Batang Info

Batang Info Media Sosial Warga Batang dan Sekitarnya
Aktual, Menarik dan Terpercaya

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook, Nadiem Anwar Maka...
13/05/2026

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook, Nadiem Anwar Makarim, dengan pidana 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2026).

(meminta majelis hakim) Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Nadiem Anwar Makarim oleh karena itu dengan pidana penjara selama 18 tahun dikurangi selama Terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah Terdakwa segera ditahan di Rumah Tahanan Negara,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat membacakan tuntutan.

Selain pidana penjara, jaksa juga menuntut Nadiem membayar denda sebesar Rp 1 miliar. Jika denda tidak dibayar, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 190 hari.

Menjatuhkan pidana denda terhadap Terdakwa Nadim Anwar Makarim sejumlah Rp 1.000.000.000 yang wajib dibayar dalam jangka waktu 1 bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap,” kata jaksa. Tak hanya itu, jaksa turut menuntut pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti senilai Rp809.596.125.000 dan Rp 4.871.469.603.758.

Kemudian, apabila Terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka diganti dengan pidana penjara selama sembilan tahun. “(uang pegganti) merupakan harta kekayaan Terdakwa yang tidak seimbang dengan penghasilan yang sah atau diduga dari tindak pidana korupsi,” ucap jaksa.

Dalam tuntutannya, jaksa juga meminta agar barang bukti dalam perkara tersebut tetap sebagaimana tercantum dalam surat tuntutan dan membebankan biaya perkara sebesar Rp 10 ribu kepada terdakwa.

Sebelumnya, dalam perkara ini, Nadiem bersama tiga terdakwa lain disebut menyebabkan kerugian keuangan negara senilai Rp 2,1 triliun.

Nadiem didakwa memperkaya diri sendiri senilai Rp 809 miliar yang disebut berasal dari investasi Google ke Gojek atau PT AKAB. Sementara itu, terdakwa Mulyatsyah disebut menerima 120.000 dollar Singapura dan 150.000 dollar Amerika Serikat.

Jaksa menyebut, Nadiem menyalahgunakan kewenangannya sehingga membuat Google menjadi satu-satunya penguasa pengadaan TIK, termasuk laptop, di ekosistem teknologi pendidikan Indonesia.

Source: Kompascom

Rumah Mahmudi (60), warga RT 04 RW 01 Desa/Kecamatan Kecepak, Kabupaten Batang, dibobol maling.Saat kejadian, Mahmudi da...
13/05/2026

Rumah Mahmudi (60), warga RT 04 RW 01 Desa/Kecamatan Kecepak, Kabupaten Batang, dibobol maling.

Saat kejadian, Mahmudi dan istri sedang menunaikan ibadah haji 2026. Pencuri menggasak uang tunai Rp4 juta.

Sementara, emas bernilai ratusan juta rupiah yang berada di dalam rumah berhasil selamat.

Kapolsek Batang Kota AKP Hozali mengatakan, laporan pencurian disampaikan Mahmudi dari Tanah Suci.

"Jadi, kemarin (Selasa) malam, sekitar jam 20.30 sampai 21.00 WIB, saya ditelepon langsung dari Makkah oleh korban."

"Beliau bilang, rumahnya kebobolan (dimaling)," kata Hozali, Rabu (13/5/2026).

Korban merupakan seorang penjahit yang sehari-hari mangkal di kawasan ruko Batang.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek langsung memerintahkan Kanit Reskrim bersama anggota mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga masuk melalui pintu depan rumah lewat cara mencongkel tempat kunci menggunakan linggis.

Setelah berhasil masuk, pelaku mengacak-acak dua kamar di dalam rumah.

"Di kamar pertama, pelaku sempat membuka laci-laci tempat surat emas. Tapi tidak semuanya ditarik keluar, sehingga emas yang posisinya di pojok masih selamat," jelasnya.

Pelaku kemudian masuk ke kamar lain dan mengobrak-abrik pakaian hingga menemukan uang tunai sekitar Rp4 juta yang kemudian dibawa kabur.

"Padahal, di situ ada dua sepeda motor dan satu mobil, tapi yang diambil hanya uang tunai."

Selengkapnya: tribunbanyumascom

Beginilah aksi seorang pria berinisial M-J (35 tahun) warga Kedungwuni kabupaten Pekalongan yang terekam kamera CCTV. De...
13/05/2026

Beginilah aksi seorang pria berinisial M-J (35 tahun) warga Kedungwuni kabupaten Pekalongan yang terekam kamera CCTV. Detik-detik pelaku datang dan menyiramkan cairan bahan bakar di depan rumah seorang janda dan kemudian membakarnya, viral di sosial media.

