Batang Info

Batang Info Media Sosial Warga Batang dan Sekitarnya
Aktual, Menarik dan Terpercaya

31/12/2025

Dramatis, suasana banjir di Dk Reco, desa Gunungsari, kecamatan Bawang Batang kemarin sore.

Dalam vidio rekaman nampak air sampai keluar dari rumah warga. Hal ini karena belakang rumah tersebut merupakan sungai dan tebing penahan tidak kuat menahan beban sehingga air meluap.

Laporan terakhir kondisi saat ini sudah aman terkendali dan berlangsur pulih. Tetap waspada di musim hujan.

🎥: basmalahajadulu

Sepasang suami istri, Didi Supandi dan Wahyu Triana Sari, menggugat aturan penghangusan sisa kuota internet ke Mahkamah ...
31/12/2025

Sepasang suami istri, Didi Supandi dan Wahyu Triana Sari, menggugat aturan penghangusan sisa kuota internet ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan tersebut teregistrasi dengan nomor perkara 273/PUU-XXIII/2025 dan menyasar Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mengubah Pasal 28 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

Didi yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online dan Wahyu sebagai pedagang online menilai aturan tersebut merugikan konsumen, terutama pengguna internet yang menggantungkan penghasilan pada layanan digital. Pemohon menilai pasal tersebut bertentangan dengan Pasal 28D ayat (1) dan Pasal 28H Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam gugatannya, pemohon menyebut regulasi tersebut tidak menyesuaikan perkembangan teknologi informasi, khususnya penggunaan data internet. Selain tunduk pada regulasi telekomunikasi, penyedia layanan dinilai wajib mematuhi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Di mana berdasarkan Pasal 4 dan Pasal 7 Undang-Undang Perlindungan Konsumen, pelaku usaha wajib menjamin hak konsumen untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi, serta jaminan bahwa manfaat yang diterima sesuai dengan nilai transaksi,” demikian tertulis dalam gugatan yang dikutip dari laman Mahkamah Konstitusi, Selasa (30/12/2025).

Pemohon juga menilai aturan tersebut menimbulkan ketimpangan ekstrem antara pelaku usaha telekomunikasi dan konsumen karena memberi kewenangan sepihak kepada operator untuk menghanguskan sisa kuota internet. Kebijakan tersebut dinilai mencederai hak milik konsumen atas kuota yang telah dibayar lunas.

“Bahwa namun, hubungan hukum ini mengalami ketimpangan yang ekstrem (asymmetry of power) dengan munculnya kebijakan ‘penghangusan kuota sepihak’ oleh pelaku usaha saat masa aktif berakhir,” tulis pemohon.

Menurut pemohon, sisa kuota internet merupakan aset pribadi konsumen yang dilindungi secara konstitusional. “Bahwa ketika konsumen melakukan transaksi pembayaran (top-up atau pembelian paket), pada detik itu juga telah terjadi peralihan hak kepemilikan atas satuan volume data (gigabyte) dari penyedia jasa telekomunikasi kepada pengguna jasa telekomunikasi,” ujarnya.

Pemohon turut membandingkan kebijakan kuota internet dengan token listrik. Pemerintah dinilai tidak memberlakukan penghangusan sisa daya listrik meski tidak segera habis digunakan. “Hal tersebut membuktikan bahwa ketentuan norma a quo bersifat diskriminatif dan mengabaikan hak konsumen atas perlindungan hukum yang setara,” tulis pemohon.

Selain itu, negara dinilai lalai melindungi konsumen karena memberikan ruang bagi operator untuk menghanguskan kuota internet melalui pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. “Dengan memberikan ketentuan norma a quo tetap berlaku tanpa syarat perlindungan sisa kuota, negara telah melakukan pengabaian konstitusional (constitutional omission),” kata pemohon.

Dalam petitumnya, pemohon meminta Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Cipta Kerja bertentangan secara bersyarat dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sepanjang tidak dimaknai adanya jaminan akumulasi sisa kuota data, konversi menjadi pulsa, atau pengembalian dana secara proporsional kepada konsumen.

Source: suaracom

Insiden robohnya atap bangunan gedung kelas baru terjadi di SMA Negeri 1 Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Senin (29/12/20...
30/12/2025

Insiden robohnya atap bangunan gedung kelas baru terjadi di SMA Negeri 1 Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Senin (29/12/2025). Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang pekerja proyek mengalami luka ringan dan harus menjalani perawatan jalan.

Kapolsek Wiradesa AKP Maman mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian robohnya atap gedung sekitar pukul 11.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, dirinya bersama anggota mendatangi lokasi kejadian pada pukul 22.30 WIB untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan awal.

"Bangunan yang roboh merupakan gedung kelas baru bagian utara, tepatnya pada atap lantai dua. Bangunan tersebut masih dalam proses pengerjaan," kata AKP Maman saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (30/12/2025).

