Info Kriminal dan Kecelakaan Terkini

Info Kriminal dan Kecelakaan Terkini Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Info Kriminal dan Kecelakaan Terkini, Jalan Road Hamara Efendi No 25 Hegarsari Pataruman, Banjar.

04/04/2026

Selamat malam dan jangan lupa untuk semuanya dan tetap jaga kewaspadaan

Aksi Pencurian Motor Tengah Malam Terbongkar, Pemuda 25 Tahun Nyaris Jadi Sasaran Amukan MassaSebuah aksi percobaan penc...
16/03/2026

Aksi Pencurian Motor Tengah Malam Terbongkar, Pemuda 25 Tahun Nyaris Jadi Sasaran Amukan Massa

Sebuah aksi percobaan pencurian sepeda motor yang terjadi pada Minggu dini hari (15/3/2026) di Jalan P. Tirtayasa, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, nyaris berakhir ricuh. Seorang pria berinisial AF (25) hampir menjadi sasaran amukan warga setelah aksinya kepergok oleh pemilik kendaraan.

Pelaku yang diketahui merupakan warga Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan itu diduga mencoba mencuri sepeda motor dengan cara merusak kunci menggunakan kunci T. Namun aksinya gagal setelah pemilik motor berinisial R (22) memergoki perbuatannya saat memarkirkan kendaraan di lokasi kejadian sekitar pukul 00.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto menjelaskan bahwa pelaku sempat berusaha melarikan diri setelah aksinya diketahui. Namun warga sekitar yang mendengar keributan langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

“Pelaku diduga merusak kunci sepeda motor menggunakan kunci T. Saat aksinya diketahui oleh korban, pelaku sempat dikejar warga dan berhasil diamankan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sepeda motor yang menjadi target pelaku adalah satu unit Honda Beat berwarna biru putih milik korban.

Beruntung, petugas dari Tekab 308 Satreskrim Polresta Bandar Lampung yang sedang melakukan patroli hunting kejahatan jalanan segera tiba di lokasi setelah menerima laporan dari warga. Polisi kemudian mengamankan pelaku dari kerumunan massa untuk menghindari kemungkinan terjadinya tindakan main hakim sendiri.

Pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung bersama barang bukti sepeda motor milik korban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap tersangka, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

“Kasus ini masih kami kembangkan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain,” tambahnya.










Didatangi Aparat Usai Kritik Program MBG, Ketua Komite Sekolah di Batang: “Saya Hanya Sampaikan Fakta di Lapangan”BATANG...
11/03/2026

Didatangi Aparat Usai Kritik Program MBG, Ketua Komite Sekolah di Batang: “Saya Hanya Sampaikan Fakta di Lapangan”

BATANG, JAWA TENGAH – Polemik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang menjadi sorotan setelah Ketua Komite SMA Negeri 1 Batang sekaligus Ketua Komite SMP Negeri 5 Batang, Siswanto, mengaku didatangi sejumlah pihak usai menyampaikan kritik terkait pelaksanaan program tersebut.

Siswanto menyebut kedatangan tersebut terjadi setelah dirinya memberikan keterangan kepada beberapa media mengenai kondisi pelaksanaan program MBG di sejumlah sekolah pada Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, pihak yang datang ke rumahnya terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kasepuhan, serta mitra SPPG.

“Iya, saya langsung didatangi mitra SPPG, Kepala SPPG Kasepuhan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujar Siswanto saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Siswanto menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan kedatangan tersebut. Ia menilai kritik yang disampaikannya merupakan bentuk pengawasan sebagai perwakilan komite sekolah.

“Bagi saya tidak masalah. Silakan kalau ada yang ingin menyanggah atau bahkan mensomasi berita itu. Karena apa yang saya sampaikan sesuai dengan data dan kondisi nyata di lapangan,” tegasnya.

Diminta Klarifikasi Pemberitaan

Dalam pertemuan tersebut, Siswanto mengaku diminta menyampaikan klarifikasi kepada wartawan bahwa menu MBG yang diberitakan tidak hanya berasal dari SPPG Kasepuhan, melainkan juga dari penyedia lain.

