Barakati.id

Barakati.id Barakati.id adalah penyaji informasi terkini di layar hp anda. Salam

Menjawab kompleksitas tantangan industri pers di era kecerdasan buatan dan disrupsi digital, perhelatan akbar Temu Jurna...
11/06/2026

Menjawab kompleksitas tantangan industri pers di era kecerdasan buatan dan disrupsi digital, perhelatan akbar Temu Jurnalis Gorontalo 2026 siap digelar. Agenda strategis yang dirancang selama dua hari pada 12–13 Juni 2026 ini bakal menghadirkan barisan pemateri prestisius skala nasional yang mengawinkan perspektif praktisi media, akademisi, hingga aparat penegak hukum.

Ketua Panitia Temu Jurnalis Gorontalo 2026, Lukman Polimengo, menegaskan bahwa forum ini diarsiteki khusus sebagai laboratorium penguatan kapasitas sekaligus pemutakhiran kompetensi etis bagi para kuli tinta di Provinsi Gorontalo.

"Kami menyajikan ruang edukasi multidimensi. Peserta tidak hanya dicekoki materi internal pers, melainkan juga dibekali sudut pandang dari berbagai institusi penegak hukum serta otoritas bahasa. Tujuannya satu, yakni memperkuat profesionalisme dan integritas jurnalis lokal," ujar Lukman, Kamis (11/06/2026).

Rangkaian acara pada hari pertama akan dibuka dengan agenda sarasehan eksklusif yang menempatkan Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Widodo, sebagai narasumber utama guna membedah sinergisitas keamanan dan kemerdekaan pers.

Memasuki hari kedua, tensi kegiatan akan dinaikkan lewat rangkaian workshop jurnalistik yang terbagi ke dalam beberapa sesi taktis. Pada sesi awal, Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) sekaligus Pemimpin Redaksi RCTI, Herik Kurniawan, dijadwalkan mengupas tuntas materi krusial bertajuk “Etika Pers di Tengah Budaya Viral.”

Masih di sesi yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Gorontalo akan mengulas materi “Jurnalisme Berintegritas dalam Perspektif Hukum.” Disusul kemudian oleh paparan dari Dirreskrimsus Polda Gorontalo, Kombes Pol. Dr. Maruli Pardede, yang secara khusus membedah “Pencegahan Pelanggaran Hak Cipta bagi Jurnalis dan Masyarakat.” Materi ini dinilai fundamental mengingat maraknya fenomena plagiarisme konten digital di ruang siber.

Guna memperkuat estetika dan akurasi produk jurnalistik, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, Zamzam Harira, S.Pd., M.Pd., juga ambil bagian dengan membawakan materi “Etika Bahasa dalam Media dan Jurnalistik Digital.”

Tak kalah menarik, Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) yang juga merupakan CEO Tempo Digital, Wahyu Dhyatmika, dipastikan hadir untuk menguliti tema besar mengenai “Jurnalisme Digital dan Tantangan Integritas.” Bobot diskusi kian berbobot dengan hadirnya Anggota DPRD Provinsi Gorontalo sekaligus Pengamat Komunikasi Publik, Erwin Ismail, S.I.Kom., M.I.Kom., yang akan mengulas “Komunikasi Publik dan Peran Media dalam Demokrasi.”

Puncak dari seluruh rangkaian Temu Jurnalis Gorontalo 2026 ini akan ditutup dengan malam resepsi sebagai ajang konsolidasi dan silaturahmi akbar insan pers se-Provinsi Gorontalo.

Malam puncak tersebut akan dihadiri oleh para pimpinan organisasi konstituen Dewan Pers di daerah, mulai dari AMSI, SMSI, JMSI, PWI, hingga IJTI, dan direncanakan bakal ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Gorontalo.

Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo kembali mempertegas komitmennya dalam memperkuat fondasi pendidikan keagamaan bagi ge...
11/06/2026

Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo kembali mempertegas komitmennya dalam memperkuat fondasi pendidikan keagamaan bagi generasi muda. Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026, setiap calon siswa yang akan melangkah ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) diwajibkan mengantongi sertifikat belajar mengaji.

