Kabar Fajar

Kabar Fajar Kabar Berita Terupdate Sekitar Bandung Raya

Viral kembali muncul juru parkir liar di warung nasi Ibu Imas Bandung, pelanggan kini ditarik Rp30 ribu satu mobil.Warun...
07/10/2025

Viral kembali muncul juru parkir liar di warung nasi Ibu Imas Bandung, pelanggan kini ditarik Rp30 ribu satu mobil.

Warung nasi Ibu Imas terkenal legendaris di wilayah Kota Kemban. Warung tersebut, dirintis oleh Ibu Riswanti sejak tahun 1980 dari berjualan gerobak di sekitar Terminal Kebon Kelapa.

Warung Nasi Ibu Imas pusat terletak di Jalan Balonggede No.69/48 93, Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung.

Selain legendaris, banyak artis maupun vlogger yang membuat warung nasi Ibu Imas makin ramai pengunjung.

Namun keramaian tersebut justru memunculkan juru parkir liar alias pungli. Pada Juli 2025 lalu, pelaku pungli yang meminta Rp50 ribu dari pelanggan telah ditangkap.

Namun kini teranyar, pelanggan mengaku digetok Rp30 ribu saat berkunjung di warung nasi Ibu Imas.

Pengalaman tersebut, dibagikan akun Instagram pada Senin (6/10/2025).

juru parkir liar kembali muncul di warung nasi Ibu Imas Bandung, pelanggan kini ditarik Rp30 ribu satu mobil, setelah sebelumnya Pada Juli 2025 lalu, pelaku pungli parkir yang meminta Rp50 ribu dari pelanggan telah ditangkap.

Viral sebuah video memperlihatkan petugas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cipatat, Bandung Barat, mencuci na...
02/10/2025

Viral sebuah video memperlihatkan petugas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cipatat, Bandung Barat, mencuci nampan dengan cara tidak higienis. Nampan dibersihkan di bak berisi air sabun lalu dibilas di air menggenang yang tidak steril.

Akibatnya, operasional dapur SPPG dihentikan sementara karena melanggar SOP.

“Hari ini dapurnya distop sementara setelah ada inspeksi,” kata Taufik, perwakilan SPPG Citatah, Rabu (1/10/2025).

Pengelola diminta segera memperbaiki fasilitas pencucian agar sesuai standar kebersihan.

Kisah viral di media sosial mengenai dugaan aksi pembegalan terhadap sebuah truk di kawasan Soekarno Hatta, Kota Bandung...
30/09/2025

Kisah viral di media sosial mengenai dugaan aksi pembegalan terhadap sebuah truk di kawasan Soekarno Hatta, Kota Bandung, akhirnya menemukan titik terang.

Polda Jabar memastikan bahwa insiden tersebut murni kesalahpahaman antara pengemudi truk dengan pengendara mobil Toyota Fortuner, dan telah diselesaikan secara damai.

​Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Hendra Rochmawan, menjelaskan kronologi lengkap peristiwa yang sempat menimbulkan keresahan di dunia maya tersebut.

Menurut Hendra, semua berawal dari sebuah unggahan video oleh pengemudi truk yang merasa sedang dikejar oleh komplotan begal.

​"Kejadian ini bermula pada pukul 04.00 subuh, ketika sebuah mobil Fortuner putih yang dikemudikan oleh Bili diserempet oleh truk tak dikenal di perempatan Soekarno Hatta arah Cibiru. Akibatnya, mobil Fortuner mengalami kerusakan berat di sisi kanan," ujar Hendra dalam keterangannya di Mapolda Jabar di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada Senin 29 September 2025.

​Di belakang mobil Fortuner tersebut, melaju truk yang dikemudikan oleh Gama. Setelah insiden serempetan oleh truk tak dikenal yang langsung melarikan diri, penumpang dari mobil Fortuner, termasuk seorang bernama Boeng, keluar untuk meminta klarifikasi kepada Gama, yang mereka duga sebagai pelaku penyerempetan.

​"Namun, sebelum sempat terjadi komunikasi, Gama yang juga panik melihat kondisi tersebut langsung tancap gas dan salah seorang penumpang mobil fortuner terbawa dengan kondisi menggelantung di pintu sebelah kanan truk.

