Sultan Andara

Sultan Andara halaman ini hanya hiburan semata, tidak ada niat untuk kepentingan lain

Seorang polisi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) viral setelah diduga memaksa kekasihnya melakukan abor*i, yang berujun...
30/01/2025

Seorang polisi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) viral setelah diduga memaksa kekasihnya melakukan abor*i, yang berujung pada infeksi rahim.

Tindakan tersebut diduga dilakukan demi menyelamatkan kariernya sebagai anggota Reskrim Polda Aceh.

Pelaku diketahui merupakan lulusan Akpol 2023, sementara korban adalah seorang pramugari. Kasus ini mencuat setelah korban membagikan pengalamannya melalui media sosial, mengungkap bahwa pelaku memaksanya mengonsumsi obat abor*i dengan alasan karier.

"Obat-obatan yang dia paksa aku minum ternyata sangat berbahaya. Sekarang aku harus bolak-balik terapi di OBGYN," ungkap korban.

Selain dugaan pemaksaan abor*i, korban juga mengungkap bahwa pelaku kerap berselingkuh, bahkan sebelum masuk Akpol dan saat menjalin hubungan dengan seorang taruni Akpol. Korban mengaku sempat memaafkannya setelah pelaku menangis meminta maaf, namun juga mengalami ancaman jika menolak melakukan Video Call S*x (V*S).

Saat ini, korban telah berpisah dari pelaku dan telah menikah. Motif di balik pengungkapan kasus ini masih belum diketahui.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Kristiyanto, menyatakan bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh. Namun, ia belum mengungkap identitas maupun jabatan pelaku yang saat ini masih dalam pemeriksaan.

28/01/2025

Aksi seorang driver ojek online yang
merekam perdebatannya dengan pegawai toko bangunan saat memesan cat 20 liter justru menuai kecaman dari warganet.

Puluhan warga dan anggota Karang Taruna Desa Gelam, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, menggelar aksi demonstrasi pada...
27/01/2025

Puluhan warga dan anggota Karang Taruna Desa Gelam, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, menggelar aksi demonstrasi pada Jumat (24/1/25) di halaman Mie Gacoan Jl. Raya Gelam No.6, Gelam, Kec. Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Aksi dipicu karena pihak Mie Gacoan dan PT pengelola parkir akan mengubah sistem parkir dengan menggunakan portal otomatis "Parkir Otomatis" atau "Barrier Gate".

Firman Al Farizi, Ketua Karang Taruna yang juga Ketua koordinator parkir Mie Gacoan Gelam mengatakan, warga Gelam keberatan. "Karena ini tanah kelahiran kami, yang tentunya Gacoan yang buka di sini harus menghargai kearifan lokal budaya kami," ujarnya.

"Terlepas banyaknya pengangguran, dengan adanya ini, perekonomian warga menjadi terangkat. Kami menginginkan warga dapat hidup sejahtera di wilayah kami sendiri. Tentunya perlu diadakan musyawarah dan kami siap duduk bersama, agar tetap segala denyut ekonomi yang ada di wilayah kami bisa melibatkan warga lokal," tambahnya.

Tentu sejalan dan selaras dengan petunjuk Presiden, bahwa pengangguran harus bisa dikurangi dengan menggunakan kearifan lokal. "Intinya rencananya akan dilakukan peralihan dari atas nama karang taruna beralih atas nama PT dan sistem parkir menggunakan palang otomatis," tegas Firman Al Farizi menolak peralihan sistem parkir Mie Gacoan.

Setyo Budiyanto terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2024-2029 setelah melalui proses...
22/11/2024

Setyo Budiyanto terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2024-2029 setelah melalui proses voting dalam rapat pleno Komisi III DPR pada 21 November 2024. Setyo memperoleh 45 suara dalam pemilihan Ketua, mengalahkan pesaing lainnya, seperti Fitroh Rohcahyanto, Johanis Tanak, dan Agus Joko Pramono. Setyo yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Jenderal di Kementerian Pertanian, memiliki total kekayaan Rp 9,61 miliar, yang terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 7,6 miliar, kendaraan seperti mobil Toyota LX dan motor Piaggio Vespa, serta sejumlah harta bergerak lainnya. la juga tercatat tidak memiliki utang atau surat berharga, dan memiliki kas serta setara kas sebesar Rp 705 juta.

BERITA INI HANYA BERSIFAT MENGINFORMASIKAN DAN MENINGKATKAN KESADARAN

Gimana Menurut Kalian?

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari tewas ditembak oleh Kabagops Polres Solok Selatan AKP Dadang ...
22/11/2024

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari tewas ditembak oleh Kabagops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar. Penembakan tersebut diduga dipicu penangkapan tersangka kasus tambang Galian C.

Peristiwa itu terjadi di kawasan parkir Polres Solok Selatan yang berada di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir pada Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB

Ketika itu, AKP Ulil Ryanto Anshari mengamankan tersangka kasus tambang Galian C. Ketika pemeriksaan terhadap tersangka sedang berlangsung di ruang Satreskrim, tiba-tiba terdengar suara letusan tembakan dari arah luar ruangan.

Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Solok Selatan Aipda Tomi Yudha T dan Banit Tipidter Sat Reskrim Polres Solok Selatan, Briptu Satriadi yang mendengar letusan tersebut langsung bergegas memeriksa ke sumber suara dan menemukan korban tak bergerak dengan dua luka tembak di bagian pelipis dan p**i kanan.

Dalam waktu bersamaan, kedua saksi juga melihat mobil yang dikendarai Kabag Ops AKP Dadang Iskandar meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Diduga motif penembakan karena pelaku tidak senang dengan penangkapan yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Solok Selatan.

Kabag Ops melakukan tembakan diduga menggunakan senjata api pendek jenis pistol HS 260139. Sedangkan saat terjadi penembakan hanya terdapat Kabag Ops dan Kasat Reskrim di TKP.

"Iya, benar telah terjadi penembakan, untuk kasusnya masih tahap penyelidikan, perkembangan akan disampaikan," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan.





Address

Baru

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sultan Andara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sultan Andara:

Share