INFO Seputar Banjarnegara - ISB

INFO Seputar Banjarnegara - ISB Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from INFO Seputar Banjarnegara - ISB, Media/News Company, Banjarnegara.

18/01/2026

Sebuah video viral memperlihatkan aksi yang diduga dilakukan oleh seorang warga negara Indonesia (WNI) di Australia yang tertangkap kamera membuang sampah di kawasan hutan lindung.

Setelah seluruh sampah diturunkan, seorang warga lokal tiba-tiba muncul dan menegurnya dengan keras, bahkan memintanya untuk mengambil kembali semua sampah tersebut dan segera membawanya pergi dari lokasi.

Info Gempa Mag:2.6, 17-Jan-26 21:50:36 WIB, Lok: 7.55 LS - 109.09 BT (21 km Barat Daya BANYUMAS-JATENG), Kedlmn: 179 km ...
17/01/2026

Info Gempa Mag:2.6, 17-Jan-26 21:50:36 WIB, Lok: 7.55 LS - 109.09 BT (21 km Barat Daya BANYUMAS-JATENG), Kedlmn: 179 km ::BMKG

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Serpihan Ditemukan di Lereng Gunung BulusaraungTim SAR gabungan terus melakukan pencar...
17/01/2026

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Serpihan Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian penumpang dan kru pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak saat penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.

Pesawat tersebut diketahui melakukan penerbangan dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan.

Harapan baru muncul setelah serpihan pesawat ditemukan di kaki Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sabtu (17/1/2026).

Serpihan berupa potongan badan pesawat dengan kondisi rusak berat dan bekas terbakar pertama kali ditemukan oleh seorang pendaki dan segera dilaporkan ke aparat.

Tim SAR, BPBD Pangkep, dan Basarnas Makassar langsung bergerak menuju lokasi meski menghadapi medan terjal dan akses yang terbatas.

Basarnas menegaskan operasi penyisiran terus dilakukan berdasarkan koordinat terakhir pesawat yang tercatat oleh AirNav Indonesia.

Masyarakat di sekitar lokasi juga melaporkan sempat mendengar suara ledakan dan melihat kepulan asap, namun informasi tersebut masih dalam tahap verifikasi di lapangan.

Pemerintah Indonesia resmi memperbarui ejaan nama negara asing dalam bahasa Indonesia sebagai bagian dari upaya standard...
17/01/2026

Pemerintah Indonesia resmi memperbarui ejaan nama negara asing dalam bahasa Indonesia sebagai bagian dari upaya standardisasi penulisan sesuai kaidah linguistik nasional.

Total terdapat 194 nama negara yang mengalami pembaruan ejaan.

Kebijakan ini diajukan Indonesia dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN).

Pembaruan tersebut tertuang dalam dokumen berjudul Updated World Country Names: Short and Formal Names (GEGN.2/2025/122/CRP.122) yang disampaikan pada 10 Maret 2025.

Dokumen tersebut kemudian dibahas dalam Sesi UNGEGN 2025 yang digelar di New York pada 28 April hingga 2 Mei 2025.

Pembahasan mencakup aspek teknis penamaan negara, baik nama pendek maupun nama formal, berdasarkan kaidah bahasa masing-masing negara anggota.

Sejumlah perubahan ejaan yang paling menonjol antara lain:
Thailand menjadi Tailan
Paraguay menjadi Paraguai
Uruguay menjadi Uruguai

Pemerintah menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk menyesuaikan penulisan nama negara asing dengan sistem ejaan bahasa Indonesia, sebagaimana telah diterapkan sebelumnya pada sejumlah nama negara dan kota asing.

Meski demikian, pemerintah mengakui bahwa perubahan ejaan ini memerlukan proses sosialisasi bertahap agar dapat dipahami dan digunakan secara konsisten oleh masyarakat, media, serta lembaga pendidikan di Indonesia.

Waspada! BPOM Rilis Daftar 26 Produk Kosmetik Berbahaya, Ini KandungannyaBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis ...
16/01/2026

Waspada! BPOM Rilis Daftar 26 Produk Kosmetik Berbahaya, Ini Kandungannya

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis temuan 26 produk kosmetik yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang, sehingga berisiko membahayakan kesehatan masyarakat.

Dari total temuan tersebut, sebanyak 15 produk merupakan kosmetik tanpa izin edar (TIE), 10 produk diproduksi melalui skema kontrak produksi, dan satu produk merupakan kosmetik impor.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan, seluruh produk tersebut mengandung bahan berbahaya seperti asam retinoat, mometason furoat, hidrokinon, deksametason, merkuri, dan klindamisin.