Namun Siswanto menyebut klarifikasi tersebut seharusnya disampaikan langsung oleh pihak yang merasa keberatan kepada media sebagai bagian dari hak jawab.

“Mereka meminta saya menyampaikan klarifikasi kepada wartawan. Saya sampaikan, silakan saja bicara langsung ke wartawannya, itu hak jawab mereka,” jelasnya.

Temuan Soal Menu MBG

Sebelumnya, Siswanto secara terbuka menyampaikan sejumlah temuan terkait pelaksanaan program MBG di beberapa sekolah di Batang.

Sebagai pengurus komite sekolah, ia mengaku rutin memantau pelaksanaan program tersebut dan menerima laporan dari guru maupun pihak sekolah.

Dari laporan yang diterima, ia menemukan beberapa persoalan terkait kualitas menu makanan yang dibagikan kepada siswa.

Salah satunya terjadi di SMP Negeri 6 Batang, di mana guru mengeluhkan menu makanan yang dinilai kurang layak, seperti jeruk yang sudah busuk, roti, siomay, hingga sayur jagung rebus.

Menurut Siswanto, kondisi tersebut tidak sejalan dengan konsep program MBG yang disampaikan pemerintah pusat.

“Terkait program MBG ini, menurut saya pelaksanaannya di lapangan belum sesuai dengan apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” ujarnya.

Program Prioritas Pemerintah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah di Indonesia.

Program ini dijalankan melalui dapur umum yang disebut Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang bertugas menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi kepada siswa di sekolah penerima manfaat.

Pemerintah berharap program tersebut dapat membantu meningkatkan kesehatan, konsentrasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

Sementara itu, berbagai pihak menilai kritik dari masyarakat, termasuk dari komite sekolah, merupakan bagian dari pengawasan publik agar pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan dan kualitas yang diharapkan.






Penemuan Mayat Perempuan di Liku 9 Kepahiang, Polisi Selidiki Identitas KorbanKEPAHIANG, BENGKULU – Warga Desa Tebat Mon...
11/03/2026

Penemuan Mayat Perempuan di Liku 9 Kepahiang, Polisi Selidiki Identitas Korban

KEPAHIANG, BENGKULU – Warga Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu digegerkan dengan penemuan sesosok jasad perempuan di pinggir jalan lintas Kepahiang–Bengkulu, tepatnya di kawasan hutan Liku 9, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi telentang di dekat tumpukan sampah di tepi jalan. Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pengendara yang melintas di lokasi dan melihat sosok mencurigakan di pinggir jalan. Setelah didekati, korban diketahui sudah tidak bernyawa.

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian. Petugas dari Polres Kepahiang bersama tim identifikasi (Inafis) langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan keterangan awal, korban mengenakan pakaian berwarna merah muda (pink) dengan celana panjang bermotif garis. Kondisi jasad dilaporkan sudah mulai membusuk sehingga diduga korban telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan.

Polisi kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSUD Kepahiang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk visum guna mengetahui penyebab kematian serta membantu proses identifikasi.

Kasat Reskrim Polres Kepahiang menyampaikan bahwa hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, beredar informasi bahwa keluarga dari Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan yang melaporkan kehilangan anggota keluarga sejak beberapa hari lalu telah berangkat menuju Bengkulu untuk memastikan apakah jasad tersebut merupakan kerabat mereka.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa agar segera melapor ke Polres Kepahiang untuk membantu proses identifikasi.