Berdasarkan data papan informasi proyek, bangunan gedung kelas tersebut dikerjakan oleh CV Tunjung Steel Construction asal Semarang dengan nilai anggaran sebesar Rp 3.490.580.000 yang bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kontrak pekerjaan dimulai pada 10 September 2025 dengan masa pengerjaan selama 100 hari, dan masa pemeliharaan selama 180 hari.

AKP Maman menjelaskan, bagian atap yang roboh diperkirakan mencakup sekitar 2,5 ruang kelas. Saat kejadian, cuaca dilaporkan dalam kondisi cerah.

"Akibat kejadian ini, terdapat dua korban dari pekerja proyek. Namun keduanya hanya mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan," jelasnya.

Terkait penyebab robohnya atap bangunan, pihak kepolisian belum dapat memastikan.

"Kami akan berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Pekalongan guna melakukan pengecekan, dan penyelidikan lebih lanjut," ucapnya.

Selain itu, menurut informasi yang diterima, pada Selasa (30/12/2025) akan dilaksanakan pertemuan antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, dan pihak pelaksana proyek di SMA Negeri 1 Wiradesa guna membahas tindak lanjut kejadian tersebut.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti robohnya atap bangunan," pungkas AKP Maman. (Dro)

Source: tribunjatengcom

Kebakaran hebat melanda Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan P**l 2, Kota Manado, Minggu malam (28/12/202...
30/12/2025

Kebakaran hebat melanda Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan P**l 2, Kota Manado, Minggu malam (28/12/2025).

Peristiwa tragis ini menewaskan 16 lansia penghuni panti yang tidak sempat menyelamatkan diri. Api dengan cepat melahap hampir seluruh bangunan yang berada di tepi tebing, menyisakan puing hangus serta kursi roda para korban.

Sejumlah saksi menyebut para lansia dalam kondisi tak berdaya saat kobaran api membesar. Sebagian korban hanya mampu terduduk hingga akhirnya terjebak di dalam bangunan. Keterbatasan fisik serta cepatnya penyebaran api membuat proses penyelamatan tidak berjalan maksimal.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado menyampaikan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.31 WITA. Sebanyak 25 personel dan lima unit mobil pemadam dikerahkan, namun akses lorong sempit menghambat proses evakuasi.

Selain korban meninggal, tiga orang dilaporkan mengalami luka bakar dan dirawat di rumah sakit. Aparat kepolisian masih melakukan olah TKP, sementara seluruh jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Manado.

Artikel: detikcom

Kecelakaan tunggal mobil terjun ke jurang di bawah Kuburan Prawan Kawak Surjo, Bawang, Batang, pada Selasa, 30 Desember ...
30/12/2025

Kecelakaan tunggal mobil terjun ke jurang di bawah Kuburan Prawan Kawak Surjo, Bawang, Batang, pada Selasa, 30 Desember 2025. Mobil tersebut terjun ke jurang, namun belum diketahui kronologi dan penyebabnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Petugas kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan investigasi lebih lanjut.

Kami menghimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan waspada saat berkendara, terutama di jalur yang rawan kecelakaan.

Via:

IBU DAN 2 ANAK MENINGG*L TERSAMBAR KERETAPEKALONGAN - Seorang ibu dan dua anaknya yang mengendarai sepeda motor, ters*mb...
29/12/2025

IBU DAN 2 ANAK MENINGG*L TERSAMBAR KERETA

PEKALONGAN - Seorang ibu dan dua anaknya yang mengendarai sepeda motor, ters*mbar kereta di perlintasan kereta api Siwalan Pekalongan Jawa Tengah, Senin (29/12) sore.

Korban diketahui bernama Muji Slamet Rahayu (34) bersama 2 anaknya Agung Januar Putra (11) dan Ajeng (7) yang merupakan warga setempat.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rahcmad C Yusuf didampingi Kapolsek Sragi AKP Turkhan usai evakuasi menjelaskan, korban diketahui usai berbelanja dari arah selatan hendak menyeberang masuk ke perkampungan melintasi perlintasan kereta sebidang tanpa palang pintu. Naas, kondisi hujan deras, sehingga korban yang mengendarai sepeda motor matic bernomor polisi G 4314 BT tidak mengetahui adanya kereta yang akan melintas.

