Radio Persatuan

Radio Persatuan Iki Wae Radione !

RADIO PERSATUAN 94.2 FM
Jl Jend A Yani 22 Bantul Yogyakarta 55711
Telp Siaran 0274 367434
SMS/WA 08156801000
Telp/Fax Iklan 0274 367267
Streaming :
www.radiopersatuan.com
www.radiopersatuan.co.id
www.jogjastreamers.com/radio-persatuan-94.2-fm.html
Aplikasi GooglePlay : Radio Persatuan

Pelayanan isi ulang oksigen gratis bagi warga Bantul di Rumah Dinas Bupati Bantul, dengan syarat:1. Nama + NIK pasien co...
15/08/2021

Pelayanan isi ulang oksigen gratis bagi warga Bantul di Rumah Dinas Bupati Bantul, dengan syarat:
1. Nama + NIK pasien covid
2. Nama + NIK pembawa tabung.

29/07/2021

Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bantul ke 190 dari Gubernur DKI, Bapak Anis Baswedan.
Curhat pengalaman pribadi Pak Gubernur di Bantul.

Teraphy ABK Lewat Kegiatan BerkebunTrend berkebun yang sedang booming di tengah masyarakat. Mulai dilirik oleh pengelola...
05/07/2021

Teraphy ABK Lewat Kegiatan Berkebun

Trend berkebun yang sedang booming di tengah masyarakat. Mulai dilirik oleh pengelola obyek wisata sebagai peluang bisnis Melalui perpaduan sektor wisata, pertanian dan pendidikan. Salah satunya oleh Dewani Agrofood dengan membuka wahana wisata kebun inspirasi.

Tampil sedikit berbeda, karena berada di kawasan perkotaan kabupaten Bantul. Kebun yang berlokasi di sebelah barat komplek perkantoran Pemkab Bantul Mamding ini juga menyajikan sesuatu yang berbeda bagi pengunjung. Salah satunya berupa inspirasi.

Diatas lahan seluas 1,4 Hektare ini ditanam beragam sayuran. Termasuk sayuran yang biasanya hanya dapat tumbuh di dataran tinggi. Tidak sekedar ditanam, tapi ditata sehingga terlihat indah. Sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk menanam sayuran di pekarangan rumah.

"Langkah ini diharapkan dapat membantu upaya pemerintah dalam program ketahanan pangan" jelas Dyah Heningtyas Noviani selaku pengelola Dewani Agrofood saat ditemui Sabtu (3/7/2021).

Tidak sekedar memberikan inspirasi, pengunjung juga dapat belajar teknik menanam sayuran hingga terlihat cantik. Sehingga wahana ini sesuai bagi ASN yang ingin memiliki kesibukan produktif setelah pensiun. Atau generasi milenila yang ingin berkebun tapi tidak membosankan.

Bahkan kegiatan berkebun di Dewani Agrofood dapat menjadi terapi bagi anak berkebutuhan khusus. Dikenal.dengan terapi okupansi, melalui kegiatan berkebun akan melatih kemandirian anak - anak tersebut. Seperti menanam selada secara hidroponik yang relatif mudah dilakukan oleh mereka.

Dewani Agrofood secara resmi dibuka Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Pada kesempatan tersebut Bupati Bantul memberikan aprsesiasi. Atas upaya memberikan edukasi kepada masyarakat. Sehingga dapat menjalankan kegiatan pertanian berbasis teknologi.

Sebab sebagian petani di Bantul saat ini, masih melakukan kegiatan secara tradisional. Dengan sentuhan teknologi diharapkan dapat meningkatkan produktifutasnya. Sehingga sektor pertanian dapat terus menjadi penyumbang kemajuan daerah.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

Bantuan Untuk Warga Paling TerdampakPemkab Bantul menyiapkan skema Bantuan Langsung Tunai (BLTL). Untuk masyarakat yang ...
05/07/2021

Bantuan Untuk Warga Paling Terdampak

Pemkab Bantul menyiapkan skema Bantuan Langsung Tunai (BLTL). Untuk masyarakat yang terdampak penerapan kebijakan PPKM Darurat. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan hal ini saat Jumpa Pers di Loby Gedung Parasamya Jum'at (2/7/2021).