Kasus Kekerasan Seksual dalam Keluarga Terungkap di MojokertoSebuah kasus kekerasan seksual dalam keluarga yang mengunda...
09/03/2026

Kasus Kekerasan Seksual dalam Keluarga Terungkap di Mojokerto

Sebuah kasus kekerasan seksual dalam keluarga yang mengundang keprihatinan publik terjadi di Mojokerto. Seorang pria berinisial MYP dilaporkan telah melakukan perbuatan tidak pantas terhadap anak kandungnya sendiri. Kasus ini terungkap setelah korban yang tidak lagi mampu menahan tekanan akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya kepada sang tante.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada ibu korban. Tanpa menunda waktu, pihak keluarga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian agar dapat diproses secara hukum. Berdasarkan keterangan awal dari tersangka, tindakan tersebut dipicu setelah ia melihat foto pribadi milik korban di ponselnya. Namun alasan tersebut memicu kemarahan publik karena dianggap sebagai upaya pembenaran atas tindakan yang tidak dapat diterima.

Pihak kepolisian telah mengamankan tersangka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini kembali mengingatkan masyarakat bahwa rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak justru dapat berubah menjadi tempat terjadinya kekerasan jika kepercayaan disalahgunakan.

Saat ini korban dikabarkan tengah mendapatkan pendampingan psikologis guna membantu proses pemulihan trauma. Aparat penegak hukum diharapkan dapat memberikan hukuman yang setimpal agar memberikan efek jera serta menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang melakukan kekerasan terhadap anak.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi anak-anak di sekitar mereka serta berani melaporkan jika menemukan tanda-tanda kekerasan.








Motif Cinta Segitiga, Oknum Polisi di Banjarbaru Tewaskan Mahasiswi ULMBanjarmasin, 30 Desember 2025 — Kepolisian Daerah...
30/12/2025

Motif Cinta Segitiga, Oknum Polisi di Banjarbaru Tewaskan Mahasiswi ULM

Banjarmasin, 30 Desember 2025 — Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengungkap motif cinta segitiga di balik pembunuhan terhadap seorang mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berinisial ZD (20) oleh oknum anggota Polri, Bripda Muhammad Seili (20), yang berdinas di Polres Banjarbaru. Kronologi dan fakta terbaru kasus ini telah disampaikan melalui konferensi pers dan hasil penyelidikan lanjutan oleh penyidik.

Menurut Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, hubungan antara pelaku dan korban dipicu oleh konflik asmara yang melibatkan calon istri pelaku, yang sedianya akan menikah pada 26 Januari 2026, sementara korban adalah teman dekat calon istri tersebut. Dari hasil pemeriksaan, penyidik menyimpulkan bahwa cinta segitiga itu menjadi dasar motif pelaku nekat menghabisi nyawa korban.

Kasus ini sendiri bermula pada malam 23 Desember 2025, ketika korban dan pelaku sepakat bertemu di Perempatan Mali-Mali, Kabupaten Banjar. Korban datang dengan sepeda motor, kemudian masuk ke dalam mobil pelaku. Mereka sempat berkendara menuju Bukit Batu dan kemudian ke Kecamatan Gambut, Banjar, hingga di lokasi itulah terjadi pertengkaran yang memuncak. Dalam kondisi khawatir korban akan melaporkan hubungan mereka kepada calon istri pelaku, Bripda Seili dilaporkan mengikat dan mencekik leher korban, hingga korban tewas di tempat. Jasad korban kemudian dibuang di gorong-gorong dekat Kampus STIHSA Banjarmasin, dan ditemukan pagi harinya oleh petugas kebersihan sekitar pukul 07.30 WITA.

Proses Hukum dan Etik: Oknum Polisi Dipecat

Proses hukum terhadap Bripda Muhammad Seili terus berlanjut. Pada 29 Desember 2025, Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Polda Kalsel mengambil keputusan untuk memecat tidak dengan hormat (PTDH) Bripda Seili dari dinas kepolisian, setelah melalui sidang etik yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalsel. Putusan ini merupakan sanksi administratif atas pelanggaran kode etik yang dilakukannya dalam kasus pembunuhan tersebut.

Selain pemecatan, proses pidana terhadap pelaku juga terus berjalan. Kasus ini memicu perhatian publik luas, termasuk dari sivitas akademika Universitas Lambung Mangkurat, yang menyampaikan apresiasi atas kerja cepat Polda Kalsel dalam menangkap dan menindak pelaku.

