Informasi Yogyakarta

Informasi Yogyakarta Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Informasi Yogyakarta, News & Media Website, Jalan Imogiri Timur Km 9, Bantul.
(1)

Menyajikan informasi seputar Yogyakarta (Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul) dengan komposisi 70 persen, seputar Jawa Tengah (25 persen), dan Nusantara/nasional yang menjadi perbincangan publik atau viral (5 persen)

Warga Bantul dan pemburu kuliner, siap-siap cek struk belanjaanmu mulai September nanti! ​Pemerintah Kabupaten Bantul be...
12/06/2026

Warga Bantul dan pemburu kuliner, siap-siap cek struk belanjaanmu mulai September nanti!

​Pemerintah Kabupaten Bantul berencana memberlakukan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sebesar 10% untuk sektor makanan dan minuman. Artinya, pengunjung restoran, rumah makan, hingga kafe yang masuk kategori wajib pajak bakal kena tambahan biaya ini.

​Saat ini, Pemkab Bantul lagi gencar melakukan pendataan. Tapi tenang, kebijakan ini nggak menyasar semua warung makan, melainkan hanya pelaku usaha kuliner yang omzetnya sudah memenuhi syarat ketentuan undang-undang.

​Kenapa aturan ini diterapkan?

Menurut Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, sektor kuliner di Bantul tumbuh pesat dan punya potensi besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uang pajak ini nantinya bakal dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk:

- ​Perbaikan & pembangunan infrastruktur (jalan, fasilitas umum).
- ​Peningkatan pelayanan sosial.
- ​Memperkuat kemampuan fiskal daerah untuk pembangunan Bantul.

​Di satu sisi, ini langkah bagus buat mandiri secara anggaran dan memajukan fasilitas publik di Bantul. Tapi di sisi lain, kebijakan ini jelas bakal berdampak langsung ke kantong konsumen dan bisa jadi tantangan buat para pelaku usaha kuliner yang baru merintis.

​Sebelum resmi diketok, Pemkab berjanji bakal terus melakukan sosialisasi agar penerapannya berjalan lancar.

Sc: Diolah dari Harian Jogja
Foto sekedar pemanis

​GIMANA PENDAPATMU, LUR?
Sebagai konsumen atau pelaku usaha di Bantul, apakah kamu setuju dengan kebijakan pajak 10% ini demi pembangunan daerah?

Atau justru khawatir ini bakal bikin minat jajan/wisata kuliner ke Bantul jadi menurun?

Klitih Lagi? Polresta Sleman Ringkus 3 Pelaku Pembacokan​Satu lagi korban jatuh di jalanan. Hanya karena masalah "persel...
12/06/2026

Klitih Lagi? Polresta Sleman Ringkus 3 Pelaku Pembacokan

​Satu lagi korban jatuh di jalanan. Hanya karena masalah "perselisihan antar kelompok", seorang pelajar harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius akibat sabetan senjata tajam jenis celurit.

​Untungnya, pelarian para pelaku tak butuh waktu lama. Satreskrim Polresta Sleman bergerak cepat! Tiga remaja yang diduga kuat menjadi dalang aksi kekerasan ini berhasil diringkus beserta barang bukti sebilah celurit yang digunakan untuk menganiaya korban.

​Kasat Reskrim Polresta Sleman menegaskan bahwa motif utama aksi nekat ini adalah rivalitas/perselisihan kelompok remaja. Saat ini ketiganya sudah mendekam di balik jeruji besi Polresta Sleman untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

​Polisi tidak bisa berjalan sendiri. Kasus ini menjadi alarm keras bagi kita semua. Polresta Sleman mengimbau dengan sangat agar para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Jangan sampai longgarnya pengawasan di rumah, justru melahirkan 'monster' di jalanan.

​Keamanan Jogja adalah tanggung jawab bersama: Keluarga, Sekolah, dan Lingkungan.

​Melihat fenomena remaja yang makin berani membawa senjata tajam seperti ini, menurut Anda apa hukuman yang paling tepat agar memberikan efek jera? Apakah proses hukum pidana biasa sudah cukup, atau perlu ada sanksi sosial yang lebih berat?

