17/08/2026
17 Agustus 2026,
TABRAK LARI ???
Jadi hari ini ada kejadian yang tidak mengenakan aku alami sendiri sebagai pengendara motor yang TAAT MEMBYAR PAJAK.
Hari ini aku bangun pagi pergi ke pasar, beli segala perlengkapan dapur, selepas itu berleha-leha di kos.
Pas scrol IG aku lihat status kawanku lagi gym,
Padahal niatnya tadi memang gak mau gym karena aku kira tutup sebab 17 Agustus.
Akhirnya aku prepare lah buat gym,
Dan langsung go di jalan, dari kosan lempang aja jalanan masih sepi.
Dan setiba tiba di simpang kuda
(warga batam pasti tau)
aku arah dari sei panas one mall batam btw.
Nah jalan besar ini kak ada 4 jalur ,
Dari simpang kuda aku ada di posisi jalur 2 ,
Dan di sebelah kananku jalur 3 ada motor beat hitam,
Posisinya aku lari 50 kalau beat hitam gak tau,
Tapi yang jelas dia posisinya cuman 1 meter Di depanku.
Melaju dengan santai dan tiba tiba
DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
si beat hitam terjatuh karena tersenggol samaku,
KENAPA TERSENGGOL?
tiba tiba dia masuk ke kiri ke simpang koin
(Arah blok aku tau depan hotel zia)
Itu kan ada simpang itu,
Tiba tiba dia motong dari posisi dia jalur 3,
Tanpa klakson, TANPA LAMPU SEIN.
aku hanya goyang hampir jatuh dan menepi,
Ternyata PEREMPUAN dan SEPERTINYA masih sekolah
(Pakai baju biasa tapi wajahnya masih muda).
Akhirnya orang orang pada datang d**g bantuin,
Serius karena syok, dan sedikit gemetaran,
Aku berdiri aja di motor,
Sampai akhirnya ada bapak bapak teriak
“Eiii sini mas kok malah bengong disitu tanggung jawab lah”.
Akhirnya aku datang dan Karena memang aku merasa gak salah .
Me : kenapa tiba tiba ke kiri kak ? Kaka tau kan aku ada di sebelah kakak, gak pake lampu sein lagi.
Dia : diam sambil meringis plus membersihkan baju dan celana.
Ehhhh si bapak tadi nyolot:
Tanggung jawab lah mas, gimana ini makanya bawa motor jangan kencang kencang.
Me : (dengan santai ) apa yang harus saya pertanggungjawabkan pak ? Dia saya senggol karena banting setir ke kiri, dan tidak ada lampu sein.
Bapak : ya makanya mas lihat lihat lah , kasihan loh ini perempuan.
Me : harusnya kalau dia gak bod*h (maaf kebawa emosi) sebelum dia belok kek kiri , matan ya kan bisa melihat , dan sejak kapan pak mau belok ke kiri dia ada di jalur 3, harusnya di jalur 1 , gak pake lampu sein lagi, kok malah saya yang di salahkan pak ?
Kalau saya tadi ada di jalur satu dia di jalur 2 atau 3,
Terus saya nyenggol baru saya salah pak.
Bapak : iya tapi ini perempuan loh .
Me : terus kalau dia perempuan, saya yang bertanggung jawab atas kebodohannya?
Bapak ; ya udah ke kantor p*lisi aja .
Me : ayok depan gelael sana ada pos kesana yok
Bapak : (malah mengalihkan pembicaraan)
Setelah lama berdebat,
Panjang kali lebar, sampe aku juga sudah kek jelasin sama anak sekolah dasar,
dari sekian orang yang datang ,
Cuman abang abang tukang tambal ban itu yang membela aku, karena hanya dia yang paham.
Yang lain malah seolah olah menyalahkan aku,
Dengan alasan DIA PEREMPUAN LOH.
lah apa hubung PEREMPUAN dan LAKI LAKI ?
Ya kalau salah bertanggung jawablah sama atas diri sendiri.
Dia yang salah, dia yang bikin dirinya sendiri jatuh,
Ya kali awak yang harus bertanggung jawab
Dengan alasan DIA PEREMPUAN.
No No Ya .
Akhirnya aku pergi walaupun sedikit ada rasa sudah bad buat gym, dan masih gemetaran bawa motor.