Peristiwa ini terjadi di rumah S-R di desa Kebunrowopucang, kecamatan Karangdadap, kabupaten Pekalongan pada Jum'at dini hari kemarin. Menyadari aksinya viral, pelaku lantas kabur ke Semarang dan kemudian bersembunyi di salah satu kamar sewa di Solo.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad Yusuf pada Selasa (12/05/26) sore mengungkapkan, pelaku akhirnya berhasil diamankan tim resmob pada Selasa dini hari, meskipun sebelumnya sempat kabur kembali. Selain pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti lainnya berupa air keras untuk meneror korban dan termasuk jerigen tempat cairan untuk membakar rumah.

Belakangan diketahui, aksi nekat ini dilakukan pelaku akibat cintanya kandas ditengah jalan, setelah diputus oleh S-R, janda cantik berumur 41 tahun yang sudah dikenalnya selama setahun terakhir. Sebelum melakukan aksi pembakaran, pelaku ternyata kerap meneror korban dengan berbagai ancaman.

Akibat perbuatannya, pelaku saat ini harus mendekam di ruang tahanan Mapolres Pekalongan dan dijerat pasal 308 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (Trie Tanpa Kucir)

Source:

Kembali Terjadi, Seorang laki-laki tewas tertabrak Kereta Api Majapahit di wilayah petak KM 71+600, Ujungnegoro–Kuripan,...
12/05/2026

Kembali Terjadi, Seorang laki-laki tewas tertabrak Kereta Api Majapahit di wilayah petak KM 71+600, Ujungnegoro–Kuripan, masuk Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang pada Selasa malam, 12 Mei 2026, sekitar pukul 22.25 WIB.

Masinis melaporkan kepada petugas Stasiun Ujungnegoro bahwa keretanya telah menabrak seseorang yang sedang berjalan di pinggir rel.

Korban berjenis kelamin laki-laki hingga kini belum diketahui identitasnya. Akibat benturan keras, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hingga kini belum diketahui motif dan penyebabnya ia jalan kaki di rel. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD Kalisari Batang.

Sudah dikasih tau berkali kali... kalau ambil berita dari Batanginfo, jangan dicrop atau disensor. 😤 Biarkan nama sumber...
12/05/2026

Sudah dikasih tau berkali kali... kalau ambil berita dari Batanginfo, jangan dicrop atau disensor. 😤 Biarkan nama sumbernya tetap ada

Nilai tukar rupiah ke dollar dah tembus 17.500 lurr... Kabar buruk bagi perekonomian Indonesia tapi kabar baik buat emak...
12/05/2026

Nilai tukar rupiah ke dollar dah tembus 17.500 lurr... Kabar buruk bagi perekonomian Indonesia tapi kabar baik buat emak emak FB Pro😅

Pihak sekolah yang sudah mendapat program Makan Bergizi Gratis (MBG), diminta untuk berani mengembalikan paket makanan d...
12/05/2026

Pihak sekolah yang sudah mendapat program Makan Bergizi Gratis (MBG), diminta untuk berani mengembalikan paket makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jika dinilai tidak layak.

Langkah tersebut dilakukan guna melindungi kesehatan dan keselamatan para siswa, jika memang ada makanan yang tidak layak dikonsumsi.

"Jangan ragu, jika memang tidak layak, baik itu berbau aneh ataupun ada sesuatu yang memang bisa mengganggu kesehatan, maka kembalikan saja ke SPPG," ungkap Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Batang, Tofani Dwi Arianto, Senin 11 Mei 2026.

Tofani menjelaskan, sudah banyak kejadian disejumlah daerah kasus keracunan siswa setelah mengkonsumsi MBG yang disajikan oleh pihak SPPG, termasuk juga di Kabupaten Batang.

Disini peran sekolah sangat diperlukan dalam menjaga kesehatan dan keselamatan siswa. Apalagi berdasarkan hasil pemantauan kami di sejumlah SPPG, memang masih ada yang belum sesuai dengan yang syaratkan pihak Badan Gizi Nasional (BGN). Karena itulah, peran sekolah dalam melakukan pengawasan sangat diperlukan," terang anggota dewan dari Fraksi PDIP ini.

Namun, Tofani mengingat, sebelum dikembalikan, pihak sekolah harus memastikan terlebih dulu bahwa makanan tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Salah satunya dengan melakukan pengecekan atau jika diperlukan mencucipinya sebelum dibagikan.

"Ingat ya, dicicipi saja, ga perlu dimakan. Jangan sampai guru yang jadi korban keracunan akibat mengkonsumsi MBG. Dan tidak kalan pentingnya, dokumentasikan menu MBG tersebut, dan jika diperlukan buat berita acara sebagai bukti," jelasnya.

Selengkapnya: radarpekalonganid

Kementerian Sosial melakukan pengadaan foto bingkai Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ...
12/05/2026

Kementerian Sosial melakukan pengadaan foto bingkai Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk ruang kelas sekolah rakyat dengan nilai realisasi mencapai Rp 4,14 miliar. Pengadaan tersebut tercatat dalam laporan realisasi pengadaan barang dan jasa kementerian/lembaga yang dipublikasi Indonesia Procurement atau Inaproc, Senin (11/5/2026).