Ketiga korban langsung tersambar kereta Harina jurusan Bandung Surabaya yang melintas sekitar pukul 15.30 wib, hingga terpental sejauh 50 meter dengan kondisi ketiganya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat ini, jas*d korban masih disemayamkan di kamar jenaz*h RSUD Kraton Pekalongan, guna kepentingan penyidikan. Kasus ini ditangani Unit Reskrim Polsek Sragi dan Unit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan. (Trie Tanpa Kucir)

Artikel:

Proyek Strategis Nasional (PSN) pemasangan jaringan p**a gas (LPG) memang tengah dikebut secara serentak, namun di balik...
29/12/2025

Proyek Strategis Nasional (PSN) pemasangan jaringan p**a gas (LPG) memang tengah dikebut secara serentak, namun di balik ambisi kemandirian energi itu, terselip keresahan warga yang merasa ruang hidupnya "diserobot" tanpa basa-basi.

Ketidaknyamanan ini salah satunya pecah di sejumlah desa di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.

Proyek yang menyambung p**a dari jalur induk Cirebon-Semarang ini mulai merayap dari Desa Lebo hingga merambah ke enam desa lainnya.

Meski secara teknis pengerjaan oleh PT Kian Santang Muliatama ini dinilai cukup rapi dengan kedalaman standar 1,5 meter, absennya krama atau etika permisi membuat warga meradang.

Bagi warga Dukuh Gandil, Desa Lebo, kehadiran para pekerja proyek bak tamu tak diundang yang langsung membongkar pekarangan.

Ketua RW III setempat mengaku terperanjat melihat rombongan orang asing membawa peralatan galian tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Efeknya langsung terasa akses mobilitas warga tercekik, jalanan menyempit, dan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan turun.

Selaku ketua RW saja tidak tahu adanya pemasangan p**a gas, tidak heran ada warga lain yang menghentikan kegiatan tersebut karena merasa tidak nyaman,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Ketegangan sempat memuncak di lapangan. Beberapa warga memilih menghentikan paksa pekerjaan tersebut. Selain masalah lahan, warga mengeluhkan perilaku pekerja yang menggali tepat di sisi pondasi rumah serta mengambil air kran milik warga tanpa izin hanya untuk menyiram tanah yang keras.

Selengkapnya: ayobatangcom

**agas

Angka Rp6,6 Triliun yang dipamerkan di panggung itu bukan hasil sitaan dari satu koruptor raksasa yang baru ditangkap. I...
28/12/2025

Angka Rp6,6 Triliun yang dipamerkan di panggung itu bukan hasil sitaan dari satu koruptor raksasa yang baru ditangkap. Itu adalah uang "gado-gado" (gabungan) dari berbagai sumber:

Rp 4,2 Triliun: Pemulihan kerugian negara dari kasus Korupsi Impor Gula dan Fasilitas CPO (Minyak Goreng).

Rp 2,3 Triliun: Denda administratif dari 20 perusahaan sawit dan 1 perusahaan tambang nikel yang melanggar aturan kawasan hutan.

Untuk Bagian Rp 2,3 Triliun (Sawit & Tambang):
Tidak ada "tersangka" yang dipamerkan dengan baju tahanan. Mengapa? Karena ini masuk ranah Sanksi Administratif (denda). Hebat kan 👍🏻👍🏻

Mekanismenya: Perusahaan ketahuan salah (menggarap hutan ilegal) -> Bayar denda (uangnya dipamerkan) -> Kasus dianggap "selesai" secara administratif.

Siapa manusianya? Direksi atau pemilik 20 perusahaan sawit itu tidak dipajang di depan kamera. Nama perusahaannya saja seringkali hanya disebut inisial atau daftar cepat.

Publik melihat tumpukan uangnya dan berpikir "Wah hebat", padahal pengusaha di belakangnya mungkin sedang ongkang-ongkang kaki karena izinnya diputihkan setelah bayar denda.

Untuk Bagian Rp 4,2 Triliun (Gula & CPO):
Ini adalah kasus lama (tersangka seperti pejabat Kemendag atau swasta terkait sudah diproses hukum sebelumnya). Namun, dalam seremoni penyerahan uang kemarin, fokusnya 100% pada cek raksasa dan tumpukan uang. Wajah para pelakunya sudah tidak relevan lagi bagi narasi panggung tersebut.

Source Kabar Sidoarjo

Warga Batang yang berkunjung ke area Expo diimbau untuk lebih waspada suasana keramaianBeredar laporan netizen tas disay...
28/12/2025

Warga Batang yang berkunjung ke area Expo diimbau untuk lebih waspada suasana keramaian

Beredar laporan netizen tas disayat dan kehilangan HP saat berada di keramaian.

📌 Simpan barang berharga di tempat aman
📌 Gunakan tas tertutup & letakkan di depan
📌 Segera lapor ke petugas bila mengalami atau melihat hal mencurigakan

Mari saling mengingatkan demi keamanan bersama. 🙏

Via:

Setelah melalui proses negosiasi yang alot dan dinamis, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Batang ditetapkan Pemerin...
28/12/2025

Setelah melalui proses negosiasi yang alot dan dinamis, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Batang ditetapkan Pemerintah Provinsi sebesar Rp2.708.520,00. Atau nilai tengah dari tiga angka yang sebelumnya muncul.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Batang Suprapto mengungkapkan, bahwa sidang Dewan Pengupahan sempat berjalan buntu selama tiga hari karena terkendala belum terbitnya regulasi terbaru.