​Suarakan pendapat Anda di bawah secara bijak! 👇

Bayangkan anak-anak berangkat sekolah dengan perut kosong karena berharap dapat jatah Makan Bergizi Gratis (MBG), tapi p...
12/06/2026

Bayangkan anak-anak berangkat sekolah dengan perut kosong karena berharap dapat jatah Makan Bergizi Gratis (MBG), tapi pas sampai di sana… layanannya malah TUTUP mendadak. 💔

​Bukan fiksi, ini nyata terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta sejak awal Juni ini! Niatnya bikin anak-anak makin sehat, tapi apa daya kalau dana operasional dari pusat ternyata BELUM CAIR.

Gak tanggung-tanggung, dari sekitar 380 titik layanan, ada 97 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di DIY yang mogok beroperasi!

​Masalah utamanya? Klasik. Duitnya belum ditransfer dari pusat.

Sistem Virtual Account (VA) dari Bank Himbara yang harusnya jadi jalur cepat penyaluran dana langsung dari kas negara, nyatanya malah bikin program ini mandek.

➡️ ​Dari 97 titik yang lumpuh:

​42 SPPG murni stop total karena dana Virtual Account (VA) belum cair dari pusat.

​55 SPPG lainnya terjebak masalah administratif, status suspend, dan kendala lapangan.

Sleman memimpin angka kelumpuhan tertinggi, tapi Gunungkidul jadi yang paling merana soal urusan dana macet:
📌 Sleman: 36 titik berhenti (Tertinggi di DIY - 37,1%)
📌 Gunungkidul: 28 titik berhenti (Didominasi masalah dana VA macet di 22 titik!)
📌 Bantul: 10 titik berhenti (Semuanya gara-gara dana VA belum cair)

​Sisanya? Masih bertahan ngos-ngosan sambil nunggu kepastian dana.

Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, sampai geleng-geleng kepala dan menyesalkan penghentian mendadak tanpa pemberitahuan ini. Laporan yang masuk bikin miris: banyak siswa yang telanjur gak sarapan dari rumah, berujung kelaparan di sekolah.

​"Tutup karena banyak hal, terutama karena Virtual Account belum siap. Itu terkait pembayaran, jadi dananya belum tertransfer. Kalaupun mau berhenti, setidaknya beri informasi sehari atau dua hari sebelumnya," tegas Ni Made (11/6/2026).

Program skala nasional dengan anggaran raksasa, tapi transisi dan birokrasi anggarannya masih bikin korban di lapangan.

​Gimana di sekolah anak atau lingkungan sekitar kalian, Lur? Apakah program Makan Bergizi Gratis ini masih jalan atau sudah ikutan libur juga?

​Coba absen dari wilayah mana dan gimana kondisinya sekarang!

Sering penasaran gak sih, anggaran triliunan di Jogja itu larinya ke mana aja? 🤔​Kemarin (10/6), Wakil Gubernur DIY, KGP...
12/06/2026

Sering penasaran gak sih, anggaran triliunan di Jogja itu larinya ke mana aja? 🤔

​Kemarin (10/6), Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, blak-blakan menyampaikan pertanggungjawaban APBD 2025 di depan DPRD DIY. Ternyata, ada banyak capaian penting yang wajib kita tahu sebagai warga Jogja!

​Iki lho rangkuman poin penting sing berdampak langsung nggo masyarakat:

​1. Dana Keistimewaan (Danais) Terserap Nyaris 100%

​Dari total alokasi Rp1 Triliun, realisasi Danais tahun 2025 sukses mencapai Rp981,211 Miliar (98,12%). Anggaran ini dipakai buat menyokong program kebudayaan, tata ruang, dan kesejahteraan berbasis keistimewaan.

​2. Anggaran Kemiskinan Tembus Setengah Triliun

​Sepanjang 2025, Pemda DIY ngebut ngejalanin 36 program penanggulangan kemiskinan dengan realisasi anggaran mencapai Rp526,695 Miliar. Fokusnya buat perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan layanan dasar.

​3. Lumbung Mataraman & Desa Mandiri Pangan Sukses 100%

​Program pemanfaatan tanah kas kalurahan (desa) ini sukses terealisasi 100% secara fisik. Efeknya? Ekonomi desa mulai muter dan ketahanan pangan di tingkat kalurahan jadi lebih kuat.

​4. Sektor Pendapatan Melebihi Target

​Kemandirian fiskal Jogja makin kuat! Komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD)—mulai dari pajak daerah sampai retribusi—berhasil melampaui target yang ditetapkan.

​5. Serius Tangani Kenakalan Remaja

​Gak cuma soal duit, Pemda DIY juga fokus ke keamanan publik dengan membentuk Satgas Penanganan Kenakalan Remaja dan Anak Usia Sekolah. Langkah ini diambil buat menekan angka kriminalitas remaja di ruang publik.

