21/08/2013
Syeikh Khatib: “Gejolak di Mesir Usaha Tumbangkan Islam”
WAKIL kepala gerakan Islam di Gaza, Syeikh Kamal Al-Khatib menyatakan optimismenya akan keamanan Mesir. Ia yakin bahwa Mesir akan kembali stabil dan pemerintahan militer tirani itu akan segera tersingkirkan.
Syeikh Khatib mengatakan kepada Quds Press, bahwa pembantaian yang dilakukan terhadap warga sipil dan pendukung gerakan Islam di Mesir adalah sebuah kekhawatiran pemerintah militer. Mereka khawatir jika kudeta gagal, maka tidak ada pilihan lain selain meninggalkan Mesir atau diadili di negara sendiri.
Beliau juga menambahkan bahwa warga pendukung Mursi, pada gilirannya, tahu betul bahwa penarikan mereka dari jalan-jalan berarti kembalinya pemerintahan militer tirani di Mesir, yang berlangsung 60 tahun sejak zaman Jamal Abdul Naser.
Menurutnya, apa yang terjadi di Mesir bukanlah konflik politik sebagaimana klaim media. Tetapi merupakan konflik agama dan budaya yang dipimpin oleh dunia barat dan perangkat pemerintahan Mesir, yang diwakili oleh para pemimpin militer, partai-partai sekuler dan beberapa media.
“Apa yang terjadi di Mesir tidak menargetkan gerakan Ikhwanul Muslimin, tetapi itu adalah sebuah usaha menumbangkan agama Islam yang dipimpin oleh Israel, Amerika Serikat, barat, dan antek-antek mereka di dunia Arab dan Muslim,” tutur Syeikh Khatib.
Adapun posisi Fatah dan kewenangannya dalam mendukung kudeta militer di Mesir, tidak terlalu mengejutkan bagi Syeikh Khatib. Karena mereka memiliki tujuan yang sama dengan para pemimpin kudeta untuk menekan rakyat mereka sendiri di Tepi Barat.
“Fatah dan pemimpin Palestina di Ramallah ingin menutupi skandal politik mereka, setelah mereka berlutut di hadapan Netanyahu dan pemerintah Amerika lalu menggerogoti proyek nasional Palestina,” tuturnya menggarisbawahi. [hf/islampos/pic]