“Kami harus sangat hati-hati. Pembahasan sempat tertahan karena menunggu payung hukum resmi, yakni PP Nomor 51 Tahun 2023,” jelasnya.

Berdasarkan hasil sidang, muncul tiga skema kenaikan yang mencerminkan kepentingan masing-masing sektor. Skema pertama datang dari unsur pengusaha (DPK APINDO).

Mereka mengusulkan penggunaan alfa 0,5 yang menghasilkan kenaikan sebesar 5,66 persen. Jika opsi ini dipilih, UMK Batang akan berada di angka Rp 2.677.955,00.

“Skema kedua merupakan jalan tengah yang diusulkan oleh pemerintah daerah dan akademisi. Dengan menggunakan alfa 0,7, kenaikan dipatok sebesar 6,87 persen, atau setara dengan Rp 2.708.520,00,” ungkapnya.

Skema ketiga adalah usulan tertinggi dari serikat pekerja. Mereka mendorong penggunaan alfa maksimal 0,9 yang memberikan kenaikan 8,08 persen, sehingga UMK Batang 2026 bisa menyentuh angka Rp 2.739.085,00.

Meski ada ruang negosiasi, Suprapto menegaskan bahwa kewenangan Bupati tetap dibatasi oleh koridor hukum.

Penentuan UMK wajib mengacu pada variabel inflasi Jawa Tengah sebesar 2,49 persen dan pertumbuhan ekonomi Batang yang mencapai 6,03 persen.

Sementara itu, Bupati Batang M Faiz Kurniawan sebelumnya menjelaskan bahwa keputusan yang diambil diharapkan menjadi yang terbaik.

Selengkapnya: jpmetropekalongancom

Dalam rangka Menyambut Tahun Baru 2026, Mendorong Pertumbuhan, dan Meningkatkan Perekonomian.TRANSFORMASI KABUPATEN BATA...
27/12/2025

Dalam rangka Menyambut Tahun Baru 2026, Mendorong Pertumbuhan, dan Meningkatkan Perekonomian.

TRANSFORMASI KABUPATEN BATANG MENJADI PUSAT INDUSTRI DAN JASA

Datang dan ramaikan lhur,

“BATANG NUSANTARA EXPO 2025”
🗓️ 27 Desember 2025 - 1 Januari 2026
⏰ 10.00 - 22.00 WIB
📍Kawasan Alun-Alun, Jl. Diponegoro, dan Jl. Veteran Kab. Batang

FREEEEEEE

Ada berbagai macam pameran produk digital, Talkshow Kopdes Merah Putih, Festival Lagu Ambyar, hingga lomba mewarnai anak PAUD.

DOORPRIZE ELEKTRONIK juga ada loh, diundi SETIAP HARI 🤩

Jangan sampai ketinggalan, jangan sampai kelewatan.
Ajak keluarga, pasangan, teman, anak, cucu, cicit, saudara kamu yaa..
See you there! 🙌🏻



Viral seorang pria asal Ghana yang mengaku sebagai nabi, Ebo Noah, kembali menjadi sorotan setelah mengklaim bahwa benca...
26/12/2025

Viral seorang pria asal Ghana yang mengaku sebagai nabi, Ebo Noah, kembali menjadi sorotan setelah mengklaim bahwa bencana besar yang sebelumnya ia ramalkan kini “ditunda”.

Padahal sebelumnya, ia menyebut dunia akan dihancurkan oleh banjir pada 25 Desember, klaim yang sempat membuat pengikutnya bersiap menghadapi akhir zaman. Perhatian publik makin tertuju setelah muncul laporan bahwa ia membeli sebuah Mercedes-Benz mewah menggunakan dana donasi dari para pengikutnya.

Donasi tersebut dikumpulkan dengan alasan mendukung nubuat, termasuk pembangunan kapal-kapal besar bergaya bahtera Nuh sebagai persiapan menghadapi bencana yang dijanjikan. Perubahan klaim yang datang setelah pembelian mobil mewah itu memicu gelombang kritik.

Banyak pihak mempertanyakan transparansi penggunaan donasi, sementara para pengikutnya kini dibuat bingung, setelah mengorbankan waktu, tenaga, dan uang demi sebuah akhir dunia yang tak pernah terjadi.

Sc: Yen News
🎥/occupygh-

Address

Dk. Kedung Dowo
Batang
51262

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Batang Info posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Batang Info:

Share