Informasi Yogyakarta

Informasi Yogyakarta Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Informasi Yogyakarta, News & Media Website, Jalan Imogiri Timur Km 9, Bantul.
(1)

Menyajikan informasi seputar Yogyakarta (Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul) dengan komposisi 70 persen, seputar Jawa Tengah (25 persen), dan Nusantara/nasional yang menjadi perbincangan publik atau viral (5 persen)

Gak cuma jadi angin segar buat masalah sampah di Jogja, pembukaan megaproyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (P...
14/08/2026

Gak cuma jadi angin segar buat masalah sampah di Jogja, pembukaan megaproyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Piyungan juga bakal jadi kabar gembira buat para pencari kerja!

Proyek senilai Rp2,5 hingga Rp3 triliun ini dipastikan menyerap ratusan hingga seribu tenaga kerja, di mana warga lokal sekitar Piyungan dan Bantul bakal jadi prioritas utama.

Penandatanganan kesepakatan (MoU) resmi diteken oleh Pemda DIY, Danantara (DIM), serta Pemkot Jogja, Pemkab Sleman, dan Pemkab Bantul di Kompleks Kepatihan. Groundbreaking dijadwalkan meluncur Desember 2026 mendatang di lahan seluas 5,7 hektare.

Fadli Rahman (Director Investment DIM / CEO Denera):
"Kita mengharapkan ada penyerapan tenaga kerja yang signifikan pada saat proses konstruksi sendiri, ini sekitar 800 sampai 1.000 tenaga kerja yang akan kita utamakan tenaga kerja dari lokal."

Selain dampak lapangan kerja, berikut poin krusial operasional pabriknya:
- Masa Konstruksi: Fokus penyerapan 800–1.000 tenaga kerja lokal dimulai akhir 2026.
- Kapasitas Raksasa: Menampung hingga 1.000 ton sampah per hari dari Kota Jogja, Sleman, dan Bantul.
- Proses Canggih: Sampah tak perlu dipilah di awal, melainkan dikeringkan 5 hari di bungker kedap udara sebelum dibakar memutar turbin listrik.
- Pasokan Listrik: Menghasilkan 18–20 Megawatt (setara kebutuhan 15.000 rumah) yang dijual langsung ke PLN selama 30 tahun.

Bebas Biaya Daerah
Sri Sultan Hamengku Buwono X (Gubernur DIY):"Sampah-sampah itu ya dari kabupaten/kota... Tiga ini yang memerlukan partisipasi pihak lain untuk investasi."

Sultan menegaskan bahwa pemerintah daerah sama sekali tidak dipungut biaya pengolahan (tipping fee), melainkan hanya menyiapkan armada pengangkutan sampah ke Piyungan.

Targetnya, pada kuartal 3 atau 4 tahun 2028, fasilitas ini sudah beroperasi penuh mengolah sampah sekaligus menggerakkan roda ekonomi warga!

💬 Coba tag teman, saudara, atau tetanggamu di Piyungan/Bantul yang butuh info penyerapan tenaga kerja ini! Menurutmu, bidang keahlian apa saja yang paling dibutuhkan nanti?

Mulai akhir 2026, pemerintah berencana melarang kelompok masyarakat Desil 9 dan Desil 10 untuk membeli BBM subsidi jenis...
13/08/2026

Mulai akhir 2026, pemerintah berencana melarang kelompok masyarakat Desil 9 dan Desil 10 untuk membeli BBM subsidi jenis Pertalite. Langkah ini diambil atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar subsidi energi senilai ratusan triliun rupiah benar-benar "tepat sasaran".

Namun, kebijakan ini langsung memicu gelombang protes. Kenapa? Karena data di lapangan sering tak seindah di atas kertas!

Siapa Saja yang Masuk Kategori Desil?
Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), masyarakat dibagi menjadi 10 tingkat kesejahteraan:
- Desil 1: Miskin ekstrem (10% terbawah).
- Desil 2 – 4: Kelompok miskin dan rentan miskin (Penerima Bansos/PKH).
- Desil 5 – 10: Dianggap kelompok mampu.

Artinya, Desil 9 dan 10 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan teratas yang dianggap tidak lagi berhak menikmati BBM subsidi.

⚠️ Kenapa Publik Mulai Resah & Protes?
Kelas Menengah Makin Terhimpit
Gaji pas-pasan atau ngepres UMR, tapi terancam masuk kategori "mampu". Biaya hidup makin melambung, tapi opsi BBM murah mau dicabut.

