Radar Bandung

Radar Bandung Akun Resmi Facebook Media Radar Bandung | 📰 Terkini, Unik dan Menarik!

16/01/2026

Menurut data Korps Lalu Lintas Polri, total kendaraan bermotor di Indonesia pada 2025 meningkat menjadi 173.703.373 unit.

Para pedagang di Pasar Kasomalang, Kabupaten Subang, melaporkan bahwa harga berbagai kebutuhan pokok seperti beras, miny...
16/01/2026

Para pedagang di Pasar Kasomalang, Kabupaten Subang, melaporkan bahwa harga berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan telur masih bertahan stabil hingga pertengahan Januari 2026.

Meskipun belum ada lonjakan harga yang signifikan, kondisi ini belum mampu memicu geliat aktivitas jual beli yang normal di pasar tradisional tersebut. Sejumlah pedagang mengeluhkan jumlah pengunjung yang menurun drastis, dengan tren masyarakat yang saat ini cenderung membatasi pengeluaran dan hanya berbelanja kebutuhan yang paling mendesak saja.

Penurunan pendapatan pedagang di awal tahun ini diduga kuat akibat dampak pengeluaran masyarakat yang membengkak pascalibur panjang akhir tahun serta adanya prioritas biaya pendidikan. Faktor ekonomi rumah tangga yang lebih selektif membuat daya beli di pasar tradisional cenderung lesu meski pasokan sembako dipastikan tetap aman dan distribusi berjalan lancar.
Para pedagang menaruh harapan besar agar gairah ekonomi kembali pulih dalam beberapa pekan ke depan sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Kasomalang dapat kembali produktif seperti sedia kala. [*]

Sebuah aksi nekat sekaligus heroik dilakukan oleh seorang perempuan yang diketahui merupakan istri anggota kepolisian. I...
16/01/2026

Sebuah aksi nekat sekaligus heroik dilakukan oleh seorang perempuan yang diketahui merupakan istri anggota kepolisian. Ia rela mengorbankan mobil kesanyangan pribadinya demi menyelamatkan sebuah truk yang tidak kuat saat menanjak.

Peristiwa tersebut terjadi saat truk yang melaju di jalur utama mengalami kendala dan berpotensi menimbulkan kecelakaan serius. Melihat situasi itu, perempuan tersebut dengan cepat mengambil keputusan untuk menghadang laju truk menggunakan mobilnya agar kendaraan besar itu tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Sore Tadi Laka Lantas di Turunan Nagreg, Truk Diduga Alami Rem Blong Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Turunan N...
15/01/2026

Sore Tadi Laka Lantas di Turunan Nagreg, Truk Diduga Alami Rem Blong

Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Turunan Nagreg pada Kamis (15/1) sore. Sebuah truk bermuatan air mineral dan susu diduga mengalami rem blong sekitar 200 meter sebelum cagak arah Garut–Tasikmalaya.

Dalam situasi darurat, sopir truk memilih membanting setir ke arah kanan jalan sebagai upaya menghindari jatuhnya korban jiwa. Namun, manuver tersebut mengakibatkan sebuah rumah yang berada di sisi jalan terdampak insiden tersebut.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

Sumber: infojawabarat

Dunia pendidikan kembali digemparkan kericuhan yang diduga terjadi di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi. Insiden ...
15/01/2026

Dunia pendidikan kembali digemparkan kericuhan yang diduga terjadi di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi. Insiden memilukan ini bermula dari adu argumen panas antara seorang guru dan sejumlah siswa yang kemudian meledak menjadi aksi pengeroyokan. Ketegangan tersebut diduga kuat dipicu oleh ucapan sang guru yang melontarkan kalimat ofensif terkait kondisi ekonomi orang tua murid dengan sebutan "miskin", yang seketika memicu amarah kolektif para siswa di lokasi kejadian. [*]

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, memicu bencana longsor yang memutus jembatan g...
15/01/2026

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, memicu bencana longsor yang memutus jembatan gantung penghubung Desa Karangpapak dan Desa Cikelat pada Selasa (13/1).

Jembatan sepanjang 25 meter tersebut ambruk setelah struktur penyangganya tidak kuat menahan pergerakan tanah akibat curah hujan yang sangat tinggi. Insiden yang terjadi pada dini hari ini mengakibatkan setidaknya 40 kepala keluarga di Kampung Sukabakti terancam terisolasi karena kehilangan jalur utama yang selama ini menjadi akses satu-satunya untuk mobilitas warga.

