18/05/2026
Rupiah Melemah dan “Orang Desa Tak Punya Dolar”
Syafril Sjofyan Ingatkan Dampak Nyata hingga Dapur Rakyat
“Ketika nilai tukar rupiah melemah, efeknya bisa menjalar ke harga barang, biaya produksi, hingga daya beli masyarakat desa sekalipun,” ujar Syafril.
“Banyak produk rumah tangga memakai bahan baku impor atau mesin impor, sehingga biaya produksi naik. Pelemahan rupiah juga bisa mendorong inflasi dan suku bunga lebih tinggi yang akhirnya menekan usaha kecil dan konsumsi masyarakat,” katanya.
“Petani dan nelayan mungkin tidak menyimpan dolar, tetapi harga pupuk, BBM, pakan ternak, hingga ongkos distribusi sangat dipengaruhi nilai tukar,” tegasnya.
“Yang berbahaya secara politik bukan angka kursnya, tetapi efek psikologis dan dampak nyata terhadap biaya hidup,” katanya.
Selengkapnya klik: 👇
Rupiah Melemah dan “Orang Desa Tak Punya Dolar”: Syafril Sjofyan Ingatkan Dampak Nyata hingga Dapur Rakyat JAKARTASATU.COM— Pemerhati kebijakan publik sekaligus Aktivis Pergerakan 77-78 dan Sekjen …