Berita Pagi

Berita Pagi Berita | Rangkaian Berita-Berita DiSekitar Kita

04/02/2026

Parah ide na

13/01/2026

Ngamuk Kepsek SDN Lampung Ngamuk

Wow keren si ibu kades
09/01/2026

Wow keren si ibu kades

08/01/2026

Menegangkan KDM pertemukan Holis dengan Kades Panggalih

Aksi yang diduga sebagai bentuk intimidasi terhadap warga kembali menuai perhatian publik. Keluarga Kepala Desa Panggali...
05/01/2026

Aksi yang diduga sebagai bentuk intimidasi terhadap warga kembali menuai perhatian publik. Keluarga Kepala Desa Panggalih disebut melakukan tekanan terhadap seorang warga bernama Holis Muhlisin (31), setelah yang bersangkutan mengunggah kondisi jalan rusak di wilayahnya ke media sosial.

Kepala Desa Panggalih diketahui bernama Wahyu, yang menjabat sejak tahun 2019. Ia terpilih menggantikan Rusmana, S.Pd, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala desa.

kasus ini kini menjadi sorotan serius pemerintah daerah. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, bahkan turun langsung untuk menanggapi persoalan tersebut.

Akibat polemik yang berkembang, Wahyu disebut berpotensi menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat guna mendalami dugaan tindakan intimidasi terhadap warga. Kasus ini pun memicu perbincangan luas terkait kebebasan warga menyampaikan aspirasi serta transparansi penggunaan dana desa.

05/01/2026

Nasib Buruk Beacukai, Presiden Prabowo perintahkan Purbaya bubarkan Beacukai,
Apakah Anda setuju?

05/01/2026

KDM ajak Panji Keliling JABAR

Kebenaran menemukan jalannya....Pas Foto pada Formulir Calon Anggota Silva Gama, Foto Jokowi Muda, berbeda dengan yang d...
04/01/2026

Kebenaran menemukan jalannya....
Pas Foto pada Formulir Calon Anggota Silva Gama, Foto Jokowi Muda, berbeda dengan yang di IJAZAH.

Maka jelas Pas Foto yang ada di IJAZAH adalah Foto orang lain, karena dia Tidak pernah Kuliah, alias di UGM jokowi hanya diajak sepupunya Dumatno utk ikut Mapala.

Naik gunung saat itu boleh di ikuti masyarakat yg pencinta gunung gabung masuk ke Mapala sebuah Universitas.

Saat itu Bumming kegiatan naik gunung
Dan di daftar kan
Lalu dia merantau ke Aceh Kerja di Pabrik Kertas...
Bukti Otentik Tak Terbantahkan !!!...

Rizky Billar komentari video Hard yang ramal Artis di tahun 2026
03/01/2026

Rizky Billar komentari video Hard yang ramal Artis di tahun 2026

02/01/2026
01/01/2026

Bocah tak sekolah ambil ular untuk jajan

Di sebuah rumah tua yang berdiri sejak 75 tahun lalu,hidup 12 jiwa pernah saling menguatkan.Bukan rumah megah.Bukan p**a...
01/01/2026

Di sebuah rumah tua yang berdiri sejak 75 tahun lalu,
hidup 12 jiwa pernah saling menguatkan.
Bukan rumah megah.
Bukan p**a rumah nyaman.
Tapi di situlah tawa, tangis, dan doa disimpan selama puluhan tahun.
Rumah itu milik seorang pelawak senior: Diding Boneng.
Ia bukan tak tahu rumahnya rapuh.
Kayu-kayu sudah dimakan usia.
Dindingnya lapuk.
Atapnya sering bocor.
Namun setiap hari ia berkata pada dirinya sendiri,
“Masih bisa dipakai… yang penting anak-anak punya tempat p**ang.”
Di rumah itu tinggal anak, keponakan, dan keluarga lain.
Sebanyak 12 orang, bertahan bersama.
Saling berbagi ruang, saling menahan lelah.
Hingga suatu hari…
rumah itu benar-benar menyerah.
Tak ada gempa.
Tak ada badai.
Hanya usia yang terlalu tua untuk terus dipaksa berdiri.
Saat rumah itu roboh,
Pak Diding tak berteriak.
Ia hanya terdiam.
Menunduk.
Dan berkata pelan dengan suara yang hampir habis:
“Ini salah saya… rumah ini tidak pernah direnovasi.
Lebih tua dari saya. Dibangun kakek nenek saya…”
Kalimat itu bukan pengakuan.
Itu jeritan hati seorang ayah,
yang merasa gagal melindungi keluarganya.
Hari itu, bukan hanya tembok yang runtuh.
Harga diri ikut hancur.
Kenangan ikut terkubur.
Dan rasa takut menyelimuti:
“Besok kami tidur di mana?”
Di usia senja,
saat tenaga tak lagi kuat,
dan panggung hiburan sudah lama memalingkan wajah,
Pak Diding tak meminta belas kasihan.
Ia hanya ingin keluarganya selamat.
Dan di saat paling rapuh itulah,
datang seorang manusia bernama Raffi Ahmad.
Ia tidak datang membawa sorot lampu berlebihan.
Tidak p**a datang dengan janji kosong.
Ia datang… dan duduk.
Mendengar.
Menggenggam tangan yang gemetar.
Bantuan yang diberikan bukan sekadar uang.
Bukan hanya janji membangun rumah.
Yang paling dulu ia bangun adalah hati
seorang lelaki tua
yang hampir kehilangan keyakinan bahwa dirinya masih berarti.
“Bapak tidak sendirian.”
Kalimat itu sederhana.
Namun bagi Pak Diding,
itu seperti pelukan setelah terlalu lama berdiri sendirian.
Di dunia yang cepat melupakan,
di mana yang tua sering tersisih,
satu kebaikan kecil
bisa menyelamatkan satu keluarga besar.
Hari itu,
seorang pelawak senior
tidak hanya mendapat harapan baru,
tetapi juga pengingat paling penting:
Bahwa meski rumah bisa runtuh,
manusia tidak boleh dibiarkan runtuh sendirian.
Dan di titik itulah,
banyak hati tak kuasa menahan air mata…
karena kebaikan yang tulus
selalu menemukan jalannya sendiri. 🤍

Address

Bandung
40295

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Berita Pagi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share