Putusnya jembatan ini melumpuhkan urat nadi ekonomi dan pendidikan setempat, mengingat jalur tersebut merupakan akses rutin bagi anak-anak sekolah dan para petani menuju lahan garapan. Tim gabungan dari P2BK Cisolok bersama TNI-Polri telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan mengkaji penanganan darurat yang diperlukan.

Sementara menunggu perbaikan resmi, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang jauh lebih jauh dan berisiko, sembari tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem yang masih membayangi wilayah Sukabumi. [*]

Kota Bekasi kini tengah menghadapi krisis tenaga pendidik yang serius setelah angka kekurangan guru dilaporkan melonjak ...
15/01/2026

Kota Bekasi kini tengah menghadapi krisis tenaga pendidik yang serius setelah angka kekurangan guru dilaporkan melonjak hingga 2.500 orang. Kondisi ini dipicu oleh gelombang pensiun massal yang diperkirakan mencapai 300 orang per tahun hingga 2027, serta transisi tenaga honorer menjadi ASN PPPK yang justru menggeser peta sebaran pengajar.
Dampaknya sangat terasa di berbagai jenjang sekolah, bahkan menghambat peningkatan status tiga SMP Unit Sekolah Baru (USB) untuk menjadi sekolah negeri penuh karena ketiadaan staf pengajar resmi yang memadai.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi kini berupaya mencari jalan keluar dengan mengusulkan skema PPPK paruh waktu kepada pemerintah pusat demi menambal kekosongan di ruang kelas. Saat ini, banyak sekolah yang terpaksa membebani guru yang ada dengan jam mengajar di luar batas ideal, bahkan mencapai 40 jam pelajaran per pekan, demi memastikan kegiatan belajar tetap berjalan.

Ketergantungan pada guru honorer yang dibiayai dana BOS pun menjadi tantangan berat, terutama bagi sekolah-sekolah kecil yang memiliki keterbatasan anggaran operasional namun kekurangan tenaga pendidik yang signifikan. [*]

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyelidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek "ijon" di P...
15/01/2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyelidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek "ijon" di Pemerintah Kabupaten Bekasi. Penyidikan ini menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara dari periode 2021-2024.

Hari ini, Kamis (15/1), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi dalam kapasitasnya sebagai pejabat teknis di lingkungan pemkab setempat.

“Hari ini Kamis (15/1), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam rilisnya.

Para saksi yang diperiksa merupakan pejabat yang membidangi pekerjaan umum dan konstruksi. Mereka adalah Agung Mulya (Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air), Dede Haerul (Kepala Bidang Pembangunan Jalan Kabupaten Bekasi), Ahmad Fauzi (Kepala Bidang Pembangunan Jembatan), dan Teni Intania (Kepala Bidang Bina Konstruksi). Turut diperiksa p**a para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk berbagai bidang, yaitu Agung Jatmika (PPK Sumber Daya Air), Hasri (PPK Pembangunan Jalan), dan Tulus (PPK Jembatan).

Selain pejabat eksekutif, KPK juga memeriksa Ono Surono dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus yang telah menetapkan Ade Kuswara sebagai tersangka. Ade Kuswara diduga menerima uang dari sejumlah pihak yang ingin memenangkan proyek atau mendapatkan kemudahan dalam proses lelang di Pemkab Bekasi.

Praktik ini sering disebut sebagai "proyek ijon", di mana calon pemenang proyek telah ditentukan sebelum proses pengadaan berjalan, dengan imbalan sejumlah uang kepada pejabat.

Bupati nonaktif Bekasi Ade Kuswara ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada akhir 2024. Ia diduga menerima suap dan gratifikasi yang terkait dengan pengadaan proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi selama masa jabatannya.

Modus operandi yang diduga adalah praktik "ijon", di mana calon pemenang tender telah disepakati sebelum proses lelang berjalan, dengan imbalan uang kepada pejabat berwenang, dalam hal ini Ade Kuswara. [*]

Viral!! Mang Angkot  dengan Penumpang yang TersinggungSebuah kejadian tak terduga terjadi di dalam angkutan umum. Seoran...
15/01/2026

Viral!! Mang Angkot dengan Penumpang yang Tersinggung

Sebuah kejadian tak terduga terjadi di dalam angkutan umum. Seorang pria tiba-tiba tersulut emosi saat sopir angkot mengingatkan para penumpang agar tetap waspada terhadap aksi copet.

Alih-alih menyambut imbauan tersebut sebagai bentuk kepedulian, pria itu justru merasa tersinggung. Suasana di dalam angkot pun sempat memanas, padahal peringatan tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan bersama.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi kita semua. Di transportasi umum, kewaspadaan bukan hanya tugas sopir, tetapi tanggung jawab setiap penumpang.

