Kisah Ulama

Kisah Ulama Konten Kalam Hikmah dan Kisah Ulama Nusantara.
(1)

Cicit Syaikhona Kholil Bangkalan, Ra Lilur🤲🥰
02/11/2025

Cicit Syaikhona Kholil Bangkalan, Ra Lilur🤲🥰

Beliau cicit Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. RKH. Fakhruddin bin KHS. Abdullah Schal bin Nyai Romlah binti Kiyai Imron ...
01/11/2025

Beliau cicit Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. RKH. Fakhruddin bin KHS. Abdullah Schal bin Nyai Romlah binti Kiyai Imron bin Syaichona Moh. Cholil.
Beliau Khodimul Ma'had Syaichona Moh. Cholil Damangan Barat Bangkalan.
Semoga sehat afiat, panjang umur, diberikan perlindungan, kekuatan dan kemudahan.
Amiiin

Kyai Abdul Hamid bin Abdullah Umar - Pasuruan merasa tak nyaman dengan kemasyhurannya.Suatu ketika, KH. Abdul Hamid pern...
30/10/2025

Kyai Abdul Hamid bin Abdullah Umar - Pasuruan merasa tak nyaman dengan kemasyhurannya.

Suatu ketika, KH. Abdul Hamid pernah berkata:

"Saya ingin sekali seperti Kyai Syarwani Abdan. Dia itu alim tapi mastur (tertutup) tidak masyhur (terkenal)", dawuh Romo KH. Abdul Hamid bin Abdullah Umar.

"Kalau saya ini sudah terlanjur masyhur, jadi saya ini sering kerepotan karena harus menemui banyak orang. Menjadi orang masyhur itu tidaklah mudah, bebannya itu berat. Kalau Kiai Syarwani itu enak. Jadinya tidak banyak didatangi orang." Sambung beliau.

• Sumber Kisah:
Kisah ini diceritakan oleh Muhammad Baihaqi, putra Haji Muhdor Maksum (Ampel Surabaya). Haji Muhdor Maksum adalah tuan rumah tempat pertemuan bersejarah tersebut sekaligus juru potret foto istimewa di atas.

Ikuti terus Kisah Karamah Wali-Wali Allah untuk mendapatkan kisah inspiratif dan pelajaran hati dari para kekasih Allah berikutnya

Kisah KH. Abdul Hamid bin Abdullah Umar - Pasuruan ini memberikan beberapa hikmah yang dapat kita ambil, antara lain:

Kerendahan hati.

KH. Abdul Hamid merasa tidak nyaman dengan kemasyhurannya dan menginginkan untuk menjadi seperti Kyai Syarwani Abdan yang alim tapi tidak masyhur, menunjukkan kerendahan hati dan kesadaran akan beban kemasyhuran.

Beban kemasyhuran.

Kisah ini menunjukkan bahwa menjadi orang masyhur tidaklah mudah dan memiliki beban yang berat, seperti harus menemui banyak orang dan menghadapi berbagai permintaan.

Pentingnya niat dan tujuan.

KH. Abdul Hamid menginginkan untuk menjadi seperti Kyai Syarwani Abdan yang lebih fokus pada amalan dan ibadah daripada mencari kemasyhuran, menunjukkan pentingnya niat dan tujuan yang benar dalam hidup.

Kesadaran akan kelebihan dan kekurangan.

KH. Abdul Hamid menyadari kelebihan dan kekurangan dirinya, serta menginginkan untuk menjadi lebih baik dengan mengikuti contoh Kyai Syarwani Abdan.

Dengan mengambil hikmah dari kisah ini, kita dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerendahan hati, niat yang benar, dan kesadaran akan kelebihan dan kekurangan diri sendiri.

Alm. KHR. Kholilurrahman________________________Ra Lilur cicit Syaikhona Kholil Bangkalan 🤲
30/10/2025

Alm. KHR. Kholilurrahman
________________________
Ra Lilur cicit Syaikhona Kholil Bangkalan 🤲

Syarifah Annisa bin Yusuf bin Abu Bakar Al Haddad merupakan salah satu dzuriah atau keturunan dari Al-Habib Abdullah bin...
30/10/2025

Syarifah Annisa bin Yusuf bin Abu Bakar Al Haddad merupakan salah satu dzuriah atau keturunan dari Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad pengarang Ratibul Haddad

Sosok wanita sholihah yang ahli dzikir ahli ibadah berumur panjang mendawamkan dalam menghatamkan Al-Quran Saat ini beliau berusia 108 pada 17 Ramadhan 1445 H Beliau banyak dikunjungi oleh tokoh² ulama Bertabarruk (mengharap keberkahan dan doa dari hamba yang memiliki kedekatan dengan Allah Ta'ala)