Pemda DIY juga mencatat penyelesaian rekomendasi BPK RI sudah di atas 90% (di atas rata-rata nasional). Sinergi eksekutif dan legislatif ini diapresiasi langsung oleh Wakil Ketua DPRD DIY, Budi Waljiman, demi tata kelola yang akuntabel.

​Yuk, bareng-bareng kawal pembangunan di Jogja tercinta agar makin inklusif, maju, dan sejahtera! 🤝✨

Pripun lur, menurutmu program apa nih sing paling kerasa dampake neng nggonmu selama setahun terakhir? Utawa pundi sing kudu luwih ditingkatke?

Jujur nih.. kalau pas didatangi petugas sensus, kamu tipe yang s**a ngaku kaya karena gengsi, atau malah ngaku miskin bi...
11/06/2026

Jujur nih.. kalau pas didatangi petugas sensus, kamu tipe yang s**a ngaku kaya karena gengsi, atau malah ngaku miskin biar dapet bantuan? 🤔

​Nah, fenomena ini dapet perhatian khusus dari Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X. Beliau menekankan banget pentingnya KEJUJURAN pas pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang bakal dimulai serentak dari 15 Juni sampai 31 Agustus 2026 nanti!

Sri Paduka berpesan, kalau datanya asal-asalan alias nggak akurat, nanti kebijakan pembangunan ekonomi dan bantuan pemerintah bisa salah sasaran. Intinya: Biar nggak salah data, yuk berikan jawaban apa adanya!

​APA YANG BARU DI SENSUS 2026?

​📱 Serba Digital: Sensus kali ini udah pakai gadget secara real-time. Nggak ada lagi tuh ceritanya olah data manual pakai kertas numpuk kaya zaman dulu.

​👥 4.000 Petugas Diterjunkan: Bakal ada sekitar 4.000 petugas BPS DIY yang siap door-to-door mendatangi rumah warga dan pelaku usaha.

​🎯 Sasar Sektor Non-Pertanian: Mulai dari Usaha Mikro Kecil (UMK), ekonomi kreatif, sampai kamu yang punya usaha ekonomi digital/online shop bakal dipetakan sampai level desa!

​SINKRONISASI DATA KEMISKINAN: MANUNGGAL RAHARJA

Biar data kemiskinan di Jogja makin valid by name by address, Pemda DIY juga lagi siapin platform "Manunggal Raharja". Rumah besar manajemen data ini bakal diintegrasikan sama data BPS (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang di-update berkala. Jadi, profil warga yang bener-bener butuh bantuan bakal makin jelas dan tepat sasaran!

​Yuk, bareng-bareng kita dukung Sensus Ekonomi 2026. Sukseskan pembangunan Jogja dimulai dari kejujuran kita sendiri di depan petugas!

​Gimana lur, dirimu sudah siap didatangi petugas sensus belum nih? Sudah siap jawab apa adanya?

Ngeri-ngeri sedap! Belum genap 48 jam sejak Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax cs, efek domino di lapangan langsun...
11/06/2026

Ngeri-ngeri sedap! Belum genap 48 jam sejak Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax cs, efek domino di lapangan langsung terasa makin parah dan nyata.

​Bukan cuma antrean yang mengular, hari ini Kamis, 11 Juni 2026, laporan dari berbagai titik SPBU menunjukkan stok BBM mulai bertumbangan alias habis total!

​Salah satu pantauan lensa kamera warga di salah satu SPBU di Kota Jogja siang tadi jam 11.00 WIB menunjukkan pemandangan yang bikin elus dada:
❌ Pertalite: KOSONG
❌ Pertamax: STOK HABIS
❌ Pertamax Turbo: SOLD OUT

​Ketakutan warganet kemarin tampaknya langsung terbukti hari ini. Banyak yang menduga, kelangkaan ini terjadi karena gelombang migrasi besar-besaran pengguna Pertamax (yang naik jadi Rp 16.250) ke Pertalite (Rp 10.000).

Begitu Pertalite habis diserbu, warga terpaksa beli Pertamax sampai stoknya pun ikut ludes!

​Padahal baru kemarin Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan penyesuaian harga ini salah satunya demi "menjaga kepastian pasokan energi bagi masyarakat."

Tapi faktanya, hari kedua ini masyarakat justru mulai kesulitan mencari BBM subsidi, bahkan yang non subsidi.