Kebijakan regulatif ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang diakselerasi sejak masa kepemimpinan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel. Pasangan kepala daerah ini menaruh atensi besar terhadap pembentukan karakter berbasis teologis bagi anak-anak sejak usia dini.

Bagi Wali Kota Adhan, orientasi dunia pendidikan tidak boleh melulu terjebak pada penguasaan pengetahuan umum dan kemampuan akademik semata. Anak-anak dinilai krusial dibekali pemahaman agama yang inklusif sebagai rem dan pondasi moral dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Oleh karena itu, di samping mendongkrak mutu pendidikan formal, Pemkot Gorontalo berupaya memastikan seluruh siswa Muslim memiliki kemampuan dasar membaca Al-Qur'an secara fasih sebelum memasuki gerbang SMP.

Ketegasan instruksi tersebut kembali dikukuhkan melalui surat pemberitahuan resmi yang diterbitkan oleh Sekretariat Daerah Kota Gorontalo tertanggal 10 Juni 2026. Surat edaran ini ditujukan langsung kepada para lurah, pimpinan TPA/TPQ, serta orang tua santri di seluruh penjuru Kota Gorontalo.

Kendati bersifat wajib, pemerintah daerah tetap memberikan solusi humanis bagi calon siswa yang belum memiliki sertifikat resmi atau belum bisa mengaji. Mereka dipastikan tetap bisa mendaftar dan tidak akan kehilangan hak bersekolah, dengan syarat orang tua atau wali wajib membuat surat pernyataan tertulis. Surat tersebut berisi kesediaan untuk membimbing dan memastikan anak mengikuti kelas pembelajaran mengaji intensif di TPA atau TPQ terdekat.

Kebijakan adaptif ini merefleksikan keseriusan Wali Kota Adhan dan Wawali Indra Gobel terhadap internalisasi nilai-nilai religius, yang selama ini menjadi salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kota Serambi Madinah.

Melalui penetrasi kebijakan ini, Pemkot Gorontalo optimistis mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keagungan akhlak, ketangguhan karakter, serta pemahaman spiritual yang kuat untuk membentengi diri dari tantangan zaman di masa depan.

Penyelenggaraan Street Food Jilid II yang berpusat di sepanjang kawasan Rumah Adat Dulohupa hingga SMP Negeri 7 Kota Gor...
11/06/2026

Penyelenggaraan Street Food Jilid II yang berpusat di sepanjang kawasan Rumah Adat Dulohupa hingga SMP Negeri 7 Kota Gorontalo sukses mendongkrak perekonomian para pelaku UMKM lokal. Hanya dalam kurun waktu tiga hari pelaksanaan, total omzet yang diraup pedagang sukses meroket hingga nyaris menyentuh angka setengah miliar rupiah.

Berdasarkan data resmi rekapitulasi dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, akumulasi pendapatan para pedagang hingga hari ketiga mencatatkan angka fantastis, yakni sebesar Rp495.897.752.

"Hingga hari ketiga pelaksanaan, perputaran uang dan pendapatan total para pelaku UMKM sudah berada di angka Rp495 juta lebih," ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Gorontalo, Muttakin Adam, Rabu (10/06/2026) malam.

Muttakin menjelaskan, capaian pada paruh pertama ini melesat lebih tinggi sebesar Rp43.084.252 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada gelaran Street Food Jilid I, yang saat itu membukukan omzet Rp452.813.500.

"Apabila pada malam ketiga cuaca bersahabat dan tidak diguyur hujan, saya sangat optimistis jumlah transaksi riil para pelaku UMKM kita sudah melampaui setengah miliar rupiah," tandas Muttakin.

Anomali positif ini terbilang menarik mengingat rentang spasial atau lokasi pelaksanaan Street Food Jilid II kali ini dirancang jauh lebih ringkas. Jika pada jilid pertama area lapak pedagang membentang sepanjang 2 kilometer, pada jilid kedua ini panjang rute dipangkas menjadi hanya sekitar 407 meter demi kenyamanan aksesibilitas pengunjung.

