PapaResa

PapaResa HIBURAN
BERITA VIRAL
(1)

PENGACARA ditengah MASYARAKAT. Perkara Parkir 5000 aja, kata pemuda yg datang kemudian, setelah dikabari oleh temannya, ...
18/08/2026

PENGACARA ditengah MASYARAKAT.

Perkara Parkir 5000 aja, kata pemuda yg datang kemudian, setelah dikabari oleh temannya, yg mengaku pemuda setempat.

Masak gara gara 5ribu aja, itu diulang ulang oleh pemuda yg berkaus hitam tersebut.

Bukan masalah 5ribu, tapi ini pungli., jawab pria berkacamata hitam tersebut, yg ternyata seorang pengacara.

Moment tersebut, terjadi di Jembatan II Barelang, Batam, kemarin saat masyarakat liburan merayakan HUT RI 81.

Sayangnya, banyak masyarakat yg tak peduli, dengan perjuangan "sang pengacara".
Pada hal, sang pengacara sedang membela hak masyarakat banyak, mestinya masyarakat bersatu, membantu agar para preman lebih waspada, bahkan jera dan tidak berani, melakukan pungli.

Apa pendapat kalian gaesss? Apakah itu sudah menjadi puncak keputusan terbaik mereka? Tak sesimpel itu loh Ibu... 🤣🤣🤣
08/08/2026

Apa pendapat kalian gaesss?
Apakah itu sudah menjadi puncak keputusan terbaik mereka?
Tak sesimpel itu loh Ibu... 🤣🤣🤣

04/07/2026

Brukkkk..
Seketika

17/06/2026

Hancur sudah🤣
Dunia pendidikan bisa kek gini


12/06/2026

PEJABAT YANG MAU AKUI KESALAHAN‼️

19/05/2026

Ketua tak mungkin salah🤣


TIRAI YANG TERKOYAKFilm "Pesta Babi" adalah karya yang cukup berani karena menggunakan metafora yang sangat tajam untuk ...
12/05/2026

TIRAI YANG TERKOYAK

Film "Pesta Babi" adalah karya yang cukup berani karena menggunakan metafora yang sangat tajam untuk menyentil realita sosial kita.

Ada beberapa alasan kenapa film ini menarik untuk dibahas:

​Keberanian Visual dan Simbolisme:
Film ini tidak ragu menggunakan visual yang "mentah" untuk menunjukkan kontras antara kemegahan sebuah tradisi dengan sisi gelap sifat manusia.

Penggunaan "pesta" sebagai latar belakang konflik membuatnya terasa ironis sekaligus menyesakkan.

​Sentilan Moral yang Pas:
Film ini berhasil membuat penonton bertanya-tanya: siapa sebenarnya yang lebih rakus di sini?

​Efektivitas sebagai Satire:

Sebagai sebuah satire sosial, film ini berhasil menyampaikan pesan bahwa seringkali ego dan keserakahan dibungkus dengan rapi atas nama adat atau kebersamaan.

Pokoknya, sangat rapilah.
Namun, film ini seakan mengoyak kan tirai yg selama ini, terus menutupi.




SIKAP KETIKA DIRENDAHKAN ORANG LAIN. Sakit sih.., ketika ada yg berkomentar miring, menghakimi kita, saat kita mengutara...
29/04/2026

SIKAP KETIKA DIRENDAHKAN ORANG LAIN.

Sakit sih.., ketika ada yg berkomentar miring, menghakimi kita, saat kita mengutarakan pendapat kita di media sosial.

Apakah kalian pernah mengalaminya?
Lantas bagaimana menyikapinya?

Ada sebuah postingan yg lewat diberandaku, yg bikin aku tertawa geli.

Dia justru membalaskan sakit hatinya, dengan memamerkan keberhasilan anak²nya diberbagai Perguruan Tinggi Negri, dan sudah bekerja diberbagai perusahaan besar.
Dia sakit hati, karena dikatain "guoblock" oleh netizen, ketika memberi penilaian atas publik figur.

