Kata Batam

Kata Batam ๐‘ฒ๐’‚๐’ƒ๐’‚๐’“ ๐‘ฉ๐’‚๐’Š๐’Œ ๐‘ฉ๐’‚๐’•๐’‚๐’Ž

::: Terima DPRD DKI, Claudia Ungkap Capaian Ekonomi hingga Olah Sampah Menjadi Energi ENGKU PUTRI, KataBatam- Pelaksana ...
03/06/2026

::: Terima DPRD DKI, Claudia Ungkap Capaian Ekonomi hingga Olah Sampah Menjadi Energi

ENGKU PUTRI, KataBatam- Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, mengungkap pesatnya pertumbuhan investasi serta langkah transformasi pengelolaan sampah menuju teknologi Waste to Energy (WTE).

Hal ini disampaikan saat ia menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, di Gedung Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Selasa (2/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi forum pertukaran informasi dan pengalaman terkait pembangunan infrastruktur, pengelolaan persampahan, serta tata kelola pembangunan daerah.

โ€œKami ingin bersilaturahmi sekaligus belajar dari Batam. Banyak hal yang ingin kami pelajari, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sampah,โ€ ujar Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Yuke Yurike.

Selanjutnya, Li Claudia menjelaskan, bahwa capaian pembangunan Batam tidak terlepas dari sinergi yang terbangun antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

โ€œPemko Batam dan BP Batam terus bersinergi dalam mendukung pembangunan. Tidak ada lagi ego sektoral maupun tumpang tindih kewenangan. Semua berjalan sesuai tugas dan fungsi masing-masing dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah,โ€ tegasnya.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐˜‚๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—˜๐—ธ๐—ผ๐—ป๐—ผ๐—บ๐—ถ
Ia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Batam saat ini mencapai 6,8 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Kondisi tersebut ditopang oleh tingginya realisasi investasi serta meningkatnya aktivitas sektor pariwisata.

Selain itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam telah menembus lebih dari Rp4 triliun. Lebih dari separo pendapatan daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan salah satu kontribusi terbesar berasal dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Meski demikian, Li Claudia menilai pertumbuhan penduduk yang pesat menjadi tantangan yang harus diantisipasi pemerintah daerah. Tingginya arus migrasi ke Batam berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan pendidikan, kesehatan, dan penyediaan lapangan kerja.

โ€œPertumbuhan penduduk Batam sangat tinggi. Banyak masyarakat datang untuk mencari pekerjaan. Karena itu, pemerintah harus terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat,โ€ ujarnya.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—น๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐—ฎ๐—ต ๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—˜๐—ป๐—ฒ๐—ฟ๐—ด๐—ถ
Dalam pertemuan tersebut, pengelolaan sampah juga menjadi salah satu topik yang dibahas. Li Claudia menjelaskan, Pemko Batam tengah memperkuat sistem persampahan melalui sejumlah langkah strategis, termasuk pembangunan blok sel baru di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Blok sel baru tersebut diproyeksikan mampu menampung volume sampah Kota Batam yang berkisar antara 1.000 hingga 1.300 ton per hari untuk empat tahun mendatang.

Selain itu, Pemko Batam juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui pengembangan teknologi Waste to Energy (WTE) atau pengolahan sampah menjadi energi.

โ€œKami sedang mempersiapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern. Ke depan, arah kebijakan kami adalah menjadikan sampah sebagai sumber energi. Saat ini Batam, masih memiliki ketersediaan lahan yang memadai untuk mendukung proses transisi menuju sistem tersebut,โ€ ungkapknya.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendukung pertumbuhan kota sekaligus menjaga kualitas lingkungan di tengah pesatnya pembangunan Batam. (ski)
_______
Source: Humas Diskominfo Batam / Rizka

::: KATAKOMIK: Kisah Pak Am di Tanah Suci (6)DIADAPTASI DARI: Catatan Pelepas Penatoleh : amsakar achmadAmsakar Achmad
03/06/2026

::: KATAKOMIK: Kisah Pak Am di Tanah Suci (6)