Dampak Kasus dan Respons Publik
Kasus pembunuhan mahasiswi ini mengejutkan banyak pihak di Kalimantan Selatan, karena melibatkan anggota kepolisian yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat. Korban ZD dikenal sebagai mahasiswi yang aktif, dan kehilangannya turut menciptakan duka mendalam bagi keluarga serta teman-teman kampusnya. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk mempercayakan proses hukum dan tidak menarik kesimpulan prematur selama proses peradilan berlangsung.

Polda Kalsel menyatakan akan terus transparan dalam menangani kasus ini, termasuk dalam penanganan pidana dan administrasi kepolisian, demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Terungkap Modus “Jebakan Kencan”: Pria di Depok Aniaya Pacar karena Tolak Diajak Love ScammingDepok — Kasus penganiayaan...
28/12/2025

Terungkap Modus “Jebakan Kencan”: Pria di Depok Aniaya Pacar karena Tolak Diajak Love Scamming

Depok — Kasus penganiayaan yang sempat viral di Cimanggis, Depok, akhirnya terungkap lebih dalam. Seorang pria bernama Abraham (25) ditangkap polisi setelah terbukti menganiaya pacarnya sendiri. Fakta mengejutkan terungkap: kekerasan itu dipicu karena sang pacar menolak ajakan melakukan aksi kriminal bermodus “jebakan kencan”.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis, mengungkapkan bahwa Abraham memaksa korban untuk terlibat dalam praktik love scamming, yakni penipuan dengan memanfaatkan aplikasi kencan. Dalam skema tersebut, Abraham berpura-pura menjadi perempuan di aplikasi kencan, lalu mengatur agar pacarnya bertemu langsung dengan pria yang menjadi target penipuan.

“Korban mengaku pernah dipaksa melakukan tindak pidana sejak tahun 2024. Identitas korban digunakan pelaku sebagai umpan untuk menjaring korban lain di aplikasi kencan,” ujar Putu Kholis dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Dalam praktiknya, korban diarahkan untuk membujuk pria yang diajak berkencan agar menyerahkan PIN atau kode ATM. Salah satu skenario yang kerap digunakan adalah mengajak korban berenang di apartemen. Saat korban lengah, Abraham masuk ke kamar untuk mengambil kartu ATM dan menguras seluruh isinya.

Aksi ini diketahui telah berlangsung beberapa kali hingga menghasilkan uang jutaan rupiah. Namun, pada Agustus dan September 2025, korban menolak melanjutkan perbuatan tersebut. Penolakan itulah yang memicu kemarahan Abraham hingga berujung pada kekerasan fisik, sebagaimana dilaporkan ke Polsek Cimanggis, Polres Metro Depok.

Kasus ini menjadi peringatan keras akan bahaya love scamming dan kekerasan dalam hubungan. Polisi menegaskan bahwa praktik penipuan berbasis aplikasi kencan kini semakin marak dan sering melibatkan manipulasi emosional, bahkan kekerasan terhadap orang terdekat pelaku.

Polisi Banten Tegaskan Larangan Kibarkan Bendera One Piece Saat HUT RI, Anggap ProvokatifTangerang, 2 Agustus 2025 — Kep...
03/08/2025

Polisi Banten Tegaskan Larangan Kibarkan Bendera One Piece Saat HUT RI, Anggap Provokatif

Tangerang, 2 Agustus 2025 — Kepolisian Daerah Banten memperingatkan masyarakat agar tidak mengibarkan bendera bajak laut dari serial One Piece saat perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pihak kepolisian menyebut tindakan tersebut dapat dianggap sebagai provokasi dan akan ditindak tegas.

“Jika ada yang sengaja tidak mengibarkan Merah Putih dan malah menaikkan bendera lain, apalagi simbol bajak laut, tentu akan kami proses,” tegas Wakapolda Banten, Brigadir Jenderal Hengki, Sabtu malam.