Meskipun areanya lebih padat, animo pelaku usaha justru menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Pada hari pertama pembukaan Street Food Jilid II, tercatat sebanyak 249 UMKM langsung berpartisipasi aktif. Angka ini lebih tinggi dibandingkan hari pertama jilid sebelumnya yang hanya diikuti oleh 216 UMKM.

Secara berkala, jumlah pelapak yang mengirimkan rekapitulasi harian tercatat dinamis. Pada hari kedua terdapat 240 UMKM, hari ketiga sebanyak 229 UMKM, dan pada hari keempat menyisakan 113 UMKM yang menyetorkan laporan penjualan. Dari seluruh rangkaian agenda, hari pertama menjadi ladang perputaran uang terbesar dengan sumbangan omzet mencapai Rp222.320.352, melampaui pembukaan jilid pertama yang berada di kisaran Rp139 juta.

Secara administratif, total pelaku usaha yang mendaftarkan diri pada Street Food Jilid II mencapai 307 UMKM, dengan 282 UMKM di antaranya tercatat aktif menggelar lapak dagangan di lapangan sepanjang pelaksanaan kegiatan.

Tingginya angka transaksi di area yang lebih ringkas ini membuktikan bahwa strategi pemadatan zonasi efektif memicu konsentrasi massa. Kesuksesan ini sekaligus menjadi indikator kuat bahwa event Street Food bentukan pemerintah daerah telah bertransformasi menjadi pasar stimulus yang mandiri dan wadah promosi yang efektif bagi produk lokal Kota Gorontalo.

Tekanan akademik yang tinggi, tumpukan tugas, hingga kejenuhan akut (academic burnout) kini menjadi ancaman nyata bagi k...
11/06/2026

Tekanan akademik yang tinggi, tumpukan tugas, hingga kejenuhan akut (academic burnout) kini menjadi ancaman nyata bagi kesehatan mental mahasiswa di Indonesia. Merespons realitas tersebut, Moh. Alwi Hasan, mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP UNG), sukses melahirkan inovasi mitigasi klinis yang berhasil menembus jurnal ilmiah bereputasi nasional.

Alwi berhasil mempublikasikan artikel ilmiahnya pada Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan (JPBPP) Volume 6 Nomor 8 Tahun 2026. Jurnal bereputasi tersebut diterbitkan oleh Universitas Negeri Malang (UM) dan telah terindeks SINTA 2.

Dalam naskah ilmiah berjudul "From Academic Pressure to Preventive Self-Help: Development of Academic Burnout Mitigation Guide for Students", Alwi merancang sebuah buku panduan taktis berbasis self-help. Media preventif ini didesain khusus untuk membantu mahasiswa mengenali gejala kejenuhan sejak dini, mengelola stresor perkuliahan, serta menerapkan strategi pemulihan psikologis secara mandiri demi menjaga keberhasilan studi.

Karya inovatif ini dinilai menjadi jawaban strategis di tengah melonjaknya kasus gangguan kecemasan mahasiswa pascapandemi. Menariknya, ini bukan kali pertama Alwi menembus jurnal nasional. Sebelumnya, ia telah mempublikasikan riset bertajuk "Inclusive-Counsel: Website-Based Inclusive Guidance and Counseling Service Design for Students with Special Needs" pada Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Undiksha (JIBK) yang terindeks SINTA 3.

Menembus dua jurnal bereputasi nasional dalam satu rekam jejak akademik merupakan capaian langka untuk selevel mahasiswa program sarjana (S1). Keberhasilan Alwi ini tidak lepas dari bimbingan intensif dua dosen setianya, yakni Dr. Tuti Wantu, M.Pd., Kons., dan Permata Sari, S.Pd., M.Pd. Selain itu, manajemen Jurusan BK FIP UNG turut andil dalam memberikan dukungan finansial serta fasilitas ekosistem riset yang kondusif.