DIADAPTASI DARI: Catatan Pelepas Penat
oleh : amsakar achmad

Amsakar Achmad

::: INSPIRASI PAGI: M E L A Y U  (1)๐ด๐‘๐‘Ž ๐‘ก๐‘Ž๐‘›๐‘‘๐‘Ž ๐‘ ๐‘– ๐‘๐‘ข๐‘›๐‘๐‘Ž๐‘˜ ๐‘”๐‘ข๐‘›๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘‡๐‘’๐‘Ÿ๐‘ข๐‘  ๐‘‘๐‘–๐‘‘๐‘Ž๐‘˜๐‘– ๐‘ ๐‘’๐‘–๐‘Ÿ๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘Ž๐‘š๐‘Ž๐ด๐‘๐‘Ž ๐‘ก๐‘Ž๐‘›๐‘‘๐‘Ž ๐‘๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘ ๐‘Ž ๐‘›๐‘Ž๐‘› ๐‘Ž๐‘”๐‘ข๐‘›๐‘”๐‘‡๐‘’๐‘Ÿ๐‘ข...
03/06/2026

::: INSPIRASI PAGI: M E L A Y U (1)

๐ด๐‘๐‘Ž ๐‘ก๐‘Ž๐‘›๐‘‘๐‘Ž ๐‘ ๐‘– ๐‘๐‘ข๐‘›๐‘๐‘Ž๐‘˜ ๐‘”๐‘ข๐‘›๐‘ข๐‘›๐‘”
๐‘‡๐‘’๐‘Ÿ๐‘ข๐‘  ๐‘‘๐‘–๐‘‘๐‘Ž๐‘˜๐‘– ๐‘ ๐‘’๐‘–๐‘Ÿ๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘ ๐‘Ž๐‘š๐‘Ž
๐ด๐‘๐‘Ž ๐‘ก๐‘Ž๐‘›๐‘‘๐‘Ž ๐‘๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘ ๐‘Ž ๐‘›๐‘Ž๐‘› ๐‘Ž๐‘”๐‘ข๐‘›๐‘”
๐‘‡๐‘’๐‘Ÿ๐‘ข๐‘  ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘”๐‘”๐‘Ž๐‘™๐‘– ๐‘ ๐‘’๐‘—๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘Žโ„Ž ๐‘๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘ ๐‘Ž๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž

BATAM, bumi yang kita pijak ini, sejak ratusan tahun lalu adalah wilayah kemaharajaan Melayu, yang membentang dari Kep**auan Riau, Riau daratan, hingga ke Semenanjung Malaya yang kini kita sebut "Malaysia".

Dalam buku "Sejarah Melayu", karya Ahmad Dahlan Phd, bukit Siguntang di Palembang, diyakini sejarah sebagai negeri asal-usul raja-raja Melayu, yang memerintah di Kerajaan Melayu Singapura, dan Kemaharajaan Melayu Melaka, serta Kemaharajaan Melayu yang kelak berpusat di Johor, Riau dan Lingga.

Kemudian timbul pertanyaan: Apakah sebenarnya pengertian "Melayu"
dan dari manakah asal-usul sebutan itu?

Kembali kita melihat ke buku, Melayu berasal dari kata "Himalaya" lalu kemudian disingkat menjadi "Malaya". "Hima" berarti "salju" atau "sejuk", sedangkan "alaya" bermakna "tempat". Dapat disimpulkan, "tempat yang sejuk, seperti di puncak gunung yang tinggi".

Frasa "Melayu" dapat p**a berasal dari perkataan "Malaiyur-pura", yang berarti "Kota Malaiyur" atau "Kota Gunung". Pendapat lain, "Melayu" berasal dari kata "mala" dan "yu". "Mala" artinya "mula" atau "permulaan", dan "yu" artinya "negeri".
Melayu berarti "negeri mula"; negeri asal mula atau negeri asal-usul.

Melayu disebut juga sebagai nama sebuah kerajaan tua yang pernah ada di
muara sungai Melayu (kini bernama Sungai Batanghari, Jambi) dalam abad ke-7 M.