“Bahan-bahan ini dapat menimbulkan dampak kesehatan serius, mulai dari iritasi, kulit terbakar, hingga risiko gangguan janin pada ibu hamil,” ujar Taruna dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).

BPOM menjelaskan, asam retinoat bersifat teratogenik dan tidak boleh digunakan dalam kosmetik. Sementara merkuri dan hidrokinon dapat menyebabkan kerusakan kulit jangka panjang, gangguan ginjal, hingga masalah saraf.

Atas pelanggaran tersebut, BPOM menjatuhkan sanksi administratif berupa pencabutan izin edar, pencabutan sertifikat Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB), serta penghentian sementara kegiatan produksi, peredaran, dan importasi.

Kudus Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor hingga 19 JanuariKabupaten Kudus, Jawa Tengah, menetapkan statu...
16/01/2026

Kudus Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor hingga 19 Januari

Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah.

Status tersebut berlaku hingga 19 Januari 2026, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Kudus Nomor 300.2.1/16/2026 yang berlaku sejak 12 Januari 2026.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menjelaskan, penetapan status tanggap darurat dilakukan setelah mempertimbangkan laporan dan rekomendasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, guna mempercepat dan memaksimalkan penanganan bencana.

“Pemkab Kudus telah menetapkan status tanggap darurat mulai 12 sampai 19 Januari. Langkah ini kami ambil agar penanganan banjir bisa dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Sam’ani.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, khususnya di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati.

Selain itu, jajaran puskesmas juga telah diinstruksikan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Untuk penanganan jangka panjang, Sam’ani meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan asesmen teknis di lokasi terdampak.

Masyarakat pun diimbau tetap waspada mengingat curah hujan di Kudus masih tinggi, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Hingga Jumat (16/1/2026) pagi, banjir dilaporkan telah merendam 38 desa di Kabupaten Kudus. Sebanyak 1.123 warga mengungsi di 10 titik pengungsian.

Salah satu wilayah terdampak parah adalah Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu. Di Dukuh Karangturi, aktivitas warga dilaporkan lumpuh akibat ketinggian air yang terus bertambah, sehingga mobilitas hanya dapat dilakukan menggunakan perahu

15/01/2026

Telah terjadi tanah longsor di Jl. Raya Paweden Slatri, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, pada sore hari ini, Kamis, 15 Januari 2026.

Akibat kejadian tersebut, material longsor menutup badan jalan sehingga akses tidak dapat dilalui kendaraan, dan pengguna jalan diimbau untuk mencari jalur alternatif serta tetap berhati-hati.

Longsor Terjang Permukiman Melikan Giritirta, Empat Rumah Warga TerdampakTanah longsor terjadi di Dusun Melikan, Desa Gi...
15/01/2026

Longsor Terjang Permukiman Melikan Giritirta, Empat Rumah Warga Terdampak

Tanah longsor terjadi di Dusun Melikan, Desa Giritirta, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, pada Rabu malam (14/1/2026). Peristiwa tersebut menimpa permukiman warga di RT 03 RW 02.

Berdasarkan informasi di lapangan, empat rumah warga terdampak longsoran.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, seorang anak dilaporkan sempat terkena material longsoran dan mengalami luka ringan, serta telah mendapatkan penanganan dan kondisinya kini membaik.

Longsor diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari, menyebabkan tanah di sekitar permukiman menjadi labil.

Pihak terkait mengimbau warga, khususnya yang tinggal di dekat tebing atau lereng rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan.

Banjir Rendam Permukiman di Wanayasa Banjarnegara, 9 Rumah TerdampakHujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wanayas...
14/01/2026

Banjir Rendam Permukiman di Wanayasa Banjarnegara, 9 Rumah Terdampak

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, pada Rabu (14/1/2025) sore menyebabkan Sungai Sak-sak meluap dan merendam permukiman warga di Dusun Wanayasa RT 05/RW 02, Desa Wanayasa.

Luapan sungai terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dengan ketinggian air mencapai selutut orang dewasa. Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 9 rumah terdampak banjir dan sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat serta lokasi yang lebih aman.

Tim gabungan dari BPBD Banjarnegara, PMI, TNI-Polri, pemerintah desa, serta relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen, evakuasi warga, dan memberikan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat.

Berdasarkan data sementara, terdapat warga lanjut usia dan balita di area terdampak. Sebagian warga masih bertahan di rumah dengan menempati lantai dua, sementara lainnya memilih mengungsi.

