan bahwa ada pintu rahmat الله yg tak kan pernah tertutup*

yaitu,*Pintu Nabi Muhammad ﷺ*

Ditiap baitnya adalah cermin :
*kadang ia menampakkan aib yang kita sembunyikan* ,
kadang ia *memeluk luka yang tak pernah kita ceritakan*
dan kadang ia *membisikkan jalan pulangnya hati yang telah lama kita lupakan*

Jangan tunda panggilan ini
Sebab *tak semua yg hidup* diberi kesempatan untuk *terbangun*

Mari hadir dengan hati

bisa jadi,
satu bait Burdah yg kita dengar dengan hati
lebih berharga daripada seribu langkah tanpa arah.

07/09/2025

✍🏻 *MUTIARA Safari Burdah ke-4*

Dalam diri kita itu terdapat 2 alam.. :
1. *'alamul Mulki wassyahaadah* (alam yg tersaksi oleh mata zhohir ini, termasuk jasad kita) disebut juga dengan nama *"Dunia Realita"*

2. *'alamul malakuut*(alam bawah sadar) yang dalam ilmu sains sering disebut *"dunia quantum"*. Seperti Alam qubur/barzakh, lailatul qodar, isro mi'raj, karomah, barokah, hadirnya Malaikat, Rasa Mahabbah dan banyak lagi.. itu semua masuk di alam Malakut.. Nah, termasuk juga pada alam malakut ini adalah *"Alam Hati/Ruh" kita..*

Ulama Pengarang² Maulid, Qoshidah Burdah, pujian² pada Nabi, Mahallul Qiyam.. dsb Beliau² adalah Ahli Alamul malakut..
Maka, bahasa-bahasa yg dituangkan pada makna lafazh²nya pun , adalah bahasa 'alamul malakuut..

oleh karena itu, kita.. yg di khitob (yg diajak bicara/yg membaca/yg mendengarkan) dalam majelis2 Maulid / Burdah, *yg diajak bicara itu adalah "Hati/Ruh" kita.. (yg masuk dalam alam malakut)*

Makanya, saat kita hadir Majelis Maulid.. Kalimat-kalimat Maulid/Burdah/Qoshidah itu akan menarik Ruh/hati kita di alam Malakut.. agar mendekat pada HadroturRosuul di alam malakut ..

*Imam Ghozali mengakatakan dalam Kitab Ihya :*
*حقيقةُ الإنسان هِي القلبُ*
_"hakikat manusia itu adalah Hatinya"_

walhasil, saat kita Hadir.. duduk di Majelis Maulid/ majelis Sholawat/majelis Ta'lim...
Coba tanya.. ada dimana Hati kita saat itu?
di rumah kah.. ?
di pekerjaan kah.. ?
apa yg sdng hatimu pikirkan..?
& apa yg dirasakan hatimu saat itu.. ?

jika saat itu *hatimu merasakan..* saya sedang menghadap Nabi, diperhatikan Nabi, mendekati HadroturRosul..
*maka* , meskipun jasadmu ada di masjid.. di jalan.. di rumah.. di majelis²,
*pada hakikatnya Engkau sedang benar² mendekati RosuluLLooh..* 💚🥺🥹

karena td itu.. kata Imam Ghozali, yg jadi patokan manusia itu bukan *"jasad"* nya, tapi *"hati"* nya..

Seperti itulah yg pernah diterangkan oleh Guru kami *Samahatul Ustadz Alhabib Abdurrahman Bilfaqih*
(Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hadits Al-faqihiyyah)

والله أعلم بالصواب

30/08/2025

✍🏻 *Mutiara Safari BURDAH ke-3*

*katanya Imam Bushiri* :