Dekan FIP UNG, Prof. Dr. Arwildayanto, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas capaian prestisius ini. Menurutnya, keberhasilan publikasi di SINTA 2 ini menjadi pembuktian bahwa mutu riset mahasiswa UNG mampu bersanding dan berkontribusi langsung pada perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional.

Prof. Arwildayanto menegaskan bahwa birokrasi fakultas akan terus melipatgandakan dukungan terhadap budaya riset, inovasi, dan pembiayaan publikasi ilmiah guna mendongkrak daya saing lulusan di dunia kerja.

“Dari ruang penelitian FIP UNG, Moh. Alwi Hasan membuktikan secara empiris bahwa mahasiswa bukan lagi sekadar konsumen ilmu pengetahuan. Mereka telah bertransformasi menjadi produsen solusi bagi tantangan riil dunia pendidikan masa kini,” ujar Prof. Arwildayanto, Kamis (11/06/2026).

Bagi akademisi maupun mahasiswa yang ingin mendalami metode mitigasi kejenuhan akademik tersebut, artikel penelitian Alwi kini sudah dapat diakses dan diunduh secara resmi melalui laman web

Tiga mahasiswa Program Studi Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) suks...
10/06/2026

Tiga mahasiswa Program Studi Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses menorehkan prestasi gemilang di panggung dunia. Delegasi kampus maron ini berhasil menembus jajaran Top 30 Global Finalists pada ajang bergengsi International Business Competition (IBC) Season 4 Tahun 2026.

Atas capaian tersebut, mereka berhak melaju ke babak final yang akan diselenggarakan langsung di University of Economics Ho Chi Minh City, Vietnam. Ketiga mahasiswi berprestasi itu adalah Salsabila A. T. Jermias, Nazwa Ramadhani Latif, dan Safira Zatalia Putri Hikmah. Keberhasilan melenggang ke partai puncak ini diraih setelah melalui proses kurasi proposal bisnis yang ketat, menyisihkan ratusan kompetitor dari berbagai belahan dunia.

International Business Competition sendiri merupakan kompetisi internasional tahunan yang diinisiasi oleh Student Exchange Abroad (SEA). Ajang ini didesain sebagai laboratorium global bagi generasi muda untuk melahirkan ide bisnis inovatif, memperkuat mentalitas kewirausahaan, serta membangun kolaborasi multinasional. Sektor penilaian utama berfokus pada rancangan bisnis yang kreatif, berkelanjutan (sustainable), serta memiliki skalabilitas adaptif di pasar internasional.

Dekan FEB UNG, Dr. Raflin Hinelo, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, kesuksesan ini merupakan buah dari konsistensi, dedikasi, serta iklim akademik fakultas yang terus memacu kompetensi global mahasiswa.

“Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan dan prestisius bagi FEB. Kami berkomitmen mendukung penuh keberangkatan mereka. Kami berharap ketiga mahasiswi ini mampu mengeksplorasi kemampuan terbaiknya di Vietnam hingga sukses mengharumkan nama UNG dan Indonesia,” ujar Dr. Raflin, Kamis (11/06/2026).

Apresiasi senada ditiupkan Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menembus jajaran finalis global menjadi validasi empiris bahwa mutu mahasiswa UNG memiliki daya saing kompetitif yang sejajar dengan universitas top dunia.

“Prestasi internasional ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNG tidak lagi sekadar jago kandang di tingkat nasional, melainkan siap bertarung di panggung global. Ini membuktikan secara nyata bahwa perguruan tinggi dari daerah mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang siap menjawab tantangan ekonomi global,” tegas Prof. Eduart Wolok.

Keterlibatan aktif delegasi FEB dalam IBC 2026 di Vietnam ini menjadi bagian dari akselerasi internasionalisasi yang tengah digenjot oleh UNG. Selain berburu medali, momentum ini diproyeksikan sebagai instrumen bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring profesional internasional, melakukan brainstorming gagasan bisnis, serta membuka peluang kolaborasi global di masa depan.

Tim akademisi Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP UNG) mengg...
10/06/2026

Tim akademisi Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP UNG) menggelar program pengabdian masyarakat di Desa Lobuto Timur, Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo. Agenda edukasi yang berfokus pada ketahanan domestik ini mengusung tema “Penguatan Kesadaran Sosial Masyarakat Desa Lobuto Timur Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling”.