Namun mengingat keterbatasan APBD Bantul Halim memastikan BLT hanya akan diberikan kepada masyarakat yang paling terdampak. Untuk itu Pemkab Bantul akan melakukan ferifikasi warga yang paling berhak menerima BLT. Terkait besaran dan bentuk bantuan belum ditetapkan.

"Semua pasti terkena dampak PPKM Darurat, Namun tidak semua yang terdampak membutuhkan bantuan" tegas Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Pemberian BLT merupakan konsekuensi keluarnya instruksi Bupati Bantul tentang PPKM Darurat di Bantul. Sebagai tindak lanjut instruksi Mendagri tentang PPKM Nasional dan instruksi Gubernur tentang PPKM di DIY. Abdul Halim Muslih memastikan PPKM Darurat pada prinspipnya menghapus sekat antar wilayah di kabupaten Bantul. Sehingga tidak lagi terdapat zona hijau, kuning dan merah di kabupaten Bantul.

Kebijakan PPKM Darurat diterapkan menyusul penambahan kasus positif Covid-19 di kabupaten Bantul yang sudah mengikuti deret ukur. Memaksa Pemkab Bantul menerapkan aturan yang sama di seluruh wilayah kabupaten Bantul. Untuk mengerem laju kasus Covid-19 yang terus berlipat - lipat.

PPKM Darurat di kabupaten Bantul akan berlaku 3 hingga 20 Juli 2021. Selama 17 hari akan dilakukan pengetatan terhadap kegiatan pariwisata, ekonomi, sosial, pendidikan dan ibadah. Seluruh obyek wisata ditutup selama PPKM Darurat. Demikian juga dengan tempat ibadah.

Untuk kegaiatan ekonomi, pasar tradisional hanya diijinkan buka sampai jam 13.00 WIB. Dengan ketentuan hanya menampung kapasitas maksimal 50 persen. Sedangkan swalayan dan super market hanya diijinkan buka sampai pukul 20.00 WIB. Warung kuliner dan rumah makan hanya melayani untuk dibawa pulang.

Kegiatan pendidikan tetap dilakukan secara daring. Sedangkan kegiatan sosial seperti hajatan, hanya boleh dihadiri oleh maksimal 30 orang, tanpa jamuan prasmanan. Semua bentuk pentas seni dilarang. Area publik dilarang untuk menggelar kegiatan, termasuk olahraga.

Pemkab Bantul akan melakukan pengawasan terhadap PPKM Darurat. Bila terdapat pelanggaran maka akan diberikan sangsi. Instruksi tentang PPKM Darurat tidak secara khusus mengatur tentang sangsi. Namun pelanggaran dapat dijerat dengan aturan lain. Seperti Undang - Undang Karantina.

Terkait dengan jadwal kerja perkantoran di lingkungan Pemkab Bantul, dibagi menjadi tiga kategori. Untuk sektor esensial 75 persen Work From Home (WFH) 25 persen Work From Office (WFO). Untuk sektor non esensial 100 persen WFH. Sedangkan untuk sektor kritikal 100 persen WFO.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

Balita Stunting di Bantul BertambahJumlah kasus stunting di kabupaten Bantul mengalami peningkatan pada masa pandemi. Be...
24/06/2021

Balita Stunting di Bantul Bertambah

Jumlah kasus stunting di kabupaten Bantul mengalami peningkatan pada masa pandemi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bantul setelah sempat turun mencapai 7% pada tahun 2019. Kasus balita stunting mengalami peningkatan menjadi 9% pada tahun 2020.

