28/12/2025
Momentum pembacaan pantun oleh Acep Zamzam Noor di Grand Launching Antologi Puisi Nasional “Syukur Waktu” | Teroka Kota 2025 menjadi penting. Sastra tidak lagi berdiri sebagai ornamen acara, tapi sebagai interupsi. Ia menyela kemapanan, merusak suasana nyaman, dan mengingatkan bahwa kota bukan hanya ruang administrasi, melainkan ruang moral yang terus diawasi oleh ingatan warganya.
Baca pantun Acep Zamzam Noor selengkapnya ->
Inilah salah satu pantun yang dibacakan Acep Zamzam Noor sebagai bentuk sindiran kepada Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, yang dulu mendampingi Ridwan Kamil.