Penamaan sebuah kerajaan berdasarkan nama sungai hal yang biasa dalam tradisi Melayu, karena bangsa Melayu kuno, selalu membangun kerajaan di pinggir sungai.

Adapun penamaan sungai tersebut sebagai "Melayu", berasal dari sifat air sungai itu sendiri yang "melaju", alias deras atau kencang, seperti orang berlari.

Bagaimana menurut Anda? (riza/bersambung)
____
FOTO ILUSTRASI: Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, dan Ketua TP-PKK Kota Batam Hj Erlita Sari Amsakar, foto bersama usai Upacara Peringatan Hari Jadi Batam (HJB) Ke-196 Tahun 2025, di Dataran Engku Putri, Kamis, 18 Desember 2025, silam.

HJB ditetapkan ketika pada 18 Desember 1829, Sultan Abdul Rahmansyah YTM (Yang Dipertuan Muda) Riau, menunjuk Raja Isa, untuk memegang pemerintahan atas daerah Nongsa dan Rantau Taklukannya.

::: Salat di Masjid Qiblatain, Pak Am Tersungkur & Berdoa, Mohon Energi Memimpin BatamMADINAH, KataBatam- Saat ini, Wali...
02/06/2026

::: Salat di Masjid Qiblatain, Pak Am Tersungkur & Berdoa, Mohon Energi Memimpin Batam

MADINAH, KataBatam- Saat ini, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, beserta istri, Erlita Sari, tengah berada di Madinah, di sela rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Di Madinah, tepatnya Selasa (2/6/2026), Amsakar dan istri banyak mengunjungi tempat-tempat bersejarah di awal perkembangan Islam. Salah satunya Masjid Qiblatain, yang ia tulis dalam media sosial resminya.

Berikut kami sadur tulisannya:

Catatan Pelepas Penat

MASJID QIBLATAIN
oleh : amsakar achmad

Hampir semua tempat di Madinah menyimpan latar belakang sejarah yang menarik. Salah satu di antaranya adalah Masjid Qiblatain.

Karena pentingnya masjid ini, jemaah haji dan umroh dari berbagai negara selalu menyempatkan waktu untuk mengunjunginya. Jika tidak sampai ke sana, ibadah haji dan umroh terasa seperti belum selesai.

Alhamdulillah, hari ini saya bersama istri dapat berkunjung ke masjid tersebut. Setelah salat dua rakaat tahayatul masjid, saya berbincang ringan dengan tour guide kami, ustadz Rifai.

Dikisahkan beliau soal masjid ini dinamakan Qiblatain karena dalam satu kesatuan waktu Rasullullah mengubah dua arah kiblat secara drastis 180 derajat. Dari sebelumnya menghadap ke utara, berubah total jadi menghadap ke selatan. Dari semula menghadap ke Masjid Al-Aqsa berubah jadi menghadap ke Masjidil Haram.

Pada awal Islam, Rasulullah dan para sahabat menghadap ke Baitul Maqdis (Masjid Al-Aqsa) saat shalat. Setelah hijrah ke Madinah, beliau tetap menghadap ke Baitul Maqdis selama sekitar 16โ€“17 bulan. Kemudian, pada tahun 2 Hijriah (624 M), menurut riwayat yang banyak dikutip dalam kitab sejarah Madinah:

Rasulullah mengunjungi sahabat perempuan beliau yang bernama Ummu Basyir, ibu dari Bisyr bin al-Barra' bin Ma'rur. Rasulullah datang untuk menghibur ibu Bisyr setelah wafat putranya, lalu ketika waktu Zuhur tiba beliau salat bersama para sahabat di Masjid Bani Salamah yang kemudian dikenal sebagai Masjid Qiblatain.

Ketika Rasulullah sedang memimpin shalat berjamaah di masjid ini, turun firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan agar kiblat dipindahkan menghadap Ka'bah di Makkah.

