06/05/2021
Kata “eskatologi” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi V), es·ka·to·lo·gi /éskatologi/ n ajaran teologi mengenai akhir zaman seperti hari kiamat, kebangkitan segala manusia, dan surga.
Secara etimologis, eskatologi berasal dari Bahasa Yunani eschaton artinya “yang terakhir”, “yang selanjutnya”, “yang paling jauh”, dan logos artinya “pengetahuan”. Secara umum eskatologi merupakan keyakinan yang berkaitan dengan kejadian-kejadian akhir hidup manusia, seperti kematian, hari kiamat, berakhirnya dunia, saat akhir sejarah, dan lain-lain.
Begitu juga dalam Ensiklopedia Indonesia (1987: 963), telah diterangkan arti eskatologi (eschatology) merupakan ajaran yang menguraikan secara teratur semua soal dan pengetahuan tentang akhir kehidupan manusia, seperti mati, neraka, surga, hukuman dosa dan pahala untuk kebaikan manusia, hari kiamat, pengadilan pada hari itu dan sebagainya.
Berdasarkan pengertian tersebut, maka dapat dikatakan bahwa eskatologi merupakan suatu pengetahuan yang berkaitan dengan hal-hal yang “terakhir” dan ia merupakan bagian dari agama dan filsafat yang berkaitan dengan kejadian-kejadian akhir hidup manusia seperti kematian, hari kiamat, kebangkitan, dan sebagainya.
Kata “eskatologi” berarti ajaran teologi mengenai akhir zaman seperti hari kiamat, kebangkitan segala manusia, dan surga.