Kategori Data Dianggap Ngawur
Di media sosial, banyak warga mengeluhkan penentuan Desil yang tidak akurat—ada pekerja berpenghasilan UMR yang mendadak masuk Desil 10 hanya karena parameter aset yang membingungkan.

Pekerja Sektor Milenial & Informal Terancam
Driver ojek online, taksi online, hingga kurir logistik sangat bergantung pada Pertalite untuk mata pencaharian harian mereka.

Fabby Tumiwa (IESR): Harus ada pengecualian! Mesti ada kuota khusus (misal 20–25 liter/hari) bagi kendaraan yang dipakai untuk usaha/produksi. Jangan sampai kelas menengah—yang bayar pajak paling besar tapi tak dapat bansos—malah makin tercekik.

Marwan Batubara (IRESS): Sistem pembatasan berbasis orang selalu rumit dan rawan penyimpangan. Lebih baik gunakan skema subsidi tetap sesuai kemampuan keuangan negara daripada bikin aturan yang membingungkan masyarakat.

Sumber: Diolah dari BBC

Pemerintah menegaskan aturan ini masih dalam tahap pematangan sistem. Namun pertanyaannya: Apakah data pemerintah sudah benar-benar siap dan adil sebelum kebijakan ini dieksekusi?

👇 Gimana pendapatmu? Apakah kamu setuju Pertalite dibatasi berdasarkan Desil, atau justru khawatir bakal salah sasaran lagi?

Sempat ramai di media sosial! Unggahan soal keterlambatan pembagian jas almamater mahasiswa baru (maba) ISI Yogyakarta m...
13/08/2026

Sempat ramai di media sosial! Unggahan soal keterlambatan pembagian jas almamater mahasiswa baru (maba) ISI Yogyakarta mendadak jadi sorotan netizen.

Dalam narasi yang beredar, pembagian jas alma disebut-sebut selalu terlambat selama 3 tahun berturut-turut hingga maba tak bisa menggunakannya saat PKKMB.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?

Pihak ISI Yogyakarta Buka Suara. M. Hery Sutanto (Perwakilan Bagian Pendidikan dan Kehumasan ISI Yogyakarta) memberikan klarifikasinya:

- Keterlambatan Hanya 1 Hari:
Pihak kampus menegaskan keterlambatan bukan terjadi selama 3 tahun, melainkan hanya meleset 1 hari dari jadwal registrasi awal (10–12 Agustus 2026).

- Sudah Dibagikan:
Jas almamater untuk sekitar 1.800 mahasiswa baru mulai dibagikan pada Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB di Gedung Rektorat ISI Yogyakarta dan situasi sudah kondusif.

- Alasan Penundaan:
Kampus butuh waktu untuk menyortir jas sesuai ukuran (size) serta menyiapkan jalur antrean agar mahasiswa tidak berdesakan saat pengambilan.

"Memang harapannya kan pas registrasi, pemberkasan, langsung dapat jas almamater... tapi meleset sehari karena kita persiapkan dengan matang agar tidak berjubel," jelas Hery.

Sumber: Diolah dari Kompas

Momen merinding sekaligus membanggakan baru saja tercipta di jantung Kota Jogja!Rabu (13/8) kemarin, suasana kawasan Mal...
13/08/2026

Momen merinding sekaligus membanggakan baru saja tercipta di jantung Kota Jogja!

Rabu (13/8) kemarin, suasana kawasan Malioboro dipenuhi rasa haru dan semangat kemerdekaan. Sebanyak kurang lebih 1.000 teman-teman penyandang disabilitas berkumpul bersama untuk membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan RI menggunakan Bahasa Isyarat.

Aksi luar biasa ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, dan secara resmi berhasil mencatatkan sejarah baru dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)!

💬 Lebih Dari Sekadar Rekor
Meskipun berhasil menorehkan capaian positif di tingkat nasional, Sri Paduka menegaskan bahwa pemecahan rekor bukanlah esensi utamanya. Momen ini adalah wujud nyata komitmen bersama dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan porsi dan kesempatan yang sama.

"Kemajuan suatu bangsa pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh apa yang berhasil dibangun, tetapi juga oleh sejauh mana setiap warga negara memperoleh kesempatan untuk hadir, berpartisipasi, dan diakui sebagai bagian yang utuh dari kehidupan bersama," ungkap Sri Paduka.