Bahkan berdasarkan data hingga Februari 2021 angkanya naik mencapai 10%. Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Rahardjo menyampaikan pernyataan ini pada kegiatan rembug stunting di Manggala Sabha lantai 3 komplek parasamya.

Kurangnya asupan gizi menjadi penyebab utama naiknya jumlah balita stunting. Menyusul keterbatasan dalam menjangkau balita pada masa pandemi. Karena kegiatan posyandu yang dinon aktifkan untuk menghindari kerumunan. Untuk mencegah penularan Covid-19.

Selain meningkatnya kasus pernikahan dini pada masa pandemi. Sebagai dampak sistim pembelajaran Online. Padahal penanganan masalah stunting terkait seribu hari kehidupan manusia. Mulai persiapan kehamilan,hingga anak berusia 2 tahun.

Faktanya pasangan muda yang belum siap secara biologis dan psikologis. Seringkali melalaikan kewajiban sebagai orangtua kepada bayinya. Seperti memberikan asi ekslusif, imunisasi dan gizi. Sehingga mereka sangat rentan melahirkan balita stunting.

Meski bila dibandingkan angka nasional, kasus balita stunting di Bantul masih lebih rendah. Namun sebagai bentuk komitmen untuk newujudkan generasi yang sehat dan cerdas. Pemkab Bantul bertekat menekan kasus balita stunting. Diantaranya dengan mengefektifkan edukasi kepada masyarakat.

"Edukasi dari rumah ke rumah dengan melibatkan dua belas ribu kader kesehatan menjadi salah satu langkah untuk menekan kasus balita stunting" jelas penerima Anugerah TIMES Indonesia 2020 ini.

Lembaga pendidikan khususnya SMA dan SMK juga akan dilibatkan dalam edukasi. Karena anak usia SMA dan SMK diasumsikan paling mendekati usia pernikahan. Dengan harapan sudah memiliki bekal yang cukup. Bila mereka terpaksa harus berumah tangga.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memastikan, penanganan kasus balita stunting tidak hanya dapat ditangani oleh Dinas Kesehatan. Karena kasus balita stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor kesehatan. Namun juga terkait masalah sosial, lingkungan hidup dan pendidikan.

Sehingga kegiatan rembug stunting ditindaklanjuti dengan penandatanganan komitmen bersama. Oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang hadir. Untuk bersinergi dalam menekan kasus balita stunting. Untuk mewujudkan generasi yabg sehat dan cerdas.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

Bank Sampah Bantul Jadi Pola Nasionalengelolaan Bank sampah di kabupaten Bantul akan menjadi percontohan tingkat nasiona...
24/06/2021

Bank Sampah Bantul Jadi Pola Nasional

engelolaan Bank sampah di kabupaten Bantul akan menjadi percontohan tingkat nasional. Menyusul perkembangannya yang tidak hanya berhenti pada tahap pemilahan. Untuk mengurangi volume sampah yang dibuang. Wakil Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dahong menyampaikan pernyataan ini pada kunjungan kerja di kabupaten Bantul.

Metode pengelolaan sampah oleh Bank sampah di kabupaten Bantul, yang dapat memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat. Akan diadopsi ke Bank Sampah di seluruh Indonesia. Aturan baru tentang larangan impor bahan baku daur ulang. Menjadi peluang bagi Bank Sampah untuk memenuhi kebutuhan baku daur ulang. Khususnya untuk industri plastik dan kertas.

Berdasarkan data di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dari 11 ribu Bank Sampah di Indonesia. 7 ribu diantaranya aktif menjalankan kegiatan memilah dan mendaur ulang sampah. Bila seluruhnya dapat menerapkan seperti pola Bank Sampah di kabupaten Bantul. Dipastikan Bank Sampah akan menjadi sentra - sentra industri baru.