Kegiatan yang dilaksanakan sebagai wujud nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi ini menghadirkan dosen BK FIP UNG, Mohamad Awal Lakadjo, M.Pd., sebagai fasilitator utama. Kehadiran para akademisi di ruang pertemuan desa tersebut disambut antusias oleh puluhan warga setempat yang ingin mendalami formula manajemen konflik keluarga.

Dalam sesi interaktif tersebut, Mohamad Awal Lakadjo membedah materi bertajuk "Hidup Berkeluarga yang Sehat". Kajian mendalam ini mengupas berbagai aspek vital prasyarat ketahanan keluarga, mulai dari esensi pernikahan yang sehat dan bertanggung jawab, pembentukan ekosistem rumah tangga yang harmonis, pembagian peran antaranggota keluarga, hingga strategi taktis dalam menghadapi tantangan ekonomi maupun sosial.

Bagi Awal, institusi keluarga bukan sekadar unit terkecil sosiologis masyarakat, melainkan fondasi utama yang menentukan kualitas karakter individu dan potret kesehatan sosial secara makro.

"Ketahanan keluarga merupakan faktor determinan dalam menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis. Ketika fungsi-fungsi internal keluarga berjalan optimal, maka perwujudan lingkungan sosial yang sehat, aman, dan produktif akan jauh lebih mudah diakselerasi," urai Awal. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya rekonstruksi komunikasi dua arah yang sehat serta pemenuhan tanggung jawab berbasis kesadaran kolektif.

Materi yang kontekstual tersebut memicu diskusi dua arah yang dinamis. Warga desa memanfaatkan forum ini untuk berkonsultasi, berbagi pengalaman empiris, serta mengurai dinamika problem rumah tangga yang mereka hadapi sehari-hari. Salah seorang perwakilan warga menuturkan, edukasi praktis seperti ini sangat dinantikan karena menyajikan solusi konkret atas konflik domestik yang selama ini jarang tersentuh oleh penyuluhan formal.

Program pengabdian masyarakat ini dirancang secara integratif. Agenda ini merupakan bagian dari proyek kolaboratif berbasis mata kuliah, yakni BK di Masyarakat, BK Sosial, dan Kearifan Lokal yang diampu oleh Dr. Ilham Khairi Siregar, S.Pd., M.Pd., dan Mohamad Rizal Pautina, S.Pd., M.Pd.

Guna memperluas dampak sosial, proyek ini turut melibatkan aktif puluhan mahasiswa BK FIP UNG Angkatan 2023 dan 2025 yang berkolaborasi langsung dengan komunitas remaja Desa Lobuto Timur. Sinergi ini tidak hanya membekali warga dengan instrumen psikologi sosial, tetapi juga menjadi laboratorium lapangan bagi mahasiswa dalam mengonversi teori akademik menjadi aksi pengabdian yang berdampak nyata.

Proyek pembangunan Kantor Bupati Pohuwato yang baru resmi dimulai. Dimulainya konstruksi jantung pemerintahan Bumi Panua...
10/06/2026

Proyek pembangunan Kantor Bupati Pohuwato yang baru resmi dimulai. Dimulainya konstruksi jantung pemerintahan Bumi Panua ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, bersama pemangku lembaga adat setempat, Selasa (09/06/2026).

Prosesi peletakan batu pertama tersebut dikawal langsung oleh unsur tinggi adat, di antaranya Kadhi Pohuwato Ustaz Syaiful Sabu, Hakimu Pohuwato Ustaz Wisno Pakaya, Bate Lo Pohuwato Asmad N. Tuna, serta Wuu Pohuwato Raman Pakilie. Keterlibatan para tokoh ini merupakan bagian dari sakralnya ritus adat Gorontalo yang mengiringi pembangunan fasilitas publik.