​📊 HARGA BARU BBM:

- ​Pertalite: Rp 10.000 / liter (Tetap)
- ​Pertamax: Rp 16.250 / liter (Naik)
- ​Pertamax Green 95: Rp 17.000 / liter (Naik)
- ​Pertamax Turbo: Rp 20.750 / liter (Naik)

​Lur, gimana kondisi SPBU di sekitar rumah atau jalur kerja kalian? Apakah nasibnya sama, kosong melompong juga?

​Coba absen daerah kalian dan sebutkan SPBU mana saja yang stoknya masih aman!

Foto sekedar pemanis

CUMA KURANG SATU ANGSURAN, TAPI NYAWA JADI TARUHAN! 😱​Siapa yang nggak ngeri? Video viral aksi debt collector di Ponjong...
11/06/2026

CUMA KURANG SATU ANGSURAN, TAPI NYAWA JADI TARUHAN! 😱

​Siapa yang nggak ngeri? Video viral aksi debt collector di Ponjong, Gunungkidul yang nekat bawa senjata tajam akhirnya berbuntut panjang. Niatnya nagih sisa cicilan HP sebesar Rp 350.000, tapi caranya malah mirip aksi premanisme!

​Merespons keresahan warga, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa langsung turun tangan memberikan atensi khusus. Hasilnya? 3 orang resmi ditetapkan sebagai TERSANGKA!

​🚨 FAKTA TERBARU DARI KEPOLISIAN:

​S (42, Warga Karangmojo): Tersangka kasus penganiayaan. Motifnya emosi karena korban kurang satu kali angsuran HP. (Status: Tidak ditahan karena kategori penganiayaan ringan, tapi proses hukum TETAP JALAN).

​T (48, Warga Semin) & A (37, Warga Klaten): Tersangka pembawa senjata tajam. Barang bukti yang diamankan nggak main-main: 1 celurit, 4 pedang, dan 1 tongkat dengan dalih "untuk jaga-jaga". (Status: RESMI DITAHAN).

​Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Tri Hartanto, menegaskan para tersangka pembawa sajam ini terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara berdasarkan UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

​💬 MARI KITA DISKUSI, LUR!

​Langkah cepat Polres Gunungkidul wajib kita apresiasi demi menjaga kenyamanan warga Jogja. Tapi fenomena penagihan bergaya preman ini tentu bikin kita mikir keras.

​Apakah tindakan membawa sajam untuk "jaga-jaga" saat nagih utang bisa dibenarkan dengan alasan apa pun?

​Bagaimana cara terbaik menghadapi debt collector yang sudah mulai main fisik atau membawa senjata?

Niatnya mau 'klarifikasi' masalah, tapi malah berakhir tragis dengan 12 luka bacokan! 😱​Sebuah aksi penganiayaan menceka...
11/06/2026

Niatnya mau 'klarifikasi' masalah, tapi malah berakhir tragis dengan 12 luka bacokan! 😱

Sebuah aksi penganiayaan mencekam terjadi di kawasan Gamping, Sleman, pada Minggu subuh (7/6) sekitar pukul 02.30 WIB.

Seorang pria berinisial STN (41) menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang di dalam rumahnya sendiri.

​Kronologinya bikin geleng-geleng kepala:

​Berawal dari Pos Ronda: Tersangka LFC (38) dan adiknya CP (buron) didatangi oleh seorang pria berinisial GS. Mereka membahas masalah lama dengan korban dan sepakat mendatangi rumah korban.

​Gonggongan Anjing: Korban yang sedang di rumah tetangga curiga mendengar anjingnya menggonggong. Saat dicek, sekelompok orang sudah merangsek masuk ke rumahnya. Demi keselamatan, korban sempat meminta istrinya bersembunyi di kamar.

​Senjata Makan Tuan: Korban sempat keluar membawa celurit hingga terjadi cekcok. Apes, celurit tersebut berhasil direbut oleh pelaku. Korban pun dihujani bacokan bertubi-tubi hingga mengalami 12 luka di tubuhnya.

Nggak berhenti di situ! Setelah babak belur, korban sempat dibawa pelaku ke rumah sakit. Tapi di sana, korban malah kembali dianiaya.

Korban akhirnya nekat melarikan diri dari RS dan langsung pindah ke RSA UGM untuk perawatan aman.

​Siang harinya, saat istri korban melapor ke polisi, rumah mereka bahkan sempat didatangi massa lagi dan dirusak!