"Kegiatan ini juga akan mendukung target Indinesia bersih sampah pada tahun 2025" tegas Wakil Menteri Alue Dahong.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bantul Ari Budi Nugroho menjelaskan, kedatangan Wakil Menteri didampingi Dirjen Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Rosa Vivien Ratnawati untuk memberikan edukasi kepada ketua - ketua pengelola Bank Sampah di Bantul. Serta berkunjung ke Bank Sampah Gemah Ripah di dusun Badegan Bantul.

Pengelolaan sampah di Bank Sampah Gemah Ripah pada masa pandemi menjadi lebih bermanfaat. Karena dari tabungan bank sampah dapat ditukar dengan sembako atau dimanfaatkan untuk membayar sekolah. Hal ini tentu sangat membantu masyarakat yang mengalami dampak ekonomi. Sebagai dampak phk atau pengurangan jam kerja.

Saat ini terdapat 70 Bank Sampah di Bantul dengan 1.700 nasabah. Dari kegiatan memilah dan mendaur ulang sanpah. Dapat mengurangi 4 persen volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Agar volume sampah yang dibuang terus berkurang. Pihaknya terus menginisiasi lahirnya Bank Sampah baru.

Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih menambahkan, Pemkab Bantul mencanangkan program Bersih Bantulku Sejahtera Hidupku. Melalui kegiatan pengurangan dan penanganan sampah rumah tangga secara mandiri. Bupati berharap melalui edukasi pengelolaan bank sampah akan dapat mengatasi degradasi pengelolaan lingkungan hidup terutama pengelolaan sampah.⁣

⁣Pengelolaan sampah juga dilakukan dengan pendekatan zero waste. Upaya ini telah menunjukkan hasil. Dengan cakupan penanganan sampah mencapai 460 ribu meter kubik per tahun. Peningkatan pengelola sampah mandiri mencapai 62 kelompok serta prosentase pengurangan sampah mencapai 42 persen di perkotaan.

Namun pengelolaan sampah di Bantul masih menghadapi kendala. Salah satunya belum terdaoatnya ijin dari pemerintah pusat. Terkait pengadaan incenerator untuk sampah rumah tangga.⁣⁣ Padahal saat ini Pemkab Bantul membutuhkan incinerator. Menyusul TPA sampah regional Piyungan yang sudah overload.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

Sultan Dukung Instruksi Bupati BantulPemkab Bantul akan melanjutkan kebijakan penutupan obyek wisata pada hati Sabtu dan...
24/06/2021

Sultan Dukung Instruksi Bupati Bantul

Pemkab Bantul akan melanjutkan kebijakan penutupan obyek wisata pada hati Sabtu dan Minggu. Sesuai Instruksi Bupati yang berlaku 15 hibgga 28 Juni 2021. Kepastian ini disampaikan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, usai mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan Senin (21/6/2021).

Pada rapat yang juga diikuti seluruh Bupati dan Wallkota di DIY. Gubernur DIY mengaku mendukung langkah Pemkab Bantul yang menutup obyek wisata di hari Sabtu-Minggu. Sehingga Bupati meminta pelaku wisata bersabar sesaat, mengingat langkah itu dilakukan demi mengendalikan laju penularan Covid-19. Apalagi varian delta ini lebih ganas.

Ngarso Dalem berpandangan bahwa yang datang ke tempat wisata banyak yang dari luar daerah. Bahkan dari daerah zona merah. Sangat mungkin diantaranya sudah terpapar Covid-19, tapi belum bergejala. Kondisi ini membahayakan bila sampai terjadi kontak dengan warga setempat.

Halim menegaskan, penutupan obyek wisata akan dievaluasi efektivitasnya. Dalam upaya menekan laju sebaran Covid-19. Serta dampaknya terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Dalam hal penanganan Covid-19 yang t erus melonjak, Sultan memberi kebebasan kepada setiap pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan.