Sebuah pengingat indah bahwa kemerdekaan dan kesetaraan adalah hak milik kita semua tanpa terkecuali!

Sunyi Malam Trimulyo Dipecah Ledakan, Toko Sembako Hangus Dilalap Si Jago Merah​Malam yang tenang di Jalan Imogiri Timur...
13/08/2026

Sunyi Malam Trimulyo Dipecah Ledakan, Toko Sembako Hangus Dilalap Si Jago Merah

​Malam yang tenang di Jalan Imogiri Timur Km 11, Blawong II, Trimulyo, Jetis, Bantul, mendadak berubah menjadi mencekam pada Kamis (13/8) dini hari.

Sekitar pukul 01.02 WIB, saat sebagian besar warga tengah lelap dalam tidur, sebuah ledakan keras mengejutkan warga sekitar. Sumbernya berasal dari sebuah toko sembako yang padahal sudah tutup sejak pukul 21.00 WIB malam sebelumnya.

Tak lama setelah suara ledakan itu, kepulan asap pekat mulai menyembul dari jendela samping toko. Warga yang panik berhamburan, bahu-membahu menyiramkan air seadanya.

Namun, si jago merah menyambar begitu cepat, melahap bangunan dan seisinya sebelum api berhasil dijinakkan oleh tim gabungan Damkar, BPBD, dan PMI Bantul pada pukul 03.30 WIB.

➡️ ​Keringat Tiga Tahun Hangus Dini Hari Ini

​Meski beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, duka mendalam tentu dirasakan sang pemilik. Usaha toko yang baru dirintis dan berjalan selama 3 tahun di bangunan sewaan tersebut kini nyaris rata dengan tanah.

Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 1,1 Miliar. Bangunan toko hancur dengan estimasi Rp 100 juta, sementara seluruh isi toko, mulai dari pasokan beras, minyak, hingga perlengkapan anak dan bayi bernilai sekitar Rp 1 miliar—ludes tak bersisa.

Berdasarkan keterangan awal dari Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, amukan api diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik.

Kebakaran akibat korsleting listrik kerap datang tanpa permisi dan menyasar siapa saja saat kita lengah.

Sumber: Diolah dari Polres Bantul

Yuk, jadikan kejadian ini sebagai pengingat bersama untuk selalu mengecek instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah maupun tempat usaha sebelum ditinggalkan!

Semoga pemilik toko diberikan ketabahan dan ganti rezeki yang berlipat. Aamiin..

Sembilan Dapur MBG di DIY Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Satu Dapur Bermasalah Terancam Ditutup PermanenPengawasan P...
13/08/2026

Sembilan Dapur MBG di DIY Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Satu Dapur Bermasalah Terancam Ditutup Permanen

Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di DIY makin diperketat! Sebanyak 9 dari 424 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jogja belum memegang Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Tak hanya itu, 1 SPPG langganan kasus keracunan di Kulon Progo kini terancam dijatuhi sanksi berat berupa suspensi permanen atau penutupan total.

"Kalau memang sudah dalam [kategori] berat, itu akan dikenakan suspend permanen."
— Gagat Widiatmoko (Koordinator Regional BGN DIY)

Berikut beberapa poin penting terkait pengawasan ketat MBG di DIY:

Syarat Mutlak Beroperasi:
Badan Gizi Nasional (BGN) dan Pemda DIY menegaskan bahwa seluruh SPPG wajib memiliki SLHS. Pengurusan dokumen ini sebenarnya telah diberi batas waktu hingga 10 Agustus 2026.

Mekanisme Suspensi Bertingkat:
SPPG yang melanggar standar akan dikenai sanksi berkala:
- Suspensi Ringan: 10 Hari
- Suspensi Sedang: 20 Hari
- Suspensi Berat: 30 Hari

Sanksi Tutup Permanen:
Jika pelanggaran tergolong berat—seperti terjadinya kasus berulang yang membahayakan kesehatan—atau pemilik dapur tidak menunjukkan itikad baik mengurus izin, sanksi pembekuan permanen akan dijatuhkan oleh pemerintah pusat.

Kawasan Kulon Progo Jadi Sorotan:
Satu dapur SPPG di Kulon Progo yang berulang kali dikaitkan dengan insiden keracunan kini sudah dilaporkan ke Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN untuk proses penghentian izin operasional.

Pemda DIY bersama Satgas MBG memastikan pengawasan ketat ini dilakukan demi menjamin keamanan dan kualitas gizi makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.