Tanpa sadar, photo yg diunggahnya, bisa terdeteksi oleh publik figur yg dinilainya.

Bukan bermaksud menakut nakuti loh, gimana nanti, kalau karir anaknya tiba tiba mandek, karena ulah orangtuanya yg tak bertanggung jawab.

Tentang mendidik anak.., diatas langit, tentu ada langit.
Tentang berkonten(posting dimedsos), tentu ada pro dan kontra, yg mesti disikapi dengan bijak.

Bila, caranya membalas dengan memamerkan keberhasilan, itu membuktikan bahwa dia ingin diakui(benar), dan anti kritik.

Tentu hal ini tidaklah sehat(secara jiwa).

Silahkan posting apa pun itu, jauhkan diri dari segala sakit hati.

Atau.. Stop posting, kalau tak mau dikomentari.

Ingat... Sebaik apa pun postinganmu, tidak akan mampu menyenangkan semua pihak.

Justru, berterimakasihlah dan ambillah pelajaran atas hinaan yg kita Terima.


19/04/2026

Terimakasih untuk semua pihak🙏

Kasus penggelapan dana di BNI KCP Aek Nabara, Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Sosok Pelaku & Modus

​Tersangka utamanya adalah Andi Hakim Febriansyah (AHF), mantan Kepala Kantor Kas BNI Aek Nabara. Modusnya adalah menawarkan produk investasi palsu bernama "Deposito Investment" sejak tahun 2019.

​Janji Manis: Bunga tinggi sekitar 8% per tahun (padahal bunga bank resmi jauh di bawah itu).
​Dokumen Palsu.

Dia memalsukan bilyet deposito dan tanda tangan nasabah agar terlihat resmi, padahal uangnya tidak masuk ke sistem bank tapi masuk ke rekening pribadi dan keluarganya.

​Korban & Total Kerugian

​Korbannya adalah jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara melalui unit Credit Union (CU) mereka. Total uang yang digelapkan mencapai Rp28,5 Miliar. Kabar sedihnya, uang ini adalah tabungan yang dikumpulkan umat selama sekitar 45 tahun.

​Pelarian ke Australia

​Setelah aksinya mulai tercium pada awal 2026, Andi sempat mengajukan pensiun dini dan kabur ke Australia. Namun, berkat kerja sama Polda Sumut dengan Interpol dan pihak Australia, dia akhirnya berhasil ditangkap di Bandara Kualanamu pada 30 Maret 2026 saat mencoba kembali ke Indonesia.

​Status Pengembalian Dana (Update 19 April 2026)
​Baru saja per hari ini, pihak BNI memberikan pernyataan resmi:
​Rp7 Miliar sudah ditalangi/dikembalikan oleh BNI ke pihak gereja sebagai tahap awal.

​Sisanya (sekitar Rp21,5 Miliar) dijanjikan akan diselesaikan atau dibayar dalam minggu-minggu ini melalui mekanisme perjanjian hukum yang transparan.

​Pihak gereja, terutama Suster Natalia Situmorang yang mengelola CU tersebut, kabarnya sempat sangat tertekan karena beban moral kepada ribuan jemaat sebelum akhirnya ada kejelasan soal pengembalian dana ini.

Cuma 28 M. Mestinya negara dan BNI, sudah bisa menyelesaikan masalah ini, secara cepat dan tuntas. 28M itu hal kecil unt...
17/04/2026

Cuma 28 M.

Mestinya negara dan BNI, sudah bisa menyelesaikan masalah ini, secara cepat dan tuntas.
28M itu hal kecil untuk sebuah Bank berskala Nasional.

Kok bisa, sampai berlarut larut seperti ini.
Tersangka sudah ditetapkan dan ditangkap.
Bayar hal mereka, proses hukum terus berjalan.

Kalau begini, kesannya jadi membingungkan.
Lihatlah masyarakat yg dirugikan, datang menghabiskan waktu dan energi, menuntut hak mereka, kasihan tidak kalian?
#

Address

Batam

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PapaResa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share