08/07/2026
Kadin Kepri, dorong Pariwisata berkualitas, berkelanjutan, berdaya saing hingga peningkatan ekonomi lokal
Pariwisata merupakan sektor yang memberikan damfak luas, baik bagi dunia usaha, industri, Pemerintah dan juga masyarakat. Industri pariwisata ini mampu memberikan dampak kepada berbagai sektor, seperti akomodasi, jasa makan dan minum, mobilitas laut, darat, udara, usaha mikro kecil menengah, berupa oleh oleh atau souvenir termasuk jasa hiburan dan jasa lainnya
Pariwisata di Kepulauan Riau mampu memberikan kontribusi besar bagi produktivitas Devisa bagi Negara dan juga Pendapatan Asli Daerah. Kepulauan Riau saat ini menduduki peringkat 3 dalam menyumbang kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, merupakan program andalan Pemerintah, baik di Pusat, Daerah dan juga Kabupaten serta Kota, program lain ialah penguatan peran dan pemberdayaan masyarakat, serta infrastruktur dan aksesibilitas yang nyaman bagi wisatawan.
Mengingat pentingnya agenda pembangunan pariwisata ini, Dewan Pengurus Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Provinsi Kepulauan, yang dinahkodai oleh Ketua Umum Ir. Mustava, ST, MM, baru saja dikukuhkan, di Aula Kantor Gubernur Kepulauan Riau, pada 16 Juni 2026 lalu oleh Ketua Umum KADIN Anindya Novyan Bakrie. Langsung bergerak cepat.
Hari ini, Rabu,08/07/2026, Kadin Kepri, melalui Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata, menggelar pertemuan penting, mengundang seluruh Ketua Asosiasi Pariwisata di Kepulauan Riau. Rapat digelar di Kantor Graha Kadin Kepri.
KADIN sebagai induk dunia usaha perlu hadir dan menyikapi perkembangan Pariwisata di Kepri ini” ungkap Edi Surbakti, Wakil Ketua Umum bidang Pariwisata usai menggelar rapat.
“Kita ingin Pariwisata di Kepulauan Riau ini terus dikembangkan, berkelanjutan, berkesinambungan dan memberikan layanan yang prima, bagi mereka (wisatawan) baik mancanegara maupun Nusanta, mulai berangkat dari asalnya, tiba, menginap dan beraktivitas hingga kembali kedaerah asalnya mendapatkan kesan dan kenangan yang baik dan berkesan.”
“Kita ingini Pariwisata ini mampu memberikan damfak ekonomi, industri yang menghidupkan banyak sektor, dan ini harus kita jaga bersama” imbuhnya.
Pertemuan yang berlangsung santai dan komunikatif, dihadiri oleh Dewan Pengurus KADIN KEPRI, bidang Pariwisata, Ketua dan pengurus asosiasi pariwisata antara lain, ASITA , ASPPI , ASTINDO , IPI , PUTRI serta Pelaku dan penggiat Pariwisata, pertemuan ini membahas beberapa isu isu terkini terkait pariwisata di Kepulauan Riau.
Isu, persoalan yang muncul antara lain tentang, maraknya agent agent travel yang “freelance” dan disinyalir tidak memiliki izin, tata niaga dan regulasi yang belum diatur, Fasilitas layanan pengantaran “drop off “dan penjemputan “Pick up” tamu rombongan di bandara, Pelabuhan Internasional dan domestik di wilayah Kepulauan Riau yang masih perlu penataan agar lebi ramah dalam pelayanan Pariwisata.
Isu lain yang juga menjadi perhatian para pelaku pariwisata ialah, Harga tiket ferry internasional yg masih tinggi, termasuk usulan agar pintu masuk Internasional yg ada di seluruh Kepri utk dilengkapi dengan layanan Visa On Arrival atau Free Visa, Revitalisasi dan pembentukan Badan Pariwisata Provinsi dan juga di setiap kabupaten dan kota
Berikut adalah Nama dan Jabatan, pelaku usaha pariwisata yang menjadi Dewan Pengurus Kadin Kepulauan Riau yang dikukuhkan bersama Dewan Pengurus Kadin Kepulauan Riau lainnya di Aula Kantor Gubernur Kepulauan Riau 16 Juni 2026 yang lalu, oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Bapak Anindya Novyan Bakrie
1. Edi R Surbakti Wakil Ketua Umum bidang Pariwisata
2. Enly Yunaeni, S.E., M.M Ketua Komite Tetap Bidang MICE
3. Mariati Gea, S.E., CHT Ketua Komite Tetap Bidang Hotel dan Restauran
4. Andi Xie Ketua Komite Tetap Bidang perjalanan wisata - inbound
5. Doly Hasibuan Ketua Komite Tetap perjalanan wisata - outbound
6. Sapril Sembiring Ketua Komite Tetap Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata
7. Segara Arif Laksamana Ketua Komite Tetap Bidang Pramuwisata