Rangkaian ritual adat telah bergulir sejak pagi hari pukul 06.00 WITA yang diawali dengan pelaksanaan ritual Lo Duoto (tahapan permohonan restu sebelum pengerjaan fisik). Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, puncak prosesi dilanjutkan dengan ritual Lomayango atau peletakan batu pertama sebagai simbol legitimasi dimulainya pembangunan Kantor Bupati Pohuwato.

Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pohuwato Zulkifli Umar, Kabag Kesra Nakir Ismail, Kabag Umum Ramayani Nento, Camat Marisa Usman Bay, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta manajemen kontraktor pelaksana dari PT Cipta Adhi Guna.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pemangku adat yang telah mendedikasikan waktu demi mengarsiteki spiritualitas pembangunan gedung ini.

“Terima kasih kepada seluruh lembaga adat yang telah memimpin prosesi sakral ini sebagai bentuk doa kolektif agar pembangunan berjalan mulus. Begitu p**a kepada pihak kontraktor dan konsultan pengawas yang kini telah siap bekerja di lapangan,” ujar Iwan.

Wabup Iwan menegaskan bahwa Pemkab Pohuwato menargetkan mega proyek ini rampung tepat waktu dalam durasi masa kontrak selama 217 hari kalender. Ia mewanti-wanti agar aspek kualitas material dan struktural tidak dikorbankan demi mengejar kecepatan durasi pengerjaan.

“Hasil pengerjaan yang presisi dan berkualitas tinggi tentu akan menentukan ketahanan jangka panjang gedung ini, yang nantinya kembali menjadi pusat komando pelayanan pemerintahan daerah,” jelasnya.

Iwan mengonfirmasi bahwa Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, sejatinya sangat berkeinginan hadir langsung dalam groundbreaking ini. Terlebih, sehari sebelumnya bupati bersama wabup telah melakukan inspeksi detail di lokasi guna memastikan kematangan persiapan teknis.

“Beliau sudah menginspeksi langsung kesiapan lokasi kemarin. Namun, karena pada waktu yang bersamaan hari ini ada agenda kedinasan lain yang tidak bisa ditunda, saya didelegasikan mandat untuk mewakili beliau melakukan peletakan batu pertama,” terangnya.

Lebih lanjut, Iwan mengingatkan jajaran PT Cipta Adhi Guna agar patuh pada cetak biru (blueprint) desain serta spesifikasi teknis yang tertuang dalam dokumen kontrak. Kantor bupati yang baru ini diproyeksikan tidak sekadar wadah administrasi birokrasi, melainkan representasi wajah kemajuan daerah yang akan diakses oleh masyarakat maupun tamu luar provinsi.

Kehadiran kantor definitif ini memang telah lama dinantikan setelah musibah kebakaran beberapa tahun lalu memaksa aparatur daerah berkantor sementara di gedung bersama. Jika sesuai estimasi, kantor bupati yang representatif ini ditargetkan siap ditempati pada akhir tahun 2026 demi mendongkrak efektivitas pelayanan publik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, secara resmi membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Goron...
10/06/2026

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, secara resmi membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Gorontalo Tahun 2026. Kompetisi literasi ini dipusatkan di Aula Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kota Gorontalo, Rabu (10/06/2026).

Agenda tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala DKP Kota Gorontalo Siti Dahlia Syarief, jajaran dewan juri, kepala sekolah se-Kota Gorontalo, guru pendamping, serta puluhan siswa peserta lomba yang memadati ruang kegiatan.

Dalam sambutannya, Sekda Ismail Madjid menggarisbawahi urgensi menjaga dan merawat eksistensi tradisi lisan. Menurutnya, warisan luhur tersebut merupakan bagian dari kekayaan budaya daerah yang kini mulai tergerus oleh masifnya perkembangan zaman dan arus globalisasi digital.

“Pesan moral yang disalurkan melalui tradisi lisan atau bertutur ini merupakan salah satu aset budaya lokal yang sebagian mulai diabaikan generasi masa kini. Melalui stimulasi kompetisi seperti lomba bertutur ini, jika terus digalakkan secara konsisten, akan mampu membangkitkan kembali kecintaan anak-anak terhadap akar budaya daerah,” ujar Ismail.