​Gama yang ketakutan berusaha mencari tempat aman dan mengarahkan truknya menuju Mapolda Jabar. Saat akan berbelok putar arah menuju Polda Jabar, truk sedikit melambat sehingga penumpang Fortuner berhasil turun, dan Gama pun tiba di Polda Jabar untuk mengamankan diri.

​Hendra menegaskan, meskipun pihak korban tidak membuat laporan polisi (LP) resmi, jajarannya dari Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) tetap bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang sudah viral tersebut untuk mencegah kesimpangsiuran informasi di masyarakat.

​"Akhirnya, kami berhasil mengamankan semua pihak dan terungkap bahwa ini semua hanya salah paham. Hari ini, kedua belah pihak telah kami pertemukan untuk melakukan klarifikasi dan saling memaafkan," katanya.

Sejumlah rumah di Jalan Pandanwangi, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung alami kebakaran. Lebih dari satu rumah terbak...
27/09/2025

Sejumlah rumah di Jalan Pandanwangi, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung alami kebakaran. Lebih dari satu rumah terbakar dalam kejadian ini.

Dari informasi yang diterima, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, Sabtu (27/9/2025).

"Betul, lokasi di Cileunyi, obyek terbakar rumah, lebih dari satu," kata salah satu warga Cileunyi yang berada di lokasi kejadian. "Api masih besar," tambahnya.

saat ini Dinas Kebakaran Kabupaten Bandung masih melakukan penanganan dan pemadaman api. "Ada lima mobil pemadam di TKP, masih pemadaman," ucap warga tersebut.

Belum diketahui jumlah keseluruhan yang terbakar, warga sebut rumah yang terbakar lebih dari satu karna api terus merembet.

Sejumlah pelajar dari berbagai tingkat di Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, kembali keracunan usai menyantap hidangan ...
24/09/2025

Sejumlah pelajar dari berbagai tingkat di Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, kembali keracunan usai menyantap hidangan program makan bergizi gratis (MBG), Rabu (24/9).

Mereka mendapat perawatan darurat di posko di Kantor Kecamatan Cipongkor dan ada yang dirujuk ke RSUD Cililin.

Para siswa yang mengalami keracunan hari ini seluruhnya mengalami gejala seperti pusing muntah dan panas perut.

Adapun menu MBG yang mereka santap di antaranya, nasi, ayam geprek, buah strawberry, selada, tomat, tahu dan sambal.

Sejumlah orang tua siswa juga tampak mendampingi langsung saat anaknya tengah dirawat.

Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk kasus ratusan siswa keracunan MBG, sebelumnya yang terjadi pada hari Senin (22/9/2025).

Jumlah pelajar yang menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandun...
24/09/2025

Jumlah pelajar yang menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus bertambah. Berdasarkan data, hingga Selasa (23/9/2025) pukul 06:00 WIB korban sudah mencapai 352 orang.

Dari jumlah tersebut korbannya ada anak kecil berusia lima tahun berinisial AHK. Dia mengalami gejala keracunan yang lumayan parah hingga akhirnya harus dirawat di Posko darurat Kecamatan Cipongkor. Nining, sang ibu korban menceritakan, dirinya datang ke posko pada pukul 01.30 WIB dini hari tadi.

Dia membawa AHK ke posko lantaran turut mengalami demam sejak mahgrib, setelah sebelumnya menyantap makanan MBG.

"Gak ada muntah, cuma sakit perut dan demam. Demamnya sampai 36," katanya.

Nining menuturkan, anaknya saat makan MBG hanya memakan ayam kecap yang menjadi salah satu lauknya. Sementara, hidangan lainnya tidak turut dimakan.

"Isinya ada sayur, nasi, sama daging. Yang dimakan dagingnya saja," kata Nining.

Nining juga melihat langsung anaknya menyantap makanan MBG. Adapun anaknya memang belum lama mendapatkan program MBG di sekolahnya.

"Ini teh baru seminggu dapat (MBG). Nah ini baru masuk minggu ke dua. Yah berharap mah karena ini program dan masyarakat hanya sebagai penerima, yah minta diperbaiki saja. Enggak ada yang mau kena musibah seperti ini,” katanya.

Sementara, seorang petugas posko, Amalia Husna memastikan, AHK merupakan korban keracunan MBG satu-satunya yang berusia lima tahun sebagai siswa paud.

"Iya memang ini paling kecil. Yang lainnya mah SD," ujar dr Yani, petugas posko di kecamatan.

Address

Bandung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Fajar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share