Hubabah yang merupakan keturunan dari Abdullah bin Alwi Al-Haddad pengarang Ratibul Haddad Amalan dzikir yang paling banyak dibaca oleh umat muslim Indonesia terutama di pondok pesantren kalangan NU dan para ahli thariqah

Habib Novel bin Muhammad Alaydrus menceritakan seorang wanita yang semalam suntuk tidak pernah tidur rutinitasnya setiap malam dihabiskan membaca ribuan dzikir dan sholawat membaca ribuan surat Al-Ikhlas sebanyak biji biji kelengkeng salak dan kurma yang ia punya

Hubabah juga membaca Al-Quran yang seringkali ia hatamkan dalam 3 atau 5 hari sekali sampai ketika tiba tengah malam ia akan sholat tahajjud mendoakan para anak cucu cicit dan bahkan orang orang yang meminta doa kepadanya
ungkapnya

Hubabah Syarifah Annisa juga mendoakan mereka satu persatu lengkap dengan menyebut nama nama mereka sampai waktu subuh tiba setelah subuh ia kembali berdzikir sampai terbit matahari baru setelah itu dia baru mau untuk beristirahat

Yang lebih menakjubkan lagi ibadah semalam penuh itu tetap istiqomah ia lakukan bahkan hingga kini.

Yang cowok orang yaman, yang cewek orang malaysia asli, ketemu di malaysia, nikahnya di Bangkalan. Satunya gak bisa baha...
30/10/2025

Yang cowok orang yaman, yang cewek orang malaysia asli, ketemu di malaysia, nikahnya di Bangkalan. Satunya gak bisa bahasa melayu, satunya gak bisa bahasa arab. Kalau ngobrol harus pakek jurus google translate.😁

Orang ini adalah bukti bahwa jodoh rahasia Tuhan, dan bahasa inti adalah bahasa hati.

Lora Ismail Al-Ascholy..

"Belajarlah untuk Tidak DihormatiSimbah K.H. Mubasyir Mundzir Kediri"Hal menarik terjadi pada saat kepulangan beliau dar...
30/10/2025

"Belajarlah untuk Tidak Dihormati
Simbah K.H. Mubasyir Mundzir Kediri"

Hal menarik terjadi pada saat kepulangan beliau dari tanah suci. Tatkala mendengar kepulangan beliau banyak masyarakat yang menunggu kedatangan beliau di stasiun Kediri, karena perjalanan dari Jakarta ke Kediri memang telah direncanakan ditempuh dengan kereta api.

Namun orang-orang yang menunggu kedatangan beliau tersebut tidak melihat atau menemukan beliau di antara para penumpang yang turun di Kediri.

Barulah kemudian diketahui beliau mengajak haji Syifa' turun di stasiun Madiun dan melanjutkan perjalanan ke Kediri dengan menggunakan bus.

Suatu saat ada seseorang yang memohon penjelasan mengenai turunnya beliau di stasiun Madiun. Beliaupun mengemukakan suatu alasan yang kiranya patut diperhatikan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Alasan tersebut adalah ucapan beliau:

"Belajarlah untuk tidak dihormati oleh orang lain". Demikianlah salah satu gambaran sifat rendah hati yang beliau amalkan dan kiranya patut untuk diteladani. Al Fatihah 🤲

SYAIKH KHOZIN MUHAJIR: GURUNYA DARI PARA KYAI.Syaikh Khozin yang merupakan pendiri Ponpes Darul Hikam membunyai nama asl...
30/10/2025

SYAIKH KHOZIN MUHAJIR: GURUNYA DARI PARA KYAI.

Syaikh Khozin yang merupakan pendiri Ponpes Darul Hikam membunyai nama asli Muhajir dan setelah haji mengganti nama Khozin. Beliau merupakan putra ke 3 dari KH Ujang Sholeh dan Nyai Isti'anah :

1. Kyai Mubarok Jampes Kediri.
2. KH. Dahlan Jampes Kediri.
3. K Muhajir/ KH. Khozin Bendo Pare Kediri.
4. K Muhaji/ KH. Abdurrouf Rejowinangun Papar Kediri.

Beliau pernah nyantri langsung kepada syaikhona kholil di Bangkalan bersama dengan syaikh hasyim asy'ari, kurang lebih 3 bulan dan kemudian KH Dahlan Jampes dipanggil oleh syakhona Kholil lewat mimpi untuk menjemput dan mengajak pulang mbah khozin karena di Bangkalan adiknya dianggap menghabiskan ilmu.