Ismail menilai, cerita rakyat yang dikemas secara kreatif dan ditampilkan dengan penjiwaan yang baik tidak sekadar menjadi media perkenalan histori lokal. Lebih dari itu, tradisi lisan bertindak sebagai sarana strategis dalam membentuk karakter anak yang cerdas, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui penjelajahan cerita-cerita daerah, anak-anak dapat menyerap langsung pelajaran tentang nilai moral, kearifan lokal, serta menumbuhkan rasa bangga yang kokoh terhadap identitas budaya yang mereka miliki,” tambahnya.

Usai memberikan arahannya, Sekda Ismail secara resmi membuka jalannya perlombaan yang ditandai dengan pembacaan basmalah bersama seluruh tamu undangan. Pada momentum tersebut, ia juga membakar semangat para peserta agar tampil percaya diri di atas panggung.

Ismail mengingatkan bahwa predikat juara bukanlah target mutlak, melainkan proses mengasah mental dan akumulasi pengalaman berharga di usia dini yang jauh lebih utama.

“Jangan pernah berkecil hati apabila belum berhasil membawa p**ang piala. Kekalahan hanyalah kemenangan yang tertunda. Jadikan ini sebagai pemantik untuk terus belajar, berlatih, dan mengasah bakat agar kelak dapat merajut prestasi yang lebih tinggi,” pesannya memotivasi.

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI ini menjadi bagian dari penetrasi taktis Pemerintah Kota Gorontalo melalui DKP dalam mendongkrak indeks minat baca, menaikkan kelas kemampuan literasi dasar, sekaligus membentengi tradisi lisan serta folklor cerita rakyat di kalangan generasi muda.

Gedung Bele Li Mbui yang selama ini menjadi salah satu aset strategis di pusat Kota Gorontalo tengah bersiap bertransfor...
10/06/2026

Gedung Bele Li Mbui yang selama ini menjadi salah satu aset strategis di pusat Kota Gorontalo tengah bersiap bertransformasi menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP). Komitmen percepatan infrastruktur tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat meninjau langsung progres revitalisasi gedung tersebut pada Selasa (09/06/2026).

Peninjauan lapangan ini dilakukan guna memastikan proyek renovasi arsitektur bangunan berjalan sesuai target linimasa. Targetnya, eks gedung serbaguna ini dapat segera difungsikan sebagai pusat pelayanan publik terpadu yang mengintegrasikan berbagai urusan administratif dalam satu kawasan linear.

Menurut Wali Kota Adhan, pemanfaatan bangunan eks Bele Li Mbui sebagai MPP merupakan langkah taktis Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo untuk menghadirkan reformasi birokrasi yang efektif, efisien, dan memangkas jarak bagi warga.

“Seluruh jenis pelayanan publik komprehensif akan kami pusatkan di sini. Jadi, ke depan masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah kantor atau menghabiskan waktu di jalan untuk mengurus berbagai keperluan,” ujar Wali Kota Adhan Dambea.

Ia menjelaskan, gedung yang terletak di lokasi premium tersebut sebelumnya dikelola oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, namun kini hak pengelolaannya telah resmi diserahkan kepada Pemkot Gorontalo. Pasca-proses hibah dan penyerahan aset, pihak kota langsung bergerak cepat merancang cetak biru (blueprint) revitalisasi total.

Nantinya, loket-loket pelayanan yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak akan ditempatkan di MPP ini. Instansi yang terintegrasi meliputi pelayanan administrasi kependudukan (Disdukcapil), BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, dinas perhubungan, pelayanan keagamaan, hingga loket penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari pihak kepolisian.

Dengan konsep satu atap (one-stop service) ini, mobilisasi masyarakat akan jauh lebih ringkas dalam menyelesaikan urusan kedinasan.

“Jika seorang warga memiliki beberapa urusan birokrasi sekaligus, cukup melangkah ke gedung ini. Tidak perlu lagi berkeliling kota mendatangi banyak kantor dinas,” tambahnya.