Ia menilai simbol tengkorak dengan topi jerami—yang dikenal sebagai bendera bajak laut Topi Jerami dari komik One Piece—berpotensi menyinggung makna perjuangan kemerdekaan bangsa.

“Ini bukan soal hiburan atau fandom. Kita harus tetap menghargai pengorbanan para pahlawan. Jangan ada simbol lain yang menggantikan Merah Putih di hari sakral bangsa ini,” tambahnya.

Wakapolda Hengki juga memastikan bahwa kondisi keamanan di wilayah Banten sejauh ini terkendali dan tidak ditemukan pengibaran bendera selain Merah Putih. “Di Banten, semuanya mengibarkan Merah Putih. Aman dan kondusif,” katanya.

Fenomena pengibaran bendera One Piece kian ramai menjelang 17 Agustus. Simbol ini, yang awalnya hanya populer di kalangan penggemar manga Jepang karya Eiichiro Oda, kini digunakan oleh sebagian orang sebagai bentuk simbolik perlawanan terhadap ketidakadilan. Dalam ceritanya, karakter utama Monkey D. Luffy dan kawan-kawannya kerap menentang tirani, penindasan, hingga penyalahgunaan kekuasaan.

Namun, polisi mengingatkan bahwa konteks budaya pop tidak bisa digunakan sembarangan dalam ruang publik, apalagi saat perayaan nasional. “Simbol perjuangan bangsa tidak bisa digantikan oleh imajinasi fiksi,” ujar Hengki menutup.

Catatan: Bendera bajak laut One Piece dikenal sebagai lambang kelompok fiktif bajak laut yang menentang kekuasaan otoriter dan kerap membela kaum tertindas dalam cerita. Namun, penggunaannya dalam konteks kenegaraan tetap perlu kehati-hatian agar tidak menimbulkan tafsir negatif.

Sabtu, 2 Agustus 2025Dua Siswi SMK Dikeluarkan Usai Acungkan Jari Tengah ke GuruGowa – Dunia pendidikan kembali dihebohk...
02/08/2025

Sabtu, 2 Agustus 2025
Dua Siswi SMK Dikeluarkan Usai Acungkan Jari Tengah ke Guru

Gowa – Dunia pendidikan kembali dihebohkan oleh ulah tak pantas dua siswi SMKN di daerah Limbung, Gowa, Sulawesi Selatan. Sebuah video yang memperlihatkan keduanya mengacungkan jari tengah ke arah seorang guru di dalam kelas viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari warganet.

Insiden itu segera ditindaklanjuti oleh pihak sekolah. Pada Jumat (1/8), kedua siswi bersama orang tua masing-masing dipanggil ke sekolah untuk menghadiri pertemuan yang dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta komite sekolah.

Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa keduanya dikeluarkan dari sekolah sebagai bentuk sanksi tegas atas pelanggaran disiplin berat dan sikap yang dianggap mencoreng nama baik lembaga pendidikan.

Pihak sekolah menyatakan keputusan ini diambil untuk memberikan pelajaran penting tentang etika dan penghormatan terhadap guru sebagai pendidik. Meski berat, langkah tersebut dinilai perlu untuk menjaga marwah dan nilai moral institusi pendidikan.

Rekaman insiden tersebut telah menyebar luas dan memunculkan diskusi di masyarakat mengenai pentingnya pendidikan karakter serta pengawasan orang tua terhadap perilaku anak di era digital.

Warga Sangatta Serbu Bank, Geger Isu Rekening Nonaktif Akan DibekukanSANGATTA – Kutai TimurSejumlah kantor bank di Sanga...
01/08/2025

Warga Sangatta Serbu Bank, Geger Isu Rekening Nonaktif Akan Dibekukan

SANGATTA – Kutai Timur

Sejumlah kantor bank di Sangatta, Kutai Timur (Kutim), mendadak dipadati warga sejak awal pekan ini. Kepanikan massal terjadi setelah beredarnya informasi bahwa rekening tabungan yang tidak menunjukkan aktivitas transaksi selama enam bulan akan dibekukan.