Saat itu rasul telah melaksanakan 2 rakaat salat Zuhur. Dan tetap meneruskan sisa dua rakaat lagi dengan langsung memutar arah kiblat shalat, dan para sahabat mengikuti beliau. Karena peristiwa itulah masjid ini dikenal sebagai Masjid Qiblatain, tempat terjadinya perpindahan dari satu kiblat ke kiblat yang lain.

Terus terang saja, saat hadir di sana dan sempat melaksanakan salat sunah, saya benar-benar merasa ada getaran spritual yang luar biasa.

Masjid tersebut benar-benar memiliki magnet yang sangat kuat sehingga kunjungan yang kami laksanakan terasa sungguh sangat bermakna.

Ya Allah, berilah rahmat-Mu kepada kami sehingga nilai spritualitas yang kami jalani selama ibadah haji ini mampu memberikan energi untuk memimpin Kota Batam yang kami cintai. (ski)

::: Di "Jabal Uhud", Amsakar Tulis Puisi Refleksi Spiritual & Dzikir Sejarah tentang Perang Uhud Jabal Uhudoleh : amsaka...
02/06/2026

::: Di "Jabal Uhud", Amsakar Tulis Puisi Refleksi Spiritual & Dzikir Sejarah tentang Perang Uhud

Jabal Uhud
oleh : amsakar achmad

Allahumma shalli wa sallim 'ala Sayyidina
Muhammadin shahibil busyra
shalaatan tubasysyirunaa bihaa

wa ahlanaa wa aulaadanaa wa jamii'i masyaayikhinaa,
wa mu'allimiinaa wa thalabatanaa wa thaalibaatinaa
min yauminaa haadzaa ilaa
yaumil aakhirah
......โ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆ
rangkaian bebatuan dan perbukitan
sepanjang mata memandang
bertaut memperkuat satu dengan yang lain
mengungkai kisah 3 hijriah
dengan barisan para pemanah
yang dipimpin Rasulullah
berhasil meluluhlantakkan quraisy jahiliah
tapi itu cerita bagian pertama

di cerita bagian kedua
tatkala pasukan sudah mulai lupa
para pemanah abai perintah Rasulullah
meninggalkan benteng jabal rumaat
lalu quraisy menyerbu dengan dua pasukan berkuda
Ikrima bin Abu Jahal dan Khalid bin Walid
Jabal Uhud bergetar, tergelincir dan kocar kacir
menjadi saksi
jangan pernah
meninggalkan perintah Allah dan Rasulullah
karena akan ada petaka di balik peristiwa
lalu korban-korban berguguran
Singa Allah Hamzah bin Abdul Muthalib
Mus'ab bin Umair
Handzollah
p**ang ke rahmatullah
dimandi oleh bidadari

sedang sang pengawal Rasulullah
Talhah bin Ubaidillah
menahan gempuran 70 sabetan pedang
dengan gagah penuh sumringah
mampu memegang amanah
menjaga Rasulullah
walau berbaju besi tapi pecahan helm menusuk p**i
Rasul tak surut
tak hendak berbalik arah
tak pernah berpaling tadah
berpantang p**ang balik ke belakang

mataku berkaca
menangkap sejuta makna
ternyata mampuku
tak seujung kukupun dari ikhtiarmu......โ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆโ€ฆ

Allahumma shalli wa sallim 'ala Sayyidina
Muhammadin shahibil busyra
shalaatan tubasysyirunaa bihaa

wa ahlanaa wa aulaadanaa wa jamii'i masyaayikhinaa,
wa mu'allimiinaa wa thalabatanaa wa thaalibaatinaa
min yauminaa haadzaa ilaa
yaumil aakhirah

Menjelang Magrib di Jabal Uhud, 16 Zulhijah 1447 H

________

MADINAH, KataBatam- Ini adalah puisi keempat yang ditulis Wali Kota Batam DR Amsakar Achmad, di sela melaksanakan ibadah haji di tanah suci. Diawali dari puisi "Arafah", "Mina", "Jalan Pulang", dan kini "Jabal Uhud".

Yang menarik dari puisi-puisi tersebut, "sang penyair kesayangan" kita ini, menulisnya langsung di tempat peristiwa, sehingga nuansa spiritualnya sangat kental.

