06/01/2026
Akses menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) kini tak lagi menguras tenaga. Jalur yang semula mungkin melelahkan, kini telah bersalin rupa menjadi aspal mulus yang siap memanjakan pengendara. Melalui tangan dingin Kementerian Pekerjaan Umum (PU), akses sepanjang 4,5 kilometer dari jalur Pantura Banyuputih menuju Kedawung kini tuntas dikerjakan.
Proyek strategis ini bukan sekadar perbaikan jalan biasa, melainkan urat nadi bagi mobilitas ribuan tenaga kerja dan denyut industri di "Industropolis" Batang.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya saat meninjau langsung lokasi jalan tersebut pada Senin 5 Januari 2026. Baginya, bantuan dari Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) ini adalah kado berharga bagi masyarakat.
"Alhamdulillah kita disupport, dibantu hampir 4,5 kilometer. Ini menjadi salah satu jalur yang sangat substantif buat kebutuhan masyarakat di Kabupaten Batang, khususnya karena ini menjadi jalur akses menuju kawasan industri," ujar Faiz dengan nada optimis.
Jalan yang dibangun dengan dana fantastis senilai Rp 15 miliar ini diklaim memiliki kualitas jempolan dengan ketahanan hingga 10 tahun. Harapannya, dengan infrastruktur yang mumpuni, layanan bagi para pekerja di KITB akan semakin optimal dan efisien.
Tak hanya fokus pada pengaspalan jalan, Bupati Faiz juga membawa kabar gembira terkait transportasi publik. Integrasi transportasi ke kawasan industri dipastikan akan melaju lebih cepat dari jadwal semula.
Jika awalnya Trans Jateng rute Batang baru direncanakan beroperasi pada 2028, komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi membuahkan hasil manis.
Semula dijadwalkan 2028, tapi kami sampaikan ke Pak Gubernur dan langsung diperintah Dishub untuk dipercepat. Harapannya awal 2027 semuanya sudah aktif," ungkap Faiz membocorkan rencana tersebut.
Selengkapnya: ayobatangcom