"Jadi secara prinsip, Sri Sultan bisa memahami langkah Pemkab Bantul. Toh hanya Sabtu dan Minggu, masih ada 5 hari lainnya bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi"jelas Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Setelah masa berlaku Instruksi Bupati habis pada 28 Juni 2021. Tempat wisata akan dibuka dengan pengawasan ketat. Jajaran TNI, Polri dan Satpol PP akan diterjunkan untuk melakukan pengawasan protokol kesehatan. Jika dirasa kerumunan tinggi, maka aparat dapat mengambil tindakan buka tutup obyek wisata.

Tidak dipungkiri, metode ini akan memicu antrian kendaraan. Tapi langkah ini harus diambil demi mengantisipasi sebaran Covid-19 dan ekonomi tetap berjalan. Metode serupa juga akan diterapkan pada rumah makan dan warung di obyek wisata. Halim berharap warga masyarakat sadar akan bahaya Covid-19 sehingga lebih taat protokol kesehatan.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

Promosikan Wisata Jamu lewat FotoMenggandeng 13 fotografer profesional, Dinas Pariwisata Pemkab Bantul menggelar event H...
22/06/2021

Promosikan Wisata Jamu lewat Foto

Menggandeng 13 fotografer profesional, Dinas Pariwisata Pemkab Bantul menggelar event Human Story, bertajuk Pahit Manis Jamu Gendong. Kegiatan berupa pemotretan ini digelar di Desa Wisata Jamu Kiringan Kalurahan Canden Kapanewon Jetis Sabtu (19/6/2021).

Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Pemkab Bantul Markus Purnomo Adi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengangkat kembali pamor Kiringan sebagai Desa Wisata Jamu. Menyusul turunnya jumlah pengunjung.

"Sebagai satu - satunya desa wisata dengan potensi jamu gendong di Indonesia. Sebelumnya Kiringan banyak dikunjungi wisatawan"jelas pria yang akrab disapa Ipung ini.

Namun kurangnya promosi, menyusul tidak dapat digelarnya pameran. Nama Kiringan mulai dilupakan oleh para wisatawan. Melalui foto - foto yang dipublikasian pafa fotographer ini. Diharapakan Desa Wisata Jamu Kiringan kembali masuk dalam agenda kunjungan para wisatawan.

Selain model profesional, pedagang jamu sebenarnya juga dilibatkan dalam pemotretan. Pemotretan dilakukan di 3 lokasi. Masing - masing di persawahan, kandang sapi dan rumah produksi. Sehingga dapat mewakili aktifitas pedagang Jamu Gendong.

Ipung menambahkan selain menikmati jamu tradisional yang kaya manfaat. Pengelola Desa Wisata Jamu Kiringan sudah mengemas atraksi wisata lain. Seperti belajar membuat jamu dan foto dengan kostum penjual jamu gendong.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Bantul Kwintarto Heru Prabowo memastikan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk keberpihakan Pemkab Bantul terhadap pariwisata yang dikelola masyarakat. Dengan memberikan fasilitas promosi.

Sehingga Kwintarto berharap pokdarwis dan pengelola obyek wisata berbasis masyarakat. Tidak perlu takut dan khawatir dengan kehadiran investor. Karena investor tetap harus bermitra dengan masyarakat untuk dapat berinvestasi di kabupaten Bantul.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

PKBM Mandiri Gelar Wisuda ke- 18Program pendidikan kesetaraan Paket C yang diselenggarakan Pusat Kegiatan Belajar Masyar...
22/06/2021

PKBM Mandiri Gelar Wisuda ke- 18

Program pendidikan kesetaraan Paket C yang diselenggarakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Menjadi pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri. Setidaknya bagi Mirza Afkar, salah satu wisudawan program Paket C PKBM Mandiri Bantul.

Setelah pelajar warga kabupaten Sleman ini, diterima di jurusan pendidikan IPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Bersaing dengan ribuan pelajar lainnya, akhirnya Mirza lolos lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sebelum dirinya menerima ijazah dari PKBM Mandiri Bantul.