Sumber: Diolah dari Suara

"AKU DOAKAN UMUR ANAKMU KELAK TIDAK AKAN MELEBIHI UMUR ANJINGKU YANG KAMU BUNUH!"​Gila! Siapa yang nggak merinding baca ...
13/08/2026

"AKU DOAKAN UMUR ANAKMU KELAK TIDAK AKAN MELEBIHI UMUR ANJINGKU YANG KAMU BUNUH!"

​Gila! Siapa yang nggak merinding baca sumpah serapah kayak gitu? Ini bener-bener luapan rasa sakit hati yang mendalam banget!

​Pagar sebuah rumah di Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul mendadak viral gara-gara dipenuhi spanduk berisi sumpah serapah bernuansa hitam-merah.

​Ini semua berawal dari kejadian biadab di mana seekor anjing Labrador kesayangan keluarga bernama John Wick mati mengenaskan akibat diracun orang tak dikenal.

​Pemilik rumah, Paschal (23), menceritakan kejadian pilu itu. John Wick, anjing Labrador golden yang sudah dianggap anggota keluarga, mati dalam hitungan menit setelah menyantap makanan yang ternyata beracun di depan pagar rumahnya.

​"Dia itu udah dipelihara dari awal 2021, udah kayak bagian dari keluarga sendiri..." — ungkap Paschal, sedih banget pastinya.

​Si John Wick yang ceria langsung kejang-kejang dan game over cuma dalam waktu 2 menit! Racunnya diduga kuat langsung menyerang saraf. Tega banget ya pelakunya!

CCTV menangkap aksi pelaku, tapi sayangnya plat nomor kendaraannya kurang jelas. Pelaku mengendarai motor Honda Scoopy krem (lis merah), pakai helm, dan penutup wajah.

​Strategi Spanduk:
Keluarga belum lapor polisi karena bukti dirasa kurang kuat. Mereka memilih cara lain untuk memberi efek kejut: Memasang spanduk dan flyer berisi sumpah serapah! Tujuannya jelas: Biar si pelaku kena mental kalau lewat, dan juga jadi peringatan keras buat pemilik hewan lain di sekitar area itu.

​"Malam itu juga saya langsung pesan (spanduk) ekspres... Yang penting orangnya bisa baca, sudah, siapa tahu kayak kena mental..." — ujar Paschal.

Sumber: Diolah dari Detik

​💬 GIMANA KOMENTAR KALIAN, LUR?
Tega banget ya, tega-tegaan ngasih racun ke hewan peliharaan... Kalau kalian jadi pemilik, apa yang bakal kalian lakuin? Spanduk gila kayak gitu atau langsung lapor polisi?

Aksi heroik sekaligus mendebarkan terjadi di tengah uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karanganyar...
13/08/2026

Aksi heroik sekaligus mendebarkan terjadi di tengah uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah!

​Seorang pimpinan penanggung jawab sajian rela menaruhkan kesehatannya demi memastikan ribuan porsi makanan yang sampai ke tangan anak-anak sekolah benar-benar aman dan laik konsumsi.

​Peristiwa ini dialami langsung oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Insan Berlian Sejahtera, Abra Yudha Raya, saat menjalankan prosedur quality control (uji rasa) pada Rabu (12/8/2026).

​➡️ KRONOLOGI KEJADIAN:
​1️⃣ Indikasi Tidak Laik Konsumsi
Saat tim internal melakukan pengetesan sebelum armada berangkat, tercium aroma dan rasa yang menyimpang dari olahan menu ayam rempah.

​2️⃣ Uji Rasa Berujung Keracunan
Tanpa ragu, Abra turun langsung ke dapur untuk mencicipi sendiri masakan tersebut. Tak berselang lama, tubuhnya bereaksi hebat. Abra mengalami mual hingga muntah sebanyak 3 kali!

​3️⃣ Keputusan Cepat: Tarik 3.000 Porsi!
Mengetahui ada yang tidak beres, pihak SPPG bergerak cepat tanpa kompromi demi keselamatan anak-anak. Sebanyak 3.000 porsi menu MBG hari itu langsung dibatalkan dan ditarik kembali!

​➡️ 1.000 PORSI DISURUH PUTAR BALIK
​Dari total 3.000 porsi yang diproduksi di dapur SPPG Jaten:

​2.000 porsi berhasil dipotong jalurnya sebelum keluar dapur.

​1.000 porsi yang sudah terlanjur meluncur di jalanan langsung diperintahkan berbalik arah!

