12/06/2026
Netizen pun langsung heboh, dan akhirnya pihak Ruben Onsu lewat pengacaranya mulai angkat bicara.
Mereka kayaknya udah nggak bisa tinggal diam, dan ngasih sinyal kalau kenyamanan serta masa depan anak adalah harga mati yang harus dijaga.
Enggak cuma netizen, KPAI juga akhirnya ikut bereaksi keras. Ketua Umum KPAI, Pak Agustinus Sirait, bilang tegas banget kalau orang tua itu harus tahu batasan etika.
Jadi, anak itu jangan sampai dijadikan "alat" cuma buat ngejar views atau engagement.
Menurut mereka, tindakan yang udah kelewat batas ini bisa jadi catatan serius yang memicu evaluasi soal hak asuh anak.
Nah, ini yang bikin panas: KPAI kasih bocoran kalau hak asuh anak itu nggak selamanya mutlak di satu pihak. Kalau kondisi pengasuhan dianggap nggak kondusif atau melanggar hak-hak anak, otoritas hukum bisa aja turun tangan.
Jadi, kalau nanti bukti-buktinya kuat dan memang melanggar, bukan hal mustahil kalau hak asuh bisa dievaluasi atau bahkan dialihkan ke pihak yang dianggap lebih mampu menjamin kesejahteraan anak, dalam hal ini Ruben Onsu. Sekarang, banyak yang nungguin langkah selanjutnya.
Pihak Ruben dikabarkan bakal koordinasi terus sama KPAI buat menempuh jalur yang diperlukan. Bakal ada drama besar di depan mata? Kita lihat aja nanti gimana kelanjutannya, karena KPAI sendiri sekarang lagi mantau situasinya biar sang buah hati nggak terus-terusan jadi korban konten.
Sumber: cumi cumi com