Mengaku memilih pendidikan kesetaraan Paket C setelah lulus SMP. Pelajar jurusan IPA ini mengaku lebih cocok dengan proses pembelajaran di PKBM. Tebukti dirinya dapat menyelesaikan pendidikan Paket C tepat waktu. Bahkan berhasil melanjutkan ke PTN favorit di Jogjakarta.

"Saya tidak minder ketika harus bersaing dengan pelajar dari sekolah formal. Karena sudah dibekali kisi - kisi tes masuk PTN dari PKBM"jelas Mirza usai mengikuti prosesi wisuda Minggu (20/6/2021).

Pengelola PKBM Mandiri Yuli Sutanta memastikan setiap lulusan program Paket C dibekali materi, baik untuk melanjutkan pendidikan atau bersaing di dunia kerja. Berdasarkan data hingga wisuda ke 18 sudah terdapat 40 lulusan yang diterima di PTN. Selebihnya sudah diterima bekerja di instansi pemerintah maupun swasta serta berwirausaha.

Kondisi ini tidak lepas dari diberikannya materi ketrampilan, seperti komputer, sablon dan disain grafis kepada peserta didik. Selain kurikulum pendidikan akademis seperti di sekolah formal. Pemberian materi ketrampilan ini menjadi nilai tambah bagi lulusan PKBM.

Sehingga tidak mengherankan bila lulusan PKBM juga berprestasi pada bidang lain. Terakhir alumni PKBM Mandiri menjadi juara lomba esay tingkat nasional. Setelah sebelumnya alumni lain juga berprestasi pada lomba bidang seni dan teknologi.

Berbagai prestasi yang berhasil diraih PKBM Mandiri semakin menguatkan kepercayaan, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Masyarakat semakin mantap memilih PKBM sebagai tempat pendidikan. Sedang pemerintah terus memberikan program dan anggaran. Terakhir PKBM Mandiri mendapat paket pelatihan disain grafis dari Dirjen PMPK Kementerian Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Bantul Isdarmoko memberikan apresiasi atas kinerja pengelola PKBM Mandiri. Sehingga mampu melahirkan lulusan yang siap bekerja. Maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Langkah ini sangat membantu pemerintah dalam menjalankan program wajib belajar.

Isdarmoko memastikan saat ini sudah tidak terdapat dikotomi antara pendidikan formal dan non formal. Karena pemerintah sudah memberikan peluang yang sama bagi keduanya untuk berkembang. Terbukti lulusan sekolah non formal memiliki kualitas yang setara dengan lulusan sekolah formal. Tinggal masyarakat yang dipersilahkan memilih sesuai dengan kemantapan hati masing - masing.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

Pemkab  Launching Aplikasi SIDAKUIAgar keberadaan Koperasi , Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM...
22/06/2021

Pemkab Launching Aplikasi SIDAKUI

Agar keberadaan Koperasi , Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Bantul. Lebih dikenal konsumen. Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian (DKUKMP) Pemkab Bantul membuat aplikasi Sistim Informasi Data Koperasi, UKM dan IKM (SIDAKUI). Launching dilakukan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Manggal Sabha lantai 3 komplek Parasamya Jum'at (18/6/2021).

Dalam laporannya Kepala DKUKMP Pemkab Bantul Agus Sulistyana memastikan, SIDAKUI telah memuat data 349 Koperasi, 86. 316 UKM dan 11. 253 IKM. Meliputi 91 item antara lain nama, alamat, jenis usaha, aset dan omset Secara bertahap data seluruh Koperasi, UKM dan IKM akan dimasukan dalam aplikasi SIDAKUI.

"Melalui aplikasi ini seluruh potensi koperasi, ukm dan ikm di Bantul dapat dilihat secara lengkap"jelas Kepala DKUMP Bantul Agus Sulistyana.

Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk dasar pengambilan kebijakan, media asistensi pelaku usaha dan penyumbang data market place seperti jelajah bantul, bantul pedia dan kawasan industri. Fitur yang tersdeia neliputi pendataan, tata kelola, integrasi data dengan sibakul milik Dinas Koperasi dan UKM DIY dan Sildasi milik Dinas Perdagabgab DIY serta Disdukcapil Bantul.

Keamanan data sesuai standar Diskominfo Bantul dan akan terus ditingkatkan sehingga sangat aman. Logo berupa lingkaran elips dengan tulisan SIDAKUI ditengah. Berlatar batik nitik warna coklat dengan motif cakar ayam. Warna coklat melambangkan kesederhanaan dan kejujuran. Sedang cakar ayam bermakna upaya untuk mengais rejeki yg halal.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap keberadaan aplikasi SIDAKUI benar - benar dapat memberikan manfaat. Sebab selama ini aplikasi yang dikeluarkan pemerintah seringkali mendapat tanggapan negatif. Menyusul munculnya masalah saat digunakan. Seperti fitur yang tidak lengkap dan kinerja yang tidak maksimal.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi penyedia aplikasi. Untuk menyediakan data yang selalu update. Sehingga keberadaan aplikasi ini tidak hanya sekedar mengikuti trend. Tetapi benar - benar dapat menjadi solusi bagi UMKM untuk dapat bertahan dan melakukan ekspansi di tengah pandemi.

Keberadaan data menjadi faktor yang sangat penting di era digital. Karena jaringan yang sudah disediakan oleh Pemkab Bantul. Akan sia: sia bila tidak terisi data yang menjadi sumber informasi. Sehingga data menjadi komoditas yang mahal di era digital.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bantul juga mengajak seluruh jajaran ASN. Untuk mencintai, membeli dan menggunakan produk lokal. Hasil karya UMKM kabupaten Bantul. Karena produk UMKM sangat beragama dengan kualitas yang tidak kalah dengan produk impor.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

BLK akan dikekola Pemerintah PusatKurikulum di Balai Latihan Kerja (BLK) harus menyesuaikan dengan kebutuhan duna kerja ...
15/06/2021

BLK akan dikekola Pemerintah Pusat

Kurikulum di Balai Latihan Kerja (BLK) harus menyesuaikan dengan kebutuhan duna kerja yang dinamis. Sehingga harus terdapat jaringan antara BLK dengan perusahaan berskala nasional maupun internasional. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas KementeriannTenaga Kerja Budi Hartawan menyampaikan hal ini disela - sela meninjau UPTD BLK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Bantul Jum'at (11/6/2021).

"Pihak perusahaan akan memberi informasi bila terdapat perkembangan. Beedasarkan informasi ini BLK akan menyesuaikan kurikulum"tegas Budi Hartawan.

Belum sesuainya kurikulum di BLK dengan kebutuhan dunia kerja. Menjadi masalah sebagian besar BLK. Menyusul tidak terdapatnya forum komunikasi lembaga pelatihan dengan dunia industri. Sehingga keberadaan forum ini akan menjadj prioritas, bila pengelolaan UPTD BLK Disnakertrans Bantul jadi diserahkan kepada pemerintah pusat.

Budi Hartawan memastikan terdapat beberapa hal yang harus dibenahi, bila BLK Disnakertrans Bantul statusnya berubah menjadi Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP). Diantaranya luas lahan yang minimal 5 Hektare. Serta tersedianya kejuruan dasar yang minimal 11. Terkait kejuruan dasar yang dipilih akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.

Jenis kejuruan dasar yang dipilih tidak hanya disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja lokal. Namun dapat menembus bursa kerja internasional. Seperti operator alat berat yang banyak dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur. Serta kejuruan bahasa asing seperti bahasa jepang, chinadan korea yang banyak membutuhkan tenaga kerja formal dari Indonesia.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengaku siap memenuhi syarat agar BLK dapat dikelola oleh pemerintah pusat. Seperti penyediaan tambahan lahan, menyusul yang tersedia saat ini baru mencapai 2,5 Hektare. Serta persyaratan administrasi dan pendukung lainnya. Agar pengalihan pengelolaan dapat segera terlaksana.

