31/08/2022
Hallo semuanya, kami keluarga dari Bapak Aleng Alias Karijo ingin meminta bantuan kepada teman2/saudara berdana untuk pengobatan papa kami bernama Aleng Alias Karijo umur 72 tahun. Awal cerita, papa kami mengalami sakit perut pada tanggal 10 Agustus 2022 malam di Tanjungbatu, tanggal 11 Agustus 2022 langsung diberangkatkan ke Batam dan masuk IGD RSBK, rawat inap sampai 17 Agustus 2022( 7 hari ) dengan biaya 28.5 juta, awal di diagnosa usus kejepit dalam dinding perut namun setelah sehari pulang rumah, mulai ada luka muncul dari kulit perut yang mengeluarkan nanah bercampur darah, hari semakin hari bertambah parah luka nya, melebar luas, tiap hari ada suster yang datang bersihkan sampi tanggal 20 agustus 2022 siang, suster yang bersihkan luka kedapat kalau nanah yang dikeluarin itu mulai bercampur dikit kotoran dan langsung dokter meminta kami untuk rawat inap lagi. Tanggal 21 Agustus 2022, luka papa semakin membesar (dari size sebiji jerawat gitu sampai size sebesar genggaman tangan, air BAB sudah mengalir deras via luka tsb) Dan begitu tanggal 22 Agustus 2022 langsung dioperasikan dan tengah menjalanin operasi tsb dokter juga meminta salah satu anggota keluarga kami untuk masuk kedalam melihat langsung dan menjelaskan kalau usus papa sudah gak sehat, lengket semua, usus putus jadi 2 dengan kondisi parah jadi tidak bisa disambungkan langsung, jadi sementara dipasangin usus yang pecah ini di kulit perut bagian kiri gitu biar BAB papa bisa keluar (mesti ada operasi lagi untuk penyambungan kembali beberapa bulan kemudian) Setelah operasi dikabarin jika seluruh usus papa sudah rapuh dari bekas TBC usus yang dia kenak sejak 2021 kemarin, dikabarin jika kapanpun usus papa bisa pecah lagi di tempat lain juga. Biaya pengobatan untuk rawat inap yang kedua kali ini sampai 30 Agustus 2022 (11 hari) sebesar 58.3 juta Total kedua rawat inap sudah mencapai 86.8 juta (belum termasuk biaya perawat ke rumah tiap hari bersihin luka)
Untuk info lebih detail bisa di lihati di ππ»ππ»ππ»
Sumber :