Kapolresta Sleman melalui Kasat Reskrim AKP Mateus Wiwit Kustiyadi mengungkapkan, motif utama aksi ini adalah dendam lama. Polisi juga menemukan bukti video tantangan di HP korban.

​Saat ini, LFC sudah berhasil diciduk polisi pada hari yang sama, sementara adiknya (CP) masih diburu (DPO). Tersangka kini terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Sc: Diolah dari Detik

Ngeri banget ya, Lur, urusan dendam lama kalau dibiarkan bisa meledak kayak gini. Gimana pendapatmu soal kasus ini?

"Udah lelah kerja seharian, jalan pulang malah ketutup tronton... Siapa yang sore ini kejebak di Piyungan? 🥺"​Sore ini (...
11/06/2026

"Udah lelah kerja seharian, jalan pulang malah ketutup tronton... Siapa yang sore ini kejebak di Piyungan? 🥺"

​Sore ini (Kamis, 11 Juni) sekitar jam 3 sore tadi, jalur utama Jogja - Gunungkidul (Jalan Wonosari) kembali diuji. Sebuah truk tronton bermuatan kalsit tumpah dan menutup badan jalan tepat di kawasan Bokong Semar, Piyungan, Bantul.

​Kebayang kan gimana padatnya? Udah ada perbaikan jalan di bawah Bokong Semar, ditambah material kalsit yang memenuhi jalan. Jalur ini langsung macet total!

​Hati saya langsung tertuju buat temen-temen pelaju Jogja-GK yang sore ini mau pulang ke rumah. Perjuangan kalian luar biasa sore ini.

​Bagi yang belum terlanjur lewat: Putar balik sekarang, cari jalur alternatif!

Bagi yang sudah terjebak: Tetap sabar, jaga jarak aman, dan utamakan keselamatan ya.

​Kira-kira ekor kemacetan udah sampai mana nih sekarang? Yang punya info jalur alternatif yang aman, tolong tulis di kolom komentar ya untuk bantu temen-temen kita yang lain! 👇

Foto: warganet

Warga di sekitar bantaran Sungai Opak, Dusun Karangwetan (RT 06/RW 31), Tegaltirto, Berbah, Sleman dikejutkan dengan pen...
11/06/2026

Warga di sekitar bantaran Sungai Opak, Dusun Karangwetan (RT 06/RW 31), Tegaltirto, Berbah, Sleman dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat wanita lanjut usia (lansia) yang mengapung di aliran sungai pada Kamis pagi (11/06/2026) sekitar pukul 08.18 WIB.

​Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui secara pasti.

Kapolsek Berbah, AKP Fitrianto Heri Nugroho, S.H., M.H., memimpin langsung proses evakuasi dan identifikasi awal bersama tim medis Puskesmas Berbah dan relawan.

​⚠️ KRONOLOGI KEJADIAN

​Jasad korban pertama kali terlihat oleh warga yang melintas di sekitar Jalan Perumahan, Tegaltirto. Korban ditemukan dalam posisi mengapung di area sungai yang dikelilingi rumpun bambu.

​Warga yang terkejut langsung melapor ke Polsek Berbah dan relawan penanggulangan bencana untuk proses evakuasi. Saat ini petugas masih melakukan identifikasi mendalam untuk mengungkap identitas, penyebab, serta perkiraan waktu meninggal dunia.

​🔍 CIRI-CIRI KORBAN (MOHON DICERMATI):

​Bagi Anda yang merasa kehilangan anggota keluarga atau tetangga, berikut ciri-ciri fisik sementara korban:

- ​Jenis Kelamin: Wanita
- ​Perkiraan Usia: Kurang lebih 65 hingga 70 tahun
- ​Ciri Wajah: Rambut beruban (hitam memutih), terdapat tahi lalat/tanda lahir di sekitar area wajah (dekat bibir atas).
- ​Pakaian: Menggunakan baju atau kain berwarna gelap/hitam bermotif.

​Jika Anda, tetangga, atau kerabat merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri di atas, atau memiliki informasi terkait, mohon bantuannya untuk segera:

​Menghubungi Polsek Berbah atau Polresta Sleman

​Mendatangi Puskesmas Berbah atau rumah sakit terdekat tempat korban dievakuasi.

Sc: Diolah dari MerapiNews/jogja_guardian/jogja_admin

​​

Address

Jalan Imogiri Timur Km 9
Bantul
55791

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Informasi Yogyakarta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Informasi Yogyakarta:

Share