Salah satu kantor yang paling diserbu adalah Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Teluk Lingga, Sangatta. Nasabah datang berbondong-bondong dengan kecemasan serupa: takut rekening mereka tiba-tiba diblokir karena dianggap tidak aktif.

“Saya kira selama uang saya masih masuk tiap bulan, seperti gaji, aman-aman saja. Ternyata harus ada transaksi keluar juga,” ujar Yudi, warga Sangatta, yang langsung mengantre di bank usai mendengar kabar tersebut.

Informasi ini menyebar cepat melalui media sosial dan grup pesan instan. Tak sedikit yang mengaku kebingungan dengan definisi ‘tidak aktif’ dan khawatir dana mereka tak bisa diakses saat dibutuhkan.

Pihak bank pun turut angkat suara. Mereka menegaskan bahwa pembekuan rekening bersifat sementara dan bukan berarti dana nasabah hilang. Aktivasi kembali bisa dilakukan setelah proses verifikasi identitas secara langsung di kantor cabang.

Namun, prosedur ini dinilai memakan waktu dan merepotkan, terutama bagi warga yang berdomisili jauh dari kantor bank. Beberapa nasabah bahkan terlihat antre sejak pagi hari untuk memastikan rekening mereka tetap aktif.

“Ini bukan pemblokiran permanen. Kami minta nasabah tidak panik, cukup datang dan lakukan verifikasi. Kami siap membantu,” jelas salah satu staf pelayanan BNI Teluk Lingga.

Fenomena ini menunjukkan perlunya edukasi finansial yang lebih merata, terutama soal pengelolaan rekening dan kebijakan perbankan. Pihak bank juga diharapkan memberikan sosialisasi yang lebih terbuka agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dua Pencuri Tas Penumpang KRL Berisi Laptop Diciduk Polisi di TamboraJakarta – Dua pria masing-masing berinisial J (26) ...
31/07/2025

Dua Pencuri Tas Penumpang KRL Berisi Laptop Diciduk Polisi di Tambora

Jakarta – Dua pria masing-masing berinisial J (26) dan D (28) berhasil diamankan pihak kepolisian setelah kedapatan mencuri sebuah tas milik penumpang KRL. Aksi keduanya terjadi di dalam gerbong kereta dan berujung pada penangkapan di wilayah Tambora, Jakarta Barat.

“Dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sebuah tas ransel warna hitam telah kami amankan,” ungkap Kapolsek Tambora, Kompol Kukuh Islami, Kamis (31/7/2025).

Peristiwa pencurian tersebut sempat viral di media sosial karena rekamannya tersebar luas. Kejadian bermula pada Rabu pagi, 23 Juli 2025, saat korban sedang dalam perjalanan menuju kampus menggunakan KRL jurusan Bekasi–Angke. Sesaat setelah naik kereta, korban menaruh ranselnya di rak bagasi atas.

Korban sempat transit di Stasiun Manggarai untuk berpindah ke kereta lain tujuan Bogor. Namun saat tiba di Stasiun Cawang, korban baru menyadari bahwa tasnya tertinggal di kereta sebelumnya.

“Korban langsung melapor ke petugas KAI di Stasiun Manggarai. Tiga hari kemudian, tepatnya pada 26 Juli, korban mendapatkan informasi bahwa pihak KAI telah berhasil menangkap pelaku pencurian tersebut,” lanjut Kukuh.

Setelah mendapat kabar tersebut, korban segera membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Saat diinterogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya.

“Pelaku mengakui telah mengambil tas milik korban yang tertinggal di gerbong,” tambahnya.

Aksi pencurian ini terekam kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan saat kedua pelaku naik ke dalam kereta dan turun sambil membawa tas curian.

Address

Jalan Road Hamara Efendi No 25 Hegarsari Pataruman
Banjar
46322

Telephone

+6285647928145

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Kriminal dan Kecelakaan Terkini posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Info Kriminal dan Kecelakaan Terkini:

Share