Sudah tidak ada lagi ilmu yang bisa diturunkan oleh syaikhona kepada mbah khozin karena semua ilmu sudah diserap/dikuasai dan semenjak pulang dari bangkalan beliau ngaji Ihya' kepada kakaknya sampai bertahun tahun.

Ketika mendirikan Pondok Bendo kurang lebih tahun 1889 M dan mempunyai santri pertama mbah khozin sudah berumur 60 tahun, kemudian beliau memimpin kurang lebih 70 tahun , meninggal 24 dzulqo'dah 1378 H/ 1 Juni 1959 M). usia beliau kurang lebih sekitar 130 tahun.

✦ Ikuti terus Kisah Karamah Wali-Wali Allah
untuk mendapatkan kisah inspiratif dan pelajaran hati dari para kekasih Allah berikutnya

Gaya kepemimpinan beliau dalam mengasuh Pondok Bendo dikenal sangat santun, ramah dan sangat menghormati terhadap orang lain bahkan terhadap orang awam (umum/bukan santri) sehingga oleh masyarakat lebih dikenal sebagai Mbah Khozin daripada Kyai/ Syeikh Khozin, panggilan MBAH disematkan karena beliau dianggap sebagai mbah nya semua orang karena keakraban dan kerendahan hati beliau dengan semua orang

Apa yg diajarkan oleh mbah khozin untuk kita adalah ketekunan , Istiqomah sholat jamaah dan ngaji termasuk cerita masyhur di kalangan alumni bahwa beliau tidak pernah meninggalkan jamaah jadi Imam sholat di pondok bendo selama 40 tahun.

Sangat banyak santri beliau yang kemudian menjadi orang besar dan masyhur namanya seperti generasi awal diantara yaitu:

1. Syeikh Badawi Kesugihan Cilacap.

2. Syeikh Khudlori Tegalrejo Magelang di Bendo sekitar 1933 M. Salah satu pemegang sanad ihya' Ulumuddin.

3. Syeikh Khotib Abdul Karim.
Ponpes Salfiyah Curah Kates Jember. yg mondok sekitar 17 tahun di Bendo.

4. Syeikh Amir Fatah Kroya. Dubes Korea Selatan 1980.

5. Syeikh Marzuqi Lirboyo.

6. Syeikh Ihsan Jampes yang namanya sangat disegani karena karya beliau yang fenomenal Sirajut Tholibin. Syarah Minhajul
Abidin karya imam Ghozali.

• Generasi Kedua :

1. KH Sahal Mahfudz. Pati Jateng.

2. Syaikh Mahmud Mukhtar. Cirebon.

3. KH Fuad Hasyim. Cirebon.

4. Syaikh Hisyam. Leler Banyumas.

5. Abuya Dimyati. Pandeglang Banten.

6. Syaikh Mas'ud. Cilacap.

7. Syaikh Hasyim Podokaton Pasuruan.

8. Syaikh Abbas. Genteng Banyuwangi

• Diantara Alumni pondok Bendo yg lain adalah:

1. KH. Achmad Asrori Al Ishaqi. Mursyid TQN Kedinding Surabaya.

2. Kyai Salman Dahlawi Popongan. Mursyid Toriqoh.

3. Kyai Shonhaji Kebumen. Salah satu guru dari gus Dur.

4. KH. Muntar Syafa'at Blokagung. Blokagung Banyuwangi.

Khataman Ihya merupakan suatu tradisi unik yang merupakan peninggalan langsung dari mbah khozin yang masih mempunyai rahasia tersendiri dan sampai sejauh ini hanya ada 2 pondok yang berani memakai tradisi ini (syukuran khataman kitab tasawuf dengan nanggap musik) yaitu Tegalrejo Magelang dan Curah Kates Jember) dan ketika ada peneliti dari salah satu universitas terkemuka di jatim tentang keunikan ini mereka (2 pondok tsb) hanya mempunyai satu alasan :

"Saya hanya mengikuti guru Saya di Bendo".

Wallahu a'lam.

Keluarga Lengkap Kh Musleh Adnan, Kurang Neng Berlin 😁😁👍.
29/10/2025

Keluarga Lengkap Kh Musleh Adnan, Kurang Neng Berlin 😁😁👍.

RKH. Fakhruddin Aschal Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona moh. Cholil Bangkalan bersam istrinya. Semoga selalu diberika...
29/10/2025

RKH. Fakhruddin Aschal Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona moh. Cholil Bangkalan bersam istrinya.

Semoga selalu diberikan kesehatan, Amin.

Address

Batangan
Bangkalan
69112

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kisah Ulama posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category