Tetap waspada, jaga barang berharga, dan saling mengingatkan demi perjalanan yang aman dan nyaman.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap fakta mengejutkan mengenai penurunan drastis angka pernikahan di Indonesia, ...
15/01/2026

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap fakta mengejutkan mengenai penurunan drastis angka pernikahan di Indonesia, dari yang sebelumnya mencapai 2 juta pasangan di tahun 2018 menjadi hanya 1,4 juta pada tahun 2024.

Menanggapi fenomena ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai tingginya beban biaya resepsi, seperti sewa gedung dan katering, menjadi faktor utama masyarakat menunda pernikahan. Padahal, secara prosedural, biaya pernikahan sangatlah terjangkau jika dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) yang kini telah dilengkapi dengan fasilitas balai nikah yang representatif bagi pasangan baru.

Lebih lanjut, Menag mengajak masyarakat untuk mengubah stigma negatif terhadap pernikahan sederhana yang dilakukan secara resmi di KUA. Ia menegaskan agar pasangan yang memilih menikah di KUA tidak lagi dicap negatif atau dikaitkan dengan isu hubungan di luar nikah, melainkan harus dipandang sebagai langkah bijak dan legal di mata hukum.

Bagi pemerintah, pernikahan yang tercatat secara resmi jauh lebih mulia dan aman secara perlindungan hukum dibandingkan praktik nikah siri atau di bawah tangan yang berisiko bagi masa depan keluarga. [*]

Seorang pendaki bernama Syafiq Ali dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Slamet. Syafiq diketahui mulai m...
14/01/2026

Seorang pendaki bernama Syafiq Ali dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Slamet. Syafiq diketahui mulai mendaki bersama rombongan pada 27 Desember 2025.

Namun, pada 29 Desember 2025, Syafiq Ali terpisah dari rekan-rekannya saat berada di jalur pendakian. Sejak saat itu, keberadaannya tidak diketahui dan dinyatakan hilang. Upaya pencarian pun dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama relawan dan pihak terkait, menyisir jalur pendakian serta area sekitar lokasi terakhir Syafiq terlihat.

Setelah lebih dari dua pekan pencarian, Syafiq Ali akhirnya ditemukan pada Rabu, 14 Januari 2026. Sayangnya, pendaki tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan fisik, perlengkapan yang memadai, serta kedisiplinan dalam menjaga rombongan saat melakukan pendakian gunung, terutama di jalur dengan tingkat kesulitan tinggi.

Sumber: Bantenraya

__
Jangan sampai ketinggalan info penting dan berita yang lagi viral 🔥
Follow dan pantau terus RadarBandung buat update berita terbaru, viral, dan fakta menarik dari berbagai daerah di Indonesia 🇮🇩📰

Misteri penemuan jasad pria yang bersimbah darah di Desa Kiarapedes, Purwakarta, akhirnya terkuak setelah Satreskrim Pol...
14/01/2026

Misteri penemuan jasad pria yang bersimbah darah di Desa Kiarapedes, Purwakarta, akhirnya terkuak setelah Satreskrim Polres Purwakarta membekuk pelaku berinisial JSJ (45). Korban yang diketahui bernama Sumarna (55) ditemukan tewas mengenaskan dengan luka bacok serius di bagian kepala dan wajah pada Sabtu malam (10/1).

Berdasarkan hasil olah TKP dan penyelidikan cepat, polisi berhasil mengamankan pelaku di kediamannya tanpa perlawanan, lengkap dengan bukti bercak darah yang masih menempel pada tangan dan kaki tersangka serta sebilah golok yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Tragedi berdarah ini dipicu oleh sengketa piutang saat korban mendatangi rumah pelaku untuk menagih sisa utang yang belum terbayar. Pertemuan tersebut memanas hingga terjadi adu mulut dan perkelahian hebat yang berujung pada tindakan pembacokan fatal di sebuah area sunyi dekat bekas kandang ayam.

Kini, JSJ harus mendekam di sel tahanan Polres Purwakarta dan terancam jeratan Pasal 458 KUHP dengan sanksi pidana berat. Pengungkapan kasus ini sekaligus meredam keresahan warga setempat yang sebelumnya digegerkan oleh aksi kekerasan keji di lingkungan mereka. [*]

Address

Radar Bandung, Jalan Ibrahim Adjie No. 95, Babakan Surabaya, Kec. Kiaracondong
Bandung
40281

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Radar Bandung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Radar Bandung:

Share