Seperti kali ini, Amsakar Achmad , meramunya di waktu menjelang Magrib di Jabal Uhud, pada 16 Zulhijah 1447 H atau Selasa, 2 Juni 2026.

Jika diresapi, puisi "Jabal Uhud" ini adalah sebuah refleksi spiritual dan historis yang sangat kuat tentang Perang Uhud (3 Hijriah/625 M). Penyair tidak sekadar menceritakan sejarah, tetapi menggunakan peristiwa itu sebagai cermin untuk mengingatkan pembaca tentang pentingnya ketaatan, pengorbanan, dan keteguhan iman.

Puisi dibuka dan ditutup dengan selawat yang sama:
Allahumma shalli wa sallim โ€™ala Sayyidina Muhammadin shahibil busyraโ€ฆ

Ini bukan hiasan semata. Selawat ini menjadi bingkai spiritual seluruh puisi nan mengingatkan bahwa segala yang dibahas berpusat pada cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Selawat ini juga menunjukkan doa agar keberkahan peristiwa Uhud dan teladan Rasulullah mengalir kepada keluarga, anak, guru, dan murid-murid hingga hari kiamat.

Kesimp**an: Puisi โ€œJabal Uhudโ€ adalah dzikir sejarah, yang mengajak kita tidak hanya membaca sejarah, tetapi merasakannya dengan hati, menangis karenanya, dan mengambil pelajaran.

Maka, tetaplah di posisi perintah Allah dan Rasul-Nya, walau godaan dunia datang. Karena di balik setiap ketidaktaatan, ada petaka. Di balik setiap ketaatan, ada keberkahan โ€” meski kadang harus melalui ujian. (ski)

::: Bukti Lebih Kuat Berbicara dari Kata-kata
02/06/2026

::: Bukti Lebih Kuat Berbicara dari Kata-kata

::: Kunjungi UIM, Hati Amsakar Bergetar Lihat Alquran Mushaf Utsmani Berusia 1400 Tahun MADINAH, KataBatam- Wali Kota Ba...
02/06/2026

::: Kunjungi UIM, Hati Amsakar Bergetar Lihat Alquran Mushaf Utsmani Berusia 1400 Tahun

MADINAH, KataBatam- Wali Kota Batam DR Amsakar Achmad, dan istri, Erlita Sari, saat ini sedang berada di Madinah, Saudi Arabia, di sela melaksanakan ibadah haji.

Selasa (2/6/2026), keduanya berkunjung ke Perpustakaan Pusat (Markaziah) Universitas Islam Madinah (UIM). Momen itu dibagikan Amsakar Achmad , di akun media sosial resminya.

Tak ingin menyia-nyiakan waktu, Amsakar pun berkeliling bersama istri, untuk melihat koleksi buku di perpustakaan terbesar di Madinah itu. Tampak Doktor Ilmu Pemerintahan yang juga penyair ini, begitu menikmati momen saat melihat sejumlah kitab dan buku langka di sana.

"Alhamdulillah dapat mengunjungi Islamic University of Madinah, dan berkeliling ke Perpustakaan Maktaba al Markaziah," tulisnya

Ada momen menggetarkan, ketika Amsakar dan istri melihat kitab suci Alquran Mushaf Utsmani, yang sudah berusia sekitar 1400-an tahun Masehi atau 1447 Hijriah (tampak foto).

"Saya tertegun menjumpai kitab suci Alquran Mushaf Ustmani, yang ditulis pada tahun 1 Hijriah yang berarti kitab suci tersebut telah berumur 1447 H," sebutnya.

Sekadar diketahui, Perpustakaan Markaziah ini memiliki desain yang elegant dan kesan mewah. Selain itu perpustakaan ini memiliki banyak koleksi buku mulai dari manuskrip asli, fotokopi, buletin, hingga buku langka.

Mengutip berbagai sumber, Perpustakaan Pusat Universitas Islam Madinah dibangun pada 1381 H/ 1961 M. Tahun tersebut juga merupakan tahun berdirinya Universitas Islam Madinah (UIM).

