07/04/2026
Di Rooftop Studio, kami hanya menjadi ruang—tempat di mana mereka datang membawa cerita, mengolah rasa, dan menuangkannya lewat suara.
Mendampingi proses rekaman Tablo OMK St. Martinus 2026, kami menyaksikan bagaimana setiap dialog, jeda, dan emosi perlahan menemukan bentuknya, sampai akhirnya semuanya terasa utuh dan hidup.
Tablo ini sendiri baru saja ditampilkan pada Jumat Agung kemarin—sebuah momen yang sarat makna, di mana kisah pengorbanan itu kembali dihadirkan dengan begitu nyata. Dan bagi kami, menjadi bagian kecil di balik prosesnya adalah sebuah kehormatan.
Karena pada akhirnya, ini bukan sekadar rekaman. Ini tentang bagaimana sebuah cerita disampaikan, dirasakan, dan terus hidup—bahkan setelah panggungnya selesai.