Guna menyokong performa MPP, Pemkot Gorontalo juga tengah menyiapkan infrastruktur digital dan tanggap darurat di area sekitar. Fasilitas pendukung tersebut di antaranya unit call center aduan masyarakat, pos taktis pelayanan kepolisian, ruang kontrol Command Center, hingga armada ambulans gawat darurat yang disiagakan 24 jam.

Melalui mega proyek revitalisasi ini, Pemkot Gorontalo optimistis mampu melahirkan wajah baru pelayanan publik yang modern, inklusif, mudah dijangkau, serta memberikan kenyamanan premium bagi seluruh elemen masyarakat Kota Serambi Madinah.

Lembaran baru sejarah tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pohuwato segera dimulai. Seluruh tahapan persiapan di lokasi...
10/06/2026

Lembaran baru sejarah tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pohuwato segera dimulai. Seluruh tahapan persiapan di lokasi proyek dinyatakan rampung dan siap memasuki prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) Kantor Bupati Pohuwato yang baru, Selasa (09/06/2026).

Guna memastikan seluruh kesiapan berjalan tanpa kendala, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati Iwan S. Adam meninjau langsung area proyek infrastruktur tersebut pada Senin (08/06/2026).

Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh aspek teknis dan nonteknis klir sebelum alat berat dan pekerja konstruksi mulai bergerak. Peninjauan lapangan tersebut turut dihadiri oleh pihak kontraktor pelaksana yang memenangkan tender pembangunan fisik gedung dengan target durasi pengerjaan selama 217 hari kerja.

Hadir p**a mendampingi bupati di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Zulkifli Umar, Plt. Kepala Dinas PUPR Mahyudin Ahmad beserta jajaran, Tim Ahli Bupati, serta Pemangku Adat (Bate) Pohuwato Asmad N. Tuna. Kehadiran kelembagaan adat ini krusial untuk menyelaraskan nilai-nilai filosofis kebudayaan daerah ke dalam rangkaian ritual peletakan batu pertama.

Lokasi pembangunan gedung pusat pemerintahan baru ini menempati area bekas Kantor Bupati Pohuwato yang hangus terbakar akibat kerusuhan massa pada September 2023 silam.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Saipul menginstruksikan kepada dinas teknis dan kontraktor agar mendetailkan titik pemancangan batu, baik di area sudut maupun poros tengah bangunan dasar.

“Peletakan batu pertama ini adalah tiang pancang penting, terlebih untuk bangunan berskala besar yang menjadi jantung pemerintahan daerah. Di Gorontalo, khususnya Pohuwato, prosesi sakral seperti ini wajib melibatkan lembaga adat sebagai wujud penghormatan terhadap nilai budaya leluhur. Kita berserah diri agar pembangunan ini mendapat berkah, rahmat, dan pertolongan dari Allah SWT,” kata Bupati Saipul.

Bagi Saipul, pendirian kembali kantor bupati ini bukan sekadar urusan estetika fisik semata. Infrastruktur ini menjadi simbol kebangkitan roda pemerintahan dan pelayanan publik Bumi Panua setelah sempat hancur akibat musibah kebakaran beberapa tahun lalu.

Ia pun mengetuk hati seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pohuwato untuk menyertakan doa restu agar proyek berjalan aman, kondusif, dan rampung tepat waktu.

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Pohuwato. Semoga gedung yang menjadi simbol daerah ini selesai sesuai jadwal, sehingga fungsi koordinasi dan pelayanan administrasi publik kembali berjalan representatif,” harapnya.

Lebih lanjut, Saipul mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas terealisasinya kucuran anggaran pembangunan yang telah diperjuangkan pasca-insiden September 2023.

“Alhamdulillah, perjuangan panjang jajaran pemerintah daerah untuk menjemput anggaran akhirnya membuahkan hasil. Pada tahun 2026 ini, pembangunan dapat resmi direalisasikan. Insyaallah, besok kita saksikan bersama peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pengerjaan,” pungkasnya.

Address

Cikutra Barat
Bandung

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Barakati.id posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Barakati.id:

Share