Pada awal berdirinya perpustakaan ini, jumlah buku masih terbilang sedikit yakni 3.000 buku. Namun seiring berjalannya waktu, perpustakaan terus berkembang.

Hingga tahun 2024, tercatat jumlah koleksi mencapai lebih dari 223.665 judul buku, 3407 manuskrip asli, 30.205 manuskrip fotokopi, 7.206 buku langka, dan 1125 buletin.

Universitas Islam Madinah termasuk salah satu universitas terkemuka di dunia Islam. Beberapa fakultas yang ada UIM antara lain Fakultas Hadits dan Studi Islam, Syariah, Alquran, Ushuluddin, dan Bahasa Arab. (ski)

::: KATAKOMIK: Ibu Li dan Blusukannya
02/06/2026

::: KATAKOMIK: Ibu Li dan Blusukannya

::: Minggu, Li Claudia Pilih Blusukan ke Titik Banjir Happy Garden agar Warganya NyamanLUBUKBAJA, KataBatam- Di hari Min...
02/06/2026

::: Minggu, Li Claudia Pilih Blusukan ke Titik Banjir Happy Garden agar Warganya Nyaman

LUBUKBAJA, KataBatam- Di hari Minggu (31/6/2026), Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, memilih turun lapangan daripada memanfaatkan libur.

Bersama tim, Li Claudia meninjau titik banjir di kawasan Happy Garden, Lubukbaja. Ia ingin melihat langsung kondisi sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab genangan air saat curah hujan tinggi di kawasan tersebut.

Peninjauan ini dilakukan setelah ia meninjau ROW Jalan Hang Tuah (Bundaran Bandara Hang Nadim) untuk melihat langsung lokasi yang masuk dalam rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) beserta trase jaringan transmisi,

Dalam perencanaannya, pembangunan tersebut nantinya akan mendukung penguatan infrastruktur kelistrikan di Batam.

Melalui peninjauan ini, BP Batam menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan infrastruktur, baik yang berkaitan dengan kebutuhan dasar seperti listrik maupun penanganan banjir yang berdampak pada aktivitas warga.

Bravo Ibu Li! (ski)

::: Gelombang Perdana Jamaah Haji Tiba di Kota Batam, Sekda Sambut & Doakan MabrurBATAMCENTER, KataBatam- Sebanyak 442 j...
02/06/2026

::: Gelombang Perdana Jamaah Haji Tiba di Kota Batam, Sekda Sambut & Doakan Mabrur

BATAMCENTER, KataBatam- Sebanyak 442 jemaah haji, yang tergabung dalam Kloter 1 Debarkasi Batam tiba di Tanah Air, setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Kedatangan mereka disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Firmansyah, mewakili Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, di Aula Arafah 1 Asrama Haji Batam, Batamcenter, Senin (1/6/2026).

Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh haru. Rasa syukur tampak menyelimuti para jemaah dan keluarga yang telah menanti kep**angan mereka setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci

Jemaah yang tergabung dalam Kloter I ini, berasal dari Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga.

Berdasarkan data panitia, jumlah jemaah yang kembali ke Batam sebanyak 442 orang dari total 445 orang yang tergabung dalam kloter tersebut, termasuk petugas haji.

Firmansyah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah, sekaligus rasa syukur atas kep**angan mereka dalam keadaan sehat dan selamat.

โ€œAtas nama Pemerintah Kota Batam dan Ibu Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan membawa predikat haji mabrur serta keberkahan bagi keluarga dan masyarakat,โ€ ujar Firmansyah.

Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan, dapat terus dijaga serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, para jemaah haji memiliki peran penting sebagai teladan di tengah masyarakat melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keislaman serta semangat persaudaraan.

Pada kesempatan itu, Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji dan panitia yang telah bekerja memberikan pelayanan terbaik, selama proses penyelenggaraan ibadah haji hingga pemulangan jemaah ke daerah asal. (ski)
________
Source: Humas Diskominfo Batam / Robin F)

Address

Batam

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kata Batam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category