*NAFSU* itu bagaikan hewan gembala, dia tak kenal ladang gembala yg ia injak & ia makan.. yg penting kenyang, ni'mat, merasa lezat dengan rumputnya ga ngurus itu tanah entah milik siapa..
maka hewan gembala itu 🚶🐏🐏🐏..
harus digiring dan diarahkan oleh si penggembala..

```SIAPA PENGGEMBALANYA?```
ialah *"QOLBU"* kita sendiri.. ya, *HATI* kita lah *penggembala nafsu* itu..

*NAFSU* tak pernah memikirkan ladang amal perbuatannya,
*entah itu baik..?*
*entah itu buruk..?*
*halal..?*
*atau haram kah..?*
gak ngurus.. ‼️
yg penting keinginannya terlaksana.. yg penting si nafsu merasa nyaman dalam hal itu..

*nyaman...* saat nafsu ingin meninggalkan/mengakhirkan sholat,
*nyaman...* saat ingin membicarakan/mendengarkan buruknya orang lain (ghibah)
*nyaman...* saat menatap ma'siat,
*nyaman..* saat dipuji.. (takabbur, ria dll)
*nyaman..* saat Malas beramal sholeh
*nyaman..* saat menganggap diri lebih baik dari orang lain..
*nyaman..* saat menentang perintah Sohibul Maulid (RosuluLLooh)

merasa nyaman.. nyaman.. nyaman.. saat A, B, C.... hingga Z

*"RASA NYAMAN"* itulah yg disebut dengan *"Hawa هَوَى"*

oleh karenanya, disebutlah *HAWA NAFSU/هوى النفس* , ya'ni *"rasa nyaman"* yg muncul dari keinginan *Nafsu*

maka, *HATI* berkewajiban untuk menggembalakan si nafsu dengan cara memalingkannya dari *"zona nyaman"* tersebut

meskipun secara zhohir, keinginan nafsu itu terkadang baik..
Namun , tetaplah Hati selalu meneliti keinginan baiknya si nafsu.. giringlah keinginan baik si nafsu agar tetap pada jalan Nabi Muhammad ( *الصراط المستقيم* ) sesuai dasar syari'at Islam

itulah yg dimaksud oleh Imam Bushiri :
*فاصرف هَوَاهَا وَحَاذر أَنْ تُوليه* #
*إِنَّ الَهَوَى مَا تَوَلَّى يُصْمِ أو يسم*

_Palingkanlah olehmu (wahai hati) dari "HAWA" nya si Nafsu.. dan waspadalah selalu pada berkuasanya si nafsu._

_karena sungguh, saat nafsu berkuasa.. dia pasti akan membinasakanmu, dan membuatmu penuh dengan aib_(kekurangan/dosa)

Berkata sebahagian Guru² Mulia, diantaranya (alhabib Salim Asy-syathiri)

*بردة المديح نورها أرفع من سائر الموالد*
(أو كما قال)
"Qoshidah Burdah itu, cahayanya.. lebih tinggi dari kitab-kitab Maulid yg lain"
(namun, tanpa mengurangi penghormatan dan pengagungan kita kepada kitab maulid yg lain)

*ya'ni.. ada Cahaya khusus yg aLLooh simpan didalam bait-bait Qoshidah Burdah*

*والله أعلم بالصواب*

Rasulillah SAW... Sang penyejuk hati dan penyembuh jiwa, yg setiap langkahnya menjadi pelita dari kegelapan menuju cahay...
29/08/2025

Rasulillah SAW... Sang penyejuk hati dan penyembuh jiwa, yg setiap langkahnya menjadi pelita dari kegelapan menuju cahaya....

Tiap pujian yang dilantunkan adalah bukti cinta, tiap do'a yang diucap adalah kerinduan, tiap sholawat yang di lantunkan adalah ikatan tali abadi yang menuntun kita kembali kepadaNya...

Malam ini, kembali lagi kita menyejukan hati dan jiwa dengan lantunan bait-bait qosidah burdah sebagai wasilah memperbesar rasa cinta kepada Alloh ta'ala dan RasulNya... yang InsyaAllah akan ikut hadir juga
*- Mu'allim Taufiq Sholeh Aljambariy*

(Alumni Ponpes Daarul Hadits Alfaqiihiyyah Malang, Pengajar Ponpes Internasional Terpadu Asy-syifaa Wal Mahmuudiyyah)

BismillahDua momen telah kita arungi bersama melukis rona bahagia dalam bingkai syukur dan cinta, menyambut kelahiran sa...
26/08/2025

Bismillah

Dua momen telah kita arungi bersama melukis rona bahagia dalam bingkai syukur dan cinta, menyambut kelahiran sang kekasih tercinta, Sayyiduna Rasulillah SAW....

Semoga setiap untaian doa, setiap getar syukur, dan benih cinta yang kita tanam bersama, tumbuh menjadi pohon pahala dan rasa cinta yang kian mekar kepada kekasih mulia, Sayyiduna Rasulillah SAW....

Bertemu kembali malam ini melanjutkan menanam, memupuk, kebahagiaan, kebaikan,rasa rindu & cinta, dengan bingkai ```SAFARI BURDAH``` InsyaAllah akan ikut hadir putra dari guru kita semua :
*- Mu'allim Syarif Muhammad Alhasani*

شملنا بالمصطفی اجمع✨

Address

Bandung
40164

Website

https://www.tiktok.com/@majelispangling_?_t=8ka7LApgcs6&_r=1

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Majelis Pangling posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Majelis Pangling:

Share