Setelah dikelola pemerintah pusat, maka fasilitas di BLK dapat dimanfaatkan oleh warga masyarakat secara lebih luas. Tidak hanya masyarakay DIY, tapi juga warga dari kabupaten lain di Jawa Tengah bahkan seluruh Indonesia. Kondisi ini diharapkan dapat menggerakan perekonomian warga masyarakat di sekitar BLK.

Sekertaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul Istirul Widilastuti memastikan saat ini baru terdapat 7 kejuruan dasar di BLK milik Pemkab Bantul ini. Dengan pesetra rata - rata 20 untuk setiap kejuruan dasar. Bila dikelola pemerintah pusat, dipastikan jumlah peserta akan lebih banyak. Dengan pilihan kejuruan dasar yang sesuai kebutuhan pasar kerja.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

Dekranasda Bantul Pameran di MallUntuk membangkitkan kembali kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dewan Kerajinan...
15/06/2021

Dekranasda Bantul Pameran di Mall

Untuk membangkitkan kembali kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bantul menggelar pameran UMKM dengan tajuk "Gelar Produk Industri Kreatif". Kegiatan ini diadakan di Malioboro Mall selama 3 hari 11-13 Juni 2021.

Ditemui usai pembukaan Jum'at (11/6/2021) Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (KUKMP) Bantul Agus Sulistiyana menuturkan ada 34 stan yang hadir pada pameran. Setiap kapanewon mendapatkan 2 stand. Potensi yang ditampilkan diantarnya kuliner, makanan,minuman, aneka batik, fashion, souvenir dan handycraft.

"Harapannya produk tidak hanya terjual selama pameran, tetapi ada pengunjung yang tertarik kemudian datang ke tempat usaha untuk membeli. Sehingga perputaran uang tidak hanya selama pameran saja,"jelas Agus.

Dipilihnya Mall Malioboro sebagai tempat pameran, karena berada di kawasan Malioboro yang banyak dikunjungi wisatawan. Sehingga target pameran selain warga DIY juga para wisatawan yang berkunjung ke Malioboro. Pada pameran kali ini konsumen juga dapat membeli secara online. Dengan dukungan Bank BPD DIY melalui aplikasi QUAT.

Ketua Dekranasda Bantul, Emi Masruroh Halim Muslih, SPd menambahkan gelar produk industri kreatif ini sengaja dibuat dengan stand berbeda dan bervariasi. Dari 17 kapanewon yang ada di Bantul tidak boleh ada yang menampilkan jenis usaha yang sama.

"Meski menampilkan batik tetap harus berbeda. Kapanewon Jetis dengan Batik Nitik, Pandak dengan Batik Kontemporer dan Giriloyo dengan Batik Klasik. Jika Kapanewon Pundong sudah membawa Mides maka Kapanewon lain tidak boleh membawa makanan serupa meski sudah dilakukan variasi," tegas Ibu Bupati Bantul ini.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengapresiasi semangat pelaku UMKM Bantul yang tetap terus bertahan dan tidak loyo ditengah gempuran bisnis industri kreatif yang makin menggila keragamannya ditambah masa pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan berakhir.

Pihaknya juga mengapresiasi meski dilakukan pameran secara terbuka di pusat perbelanjaan dan wisata namun peserta pameran tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Simak selengkapnya di Info Bantul setiap hari pukul 16.45 dan 06.45 serta Info Sekilas setiap hari pukul 09.00, 12.00, 21.00 dan 23.00 hanya di 942 FM RADIO PERSATUAN.

Address

Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 22
Bantul
55711

Telephone

+62274367434

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Radio Persatuan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Radio Persatuan:

Share

Category