Berdasarkan dokumen realisasi yang diunduh Tempo, terdapat empat paket pengadaan foto bingkai presiden dan wakil presiden untuk keperluan sekolah rakyat. Tiga paket dilakukan pada penganggaran tahun 2025 dan satu paket pada tahun 2026. Pada 2025, Kementerian Sosial merealisasikan Rp 806 juta untuk paket “Pengadaan Non Operasional Foto Bingkai Presiden Wapres” yang statusnya masih dalam proses, serta pengadaan lain senilai Rp 519 juta dan Rp 91 juta. Pada 2026, pengadaan kembali dilakukan dengan nilai Rp 2,72 miliar yang juga mencakup pembelian figur lambang garuda sebagai aksesoris ruang kelas.

“Yang bisa menjelaskan lebih detail itu adalah penanggung jawabnya. Kalau saya yang menjelaskan nanti malah keliru,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat ditemui di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Seluruh paket pengadaan foto bingkai presiden, wakil presiden, dan figur lambang garuda dibeli secara electronic purchasing dari Nawara Cipta Permai yang berlokasi di Jakarta Timur. Dalam katalog penyedia, foto bingkai presiden dan wakil presiden tercatat dijual masing-masing seharga Rp 529.999, sedangkan patung Garuda Pancasila berbahan fiber dijual seharga Rp 345.000.

Dipublikasikan Tempo pada 11 Mei 2026.

Seorang bocah di Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang mengalami luka bakar serius setelah ...
12/05/2026

Seorang bocah di Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang mengalami luka bakar serius setelah tersambar api saat bermain bersama sejumlah temannya di belakang rumah warga, Minggu (10/5/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Dukuh Legok Sari, RT 02 RW 05, Kelurahan Proyonanggan Selatan.

Korban diketahui merupakan warga setempat yang tinggal di kawasan Jalan Gajah Mada, Dukuh Legok Sari

Lurah Proyonanggan Selatan Fariz Mukti menjelaskan, insiden bermula ketika korban bersama teman-temannya bermain burung merpati atau “dolanan doro”.

Saat itu, salah satu anak diduga memiliki ide membakar sampah dan mengambil bensin dari sepeda motor menggunakan selang kecil.

Korban dolanan doro terus pelaku datang sama teman-temannya. Karena ramai, pelaku ada ide bakar sampah dengan mengambil bensin dari motor dengan selang,” kata Fariz.

Menurut dia, bensin yang sudah dimasukkan ke dalam gelas atau wadah plastik kemudian digunakan untuk menyiram sampah yang hendak dibakar.

Namun saat proses pembakaran berlangsung, api diduga menyambar wadah berisi bensin yang dipegang pelaku.

Dalam kondisi panik, wadah tersebut dilempar ke arah belakang dan mengenai korban yang sedang duduk tidak jauh dari lokasi.

“Sudah masuk botol sebagian dan saat bersamaan ada yang sambil merokok, lalu kebakar. Karena panik, botol bensin dilempar dan mengenai korban,” ujarnya.

Namun keterangan berbeda justeru datang dari pihak korban. Fariz mengatakan, pihak keluarga korban memiliki versi berbeda terkait kejadian tersebut.

Menurut keterangan korban, api diduga sengaja disiramkan ke arahnya oleh pelaku yang disebut sering melakukan perundungan.

“Sementara versi korban, pelaku sengaja nyiram dan bakar karena diduga selama ini memang sering memb× lly,” jelasnya.

Selengkapnya: pojokbacaid

12/05/2026

Kerja di KITB harus punya skill TRABAS🏍️

🎥:

Peristiwa tragis terjadi di Gang Gotong Royong, Kelurahan Poncol, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (10/5/2026) dini h...
11/05/2026

Peristiwa tragis terjadi di Gang Gotong Royong, Kelurahan Poncol, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (10/5/2026) dini hari.

Seorang ibu lanjut usia bernama Tarsimi (66) meninggal dunia usai diduga dianiaya anak kandungnya sendiri menggunakan cobek batu.

Pelaku diketahui bernama Muhammad Shidiq Permana (25), anak bungsu korban.

Kasus tersebut membuat geger warga sekitar karena dugaan penganiayaan terjadi di dalam rumah korban sendiri.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di kamar belakang rumah tempatnya biasa tidur.

Kakak kandung pelaku, Sri Lestari, mengatakan peristiwa bermula saat keluarga mendengar suara gaduh dari arah kamar korban.

Karena curiga, anggota keluarga kemudian mendatangi sumber suara tersebut.

Saat tiba di lokasi, korban diketahui sudah tergeletak dengan luka parah di bagian kepala, sementara pelaku masih berada di dekat korban.

“Korban saat itu masih sadar dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Sri Lestari.

Namun, sekitar dua jam setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dialaminya.

Keluarga mengaku tidak mengetahui adanya persoalan atau konflik antara pelaku dengan korban sebelum kejadian tersebut.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sebuah cobek batu yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

Selengkapnya: pojokbacaid

Address

Dk. Kedung Dowo
Batang
51262

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Batang Info posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Batang Info:

Share