​Salah satu sekolah terdampak adalah SDN 2 Jati. Armada pengangkut yang sudah terparkir di area sekolah pada pukul 08.00 WIB dilarang menurunkan muatan, sehingga 94 siswa di sekolah tersebut batal menerima jatah MBG hari itu.

​Pihak sekolah pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas ketegasan dan kejujuran SPPG yang lebih memilih rugi ketimbang membahayakan kesehatan para siswa.

Sumber: Diolah dari Tribun Solo
Foto: Kompas

​➡️ GIMANA PENDAPATMU, LUR?
Apresiasi setinggi-tingginya untuk ketegasan penanggung jawab SPPG yang berani pasang badan dan bertanggung jawab penuh! Jika tidak, bisa jadi ribuan siswa yang bakal tumbang keracunan!


Bakal dadi sejarah baru nan megah di Jogja! Lur, bayangke bendera Merah Putih sepanjang 481 METER dibentangkan dan diara...
13/08/2026

Bakal dadi sejarah baru nan megah di Jogja!

Lur, bayangke bendera Merah Putih sepanjang 481 METER dibentangkan dan diarak bareng-bareng dari Tugu Jogja, menyusuri Malioboro, sampai ke Titik Nol Kilometer! Nggak cuma di kota, kemeriahan ini juga bakal berlanjut sampai ke pesisir Pantai Parangtritis!

Acara bertajuk "Jogja Merah Putih" ini digelar oleh Korem 072/Pamungkas untuk menyemarakkan HUT Ke-81 RI. Uniknya, di barisan paling depan bakal dikawal langsung oleh Bregada Keraton Yogyakarta dan Paskibraka, lalu disusul 1.000+ pembawa bendera dari berbagai elemen masyarakat, TNI, Polri, mahasiswa, hingga komunitas!

Bahkan, Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X dijadwalkan hadir langsung untuk melepas rombongan ini! ✨

📅 Jadwal Lengkap::
Aksi 1: Malioboro (Tugu Jogja ➡️ Titik Nol Km)
🗓️ Sabtu, 15 Agustus 2026
🕓 Pukul 16.00 WIB - selesai

Aksi 2: Pantai Parangtritis
🗓️ Sabtu, 22 Agustus 2026
🕓 Pukul 16.00 WIB - selesai (Sambil menikmati sunset bareng Merah Putih!)

💡 Mau Ikut Membentangkan Bendera? BISA BANGET!
Untuk penonton di kanan-kiri jalan Malioboro, monggo kerso langsung bergabung dan ikut memegang bendera raksasa ini sepanjang jalan. Siapa saja boleh ikut, warga lokal, mahasiswa perantauan, sampai wisatawan!

Yuk, jadikan momen HUT RI tahun ini penuh kesan dan rasa persatuan di Kota Budaya. Ajak keluarga, kanca, atau pasanganmu buat meramaikan!

Niat hati bikin booth ramai, malah berujung jeruji besi! Aksi challenge melafalkan Surah Ad-Dhuha berhadiah minuman kera...
13/08/2026

Niat hati bikin booth ramai, malah berujung jeruji besi!

Aksi challenge melafalkan Surah Ad-Dhuha berhadiah minuman keras (miras) yang viral dan memicu kemarahan publik akhirnya memasuki babak baru. Polres Metro Jakarta Utara resmi mengamankan dua orang terduga pelaku.

📌 Poin Kunci Kasus:
Dua Orang Diamankan:
Polisi telah menahan R (perempuan) dan E (laki-laki) yang merupakan sosok di dalam video viral tersebut.

Lokasi Kejadian:
Aksi ini berlangsung di salah satu booth sponsor minuman beralkohol pada gelaran festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.

Ancaman Pasal:
Terduga pelaku terancam dijerat Pasal 300 dan/atau 301 KUHP terkait Tindak Pidana Terhadap Agama, Kepercayaan, dan Kehidupan Beragama.

Penyelidikan Berlanjut:
Kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain setelah pemeriksaan saksi dan pendalaman bukti elektronik.

Kecaman Publik & Penyelenggara:
MUI mengecam keras aksi pen*staan ini. Sementara pihak The Sounds Project menegaskan tindakan di booth sponsor tersebut sepenuhnya di luar arahan dan kendali mereka.

Address

Jalan Imogiri Timur Km 9
Bantul
55791

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Informasi Yogyakarta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Informasi Yogyakarta:

Shortcuts

Share