07/06/2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan provinsi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat pengguna jalan.
Menurut data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, pada tahun anggaran 2026 dilakukan berbagai pekerjaan peningkatan jalan di antaranya pada ruas Wiradesa-Kajen, Wanayasa-Kalibening (Banjarnegara) , Brigjend Sudiarto, Jepara-Keling, Kudus-Colo, Todanan-Ngawen, Demak-Godong, Singget/Batas Kabupaten Grobogan-Doplang-Cepu, Kuwu-Galeh, Galeh-Ngrampal, Sirampog-Bumiayu, serta Pembangunan Jalur Penyelamat Kalijambe, dan Batas Kota Salatiga-Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan.
Selain itu, rehabilitasi jalan juga dilakukan di beberapa ruas lainnya, yaitu Pati-Tayu, Pati-Kayen-Sukolilo, Jepara-Kudus, Patikraja-Kaliori, Sidareja-Cukangleusleus, Karanganyar-Tawangmangu-Kalisoro, Ngadirojo-Biting (perbatasan Jatim), Ngadirojo-Giriwoyo, Wonogiri-Manyaran-Blimbing, Sapuran-Kepil, Bandungsari-Panangapan, dan Bandungsari-Salem.
Untuk infrastruktur jembatan, Pemprov Jateng akan melakukan penggantian Jembatan Dengkeng di Kabupaten Klaten (Karangwuni-Batas DIY). Selain itu, dilakukan p**a rehabilitasi pada Jembatan Lusi Putat (lingkar utara Purwodadi), Jembatan Jurang Gowang (Kutoarjo-Bruno, Purworejo), Jembatan Kalidawe (Parakan-Patean), dan Jembatan Krompeng (Kajen-Batang).
Di luar proyek-proyek tersebut, Pemprov Jateng juga melaksanakan pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.414,59 kilometer yang tersebar di 173 ruas, serta pemeliharaan jembatan provinsi sepanjang 26.445,77 meter.