Kabar Sosmed

Kabar Sosmed Hal Kecil Mood Besar
Eksplorasi Tanpa Batas
Tiktok :
Instagram :
Youtube :

17/09/2026

Kepulan asap yang diduga berasal dari barang elektronik milik seorang penumpang memicu kepanikan di Stasiun Rawa Buntu pagi ini. Asap yang keluar dari dalam tas penumpang KRL tersebut bahkan sempat memicu aktifnya sistem sensor air (alat pemadam otomatis) di dalam gerbong.
Insiden terjadi tepat saat kereta bersiap untuk diberangkatkan dengan sebagian pintu yang mulai tertutup. Menanggapi situasi tersebut, pintu KRL kembali dibuka sehingga para penumpang dapat segera dievakuasi keluar gerbong. Tas yang menjadi sumber asap langsung diamankan oleh petugas keamanan stasiun di lokasi.

11/09/2026

Pengalaman hari ini mempertegas dinamika menarik selama menjadi pengguna setia KRL. Terjadi momen tak biasa di dalam gerbong ketika seorang penumpang perempuan berlarat-larat mengklaim bahwa seorang siswa sekolah adalah tunangannya yang telah memutus hubungan serta mengambil telepon genggam miliknya. Keramaian singkat tersebut memberikan warna tersendiri dalam rutinitas perjalanan transportasi publik kali ini.
sumber : X/sikucingkuma

10/09/2026

Maksud hati mau atraksi, apa daya malah bikin rugi. Terpleset gaya bepiting, nendang gerobak sampe jatuh, barang dagangan hancur berkeping-keping. gimana menurut kalian guys, tulis di kolom komentar!!!

08/09/2026

Petugas Damkar lagi sibuk bersihin abu vulkanik, emak-emak di belakang malah sekalian spa gratis jalanan! Memang warga Bekasi nggak pernah kehabisan ide hiburan.
Tapi ingat ya guys, abu vulkanik masih ada. Selesai basah-basahan, tetap pakai masker dan jaga kesehatan! 😷✨

07/09/2026

"Pernah dengar alasan ditagih utang paling random?
​Gua pikir alasan ‘belum gajian’ atau ‘ATM tertelan’ udah paling klasik. Ternyata ada level baru: ‘Belum bisa bayar karena Anak Gunung Krakatau erupsi.’ 😭
​Hubungannya apa coba?! Gunungnya yang bergejolak, dompetnya yang ikut hilang kesadaran.
​Coba ceritakan di kolom komentar, alasan paling ajaib apa yang pernah kamu dengar pas ngetagih utang?"

06/09/2026

Gunung Ili Lewotolok kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) pukul 06.11 WITA dengan tinggi kolom abu vulkanik mencapat 400 meter di atas puncak. Merespons kejadian ini, Badan Geologi mengimbau masyarakat serta wisatawan agar menghentikan seluruh aktivitas di radius 2 kilometer dari pusat erupsi, dan membatasi jarak hingga 3 kilometer untuk sektor selatan serta tenggara. Warga juga disarankan mengimbau penggunaan masker guna menghindari dampak buruk abu vulkanik.

06/09/2026

Aktivitas Gunung Anak Krakatau tercatat masih tinggi dengan mengalami erupsi secara berkelanjutan hingga Sabtu (5/9/2026). Gunung api yang berada di Selat Sunda ini masih bertahan pada Level III (Siaga) sejak peningkatan status magmatik pada 2 Juli 2026.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa rangkaian erupsi menerus telah berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB. Letusan tipe Strombolian ini memunculkan fenomena air mancur lava (lava fountain) berwarna merah menyala yang memuntahkan material pijar serta abu vulkanik. Kolom asap kawah berwarna kelabu hingga hitam teramati membumbung setinggi 100 hingga 400 meter di atas puncak, meski abu sempat tidak terlihat pada Sabtu pagi akibat dominasi semburan lava.
Dampak erupsi juga memicu suara dentuman dan gemuruh keras yang terdengar dari Pos Pengamatan Gunung Api di Pasauran, Banten. Getaran dan dentuman tersebut bahkan dilaporkan terasa hingga ke sejumlah wilayah di Banten, Lampung, serta sebagian Jawa Barat.
Berdasarkan data kegempaan PVMBG pada Jumat (4/9/2026) periode pukul 18.00–24.00 WIB, terdeteksi adanya enam kali gempa letusan, delapan kali gempa hembusan, 39 kali gempa frekuensi rendah, 35 kali gempa hybrid, serta tremor yang terjadi secara terus-menerus. Intensitas lontaran material vulkanik bahkan sempat membuat kamera pengawas (CCTV) di area pemantauan mengalami kerusakan.

05/09/2026

Aksi pencegahan terhadap potensi pembongkaran makam marak dilakukan warga guna mengantisipasi pencurian organ jenazah maupun tali pocong yang kerap disalahgunakan untuk ritual pesugihan. Salah satunya dilakukan dengan memasang penangkal berupa tombak besi di area permukaan makam.
​Langkah ini diambil keluarga bersama warga setempat sebagai bentuk perlindungan fisik dari ancaman pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Selain menjaga keutuhan jenazah, pemasangan pagar perlindungan tersebut bertujuan untuk menjaga kesucian area pemakaman dari praktik mistis yang melanggar hukum dan norma agama.

03/09/2026

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, sempat terpeleset saat meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di belakang Kampus UPE Palangka Raya, Selasa (1/9/2026). Meski harus melewati medan berat penuh ranting kering dan titik asap hingga kehilangan keseimbangan, ia tetap melanjutkan peninjauan bersama petugas di lapangan.

Address

Jalan Desa Bantarujeg Kec Bantarujeg Kab Majalengka
Bantarujeg
45464

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Sosmed posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share