PMI Kabupaten Banjarnegara menyebutkan, kebutuhan mendesak saat ini meliputi kasur, selimut, serta logistik permakanan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir.

Kabar ditemukannya Syafiq Ridhan Ali Razan menjadi secercah harapan di tengah rentetan operasi penyelamatan di Gunung Sl...
14/01/2026

Kabar ditemukannya Syafiq Ridhan Ali Razan menjadi secercah harapan di tengah rentetan operasi penyelamatan di Gunung Slamet.

Namun perjuangan belum usai. Kini, seluruh fokus Tim SAR gabungan beralih ke wilayah Banyumas, memasuki hari ke-3 pencarian Mbah Kardan (78), seorang lansia yang dilaporkan hilang di hutan kaki Gunung Slamet.

Waktu terus berpacu. Hari ketiga menjadi fase krusial atau golden time dalam operasi pencarian orang hilang.

Bayangkan kondisi seorang kakek berusia 78 tahun harus bertahan selama tiga malam di tengah hutan Slamet yang dikenal lembap, dingin, dan rapat, tanpa perlengkapan survival memadai. Ia hanya berangkat dengan niat sederhana: mencari kayu bakar.

Mbah Kardan terakhir terlihat pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB saat masuk ke hutan Desa Karangkemiri, Kabupaten Banyumas.

Hingga lebih dari 24 jam tak kembali, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Kantor SAR Cilacap bersama Unit Siaga SAR Banyumas langsung mengerahkan personel lengkap, termasuk penggunaan drone, untuk menyisir area hutan yang terjal dan minim akses.

Hingga saat ini, keberadaan Mbah Kardan masih belum diketahui, dan pencarian terus dilanjutkan secara intensif.

Sebagai catatan, kasus Mbah Kardan bukanlah pendakian Gunung Slamet. Lokasi hilangnya berada di hutan desa atau kaki pegunungan, jauh dari jalur pendakian resmi seperti Bambangan, Baturraden, atau Kaliwadas. Penyebutan “lereng Gunung Slamet” lebih sebagai penanda geografis, bukan area pendakian, dengan karakter risiko dan pola pencarian yang berbeda.

Kabar ditemukannya Syafiq Ridhan Ali Razan menjadi secercah harapan di tengah rentetan operasi penyelamatan di Gunung Sl...
14/01/2026

Kabar ditemukannya Syafiq Ridhan Ali Razan menjadi secercah harapan di tengah rentetan operasi penyelamatan di Gunung Slamet.

Namun perjuangan belum usai. Kini, seluruh fokus Tim SAR gabungan beralih ke wilayah Banyumas, memasuki hari ke-3 pencarian Mbah Kardan (78), seorang lansia yang dilaporkan hilang di hutan kaki Gunung Slamet.

Waktu terus berpacu. Hari ketiga menjadi fase krusial atau golden time dalam operasi pencarian orang hilang.

Bayangkan kondisi seorang kakek berusia 78 tahun harus bertahan selama tiga malam di tengah hutan Slamet yang dikenal lembap, dingin, dan rapat, tanpa perlengkapan survival memadai. Ia hanya berangkat dengan niat sederhana: mencari kayu bakar.

Mbah Kardan terakhir terlihat pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB saat masuk ke hutan Desa Karangkemiri, Kabupaten Banyumas.

Hingga lebih dari 24 jam tak kembali, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Kantor SAR Cilacap bersama Unit Siaga SAR Banyumas langsung mengerahkan personel lengkap, termasuk penggunaan drone, untuk menyisir area hutan yang terjal dan minim akses.

Hingga saat ini, keberadaan Mbah Kardan masih belum diketahui, dan pencarian terus dilanjutkan secara intensif.

Sebagai catatan, kasus Mbah Kardan bukanlah pendakian Gunung Slamet. Lokasi hilangnya berada di hutan desa atau kaki pegunungan, jauh dari jalur pendakian resmi seperti Bambangan, Baturraden, atau Kaliwadas. Penyebutan “lereng Gunung Slamet” lebih sebagai penanda geografis, bukan area pendakian, dengan karakter risiko dan pola pencarian yang berbeda.

14/01/2026

Detik-detik kabar duka datang dari gunung slamet, di mana survivor atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan akhirnya ditemukan dalam kondisi MD di area lereng puncak sebelah selatan, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.

Korban ditemukan pada hari ke-17 pencarian setelah upaya panjang dan penuh harap yang dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama para relawan.

Address

Banjarnegara
53418

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when INFO Seputar Banjarnegara - ISB posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share